Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus

By Sinode Gereja Kristus YesusReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Sinode Gereja Kristus Yesus episodes

  • 18 Oktober 2022 - “MENGANDALKAN TUHAN ALLAH”

    Pernahkah Anda merasa sangat percaya diri? Pernahkah Anda begitu yakin akan lulus ujian akhir karena Anda sudah belajar mati-matian, dan karena diam-diam—di lubuk hati Anda—Anda menganggap diri Anda cerdas? Pernahkah Anda yakin bahwa Anda akan memenangkan tender karena Anda punya koneksi orang dalam dan Anda meyakini bahwa kualitas produk perusahaan Anda lebih baik dari para pesaing Anda? Harta, posisi, keterampilan, pengetahuan, bahkan kerohanian kita dapat mengelabui diri kita, sehingga kita merasa mampu menghadapi situasi atau tantangan tertentu. Kenyataannya, cukup sering bahwa perasaan percaya diri seperti itu merebut takhta Allah di hati kita.


    Firman Tuhan mencatat, "... sekalipun mereka sangat bijaksana, Tirus mendirikan tembok benteng bagi dirinya dan menimbun perak seperti debu dan emas seperti lumpur di jalan. Namun sesungguhnya, Tuhan akan membuatnya miskin dan akan melontarkan kekuatannya ke dalam laut ... (9:2-4)." Sangat mudah bagi Tuhan untuk membalikkan situasi yang kita anggap menguntungkan diri kita dan membuat kita merasa mampu. Sebaliknya, firman Tuhan juga mencatat bahwa Allah itu dapat diandalkan, "Aku berkemah dekat rumah-Ku sebagai pengawal terhadap mereka yang lalu-lalang; tidak akan ada lagi penindas mendatanginya, sebab sekarang Aku sendiri telah mengindahkannya." (9:8). "... Aku akan melepaskan orang-orang tahananmu ... (9:11)." "TUHAN, Allah mereka, akan menyelamatkan mereka pada hari itu ... (9:16).” "TUHANlah yang membuat awan-awan pembawa hujan deras, dan hujan lebat ... (10:1)." "... Aku akan mengadakan pembalasan, sebab TUHAN semesta alam memperhatikan kawanan ternak-Nya, ... (10:3)." "Aku akan membuat kuat kaum Yehuda dan Aku menyelamatkan keturunan Yusuf. Aku akan membawa mereka kembali, sebab Aku menyayangi mereka; dan keadaan mereka seakan-akan tidak pernah ditolak oleh Aku, sebab Akulah Tuhan, Allah mereka, dan Aku akan menjawab mereka." (10:6). Betapa jauh lebih meyakinkan jika kita mengandalkan TUHAN Allah.

    Jika Anda masih mengandalkan kekuatan, kekuasaan, dan kemampuan Anda, bertobatlah! Bukankan pandemi Covid-19 sudah memperlihatkan betapa lemahnya manusia? Jika Allah tidak berbelas kasihan, mungkin kita tidak terluput. Tetapi Allah sungguh dapat diandalkan! Janji firman-Nya telah terbukti dengan dipulihkannya bangsa Yehuda. Kita juga mengalami pemulihan melalui inkarnasi Kristus. Apakah Anda sudah  hidup dengan mengandalkan Tuhan? [GI Mario Novanno]

    8 min
  • 17 Oktober 2022 - “KEHADIRAN ALLAH BERSAMA KITA”

    Hasrat Allah adalah untuk memenuhi umat-Nya dengan Roh-Nya, sehingga orang lain dapat mengenali kehadiran kuasa-Nya dalam hidup mereka. Bagian umat-Nya adalah melaksanakan hukum yang benar serta menunjukkan kesetiaan dan kasih sayang di antara mereka sendiri (7:9). Umat Allah harus berkata benar seorang kepada yang lain dan tidak merancangkan kejahatan dalam hatinya (8:16-17). Kehadiran Allah dalam kehidupan orang percaya seharusnya terlihat nyata. Saat Roh Allah yang Mahakuasa memenuhi seorang beriman, orang itu tidak mungkin dapat menjalani kehidupan yang sama seperti sebelumnya. Orang lain pasti akan melihat Allah di dalam diri orang itu.


