Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus

By Sinode Gereja Kristus YesusReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Sinode Gereja Kristus Yesus episodes

  • 十一月十六日 - 活在悔改中

    悔改不只发生一次。在第八章犹大人悔改之后,使他们继续持守上帝的话语,并产生悔改。


    利未人的祈祷表明了上帝是生命的赐予者的信念(9:6),上帝通过亚伯拉罕拣选了祂的子民(9:7),赐予应许之地(9:8),通过各种神迹解决祂子民的困难(9:9-15),并颁布规则、法律、法规,以及使行者获得生命的良好诫命(9:13-14, 29)。不幸的是,他的子民常常傲慢叛逆(9:16,26,29)。他们不欣赏上帝所行的神迹,不欣赏上帝的眷顾,不欣赏上帝所赐的人生引导,不欣赏上帝差来的先知,不欣赏上帝的赦免,不欣赏重视上帝的信实。即便如此,上帝愿意宽恕而不抛弃他的子民(9:17),他派遣先知警告他的子民转离罪恶并过正义的生活。

    以色列的历史表明,感谢赞美上帝,并不取决于得到了多少上帝的祝福,而是取决于有信心的存在和愿意在神面前谦卑自己的心态。上帝虽然行了各种神迹帮助以色列人,但他们没有感恩,反而反叛。然而,靠着上帝的恩典,当他们听到以斯拉牧师对上帝话语的解读和描述时,他们的回应是认罪悔改(9:2),感谢并赞美上帝(9:5)。

    当我们敞开心扉阅读上帝的话,我们就能记住上帝为我们所做的大事,也能看到自己的过错和罪过。意识到上帝的恩典将使我们能够感恩、赞美上帝、认罪和悔改。这样的光景应该是每一个信徒的经历。你有读上帝话语的心志和忠心,愿意不断地被上帝的话纠正吗?[Benny Wijaya传道/林玉琴]

    13 min
  • 15 November 2022 - “MENGALAMI PERTOBATAN”

    TUHAN melindungi bangsa Yehuda, sehingga pembangunan tembok Yerusalem bisa diselesaikan. Mereka tidak lagi dicemooh dan tidak lagi kuatir dirampok. Namun, keadaan itu tidak membuat mereka menjadi sombong dan lupa diri. Setelah menerima berkat TUHAN,  mereka tetap berusaha mendekat kepada Allah.


    Mereka haus mendengarkan firman TUHAN yang saat itu masih berbentuk gulungan perkamen berbahasa Ibrani. Ezra memenuhi kehausan tersebut dengan  membaca dan mengajarkan kitab Taurat dibantu oleh 13 orang dari suku Lewi (8:2-8). Perhatikan bahwa Ezra bukan hanya membacakan firman Tuhan, namun juga menerjemahkan firman TUHAN itu ke dalam bahasa Aram  dan memberi penjelasan agar para pendengarnya dapat mengerti dengan jelas. Perlu diingat bahwa pada saat itu, sebagian besar orang Yahudi yang pulang dari pembuangan tidak lagi mengerti bahasa Ibrani karena mereka berbahasa Aram dalam kehidupan sehari-hari. Mereka mendengarkan firman TUHAN dengan penuh perhatian, lalu merespons apa yang mereka dengar dengan menyembah TUHAN, menangis karena merasa bahwa mereka telah berdosa kepada TUHAN. Pada saat itu, terjadilah pertobatan masal! Dukacita dari Tuhan yang membawa kepada pertobatan telah terjadi! Namun, Nehemia mengingatkan bahwa hari itu adalah hari yang kudus. Dukacita yang membawa kepada pertobatan seharusnya menghasilkan sukacita, sehingga mereka seharusnya tidak berdukacita, melainkan bersukacita karena Tuhan (8:10).

