Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus

By Sinode Gereja Kristus YesusReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Sinode Gereja Kristus Yesus episodes

  • 08 September 2022 - “MEMERCAYAI TUHAN DI TENGAH PENDERITAAN”

    Beberapa tahun lalu, saya hanya bisa terdiam dan menangis saat seorang nenek bertanya mengapa TUHAN memanggil pulang cucunya yang masih balita. Kejadian seperti ini terkadang sulit untuk kita pahami. Inilah yang terlihat dalam Mazmur 102. Mazmur ini disebut sebagai doa ratapan orang yang sengsara dan termasuk dalam 7 mazmur pertobatan (Mazmur 6,32,38,51,102,130,143). Pemazmur adalah orang yang sedang berada di pembuangan dan sedang meratapi kehancuran kota Yerusalem. Melalui doa ratapan, pemazmur menyampaikan isi hatinya: Bagi pemazmur, TUHAN terasa seperti sedang mengabaikan umat-Nya (102:2-3). Hidupnya yang terasa singkat dan tak berarti digambarkan seperti rumput, asap, dan burung undan (102:4-8). Para musuhnya menyampaikan celaan dan kutukan (102:9).


    Apakah ratapan pemazmur menunjukkan bahwa ia telah meninggalkan kepercayaannya pada TUHAN? Tidak! Perhatikan bahwa mulai ayat 13, fokus pemazmur beralih dari meratapi diri menjadi memercayai TUHAN. Dia percaya bahwa TUHAN akan memulihkan kondisi Sion (102:14, Sion adalah sebutan untuk kota Yerusalem). Keagungan TUHAN akan ditakuti oleh bangsa-bangsa (102:16), TUHAN akan mendengarkan orang yang berseru kepada-Nya (102:21) dan umat Yehuda akan bisa kembali beribadah kepada Allah (102:29). Di tengah kondisi sulit yang ia alami bersama dengan bangsanya, pemazmur mengungkapkan keyakinannya kepada TUHAN. Pemazmur percaya bahwa suatu hari, TUHAN akan memulihkan umat-Nya dengan mengembalikan mereka ke Tanah Perjanjian dan membuat umat-Nya hidup setia di hadapan-Nya. Inilah pengharapan pemazmur!

    Bagaimana kondisi hidup Anda? Apakah beban hidup yang berat membuat Anda menjadi putus asa? Bagaimana pandangan Anda terhadap Tuhan pada situasi hidup yang sulit saat ini? Apakah beban hidup yang Anda rasakan membuat Anda menjadi putus asa, menyerah, bahkan marah? Apakah Anda sudah menyerahkan semua beban hidup Anda kepada Tuhan? Apakah Anda yakin bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan Anda? Keyakinan bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan Anda akan memulihkan kehidupan Anda dan akan menolong Anda untuk tetap setia kepada-Nya. Akan tetapi, diperlukan iman untuk menyambut anugerah TUHAN yang akan memampukan Anda melewati semua pergumulan hidup bersama dengan TUHAN! [GI Roni Tan]

    8 min
  • 九月八日 - 在苦难中信靠上帝

    几年前,当一位祖母问上帝为什么把她年幼的孙子接回天家时,我只能站在那里哭。像这样的事件有时我们很难理解。这就是《诗篇》102的样子。这首诗被称为受苦者的哀歌,包含在悔改的七首《诗篇》中(《诗篇》6、32、38、51、102、130、143)。诗人是一个被俘虏的人,正在为耶路撒冷城的毁灭而哀叹。诗人通过哀歌的祷告传达了他的心声:对诗人来说,感觉上帝好像忽略了祂的子民(102:1-2)。他的生命似乎短暂而无意义,被描绘如草、如烟云及鹈鹕(102:3-7)。他的敌人辱骂和咒诅(102:8)。


    诗人的哀歌是否表明他已经放弃了对上帝的信靠?不是!请注意,从第13节开始,诗人的焦点从自己哀悼转移到信靠上帝。他相信上帝会恢复锡安的状况(102:14,锡安是耶路撒冷城的名称)。列国将敬畏上帝的威严(102:15),上帝必垂听呼求祂的人(102:20),犹大人将能归回事奉上帝(102:28)。在他与他的人民一起经历艰难的环境中,诗人表达了他对上帝的信心。诗人相信,总有一天,上帝会使祂的子民回到应许之地,使祂的子民在祂面前忠心生活。这是诗人所盼望的!