    Allah memberitahu umat-Nya—melalui nabi Zakharia—bahwa kehadiran-Nya pasti mengubah hidup mereka.  Jika umat Allah berjalan dekat dengan Dia, bangsa lain dari berbagai bahasa dan dari berbagai belahan bumi akan mendengar bahwa mereka adalah bangsa yang mengenal Allah. Bangsa-bangsa akan datang dari berbagai penjuru bumi untuk menemukan Allah yang benar yang diam di tengah-tengah umat-Nya. Bangsa asing yang melihat anak-anak Allah akan rindu untuk berdiam di tengah mereka sehingga mereka semua bersama dengan Allah. Allah memberi gambaran yang jelas tentang sepuluh orang dari berbagai bangsa dan bahasa yang memegang kuat-kuat punca jubah seorang Yahudi sambil berkata, "Kami mau pergi menyertai kamu, sebab telah kami dengar, bahwa Allah menyertai kamu!" (8:23). Mereka berharap akan menemukan Allah!

    Kehadiran Kristus seharusnya menjadi demikian nyata dalam hidup kita, sehingga orang-orang di sekitar kita tertarik kepada kita. Mereka menginginkan anak-anak mereka berada bersama-sama dengan anak-anak kita karena anak-anak kita dibesarkan dengan pengaruh yang saleh. Para karyawan menginginkan kehadiran kita di tempat kerja mereka. Banyak orang berusaha menjadikan kita pemimpin mereka karena mereka mengenal kita sebagai orang yang berintegritas di hadapan Allah. Kehidupan dan keluarga kita seharusnya menjadi magnet bagi banyak orang karena mereka merasakan kehadiran Allah dalam hidup dan keluarga kita. Semakin kita mengizinkan Kristus menyatakan kehadiran-Nya dalam hidup kita, semakin banyak orang yang akan tertarik kepada kita dan menemukan Dia! Apakah kehadiran Anda menjadi pendorong bagi orang lain untuk mencari Allah? [GI Mario Novanno]

    11 min
  • 十月十七日 - 上帝临格在我们中间

    上帝希望通过祂的灵来充满祂的子民,以至别人能够从他们的生活中认识祂的大能。一部分子民按正理实行,并且表现出他们之间的互相忠心与关爱(7:9)。上帝的子民必须对人说话诚实,不可存有谋害别人的心(8:16-17)。上帝的临格在信徒的生活中必须显明。当上帝万能的灵充满有信心的人,那人不可能会再过旧的生活。人们将从他身上看见上帝。


    上帝告诉祂的子民——通过撒加利亚先知——祂的临格将改变他们的生活。倘若上帝的子民与祂同行,别的民族以不同语言从世界各地将听到他们是认识上帝的民族。各民族将从世界各地来见住在祂的子民中间正义的上帝。别的民族看见了上帝的子民,他们将渴望住在上帝子民中间,使得他们也能与上帝同在。上帝给予明确的描绘有十个人从列国诸族中出来,紧紧拉住一个犹大人的衣襟说"我们要与你们同去,因为我们听见了上帝与你们同在。”(8:23)他们渴望遇见上帝!

    基督的临格理应在我们的生活中显明,致使我们能吸引周围的人们。他们愿意使他们的孩子们与我们的孩子们在一起,因为我们的孩子们在虔诚中成长。员工们希望我们有在他们的职场中。许多人设法使我们成为他们的领导,因为他们认识我们是在主面前正直的人。我们的生活与家庭理应成为许多人的磁铁,因为他们感觉到上帝有在我们的生活与家庭中。我们越让基督显明在我们的生活中,将会越吸引更多的人寻找主!您的到场是否成为他人寻找上帝的动力?[黄盛权传道/王丽娇]

    6 min
  • 十月十六日 - 苗裔:帮助者与担保者

    成语"千里之堤,溃于蚁穴"可以意为:(一)由于小犯罪或小错误,铸成一切好行为的失去。(二)大的灾难往往是由微小的隐患逐渐酿成的。同样的,罪的权势的性质是破坏整个生活,甚至达到生活中最小和看不到的关节。罪恶不断的拖住它的受害者,以至受害者越陷越深。


    犯罪是始于亚当和夏娃的跌入,然后遗传到他们的后代。自从跌入罪中,人类的素质不曾变好。人类的后代必须对越来越扩展与严重的罪恶负责任。个人所犯的罪(专注5:1-4,请注意第3节的短语"凡")是会影响公共的(专注5:5-11,请注意第6节的句子"这是恶人在遍地的形状")。每个人应该对自己的所作所为负责任。但是,公共的责任——或者共同的——每个民族所属的每个人都应担当。以上帝的灵与话语,每个人将被审判。亚当和夏娃担当他们的罪。罪应该被根除使得民族和个人圣洁。上帝的诅咒就是根除的象征。所有的罪都将被审判。审判的结果肯定是惩罚。当人类应该对所行的一切罪恶负责任而无助无望时,那是多么的可怕。