    Bagi kita saat ini, seharusnya kita berdukacita karena keberdosaan kita, tetapi dukacita kita itu seharusnya berubah menjdi sukacita saat kita menerima pengampunan dari Tuhan Yesus yang telah menebus kita dari hukuman dosa. Pertobatan seharusnya membawa kepada hidup yang baru, yaitu hidup yang rindu untuk mengerti dan menaati firman TUHAN (8:14). Bahkan, ketika membaca tentang perayaan hari raya pondok daun yang jatuh pada tanggal lima belas bulan itu, yaitu bulan ketujuh (Imamat 23:34), mereka merespons dengan mencari daun-daun dari pohon-pohon yang rimbun di gunung untuk membuat pondok-pondok beratap daun, lalu tinggal dalam pondok-pondok daun itu selama tujuh hari sambil belajar firman Tuhan. Dengan bercermin pada respons umat TUHAN pada masa Imam Ezra, apakah Anda juga memiliki gairah dan respons yang sama terhadap firman TUHAN? [GI Benny Wijaya]

    9 min
  • 十一月十五日 - 经历悔改

    耶和华保护犹大人,使耶路撒冷城墙的建造得以完成。他们不再被嘲笑,不再害怕被抢劫。但是,这种情况并没有让他们变得傲慢和健忘。得到上帝的祝福后,他们仍然努力与上帝亲近。


    他们渴望听到耶和华的话,那时的希伯来语是一卷羊皮纸。通过利未支派的13人的帮助下,以斯拉阅读和教导律法来满足这种渴望(8:2-8)。请注意,以斯拉不仅阅读上帝的话,还把上帝的话翻译成亚兰文并作解释,让听众明白。请记住,当时大多数从流放归来的犹太人不懂希伯来语了,因为他们在日常生活中说亚兰语。 他们专心聆听耶和华的话,然后以敬拜耶和华的方式回应他们所听到的,因为他们觉得自己得罪了耶和华而哭泣。就在这时,发生了大规模的转换!上帝导致悔改的悲伤已经发生!然而,尼希米提醒说,这是一个圣日。导致悔改的悲伤应该产生快乐,这样他们就不应该悲伤,而是在主里欢欣(8:10)。

    今天对我们来说,我们应该为自己的罪忧伤,但当我们从救赎我们脱离罪的刑罚的主耶稣那里得到宽恕时,我们的忧伤应该变成喜乐。悔改应该带来新的生命,即渴望明白并顺服上帝的话的生命(8:14)。事实上,当他们读到在七月十五日举行住棚节时(《利未记》23:34),他们的回应是从山上茂密的树上寻找叶子,盖屋顶的小屋,在棚子里呆了七天,学习上帝的道。回想在祭司以斯拉时代耶和华子民的反应,你对上帝的话是否也有同样的热情和反应?[Benny Wijaya传道/林玉琴]

    14 min
  • 14 November 2022 - “HIDUP YANG BERPUSAT PADA ALLAH”

    Setelah gagal menghambat pekerjaan pembangunan tembok Yerusalem dengan cara mengolok-olok, musuh-musuh bangsa Yehuda terus berusaha menggagalkan pembangunan itu dengan cara mencelakai sang pemimpin, yaitu Nehemia. Mereka melakukan berbagai usaha: mengundang Nehemia, mengirim utusan untuk menyampaikan adanya berita yang dapat membuat Nehemia dihukum mati, menyuap teman Nehemia untuk bernubuat palsu bahwa Nehemia akan dibunuh. Mereka berpikir: jika Nehemia terbunuh atau ketakutan, bangsa Yehuda akan kocar kacir sehingga pembangunan akan berhenti.  Namun hal ini ternyata tidak membuat Nehemia gentar.