    你的生活状况如何?生活的沉重负担是否让你感到绝望?在艰难生活环境中,你对上帝的看法是如何?你所感受到的生活负担是否让你感到绝望、放弃,甚至愤怒?你有没有把你生命中所有的重担都交给上帝?你确定上帝永远不会离开你吗?相信上帝永远不会离开你将恢复你的生命,并帮助你保持对祂的忠诚。但是,迎接上帝的恩典需要信心,使你能够与上帝度过生活的所有挣扎![陈仙果传道/邝绮茵]

    7 min
  • 九月七日 - 上帝所悦纳的领袖

    诗篇101是大卫刚成为以色列王时所写的。圣经中记载大卫三度受膏为王,即:第一,当他年轻还与父亲同住时,先知撒母耳膏他为王,(《撒母耳记上》16:13)。第二,当他还住在希伯伦时,犹大人膏他作犹大家的王(《撒母耳记下》2:4)。第三,以色列支派膏他作以色列王接续扫罗作王(《撒母耳记下》5:3)。未成为王之前,大卫从被上帝弃绝的扫罗王的生活中学到了很多东西。因此,当他作王时,他想做一个上帝所悦纳的王。


    这首诗反映了大卫切慕歌唱上帝的慈爱——他在生活中所经历的——并歌唱上帝的律法,是他的指导方针(《诗篇》101:1)。他要行完全的道,并且存完全的心(101:2)。他避免邪僻的事,恨恶悖逆人所作的事(101:3),远离弯曲的心,远离邪恶(101:4),灭绝那些在暗中谗谤和傲慢的人(101:5)。上帝恨恶行诡诈和说谎话的,所以他会把他们赶出去(101:7)。大卫既是上帝所拣选且所立的王,他恨上帝所恨的,喜欢上帝所喜欢的,以至于他蒙上帝悦纳。

    大卫的态度应该让我们意识到,当我们被上帝信任为领袖时,我们必须了解上帝喜欢某些事或蒙祂喜悦,以及上帝讨厌某些事或不蒙祂喜悦。这样,我们就能以正确的态度和行动在上帝面前回应。如果我们与上帝有亲密的关系,并且愿意谦卑地跟随祂的带领,那么了解上帝的心意就会实现了。因此,我们可以透过我们的生活来荣耀上帝。领袖的职位不单单被视为一个职位,而必须被视为来自上帝的信任,必须以责任感去完成它。你活着是否已蒙上帝喜悦?[陈仙果传道/邝绮茵]

    10 min
  • 07 September 2022 - “PEMIMPIN YANG BERKENAN PADA TUHAN”

    Mazmur 101 ditulis oleh Daud saat dia baru menjadi raja atas seluruh Israel. Dalam Alkitab, terdapat catatan bahwa Daud tiga kali diurapi menjadi raja, yaitu: Pertama, ia diurapi oleh Nabi Samuel saat masih muda dan masih tinggal bersama ayahnya (1 Samuel 16:13). Kedua, ia diurapi oleh orang-orang Yehuda untuk menjadi raja atas umat Yehuda saat ia masih menetap di Hebron (2 Samuel 2:4). Ketiga, ia diurapi oleh seluruh suku Israel untuk menjadi raja—atas seluruh umat Israel—menggantikan raja Saul (2 Samuel 5:3). Sebelum menjadi raja, Daud telah banyak belajar dari apa yang ia lihat dari kehidupan raja Saul yang telah ditolak oleh TUHAN. Oleh karena itu, saat memerintah sebagai raja, ia ingin menjadi raja yang berkenan pada TUHAN.