    感谢上帝,关于在耶路撒冷的苗裔王国的描述(6:9-15)使人类有真实的盼望。约撒答的儿子大祭司约书亚是类型学或者耶稣基督在将来化身的象征。请记住"约书亚"与"耶稣"的意思相同,也就是救恩。苗裔的到来不只是为了拯救罪的代价,同时也被尊荣,坐在位上掌王权(6:13)。苗裔不只是成为帮助者,但也是成为每个已从罪和罪的权势中,被释放出来的人的地位的保障。因此,虽然我们还在不断地犯罪,任由这苗裔来成为我们信心的旅程上正确的指南针和牢固的锚。您是否已拥有在那苗裔、即耶稣基督里作为救恩的保障呢?[黄盛权传道/王丽娇]

    13 min
  • 16 Oktober 2022 - “SANG TUNAS: PENOLONG DAN PENJAMIN”

    Peribahasa "karena nila setitik, rusak susu sebelanga" dapat berarti: (1) karena kejahatan atau kesalahan yang kecil, hilang segala kebaikan yang telah diperbuat, atau (2) hanya karena keburukan yang sedikit, semuanya menjadi buruk. Demikian pula, kuasa dosa itu bersifat merusak kehidupan secara menyeluruh, bahkan sampai menjangkau sendi-sendi kehidupan yang terkecil dan yang tidak kelihatan. Dosa terus menjerat korbannya, sehingga sang pendosa semakin terjerumus.


    Dosa dimulai oleh kejatuhan Adam dan Hawa, lalu menurun ke keturunan mereka. Sejak terjatuh ke dalam dosa, kualitas manusia tidak pernah menjadi lebih baik. Keturunan manusia harus bertanggung jawab atas dosa yang makin berkembang dan makin serius. Dosa yang dibuat secara personal (fokus di 5:1-4, perhatikan frase "setiap orang" di ayat 3) bisa berdampak secara komunal (fokus di 5:5-11, perhatikan kalimat, "Inilah kejahatan mereka di seluruh negeri!" di ayat 6). Setiap orang harus bertanggung jawab atas perbuatannya. Akan tetapi, tanggung jawab secara komunal—atau secara kebersamaan—juga dituntut dari setiap individu sebagai bagian dari suatu bangsa. Dengan Roh dan firman Tuhan, setiap orang akan dihakimi. Adam dan Hawa bertanggung jawab atas dosanya. Dosa harus diberantas supaya membersihkan bangsa dan individu. Sumpah serapah Tuhan adalah lambang pemusnahan. Semua dosa akan dihakimi. Penghakiman pasti berujung pada penghukuman. Alangkah celakanya manusia yang tidak memiliki daya dan harapan saat diminta pertanggungjawaban atas setiap dosa yang telah dilakukannya.

    Syukurlah bahwa gambaran tentang Kerajaan Sang Tunas di Yerusalem (6:9-15) membuat manusia memiliki pengharapan yang nyata. Imam besar Yosua bin Yozadak adalah tipologi atau lambang Yesus Kristus yang di kemudian hari akan berinkarnasi. Ingatlah bahwa sebutan "Yosua" sama artinya dengan "Yesus", yaitu keselamatan. Sang Tunas bukan hanya akan datang menyelamatkan dari konsekuensi dosa, tetapi juga akan diagungkan dan duduk memerintah di atas takhta-Nya (6:13). Sang Tunas bukan hanya menjadi Penolong, tetapi juga menjadi Penjamin status setiap orang yang telah dibebaskan dari dosa dan kuasa dosa. Jadi, meskipun kita masih jatuh bangun dalam dosa, biarlah Sang Tunas menjadi kompas yang benar dan sauh yang teguh bagi perjalanan iman kita. Apakah Anda telah memiliki jaminan keselamatan di dalam Yesus Kristus, Sang Tunas itu? [GI Mario Novanno]

    9 min
  • 15 Oktober 2022 - “KEMURAHAN ALLAH”

    Satu kali ketika kami makan malam di restoran, saya mengamati seorang remaja dengan raut wajah marah mendebat ayahnya, "Standar daddy terlalu tinggi. Siapa yang sanggup memenuhinya?!" Sontak saya terperangah karena merasa bahwa Tuhan sedang berbicara kepada saya melalui peristiwa itu. Sebagai seorang ayah, saya harus mengakui bahwa saya sering memasang standar tinggi bagi anak-anak saya yang tidak sesuai dengan usia mereka. Ketika anak-anak saya gagal, mulai dari teguran lembut hingga pukulan di pantat pasti menjadi porsi yang terpaksa harus diterima oleh anak-anak saya .