    Bagaimana Nehemia mengatasi masalah itu? Perhatikan bahwa Nehemia tetap memusatkan perhatiannya pada kehendak Allah, bukan pada dirinya sendiri. Tujuannya adalah agar orang-orang bisa melihat bahwa misinya berhasil karena bantuan Allah, bukan karena dirinya hebat (6:16). Saat mencatat silsilah, Nehemia sadar bahwa Allah-lah yang memberikan rencana dalam hatinya untuk mencatat silsilah (7:5). Nehemia mengutarakan adanya peranan Allah dalam perencanaan pencatatan silsilah tersebut karena hidupnya berpusat pada Allah, bukan pada dirinya sendiri. Kehidupan yang berpusat kepada Allah membuat Nehemia dapat membedakan mana hal yang penting yang harus dia lakukan dan mana hal yang sebenarnya tidak penting dan hanya menjadi pengalih perhatian dari hal yang benar-benar penting. Kepekaan untuk membedakan mana yang benar-benar penting dan mana yang sebenarnya tidak penting memerlukan hikmat dari Tuhan. Kepekaan itulah yang Nehemia miliki dalam memilih pemimpin (7:2).

    Dalam era informasi digital saat ini, banyak hal yang bisa dipakai iblis untuk mengganggu kita dalam melaksanakan pekerjaan Allah, termasuk penggunaan nubuat yang seolah-olah berasal dari Allah, padahal kadang-kadang "nubuat" hanya tipu muslihat yang dipakai Iblis untuk mengalihkan perhatian kita dari hal yang lebih penting. Apakah Anda sudah membiasakan diri untuk meniru Nehemia yang berusaha untuk selalu mencari kehendak Allah dan melakukannya, atau Anda membiarkan perhatian Anda teralih kepada hal-hal yang hanya tampak penting, tetapi sesungguhnya merupakan sarana tipu muslihat iblis untuk mengalihkan perhatian Anda dari hal yang lebih penting? Apa yang hendak Anda lakukan agar Anda bisa memusatkan perhatian Anda kepada kehendak Allah? [GI Benny Wijaya]

    9 min
  • 十一月十四日 - 以上帝为中心的生活

    未能阻碍建造耶路撒冷城墙的工作后,犹太国的敌人继续试图伤害他们的领导尼希米来阻碍建造城墙。他们使用了各种方法:邀请尼希米,派信使传递可能处决尼希米的消息,贿赂尼希米的朋友以虚假预言尼希米会被杀。他们想:如果尼希米被杀或受到惊吓,犹大国就会分崩离析,建设就会停止。但这并没有让尼希米颤抖。


    尼希米如何处理这个问题?请注意,尼希米始终关注上帝的旨意,而不是他的旨意。他的目标是让人们看到他的使命之所以成功,是因为上帝的帮助,而不是因为他很伟大(6:16)。在记录家谱时,尼希米意识到是上帝感动他的心(7:5)。尼希米指出上帝在计划家谱中的角色,因为他的生活以上帝为中心,而不是以他自己为中心。以上帝为中心的生活让尼希米能够区分清他真正需要做的重要事情和不重要的事情。区分什么是重要和什么是不重要的敏感性需要来自上帝的智慧。这就是尼希米在选择领袖时的敏感度(7:2)。

    在今天的数字信息时代,魔鬼可以利用很多东西来分散我们执行上帝的工作的注意力,包括使用看似来自上帝的预言,尽管有时"预言"只是撒但用来欺骗我们的诡计,分散我们对更重要的事情的注意力。你是否养成了模仿尼希米的习惯,他总是试图寻求上帝的旨意并去做,或者你是否让你的注意力被那些看似重要但实际上是魔鬼诡计分散你注意力的事情所分散重要的事情?你想做什么才能把注意力集中在上帝的旨意上?[Benny Wijaya传道/林玉琴]

    12 min
  • 13 November 2022 - “MENGHADAPI TANTANGAN DARI DALAM”

    Nehemia tahu bahwa membangun tembok Yerusalem bukanlah sekadar pekerjaan, melainkan pelayanan bagi umat Allah, bangsanya sendiri. Di tengah kesibukan membangun tembok Yerusalem, Nehemia dengan rendah hati mendengarkan keluhan yang disampaikan oleh bangsanya, sehingga ia bisa mengetahui bahwa ternyata ada masalah berat yang perlu segera ditangani. Masalah itu membuat ia marah (5:6). Ada orang-orang Yahudi yang mementingkan diri sendiri dengan mengambil untung dan hal ini melanggar firman Tuhan serta menyusahkan saudara sebangsanya. Fakta ini menunjukkan bahwa Nehemia tidak hanya menghadapi tantangan dari luar, tetapi juga dari dalam, yaitu dari bangsanya sendiri.


