Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus

By Sinode Gereja Kristus YesusReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Sinode Gereja Kristus Yesus episodes

  • 十月廿二日 - 上帝令人复兴的爱

    一个人的汽车如果受到严重的损坏时,无论是车身还是机器也好,他有两种选择:出售并更换新车或将之修理。这就是本日经文中以色列人在上帝面前的光景。尽管在以色列人身上没有找到任何的优点,上帝却仍选择保留以色列人作为祂的子民,并帮助他们走过复兴的过程。以色列有多败坏?恶贯满盈!无论是道德、内心还是行为各方面,他们毫无善良可言。他们藉着与外邦人通婚、休妻(2:10-16)背弃他们与上帝的盟约。他们指责上帝无权力施行审判(2:17)。他们行邪术,犯奸淫,起假誓,欺压无助的人(3:5)。他们一代又一代地偏离了上帝的典章(3:7)。他们在什一奉献和特别奉献上也欺骗上帝(3:8-9)。


    面对这个极其败坏的民族,上帝选择继续爱他们。上帝甚至应许会派一位立约的使者来修复他们,就像炼金之人的火和漂布之人的硷。以色列民族的熬炼过程将从他们的属灵领袖利未人开始(3:1-4)。当他们被炼净后,上帝应许会收纳他们的祭物,接受他们的悔改,并打开天上的窗户倾福于他们(3:4,7,10-12)。

    上帝爱以色列民的故事正是上帝爱世人故事的缩影。以色列国的邪恶象征着堕落罪中的世界状况。立约的使者是弥赛亚的象征,即耶稣基督,世界的救主。在祂来之前会有一位使者预备道路,即施洗约翰(3:1)。即使我们都因罪而败坏,上帝仍然爱我们。通过耶稣基督那位立约使者的死和复活,上帝已经修复了我们,并使我们成为新造的人。因此,我们不再使用这个身体作为犯罪的工具。而将身体献上来荣耀上帝并成为他人的祝福。从最亲近的人开始,我们用自己的时间和精力,将上帝的爱广传到全世界。您已被上帝复兴了吗?您已为上帝而活吗?[傅子洁牧师/林贞兰]

    7 min
  • 21 Oktober 2022 - “PEMIMPIN YANG MENYESATKAN”

    Bayangkan jika ada guru yang seharusnya mengajarkan kebaikan dan kebenaran, tetapi justru mengajarkan kejahatan. Sang guru mengajar murid-murid berbohong dan mencuri. Kepala sekolah yang mengetahui hal ini pasti segera memecat guru itu. Hal itulah yang terjadi dalam teks kita hari ini. Allah sedang murka kepada para imam Israel. Mereka yang seharusnya mengajarkan kebenaran justru menyesatkan bangsa Israel dengan pengajaran dan kelakuan yang tidak benar (2:6,8). Akibatnya, bangsa Israel melakukan banyak penyimpangan di dalam kehidupan dan ibadah. Mereka berani berbantah dengan Allah (1:2), memberi persembahan yang mencemarkan mezbah Allah, termasuk binatang yang cacat dan sakit (1:7-8, 12-13), dan mencoba menipu Allah (1:14). Semua penyimpangan umat Israel disebabkan oleh kejahatan para imam yang tidak mengajarkan kebenaran dan tidak menghormati Allah.


    Menghadapi kondisi itu, Allah menunjukkan murka-Nya kepada para imam dan bangsa Israel. Allah mengecam para imam dengan ancaman berbagai hukuman, mulai dari mengubah berkat menjadi kutuk, membuang dan tidak memakai mereka, hingga mempermalukan mereka sehingga menjadi kehinaan di depan umum (2:2-4, 9). Dalam kecaman kepada bangsa Israel, Allah menunjukkan bahwa diri-Nya adalah Raja semesta alam yang layak dihormati oleh segala bangsa (1:5, 8, 11, 14). Oleh karena itu, sikap umat Israel yang tidak menghormati Allah adalah hal yang tidak dapat diterima. Kesalahan Israel menjadi semakin berat mengingat mereka dipilih Allah bukan karena kebaikan mereka, melainkan karena kasih karunia Allah.