    Bagaimana dengan standar Allah? Apakah standar Allah terlalu tinggi sehingga kita tidak dapat memenuhinya? Jika mengandalkan kekuatan sendiri, standar Allah memang terlalu tinggi bagi manusia yang sudah jatuh ke dalam dosa. Akan tetapi, firman Tuhan berkata, "Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam." (4:6). Memang, konteks firman Tuhan ini berbicara tentang pembangunan Rumah Allah. Akan tetapi, bukankah diri kita masing-masing—yang sudah ditebus oleh darah Kristus—adalah bait Roh Kudus (bandingkan dengan 1 Korintus 6:19)? Jangan lupa bahwa saat umat Allah gagal memenuhi standar Allah, Allah tidak selama-lamanya murka. Kegagalan memenuhi standar Allah memang menodai umat Allah, seperti imam besar Yosua yang mengenakan pakaian yang kotor (3:3). Akan tetapi, dalam kasih karunia-Nya, Allah telah menjauhkan kesalahan umat-Nya dan mengenakan pakaian pesta kepada mereka (3:4). Kok bisa begitu mudah bagi Allah melakukan semua hal di atas (bandingkan dengan 3:9)? Sebenarnya, Allah membayar dengan harga sangat mahal! Umat Israel waktu itu belum tahu bahwa di masa depan, Allah sendiri—melalui Kristus—mati di atas kayu salib demi menanggung ketidaksanggupan manusia memenuhi standar Allah!

    Dengan darah-Nya, Tuhan Yesus telah membuat kita menanggalkan pakaian lama yang penuh dosa dan membuat kita mengenakan pakaian baru yang dibungkus kebenaran Allah. Itulah kasih karunia Allah (Efesus 2:8-9). Kesanggupan kita untuk melakukan kehendak-Nya dan menggenapi firman-Nya dalam hidup kita juga merupakan karya Allah (Filipi 2:13). Kita adalah orang yang berhutang! Dalam kemurahan-Nya, Allah tahu bahwa kita sama sekali tidak punya modal apa pun untuk menyelamatkan diri sendiri, apalagi memuliakan Dia! Apakah kehidupan Anda mencerminkan rasa syukur atas anugerah Allah itu? [GI Mario Novanno]

    10 min
  • 十月十五日 - 上帝的怜悯

    有一次当我们在餐馆用晚餐时,我注意到一位少年正红着脸与他的父亲辩论,"爸爸的标准太高了。有什么人能达到?"一瞬间我大吃一惊,因为觉得上帝通过这事件对我说话。作为一位父亲,我应该承认我经常指定高标准给我的孩子们,而其实还不适合他们的年龄。当孩子们失败了,从温柔的责备直至挨打屁股成为他们不得不接受的份量。


    上帝的标准又如何呢?上帝的标准是否太高以至我们不能达到?如果凭自己的力量,上帝的标准对于已跌入罪中的人类确实太高。但是,上帝的话语说:"不是倚靠势力,不是倚靠才能,乃是倚靠我的灵方能成事。"(4:6)。虽然,上帝的话语内容是谈到关于建立上帝的家。但是,我们每个人的身子——已被基督宝血赎回的——不都是圣灵的殿吗(与《哥林多前书》6:19作比较)?不要忘记当上帝的子民在达到上帝的标准上失败时,上帝不总是忿怒的。不达到上帝的标准的确是玷污了上帝的子民,就像大祭司约书亚穿上污秽的衣服(3:3)。但是,在祂的恩典中,上帝已经使祂的子民脱离罪孽,而给他们穿上华美的衣服(3:4)。上帝怎么能这样轻易做出这一切呢(与3:9作比较)?实际上,上帝是付出了很高的代价!当时以色列子民还不知道在将来,上帝自己——通过基督——将死在十字架上为人类担当不能达到上帝标准的责任!