    Nehemia yang mengasihi bangsanya tidak mau dikendalikan oleh amarahnya. Dia memikirkan masak-masak cara menyadarkan bangsanya agar mereka berubah (5:7). Nehemia berusaha mengingatkan bangsanya agar mereka hidup dalam takut akan Allah (5:9). Tentu saja, peringatan itu akan sulit diterima bila tingkah laku Nehemia tidak sesuai dengan perkataannya. Nehemia berusaha memberi teladan dengan menebus bangsanya yang telah dijual (5:8). Dia tidak mengambil bagiannya sebagai bupati (5:14). Selain itu, Nehemia juga bukan sekadar menyalahkan mereka. Ia menempatkan dirinya sama seperti mereka dengan mengatakan bahwa "aku dan saudara-saudaraku telah membungakan … biarlah kita hapuskan hutang mereka" (5:10). Tingkah laku Nehemia yang secara konsisten memperlihatkan teladan kehidupan yang takut akan Allah merupakan sumber kekuatan yang membuat perintah yang ia sampaikan menjadi berkuasa, sehingga rakyat bersedia mengikuti apa yang Nehemia perintahkan (5:12).

    Sekadar memerintahkan orang lain untuk hidup dalam takut akan Allah tentu saja mudah. Akan tetapi, membangun kewibawaan dengan menjadi teladan agar perkataan kita memiliki kuasa bukanlah hal yang mudah. Diperlukan konsistensi agar kita bisa menjadi teladan dalam hal hidup takut akan Allah. Saat Anda melihat bahwa orang-orang di sekitar Anda melakukan kesalahan dan hidup mereka tidak sesuai dengan firman Tuhan, bagaimana Anda bersikap? Apakah Anda sekadar menghakimi atau Anda—dengan kasih—berusaha menjadi teladan dan memikirkan cara mengubah hidup mereka agar menjadi sesuai dengan kehendak Allah? [GI Benny Wijaya]

    10 min
  • 十一月十三日 - 面对内部的挑战

    尼希米知道建造耶路撒冷的城墙不仅仅是一项工作,而是服侍上帝的子民,就是他自己的子民。在忙着修建耶路撒冷城墙的过程中,尼希米谦卑地倾听了他的人民的抱怨,这样他就知道有一个严重的问题需要立即解决。这个问题让他很生气(5:6)。有些犹太人自私地取利,这违背了上帝的话语并困扰着他的同胞。这一事实表明,尼希米不仅面临来自外部的挑战,也面临来自内部的挑战,即来自他自己的子民。


    爱他的子民的尼希米不想被他的愤怒控制。他仔细考虑了如何唤醒他的人民,使他们改变(5:7)。尼希米试图提醒他的子民要敬畏上帝(5:9)。当然,如果尼希米的行为与他的话不符,这个警告是很难被接受的。尼希米试图通过赎回被卖掉的子民来树立榜样(5:8)。他没有吃省长的俸禄(5:14)。此外,尼希米不只是责怪他们。他将自己置于与他们相同的位置,说"我和我的兄弟与仆人也将银钱、粮食借给百姓,我们大家都当免去利息"(5:10)。 尼希米一贯表现出敬畏上帝生活榜样的行为是力量的源泉,使他传达的命令有力,使人们愿意遵循尼希米的命令(5:12)。

    简单地命令他人活在敬畏上帝,当然很容易。然而,以身作则建立权威,让我们的话语有力量,这并不是一件容易的事。一致性是必要的,这样我们才能成为敬畏上帝的榜样。当你看到身边的人犯错,生活不符神的话,你是怎么做呢?你只是在评判,还是你——带着爱——试图成为一个榜样,想办法改变他们的生活符合上帝的旨意?[Benny Wijaya传道/林玉琴]

    6 min
  • 12 November 2022 - “MENGHADAPI PERLAWANAN DARI LUAR”