    Mazmur ini mencerminkan kerinduan Daud untuk menyanyikan kasih setia TUHAN—yang telah ia alami dalam hidupnya—serta menyanyikan hukum TUHAN yang menjadi pegangan hidupnya (Mazmur 101:1). Ia ingin menjalani hidup yang tidak bercela serta memiliki hati yang tulus (101:2). Ia menghindari perkara dursila, membenci perbuatan murtad (101:3), menjauhi hati yang bengkok serta menjauhi kejahatan (101:4), menghukum orang yang mengumpat secara sembunyi-sembunyi serta orang yang arogan (101:5). Penipu dan pendusta dibenci TUHAN, sehingga Ia akan mengusir mereka (101:7). Sebagai seorang yang telah di pilih dan diangkat oleh TUHAN untuk menjadi raja, Daud membenci apa yang TUHAN benci dan ia menyukai apa yang TUHAN suka, sehingga TUHAN berkenan kepadanya.

    Sikap Daud seharusnya menyadarkan kita bahwa saat kita dipercaya Tuhan menjadi seorang pemimpin, kita harus memahami apa yang Tuhan sukai atau hal yang menyenangkan hati-Nya serta apa yang Tuhan benci atau hal yang tidak menyenangkan hati-Nya. Dengan demikian, kita akan bisa merespons dengan  sikap dan tindakan yang benar di hadapan Tuhan. Pengenalan akan hati Tuhan akan terwujud bila kita memiliki relasi yang dekat dengan Tuhan dan kita mau bersikap rendah hati untuk mengikuti bimbingan-Nya. Dengan demikian, kita bisa memuliakan Tuhan melalui hidup kita. Posisi sebagai pemimpin tidak boleh dipahami hanya sekadar sebagai jabatan, tetapi harus dipandang sebagai kepercayaan dari Tuhan yang harus dijalani dengan penuh rasa tanggung jawab. Apakah hidup Anda sudah berkenan kepada Tuhan? [GI Roni Tan]

    9 min
  • 九月六日 - 常常感谢

    过去列国的政府——包括以色列人——一般采取"王国"的形式,即由君王领导的政府。诗人提醒上帝是万王之王,他邀请上帝的子民和全人类感谢上帝。这种感恩是通过"欢呼"、"乐意"、"歌唱"、"称谢"、"赞美"和"称颂他的名"来表达的(100:1,2,4)。这些感恩的表达于民众在充满怜恤的国王时感到高兴和表达敬意的叫声有相似。


    上帝与祂的子民同在。祂的出现使城门、圣殿的院子和至圣所似乎敞开了,然后每个人蒙召来事奉上帝并与祂建立个人关系。因此,感恩、事奉和服事上帝之间有存在的联系,所有上帝的子民都必须持续培养。所以在圣经中,我们常常发现上帝的子民被提醒要感谢上帝,诚实事奉,在上帝面前献祭,过节,记念自己所经历上帝的作为,他们也被提醒要忠心服事上帝。

    这也适用于每一位信徒,即我们这些从主耶稣那里得到救恩并被收为上帝的儿女的人。主耶稣在我们的生命中占据着最高的位置。祂是统治和控制我们的生命。你是否在你的人生经历过上帝的慈爱?你是否经历过上帝的眷顾、训诲、保护?上帝的慈爱是否让你一直对祂存感恩?经过在上帝面前忠心事奉,忠心服事上帝,忍耐的过你们的生活荣耀上帝来表达你对上帝的感恩。即使活在上帝的带领下并不意味着我们不会面临问题和痛苦,但我们可以相信上帝的同在对我们来说已经足够了。因此,让我们在拯救和保守我们生命的上帝面前表达我们的感恩![陈仙果传道/邝绮茵]

    8 min
  • 06 September 2022 - “SELALU MENGUCAP SYUKUR”

    Pemerintahan bangsa-bangsa pada masa lampau—termasuk umat Israel—umumnya berbentuk "kerajaan", yaitu pemerintahan yang dipimpin oleh seorang raja. Pemazmur mengingatkan bahwa TUHAN adalah Raja di atas segala raja, dan ia mengajak umat Allah dan seluruh umat manusia untuk mengucap syukur kepada TUHAN. Rasa syukur itu diungkapkan melalui perkataan "bersorak-sorak", "sukacita", "sorak-sorai", "nyanyian syukur", "puji-pujian", serta "pujilah nama-Nya" (100:1,2,4). Berbagai ungkapan syukur ini menyerupai teriakan rakyat yang merasa gembira serta mengungkapkan penghormatan saat raja yang penuh belas kasihan hadir di antara mereka.