    用祂的宝血,主耶稣已经为我们脱去充满罪孽的旧衣服,而让我们穿上以上帝真道包着的新衣服。就是上帝的恩典(《以弗所书》2:8-9)。在生活中我们有能力立志遵行祂的道也是上帝的作为(《腓立比书》2:13)。我们是负债的人!在祂的怜悯,上帝知道我们根本没有能力拯救自己,更何况来荣耀祂!您的生活是否反映出对祂恩典的感恩?[黄盛权传道/王丽娇]

    10 min
  • 十月十四日 - 转向上帝

    每一位做为父母的肯定曾经被他们的孩子伤过心。那是多么沉重的经历。我不曾听说过有某一个父母没有对孩子生气、伤心、或失望过。最近,一位父亲"分享",他的女儿来到他面前说,"爸爸,我十七岁了,我已经成年了,希望爸爸不要再干涉我的生活。"这女孩让她的男朋友随时随意来进入她的房间。我可以想象每一个父母当受到儿女那么直截了当的挑战与反对时心里的沉重挣扎。


    以色列的上帝对祂的子民几百年以来的行为也感到非常心痛。祂已耐心屡次派遣祂的先知们去提醒他们(1:4),但他们仍然硬着脖子,致使上帝把他们驱逐异国。上帝这么做并不只是惩罚他们,而是要使他们转向祂。上帝要使祂的子民懂得分别在万王的统治下与在世间王的统治下。在流放时期过后,上帝呼召:"你们要转向我,我就转向你们……"(1:3)。上帝是呼召同时也与各种异象的显现来肯定祂将再与祂的子民在一起。"现今我回到耶路撒冷,仍施怜悯。"(1:16)。"我要作耶路撒冷四围的火城,并要作其中的荣耀。"(2:5)。"……摸你们的就是摸他眼中的瞳仁。"(2:8)。我们应该感恩因为上帝是满有怜悯和丰盛的慈爱(《出埃及记》34:6;《尼希米记》9:17;《诗篇》86:15;《约拿书》4:2;等等)。祂从来都不改变祂的承诺。伤心、失望、怕遭受辜负、悲伤和愤怒,都不使上帝停止祂的领回。

    另一位作父亲的曾经分享他的经历:"每当我最终忍不住动手打孩子,当天晚上就是我泪流满面的夜晚。后来我只能对孩子说,‘孩子,你应该知道,无论你怎么坏,爸爸仍旧爱你。’"更何况我们的上帝!当您犯罪时,您是否即刻转向上帝?[黄盛权传道/王丽娇]

    10 min
  • 14 Oktober 2022 - “KEMBALI KEPADA ALLAH”

    Setiap orang tua pasti pernah dilukai perasaannya oleh anak mereka. Itu adalah pengalaman yang berat. Saya tidak pernah mendengar satu orang tua pun yang tidak pernah marah, sedih, kecewa terhadap anak-anaknya. Baru-baru ini, seorang ayah ‘curhat’ mengenai anak putrinya yang datang kepadanya dan berkata, "Papa, aku sudah 17 tahun, aku sudah dewasa, tolong Papi jangan atur-atur hidup aku lagi." Gadis ini telah membuka kamarnya bagi teman laki-lakinya yang dapat datang kapan pun ia mau. Saya dapat membayangkan betapa beratnya pergumulan yang dirasakan oleh setiap orang tua yang anaknya secara terang-terangan menentang dan menantang mereka seperti itu.


    Allah bangsa Israel juga sangat sakit hati terhadap tingkah laku umat-Nya sepanjang ratusan tahun. Ia telah bersabar dan berulang kali mengirimkan nabi-nabi-Nya untuk memperingatkan mereka (1:4), tetapi mereka tegar tengkuk, sampai-sampai Allah harus membuang umat-Nya ke negeri asing. Itu pun Allah lakukan bukan semata-mata untuk menghukum mereka, tetapi untuk membuat mereka berbalik kepada-Nya. Allah ingin agar umat-Nya dapat membedakan hidup di bawah pemerintahan Sang Raja Sejati dibandingkan dengan hidup di bawah pemerintahan raja dunia. Setelah genap masa pembuangan, Allah berseru: "Kembalilah kepada-Ku, ..., maka Aku pun akan kembali kepadamu ...." (1:3). Seruan Allah disertai dengan berbagai penglihatan yang mengonfirmasi kepastian bahwa Ia akan bersama-sama dengan umat-Nya lagi. "Aku kembali lagi kepada Yerusalem dengan kasih sayang." (1:16). "Aku sendiri ... akan menjadi tembok berapi baginya di sekelilingnya, dan Aku akan menjadi kemuliaan di dalamnya." (2:5). "... sebab siapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya." (2:8). Kita patut bersyukur karena Allah itu panjang sabar dan berlimpah kasih setia-Nya (Keluaran 34:6; Nehemia 9:17; Mazmur 86:15, Yunus 4:2; dan seterusnya).  Sekali Dia berjanji, janji-Nya tidak akan pernah berubah. Sakit hati, kekecewaan, takut dikecewakan lagi, kesedihan, dan kemarahan, tidak membuat Allah berhenti menawarkan penerimaan-Nya kembali.