    Kesalahan para imam adalah pelajaran penting bagi kita. Meskipun panggilan pelayanan kita berbeda dengan para imam, Allah tetap menuntut kesetiaan kita terhadap panggilan pelayanan. Oleh karena itu, kita harus memahami panggilan pelayanan kita dan setia menjalankannya. Apakah Anda memahami panggilan pelayanan dari Allah? Sudahkah Anda setia menjalankannya? Selain itu, dari bangsa Israel kita belajar pentingnya memahami kebenaran dan hidup di dalamnya. Kesalahan bangsa Israel adalah mereka tidak secara kritis menilai pengajaran para imam, sehingga mereka dijerumuskan dalam kehidupan yang tidak benar. Apakah Anda secara kritis menyikapi berbagai pengajaran yang ada di sekitar Anda? Usaha apa yang Anda lakukan untuk meningkatkan pemahaman akan kebenaran Allah? [Pdt. Timotius Fu]

    8 min
  • 十月廿一日 - 误导人的领袖

    想象一下,一位老师若没有尽职教导学生有关美好的品德与善行,却反而教他们说谎和偷窃,引他们误入歧途。校长得知此事后,必会立即解雇该老师。这就是本日经文中所发生的事。上帝正在向以色列的祭司发怒。他们原本应该教导真理,却以错谬的教导和行为误导了以色列民(2:6,8)。结果,以色列人在生活和敬拜上偏离了上帝的道。他们竟胆敢与上帝争辩(1:2),献上残疾和有病的牲畜玷污上帝的祭坛(1:7-8,12-13),并试图欺骗上帝(1:14)。以色列人的一切偏离,都是由于祭司的恶行所造成的,他们不教导真理、不荣耀上帝。


    面对这种情况,上帝向祭司和以色列民发怒。上帝以各种惩罚来谴责祭司,包括将祝福变为诅咒,把他们丢弃而不再使用他们,并在众人面前羞辱他们(2:2-4,9)。上帝在谴责以色列民时,表明祂是万军之耶和华,配得所有列国的尊崇(1:5,8,11,14)。 因此,以色列人不尊重神的态度是无法接受的。当我们回想以色列民被上帝拣选不是因为他们的善良,而是出于上帝的恩典时,他们的罪孽就显得更加严重。

    祭司的过犯对我们来说是一个重要的教训。尽管我们在服事上的呼召与祭司不同,但上帝仍然要求我们要忠于祂的呼召来事奉祂。因此,我们必须明白此呼召,并忠心地执行它。您明白上帝对您服事的呼召吗?您有忠心地去履行吗?此外,我们从以色列民学到了明白真理并活在其中的重要性。以色列人的过犯是他们对祭司的教导没有分辨力,导致他们陷入了不义的生活中。您是否以批判性的态度来面对四周的各种教导?您正在做哪些努力来提升您对上帝真理的理解呢?[傅子洁牧师/林贞兰]

    11 min
  • 20 Oktober 2022 - “UTOPIA MELALUI PEMURNIAN”

    Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menjelaskan arti kata "utopia" sebagai sistem sosial politik yang sempurna yang hanya ada dalam bayangan (khayalan) dan sulit atau tidak mungkin diwujudkan dalam kenyataan. Ada kesan pesimis yang kuat dari penjelasan yang disampaikan KBBI. Padahal, istilah ini juga dapat digunakan untuk mendeskripsikan komunitas yang sengaja dibentuk yang berupaya untuk menciptakan masyarakat yang ideal. Kita pasti sering mendengar pernyataan bahwa selama kita hidup di dunia ini, tidak mungkin tercapai kondisi yang benar-benar ideal. Kita juga diberi tahu bahwa kondisi paling ideal pasti terjadi saat Allah memerintah di sorga kelak. Demikianlah kebenarannya!


    Utopia terwujud saat TUHAN menjadi Raja atas seluruh bumi. Saat itu, TUHAN adalah satu-satunya dan nama-Nya satu-satunya (14:9). Tidak ada Allah selain Tuhan! Saat Allah memerintah, tidak ada lagi penumpasan (14:11). Akan tetapi, sebelum datang saat itu, TUHAN telah terus mempersiapkan suatu umat yang layak bagi-Nya. Dimulai dengan dibukanya sumber untuk membasuh dosa dan kecemaran (13:1, gambaran tentang Tuhan Yesus sebagai Sumber dan darah-Nya membasuh dosa manusia), dilanjutkan dengan pemurnian yang Tuhan izinkan terjadi melalui tantangan dan kesulitan yang pasti dihadapi sisa-sisa orang yang sungguh-sungguh percaya kepada-Nya (13:9, kita mengenal proses pemurnian ini sebagai proses pengudusan dengan pertolongan Roh Kudus). Proses pemurnian yang dikerjakan Allah digambarkan seperti ditaruh dalam api untuk memurnikan perak atau untuk menguji emas.