    TUHAN hadir di tengah umat-Nya. Kehadiran-Nya membuat gerbang kota, pelataran Bait Allah, dan Ruang Mahakudus seolah-olah terbuka, lalu semua orang dipanggil untuk datang melayani TUHAN serta membangun relasi secara pribadi dengan Dia. Oleh karena itu, terdapat keterkaitan di antara ucapan syukur, ibadah, dan melayani TUHAN yang harus terus ditumbuhkan oleh seluruh umat TUHAN. Itulah sebabnya, di dalam Alkitab, kita sering menemukan bahwa umat TUHAN diingatkan untuk bersyukur pada TUHAN, setia beribadah, mempersembahkan korban di hadapan TUHAN, serta merayakan hari-hari raya untuk mengingat kembali karya TUHAN yang telah mereka alami, dan mereka juga diingatkan untuk setia melayani TUHAN.

    Hal ini juga berlaku bagi setiap orang percaya, yaitu bagi kita yang telah memperoleh keselamatan dari Tuhan Yesus serta telah diangkat menjadi anak-anak Allah. Tuhan Yesus menduduki posisi tertinggi dalam hidup kita. Dialah yang memerintah dan menguasai seluruh hidup kita. Apakah Anda telah mengalami kasih setia Tuhan dalam kehidupan Anda? Apakah Anda telah mengalami pemeliharaan, teguran, dan perlindungan Tuhan? Apakah kasih setia Tuhan telah membuat Anda senantiasa bersyukur kepada-Nya? Ungkapkanlah rasa syukur Anda melalui kesetiaan untuk beribadah di hadapan Tuhan , kesetiaan melayani Tuhan, dan ketekunan menjalani kehidupan yang memuliakan Tuhan. Sekalipun hidup dalam pimpinan Tuhan itu tidak berarti bahwa kita bebas dari permasalahan dan penderitaan, kita bisa meyakini bahwa penyertaan Tuhan itu cukup bagi kita. Oleh karena itu, marilah kita mengekspresikan ucapan syukur di hadapan Allah yang telah menyelamatkan dan memelihara hidup kita! [GI Roni Tan]

    11 min
  • 05 September 2022 - “PROKLAMASI KEKUDUSAN TUHAN”

    Kekudusan TUHAN merupakan penekanan pemazmur saat menggambarkan tentang TUHAN. Dalam Mazmur 99, ada tiga ayat yang mengungkapkan kekudusan TUHAN, yaitu ayat 3, 5, dan 9. Kata "kudus" mengandung makna "terpisah" yang menunjukkan adanya jarak. Jadi, kekudusan TUHAN menunjuk pada adanya keterpisahan dan jarak antara TUHAN dengan manusia. Mazmur ini juga mengungkapkan bahwa TUHAN itu Raja (99:1), TUHAN itu Mahabesar (99:2), dan TUHAN itu tinggi mengatasi segala bangsa (99:2), Tinggikanlah TUHAN! (99:5,9). Posisi TUHAN begitu agung dibandingkan dengan semua ciptaan karena TUHAN itu kudus. Kekudusan TUHAN menyangkut keberadaan dan tindakan TUHAN. Kuasa TUHAN adalah kuasa yang kudus. Kasih TUHAN adalah kasih yang kudus. Hikmat TUHAN adalah hikmat yang kudus. Oleh karena itu, kekudusan TUHAN harus dihargai dan direspons dengan menjaga kekudusan hidup. Kesadaran akan kekudusan TUHAN membuat pemazmur mengajak umat untuk meninggikan dan menyembah TUHAN. Jelaslah bahwa sumber inspirasi tertinggi dari penyembahan umat terhadap TUHAN adalah kekudusan TUHAN. Dalam kekudusan-Nya, ada pengampunan atas dosa yang sering dilakukan umat di hadapan TUHAN. Sebaliknya, dalam kekudusan-Nya, ada pula penghukuman terhadap orang yang melawan TUHAN dengan terus berbuat dosa.