    Seorang ayah yang lain pernah membagikan pengalamannya: "Setiap kali akhirnya saya terpaksa memukul anak saya, malamnya saya pasti menjadi malam derai air mata. Saya akhirnya hanya bisa berkata kepada anak saya, ‘Nak, kamu mesti tahu, kamu mau senakal apa pun, Papi tetap sayang sama kamu.’" Apalagi Allah kita! Saat Anda berbuat dosa, apakah Anda segera kembali kepada Allah? [GI Mario Novanno]

    10 min
  • 13 Oktober 2022 - “PENYERTAAN ALLAH DALAM PEMBANGUNAN”

    Pembangunan kembali Bait Suci sekali lagi menemui halangan dari umat Yehuda sendiri. Mereka merasa Bait Suci yang mereka bangun tidak ada artinya dibandingkan Bait Suci yang dibangun Raja Salomo. Akibatnya, sebagian dari mereka menjadi tawar hati (2:3-4). Sebagai respons, Hagai menyampaikan tiga janji Allah. Janji pertama ditujukan kepada bupati Zerubabel dan imam besar Yosua bahwa Allah menyertai mereka. Mereka tidak perlu takut karena kuasa Allah akan menolong dan memampukan mereka (2:5-6). Allah juga berjanji untuk mengingat pelayanan Zerubabel dan meninggikannya di antara segala bangsa (2:21-24). Janji kedua berkenaan dengan Bait Suci yang mereka bangun. Meskipun apa yang mereka kerjakan kelihatan kecil dan tidak megah, Allah akan membuatnya lebih megah dari yang semula. Allah juga akan menjadikannya sebagai sumber damai sejahtera bagi segala bangsa  (2:7-10). Janji ketiga ditujukan kepada seluruh umat Yehuda bahwa Allah mengingat pekerjaan mereka dan memberkati mereka. Pada hari mereka memulai pekerjaan, Allah sudah membuka pintu berkat bagi umat Yehuda (2:16-20). Selain menyampaikan ketiga janji tersebut, Hagai juga menegur sekelompok umat Yehuda untuk terlebih dahulu meninggalkan kecemaran hidup supaya hasil pekerjaan mereka tidak menjadi najis (2:11-15).


    Peristiwa di atas, mengajarkan tiga hal: Pertama, Allah berjanji menyertai kita dalam segala keadaan. Allah berjanji kepada umat-Nya, "Roh-Ku tetap tinggal di tengah-tengahmu. Janganlah takut!" (2:6). Jika Allah menyertai, kita dapat mengalahkan segala kesulitan dan tantangan. Selama ini, apakah Anda mengandalkan Allah atau Anda mengandalkan kehebatan, kekuatan, dan kepintaran sendiri? Kedua, Allah tidak ingin kita membandingkan pelayanan kita dengan orang lain. Membandingkan hasil pekerjaan mereka dengan Bait Suci Salomo membuat umat Yehuda menjadi tawar hati (2:3-5). Allah ingin agar kita setia melayani sesuai dengan panggilan kita. Perbandingan membuat kita minder atau sombong. Apakah Anda suka membandingkan kehidupan dan pelayanan Anda dengan orang lain? Ketiga, Allah menghargai pelayanan umat-Nya. Meskipun sederhana, Allah menghargai Bait Allah itu dan berjanji menjadikannya lebih megah melebihi bangunan Salomo (2:10). Di hadapan Allah, semua pelayanan adalah berharga. Jangan pernah menganggap remeh pelayanan apa pun juga, Sadarkah Anda bahwa Allah memakai semua pelayanan melebihi apa yang dapat Anda bayangkan? [Pdt. Timotius Fu]

    8 min

About Sinode Gereja Kristus Yesus

From the publisher's feed

Akun Spotify resmi Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY) yang menyajikan Renungan GEMA dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Temukan kekuatan firman Allah dan pertumbuhan iman setiap hari bersama kami…