    Kita mungkin pernah merasakan sakitnya tersundut api atau terkena benda panas. Bila memungkinkan, kita pasti akan mati-matian menghindari sumber panas. Akan tetapi, pemurnian bagi orang-orang kudus tidak mungkin bisa dihindarkan. Tidak ada utopia tanpa pemurnian. Tidak ada kemuliaan tanpa penderitaan. Tidak ada mahkota tanpa salib. Tuhan Yesus sendiri telah menjalani proses yang sebenarnya tidak perlu Ia jalani. Proses itu ia tempuh demi kasih-Nya bagi kita. Sekarang, setelah kita mengalami kasih-Nya, kita harus menjalani proses pemurnian yang menyakitkan itu. Ada yang salah dalam teologi kita jika kita beranggapan bahwa mengikut Tuhan berarti terbebas dari memikul salib dan menyangkal diri. Saat kita merasa tidak sanggup, ingatlah bahwa ada keadaan utopia yang akan kita alami kelak. Kesulitan apa saja yang pernah Anda alami yang membuat iman Anda bertumbuh? [GI Mario Novanno]

    9 min
  • 十月二十日 - 炼净后的乌托邦

    印尼语大辞典解释乌托邦的意思为只存在於想象或幻想中,很难或不可能体现在现实中的齐全社会政治体系。印尼语大辞典诠释带有强烈悲观的印象。其实,这词语也可以用在描述刻意形成的社区团体、旨在蓄意营造理想的社会。我们时常听到说,只要我们活在世上,就不可能达到真正的理想。我们也被告知最理想的状况是以后當上帝在天上掌权时候。这是实实在在的!


    乌托邦能实现是当上帝成为君王并统管全地时。那日,上帝必为独一无二的和衪的名也是独一无二的(14:9)。沒有神除了上帝!當上帝掌权时,不再有咒诅(14:11)。可是,那时刻没有来到之前,上帝继续预备配得上祂的子民。从一个洗除罪恶与污秽的泉源开启(13:1,关于主耶稣为泉源及衪的血洗除人类之罪的画面),继续以上帝许可的熬炼、透过挑战与剩下真正相信衪的人(13:9,我们认识这炼净的过程为被圣灵成圣的过程)。上帝炼净的过程被描绘如经火熬炼银子或试炼金子。

    我们可能感受到被火灼伤或碰触到热物体是很痛的。若可能的话,我们一定尽量避免热源。可是,炼净信徒是无可避免的。没有炼净就没有乌托邦。没有苦难就没有荣耀。没有十字架就没有冠冕。主耶稣经历了祂其实不需要经历的过程。他经历的过程是为了衪对我们的爱,我们必需经过痛苦的熬炼。在我们的神学上有错误如果我们认为跟随上帝表示免于背十字架和舍己。当我们感到无能为力时,请记住以后我们将经历乌托邦的状态。你曾经历过哪些使你信心增长的困难吗?[黄盛权传道/沈梵音]

    9 min
  • 十月十九日 - 良心麻木

    我曾参加关于麻疯病的研讨会。其中使我再次警觉的话题是当研讨会主持人解释为何当麻疯病人手指头断时没有疼痛感。 原因是连接到脑部使我们感到疼痛的神经功能已经损坏。因此,不再有疼痛感。有的只是麻木。皮肤与肉体已没有感觉。那天,我为还能感觉到疼痛而感恩。想像看如果我们完全脱离疼痛感而其实在我们体内是有某些需要治愈的!倘若没有疼痛感,可能我们的身体会突然僵硬!