    Sebagai anak-anak Allah, kekudusan Allah harus kita pahami dan menjadi landasan bagi sikap hidup kita. TUHAN yang kudus yang kita sembah harus kita tinggikan dan kita sembah. Sikap seperti ini harus kita wujudkan saat kita menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk saat kita beribadah bersama saudara seiman serta saat kita bersekutu secara pribadi dengan Tuhan. Sesungguhnya, saat melakukan apa pun, semua yang kita lakukan harus kita pertanggungjawabkan di hadapan TUHAN yang kudus. Tuhan menghendaki agar kita menghormati dan mengagungkan kekudusan-Nya. Tuhan menghendaki agar kita menjaga hidup kita, sehingga hidup kita berkenan kepada-Nya. Tuhan menghendaki agar kita berani berkata "tidak" terhadap dosa. Bukankah hal ini sesuai dengan apa yang ditulis oleh Rasul Petrus, "Kuduslah kamu, sebab Aku kudus." (1 Petrus 1:16)? Apakah Anda sudah berdoa dan berjaga-jaga agar TUHAN yang kudus mendapati bahwa kita senantiasa berjuang untuk hidup dalam kekudusan di hadapan-Nya? [GI Roni Tan]

    9 min
  • 九月五日 - 宣告上帝的圣洁

    上帝的圣洁是诗人描述上帝时所强调的重点。在《诗篇》99篇中,有三节经文揭示了上帝的圣洁,即第3、5、和9节。"圣洁"这词含有"分离"的意思,表示有距离。因而,上帝的圣洁是指上帝与人之间的分离和距离。这篇诗篇也揭示了耶和华作王(99:1),耶和华为大(99:2),祂超乎万民之上(99:2),当尊崇耶和华!(99:5,9)。上帝的地位与一切受造物相比是何等崇高的,因为上帝是圣洁的。上帝的圣洁关系到祂的存在和作为。上帝的大能是圣洁的。上帝的爱是圣洁的爱。上帝的智慧就是圣洁的智慧。所以,应当称赞上帝的圣洁,且通过过圣洁的生活来回应祂。意识到上帝的圣洁,诗人邀请众人要高举和崇拜祂。很明显,人们崇拜上帝是因被祂的圣洁所启发的。虽然在上帝的圣洁里,对人们经常在祂面前犯下的罪有饶恕。但相反的,对那些悖逆祂且继续犯罪的人也有惩罚。


    作为上帝的子女,对上帝的圣洁必须了解,把它视为我们生活态度的基础。我们所崇拜的至圣主,应当被我们高举和崇拜。在我们的日常生活中必须表现出这种态度,包括在与主里的弟兄姊妹们一起崇拜时,以及我们个人与上帝交流时。无论我们做什么事,实际上都必须在圣洁的上帝面前负责。上帝要我们尊敬和尊崇祂的圣洁。祂要我们谨慎地活着,使我们的生活蒙祂的喜悦。上帝要我们勇敢地对罪说"不"。这岂不是符合了使徒彼得所写的:"你们要圣洁,因为我是圣洁的"(《彼得前书》1:16)吗?你有没有警醒祈祷,守望那圣洁的上帝看到我们一直在祂面前挣扎过着圣洁的生活呢?[陈仙果传道/陈永珍]

    5 min
  • 04 September 2022 - “HAKIM YANG ADIL”