    Keberhasilan Nehemia dalam memimpin bangsanya untuk memulai pembangunan tembok Yerusalem tidaklah berjalan dengan mulus. Bangsa-bangsa di sekeliling Yehuda menjadi iri dan marah, lalu menyerang untuk mengganggu jalannya pembangunan. Bangsa Yehuda dikelilingi oleh musuh-musuh dari berbagai jurusan, seperti Sanbalat dan orang Samaria dari Utara, Tobia dan orang Amon dari Timur, orang Arab dari Selatan, orang Asdod dari Barat. Mereka menyerang dengan cara mengolok-olok, menghina, membuat tipu muslihat, namun Nehemia tidak terpancing oleh gangguan tersebut dan tidak mau menghentikan pembangunan. Dalam kondisi penuh tekanan tersebut, Nehemia justru berdoa dan melihatnya dari kacamata rohani.  Nehemia menganggap bahwa hinaan bukan semata-mata tertuju kepada dirinya atau kepada bangsanya. Nehemia menyadari bahwa bangsanya merupakan umat Allah. Oleh karena itu, segala hinaan kepada diri mereka merupakan hinaan kepada Allah juga. Akhirnya, dengan hikmat dari Tuhan, mereka terus melanjutkan pembangun tembok Yerusalem. Walaupun kondisi mereka kelelahan, mereka tetap memiliki semangat. Mereka berdoa sambil tetap bekerja, bahkan mereka juga berjaga-jaga dengan senjata seadanya. Keberhasilan mereka untuk mengetahui rencana musuh dan menggagalkannya disadari sebagai pertolongan dari Allah. Allah-lah yang telah menggagalkan rencana para musuh umat Allah yang berusaha dengan gigih untuk menghambat dan menggagalkan pembangunan tembok Yerusalem.


    Sebagai anggota umat Allah, saat ini iblis mengepung kita dari segala penjuru dengan berbagai cara, termasuk dengan tipu muslihat untuk meruntuhkan iman kita dan segala pekerjaan Allah di dunia ini. Seperti ada tertulis dalam 1 Petrus 5:8, Iblis mengintai kita seperti singa yang mengaum-aum sehingga kita perlu untuk terus waspada. Apakah Anda sadar bahwa Anda adalah anggota umat Allah dan Allah mendampingi kita saat nama-Nya dihina? Ingatlah bahwa Allah menghendaki agar kita secara aktif ikut terlibat dalam peperangan rohani karena Allah sudah menyediakan senjata rohani yang membuat kita sanggup melawan iblis dengan segala tipu muslihatnya (Efesus 6:11-20). Apakah Anda telah bersikap waspada terhadap tipu muslihat iblis dan Anda telah melatih diri untuk menggunakan senjata rohani yang telah Allah sediakan untuk melawan tipu muslihat Iblis? [GI Benny Wijaya]

    7 min
  • 十一月十二日 - 面对外界的阻力

    尼希米的成功带领他的族人重建耶路撒冷城墙的事开始并不是很顺利。犹大周围的列国都起了嫉妒心且愤怒,就攻击他们来破坏建设的进展。犹大人被来自四面八方的敌人包围,例如:叁巴拉和来自北方的撒玛利亚人,来自东方的多比雅和亚扪人,来自南方的阿拉伯人,以及来自西方的亚实突人。他们以嗤笑、藐视、同谋算计来攻击,但是尼希米并没被他们的骚乱而动摇,也不愿停止建城。在那种被压迫的情况下,尼希米反而以祷告和属灵的眼光来看待事情。尼希米认为所受的藐视不仅仅是针对他自己或针对他的族人。因为他们是上帝的子民,所以任何对他们的藐视也是等于藐视上帝。后来,靠着上帝赐予的智慧,他们继续重建耶路撒冷的城墙。尽管他们已经筋疲力尽,但他们仍然振作精神。他们一边工作一边祈祷,他们甚至只拿着简易的武器来预防被骚扰。他们晓得能成功地知道敌人的心意并破坏它,这都是上帝的帮助。是上帝破坏了祂子民众敌的计谋,那些人拼命地试图阻碍和阻挠耶路撒冷城墙的建造。