    这地的居民(11:6)——被描写为愚昧的羊群——拒绝及憎嫌被牧养(11:8)。他们选择像愚昧羊的生活跟随愚蠢的心直到撒迦利亚说,"我不牧养你们。要死的、由他死。要丧亡的、由他丧亡。余剩的、由他们彼此相食!"(11:9)。就如愚昧的羊,出现个性并不比愚蠢羊更好的牧羊人 (11:15-16)。全人类已经无药可医了( 与《诗篇》14:3及《罗马书》3:12相比)。他们救不了自已也彼此不能互救。他们的罪好比麻疯病。他们的良心麻木或没感觉!我们感恩因上帝没有坐视不理。请注意上帝在12:1-9用短语标记拯救保护的过程:"我必使"(12:2)和"我必使"(12:3,4,6)。在巅峰的时刻,上帝将那施恩叫人恳求的灵浇灌大卫家及耶路撒冷的居民(12:10)。当圣灵浇灌时,他们就悔改了。

    其实亚当和夏娃跌入罪中,所有的人类在灵性上已死。没有觉悟到罪需要真正的悔改。人的灵魂已死。想要成为更好之人的意愿是因为考虑到浪漫的感觉使感觉更好。感谢上帝让圣灵在五旬节降临。圣灵使我们醒悟到我们所犯的罪。圣灵使我们脱离属灵的死亡。是否圣灵使你觉悟到你是个罪人,因此你以悔改来回应呢?感谢主![黄盛权传道/沈梵音]

    7 min
  • 19 Oktober 2022 - “KEKEBASAN HATI NURANI”

    Saya pernah ikut seminar tentang penyakit kusta. Salah satu topik yang membuat mata saya kembali terjaga adalah saat pengampu seminar menjelaskan mengapa penderita kusta tidak merasa sakit sama sekali ketika jari-jarinya putus. Penyebabnya adalah hilangnya fungsi saraf yang membuat sensasi rasa sakit yang terhubung ke otak rusak. Jadi, tidak ada lagi rasa sakit. Yang ada hanya kebas. Tidak ada lagi sensasi pada kulit dan daging kita. Hari itu, saya bersyukur karena masih bisa merasakan sakit. Bayangkan jika kita sama sekali bebas dari rasa sakit padahal dalam tubuh kita ada sesuatu yang perlu disembuhkan! Bila tidak ada rasa sakit, bisa saja tubuh kita tiba-tiba sudah terbujur kaku!


    Penduduk bumi (11:6)—yang digambarkan sebagai domba-domba bebal—menolak dan merasa muak digembalakan (11:8). Mereka memilih untuk hidup sebagai domba yang bebal yang mengikuti keinginan hatinya yang bodoh sampai-sampai nabi Zakharia berkata, "Aku tidak mau lagi menggembalakan kamu; yang hendak mati, biarlah mati; yang hendak lenyap, biarlah lenyap, dan yang masih tinggal itu, biarlah masing-masing memakan daging temannya!" (11:9). Serupa dengan domba-domba yang bebal itu, muncul gembala pandir yang karakternya tidak lebih baik daripada domba-domba bebal itu (11:15-16). Seluruh penduduk bumi tidak tertolong lagi (bandingkan dengan Mazmur 14:3 dan Roma 3:12). Mereka tidak dapat menolong dirinya sendiri dan tidak bisa saling menolong satu sama lain. Dosa mereka seperti kusta. Hati nurani mereka telah kebas atau mati rasa! Kita bersyukur karena Tuhan tidak tinggal diam. Perhatikan proses pemulihan yang dikerjakan Tuhan dalam 12:1-9 yang ditandai oleh frase: "Aku membuat (12:2)” dan "Aku akan membuat." (12:3, 4, 6). Pada puncaknya, Tuhan mencurahkan roh pengasihan dan roh permohonan kepada keluarga Daud dan atas penduduk Yerusalem (12:10). Ketika roh itu dicurahkan, terjadilah pertobatan.