    Sisi gelap pengadilan—baik pada masa lalu maupun masa kini—adalah bahwa pengadilan sering tidak bersikap adil terhadap para pencari keadilan. Para hakim yang memutuskan perkara hukum seharusnya memutuskan berdasarkan kebenaran dan keadilan. Faktanya, ada hakim yang menyimpang dari kebenaran. Akibatnya, banyak orang tidak memercayai penegak hukum. Pemazmur mengingatkan kita bahwa masih ada pengharapan akan kebenaran dan keadilan yang berasal dari TUHAN. TUHAN adalah hakim yang akan menghakimi bumi dengan keadilan dan kebenaran (98:9). Keyakinan ini membuat pemazmur mengajak umat TUHAN untuk senantiasa menyanyikan nyanyian baru (98:1). Nyanyian baru ini dibuat dan dinyanyikan untuk menceritakan karya-karya besar yang telah TUHAN lakukan dan untuk mengungkapkan keyakinan bahwa TUHAN akan mengadili dunia dengan keadilan. Oleh karena itu, jangan heran bila kita melihat ekspresi dan ajakan yang luar biasa seperti "nyanyikanlah" (98:1), "bersorak-soraklah, bergembiralah, bermazmurlah" (98:4) dengan kecapi, nafiri, dan sangkakala (98:5-6). Bahkan, alam pun digambarkan sebagai sedang memuji TUHAN: laut bergemuruh, sungai bertepuk tangan, gunung bersorak-sorai (98:7-8). Dengan perkataan lain, tidak ada makhluk atau ciptaan TUHAN yang tidak bersukacita di hadapan Pencipta mereka.


    Ingatlah bahwa TUHAN bukan hanya merupakan Allah yang telah menciptakan segala sesuatu, tetapi juga merupakan Allah yang memelihara ciptaan-Nya. Ingatlah pula bahwa pada akhirnya, Allah akan meminta pertanggungjawaban kepada setiap orang yang hidup di bumi dalam pengadilan Illahi (98:9). Di dunia ini sering terjadi ketidakadilan. Akan tetapi, mazmur ini memberi pengharapan kepada kita saat penegakan hukum tidak membuat kita menerima keadilan. Percayalah kepada TUHAN, Sang Hakim yang adil itu! TUHAN pasti memberi keadilan kepada setiap orang yang sedang mengalami ketidakadilan. TUHAN akan membela, mengadili dan memutuskan setiap permasalahan dengan adil dan benar. Jadi, apa yang harus kita lakukan dalam hidup ini? Kita harus belajar untuk terus memercayai Tuhan, memiliki hidup yang benar di hadapan Tuhan, serta mempertanggungjawabkan setiap perbuatan yang kita lakukan selama hidup kita di dunia ini. Apakah Anda memercayai keadilan Tuhan di tengah kehidupan yang selalu terasa tidak adil ini? [GI Roni Tan]

    12 min
  • 九月四日 - 公正的法官

    法院黑暗的一面——无论是过去还是现在——往往都是对寻求公道的人不公平。法官本应该按公正和公义裁决法律案件的。可事实摆明,有些法官偏离了公正。因此,导致有许多人不信任执法者。诗人提醒我们仍然有希望从上帝得到公正和公义。耶和华是审判官,祂要按公义和公正审判遍地(98:9)。这种信念使诗人邀请上帝的子民要常唱新歌(98:1)。谱写唱出新歌为了述说上帝所做的一切大事,并表达对上帝会以公义审判世界的信心。因此,当我们看到诸如"唱歌"(98:1)、"欢呼、欢乐、歌颂"(98:4)用琴、号和角声歌颂欢呼(98:5-6)等超美的表达和邀请时,不要感到惊讶。甚至地球也被描述在赞美上帝:大海澎湃,大水拍手,诸山欢呼(98:7-8)。换句话说,没有任何生物或上帝所创造的,不在他们的创造者面前欢喜。


    要记住,上帝不仅是创造万物的主宰,也是看顾祂一切所造的主。也要记住,上帝最终要来审判每个人在世所做的一切事(98:9)。在这世上,经常有不公平。然而,当执法者不给我们带来公义时,这诗篇给了我们盼望。要信靠上帝,公义的审判者!凡受冤屈的,上帝必按公义为他们伸冤。上帝一定会庇护,且以公义和公正来审判及裁决每一件事。那么,我们这一生应该做些什么呢?我们必须学会继续信靠上帝,在主面前过着正直的生活,且要对我们在这世上所做的一切负责。在这总是感到不公平的生活中,你是否相信上帝的公义呢?[陈仙果传道/陈永珍]

    11 min

About Sinode Gereja Kristus Yesus

From the publisher's feed

Akun Spotify resmi Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY) yang menyajikan Renungan GEMA dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Temukan kekuatan firman Allah dan pertumbuhan iman setiap hari bersama kami…