    作为上帝子民的成员,须知此时魔鬼以各种方式从四面八方包围着我们,包括用诡计来摧毁我们的信仰和上帝在这世上的一切事工。正如《彼得前书》5:8所写的,撒旦如同吼叫的狮子一直盯梢着我们,所以我们必须保持警惕。你是否意识到你是上帝子民的成员;当祂的圣名被藐视时,你是否也知晓祂站在我们这边吗?请记住,上帝希望我们积极参与属灵的争战,因为祂已赐下属灵的军装,使我们能抵挡魔鬼的诡计(《以弗所书》6:11-20)。你是否对魔鬼的诡计保持警惕,并训练自己用上上帝所赐给的属灵军装来抵挡撒旦的诡计呢?[Benny Wijaya传道∕陈永珍]

    8 min
  • 11 November 2022 - “KERJA SAMA YANG INDAH”

    Dalam bacaan Alkitab hari ini, kita bisa melihat sebuah kerjasama yang indah dalam membangun kota Yerusalem. Pintu gerbang, tembok, menara, dan sebagainya dibangun kembali. Umat Allah bersatu hati, baik laki-laki maupun perempuan (3:12), baik imam maupun orang awam (3:1,22), baik penguasa maupun rakyat jelata (3;9,12), tukang emas, juru campur rempah (3:8), dan sebagainya. Apa pun profesi mereka, mereka bersatu hati melakukan pekerjaan demi kepentingan bersama, yaitu membangun kota tempat mereka tinggal.


    Selain karena orang-orang itu rela meninggakan pekerjaan masing-masing untuk bersama-sama membangun kota Yerusalem, kerja sama itu disebabkan oleh adanya pemimpin yang cakap mengarahkan mereka. Pasal sebelumnya menjelaskan bahwa Nehemia diberi kuasa oleh raja (2:8-9) untuk memerintah mereka dalam melakukan pekerjaan pembangunan itu. Langkah awal Nehemia adalah melakukan survei dalam rangka mempelajari kondisi kota Yerusalem secara cermat (2:12-15), sehingga dia bisa mengenal kondisi yang ada dan bisa memaparkan dengan baik permasalahan yang harus diselesaikan (2:17). Namun, yang lebih penting adalah bahwa Nehemia memberi kesaksian bahwa Allah-lah yang telah menolong dia menyelesaikan masalah yang muncul dalam pekerjaan tersebut (2:18). Hal itu memperlihatkan bahwa pekerjaan pembangunan itu bukan hanya sekadar inisiatif manusia, dan bahwa Allah akan menyertai mereka dalam melakukan pekerjaan itu.

    Setiap orang pasti memiliki masalah dalam hidupnya, entah menyangkut pekerjaan, keluarga, pendidikan, maupun masalah yang bersifat pribadi. Kecermatan mengetahui masalah yang sebenarnya adalah sesuatu yang sangat penting, Memecahkan masalah dengan bekerja sama juga penting. Namun, hal terpenting diantara banyak hal yang penting adalah bahwa kita harus melihat masalah itu dari kacamata Allah. Allah menghendaki agar kita memecahkan masalah tersebut bersama dengan Allah dan dengan cara Allah, bukan didasarkan pada kekuasaan maupun kemampuan diri sendiri.

    Sebagai seorang pemimpin dalam lingkup apa pun, termasuk dalam lingkup keluarga, pekerjaan, organisasi, kelompok, dan sebagainya, apakah Anda mengandalkan kecerdikan dan kekuasaan yang Anda miliki atau Anda memandang kekuasaan sebagai kesempatan untuk menyaksikan pimpinan Tuhan? [GI Benny Wijaya]

    8 min

About Sinode Gereja Kristus Yesus

From the publisher's feed

Akun Spotify resmi Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY) yang menyajikan Renungan GEMA dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Temukan kekuatan firman Allah dan pertumbuhan iman setiap hari bersama kami…