    Pada dasarnya sejak Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, semua manusia telah mati secara rohani. Tidak ada kesadaran bahwa dosa itu memerlukan pertobatan sejati. Roh manusia telah mati. Keinginan menjadi manusia yang lebih baik lebih karena pertimbangan romantisme perasaan supaya merasa lebih baik. Syukurlah bahwa Roh Kudus dicurahkan di hari Pentakosta. Roh Kudus membuat kita menyadari dosa yang kita lakukan. Roh Kudus membangkitkan kita dari kematian rohani. Apakah Roh Kudus sudah menyadarkan Anda bahwa Anda adalah seorang berdosa, sehingga Anda merespons dengan bertobat? Puji Tuhan! [GI Mario Novanno]

    8 min
  • 十月十八日 - 依靠上帝

    你是否曾经觉得很有自信心?你是否曾经如此确信你会通过期末考因已拼命的学习,因为暗地里——在内心深处——你自认为你很聪明?你是否曾经确信能得标因你与里面的人有关系和你确信你公司产品的品质比你的对手好?财富、地位、才能、知识甚至灵性可以蒙蔽自己,因此自认为能面對对某些情势与挑战。事实上,如此的自信心经常在我们的心中夺取了上帝的宝座。


    上帝的话语记载,"……虽然他们大有智慧,推罗为自己修筑保障、积蓄银子如尘沙、堆起精金如街上的泥土,主必赶出他、打败他海上的权力……"(9:2-4)。对上帝而言,衪易如反掌改变我们自认为有能力及有益于自已的情势。相反的,上帝的话语记载衪是可以倚靠的,"我必在我家的四围安营、使敌军不得任意往来。暴虐的人也不再经过。因为我亲眼看顾我的家。"(9:8)。 "……將你中間被擄而囚的人、從無水的坑中釋放出來。"(9:11)。"当那日,耶和华他们的上帝必看祂的民……"(9:16)。"当春雨的时候、你们要向发闪电的耶和华求雨。祂必为众人降下甘霖 ……"(10:1)。"我必惩罚公山羊。因我万军之耶和华眷顾自己的羊群,……(10:3)。""我要坚固犹大家、拯救约瑟家、要领他们归回。我要怜恤他们,他们必像未曾弃绝的一样。都因我是耶和华他们的上帝,我必应允他们的祷告。"(10:6)。倘若我们信靠上帝,将更有坚定的的信心。

    如果你依然靠实力,权势,及你的能力,悔改吧!岂不知冠状病毒已显示了人类的软弱?若没有上帝的怜悯,也许我们无法逃得过。可是上帝确实是可以信靠的!犹大国的复兴证实了衪的话。我们也借着基督的道成肉身而得蒙复原。你是否已真心依靠上帝而活?[黄盛权传道/沈梵音]

    9 min
  • 18 Oktober 2022 - “MENGANDALKAN TUHAN ALLAH”

    Pernahkah Anda merasa sangat percaya diri? Pernahkah Anda begitu yakin akan lulus ujian akhir karena Anda sudah belajar mati-matian, dan karena diam-diam—di lubuk hati Anda—Anda menganggap diri Anda cerdas? Pernahkah Anda yakin bahwa Anda akan memenangkan tender karena Anda punya koneksi orang dalam dan Anda meyakini bahwa kualitas produk perusahaan Anda lebih baik dari para pesaing Anda? Harta, posisi, keterampilan, pengetahuan, bahkan kerohanian kita dapat mengelabui diri kita, sehingga kita merasa mampu menghadapi situasi atau tantangan tertentu. Kenyataannya, cukup sering bahwa perasaan percaya diri seperti itu merebut takhta Allah di hati kita.


    Firman Tuhan mencatat, "... sekalipun mereka sangat bijaksana, Tirus mendirikan tembok benteng bagi dirinya dan menimbun perak seperti debu dan emas seperti lumpur di jalan. Namun sesungguhnya, Tuhan akan membuatnya miskin dan akan melontarkan kekuatannya ke dalam laut ... (9:2-4)." Sangat mudah bagi Tuhan untuk membalikkan situasi yang kita anggap menguntungkan diri kita dan membuat kita merasa mampu. Sebaliknya, firman Tuhan juga mencatat bahwa Allah itu dapat diandalkan, "Aku berkemah dekat rumah-Ku sebagai pengawal terhadap mereka yang lalu-lalang; tidak akan ada lagi penindas mendatanginya, sebab sekarang Aku sendiri telah mengindahkannya." (9:8). "... Aku akan melepaskan orang-orang tahananmu ... (9:11)." "TUHAN, Allah mereka, akan menyelamatkan mereka pada hari itu ... (9:16).” "TUHANlah yang membuat awan-awan pembawa hujan deras, dan hujan lebat ... (10:1)." "... Aku akan mengadakan pembalasan, sebab TUHAN semesta alam memperhatikan kawanan ternak-Nya, ... (10:3)." "Aku akan membuat kuat kaum Yehuda dan Aku menyelamatkan keturunan Yusuf. Aku akan membawa mereka kembali, sebab Aku menyayangi mereka; dan keadaan mereka seakan-akan tidak pernah ditolak oleh Aku, sebab Akulah Tuhan, Allah mereka, dan Aku akan menjawab mereka." (10:6). Betapa jauh lebih meyakinkan jika kita mengandalkan TUHAN Allah.

    Jika Anda masih mengandalkan kekuatan, kekuasaan, dan kemampuan Anda, bertobatlah! Bukankan pandemi Covid-19 sudah memperlihatkan betapa lemahnya manusia? Jika Allah tidak berbelas kasihan, mungkin kita tidak terluput. Tetapi Allah sungguh dapat diandalkan! Janji firman-Nya telah terbukti dengan dipulihkannya bangsa Yehuda. Kita juga mengalami pemulihan melalui inkarnasi Kristus. Apakah Anda sudah  hidup dengan mengandalkan Tuhan? [GI Mario Novanno]

    8 min
  • 17 Oktober 2022 - “KEHADIRAN ALLAH BERSAMA KITA”

    Hasrat Allah adalah untuk memenuhi umat-Nya dengan Roh-Nya, sehingga orang lain dapat mengenali kehadiran kuasa-Nya dalam hidup mereka. Bagian umat-Nya adalah melaksanakan hukum yang benar serta menunjukkan kesetiaan dan kasih sayang di antara mereka sendiri (7:9). Umat Allah harus berkata benar seorang kepada yang lain dan tidak merancangkan kejahatan dalam hatinya (8:16-17). Kehadiran Allah dalam kehidupan orang percaya seharusnya terlihat nyata. Saat Roh Allah yang Mahakuasa memenuhi seorang beriman, orang itu tidak mungkin dapat menjalani kehidupan yang sama seperti sebelumnya. Orang lain pasti akan melihat Allah di dalam diri orang itu.


    Allah memberitahu umat-Nya—melalui nabi Zakharia—bahwa kehadiran-Nya pasti mengubah hidup mereka.  Jika umat Allah berjalan dekat dengan Dia, bangsa lain dari berbagai bahasa dan dari berbagai belahan bumi akan mendengar bahwa mereka adalah bangsa yang mengenal Allah. Bangsa-bangsa akan datang dari berbagai penjuru bumi untuk menemukan Allah yang benar yang diam di tengah-tengah umat-Nya. Bangsa asing yang melihat anak-anak Allah akan rindu untuk berdiam di tengah mereka sehingga mereka semua bersama dengan Allah. Allah memberi gambaran yang jelas tentang sepuluh orang dari berbagai bangsa dan bahasa yang memegang kuat-kuat punca jubah seorang Yahudi sambil berkata, "Kami mau pergi menyertai kamu, sebab telah kami dengar, bahwa Allah menyertai kamu!" (8:23). Mereka berharap akan menemukan Allah!

    Kehadiran Kristus seharusnya menjadi demikian nyata dalam hidup kita, sehingga orang-orang di sekitar kita tertarik kepada kita. Mereka menginginkan anak-anak mereka berada bersama-sama dengan anak-anak kita karena anak-anak kita dibesarkan dengan pengaruh yang saleh. Para karyawan menginginkan kehadiran kita di tempat kerja mereka. Banyak orang berusaha menjadikan kita pemimpin mereka karena mereka mengenal kita sebagai orang yang berintegritas di hadapan Allah. Kehidupan dan keluarga kita seharusnya menjadi magnet bagi banyak orang karena mereka merasakan kehadiran Allah dalam hidup dan keluarga kita. Semakin kita mengizinkan Kristus menyatakan kehadiran-Nya dalam hidup kita, semakin banyak orang yang akan tertarik kepada kita dan menemukan Dia! Apakah kehadiran Anda menjadi pendorong bagi orang lain untuk mencari Allah? [GI Mario Novanno]

    11 min

About Sinode Gereja Kristus Yesus

From the publisher's feed

Akun Spotify resmi Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY) yang menyajikan Renungan GEMA dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Temukan kekuatan firman Allah dan pertumbuhan iman setiap hari bersama kami…