
Sign up to save your podcasts
Or


Beberapa tahun lalu, saya hanya bisa terdiam dan menangis saat seorang nenek bertanya mengapa TUHAN memanggil pulang cucunya yang masih balita. Kejadian seperti ini terkadang sulit untuk kita pahami. Inilah yang terlihat dalam Mazmur 102. Mazmur ini disebut sebagai doa ratapan orang yang sengsara dan termasuk dalam 7 mazmur pertobatan (Mazmur 6,32,38,51,102,130,143). Pemazmur adalah orang yang sedang berada di pembuangan dan sedang meratapi kehancuran kota Yerusalem. Melalui doa ratapan, pemazmur menyampaikan isi hatinya: Bagi pemazmur, TUHAN terasa seperti sedang mengabaikan umat-Nya (102:2-3). Hidupnya yang terasa singkat dan tak berarti digambarkan seperti rumput, asap, dan burung undan (102:4-8). Para musuhnya menyampaikan celaan dan kutukan (102:9).
几年前,当一位祖母问上帝为什么把她年幼的孙子接回天家时,我只能站在那里哭。像这样的事件有时我们很难理解。这就是《诗篇》102的样子。这首诗被称为受苦者的哀歌,包含在悔改的七首《诗篇》中(《诗篇》6、32、38、51、102、130、143)。诗人是一个被俘虏的人,正在为耶路撒冷城的毁灭而哀叹。诗人通过哀歌的祷告传达了他的心声:对诗人来说,感觉上帝好像忽略了祂的子民(102:1-2)。他的生命似乎短暂而无意义,被描绘如草、如烟云及鹈鹕(102:3-7)。他的敌人辱骂和咒诅(102:8)。
诗篇101是大卫刚成为以色列王时所写的。圣经中记载大卫三度受膏为王,即:第一,当他年轻还与父亲同住时,先知撒母耳膏他为王,(《撒母耳记上》16:13)。第二,当他还住在希伯伦时,犹大人膏他作犹大家的王(《撒母耳记下》2:4)。第三,以色列支派膏他作以色列王接续扫罗作王(《撒母耳记下》5:3)。未成为王之前,大卫从被上帝弃绝的扫罗王的生活中学到了很多东西。因此,当他作王时,他想做一个上帝所悦纳的王。
Mazmur 101 ditulis oleh Daud saat dia baru menjadi raja atas seluruh Israel. Dalam Alkitab, terdapat catatan bahwa Daud tiga kali diurapi menjadi raja, yaitu: Pertama, ia diurapi oleh Nabi Samuel saat masih muda dan masih tinggal bersama ayahnya (1 Samuel 16:13). Kedua, ia diurapi oleh orang-orang Yehuda untuk menjadi raja atas umat Yehuda saat ia masih menetap di Hebron (2 Samuel 2:4). Ketiga, ia diurapi oleh seluruh suku Israel untuk menjadi raja—atas seluruh umat Israel—menggantikan raja Saul (2 Samuel 5:3). Sebelum menjadi raja, Daud telah banyak belajar dari apa yang ia lihat dari kehidupan raja Saul yang telah ditolak oleh TUHAN. Oleh karena itu, saat memerintah sebagai raja, ia ingin menjadi raja yang berkenan pada TUHAN.
过去列国的政府——包括以色列人——一般采取"王国"的形式,即由君王领导的政府。诗人提醒上帝是万王之王,他邀请上帝的子民和全人类感谢上帝。这种感恩是通过"欢呼"、"乐意"、"歌唱"、"称谢"、"赞美"和"称颂他的名"来表达的(100:1,2,4)。这些感恩的表达于民众在充满怜恤的国王时感到高兴和表达敬意的叫声有相似。
Pemerintahan bangsa-bangsa pada masa lampau—termasuk umat Israel—umumnya berbentuk "kerajaan", yaitu pemerintahan yang dipimpin oleh seorang raja. Pemazmur mengingatkan bahwa TUHAN adalah Raja di atas segala raja, dan ia mengajak umat Allah dan seluruh umat manusia untuk mengucap syukur kepada TUHAN. Rasa syukur itu diungkapkan melalui perkataan "bersorak-sorak", "sukacita", "sorak-sorai", "nyanyian syukur", "puji-pujian", serta "pujilah nama-Nya" (100:1,2,4). Berbagai ungkapan syukur ini menyerupai teriakan rakyat yang merasa gembira serta mengungkapkan penghormatan saat raja yang penuh belas kasihan hadir di antara mereka.
Kekudusan TUHAN merupakan penekanan pemazmur saat menggambarkan tentang TUHAN. Dalam Mazmur 99, ada tiga ayat yang mengungkapkan kekudusan TUHAN, yaitu ayat 3, 5, dan 9. Kata "kudus" mengandung makna "terpisah" yang menunjukkan adanya jarak. Jadi, kekudusan TUHAN menunjuk pada adanya keterpisahan dan jarak antara TUHAN dengan manusia. Mazmur ini juga mengungkapkan bahwa TUHAN itu Raja (99:1), TUHAN itu Mahabesar (99:2), dan TUHAN itu tinggi mengatasi segala bangsa (99:2), Tinggikanlah TUHAN! (99:5,9). Posisi TUHAN begitu agung dibandingkan dengan semua ciptaan karena TUHAN itu kudus. Kekudusan TUHAN menyangkut keberadaan dan tindakan TUHAN. Kuasa TUHAN adalah kuasa yang kudus. Kasih TUHAN adalah kasih yang kudus. Hikmat TUHAN adalah hikmat yang kudus. Oleh karena itu, kekudusan TUHAN harus dihargai dan direspons dengan menjaga kekudusan hidup. Kesadaran akan kekudusan TUHAN membuat pemazmur mengajak umat untuk meninggikan dan menyembah TUHAN. Jelaslah bahwa sumber inspirasi tertinggi dari penyembahan umat terhadap TUHAN adalah kekudusan TUHAN. Dalam kekudusan-Nya, ada pengampunan atas dosa yang sering dilakukan umat di hadapan TUHAN. Sebaliknya, dalam kekudusan-Nya, ada pula penghukuman terhadap orang yang melawan TUHAN dengan terus berbuat dosa.
上帝的圣洁是诗人描述上帝时所强调的重点。在《诗篇》99篇中,有三节经文揭示了上帝的圣洁,即第3、5、和9节。"圣洁"这词含有"分离"的意思,表示有距离。因而,上帝的圣洁是指上帝与人之间的分离和距离。这篇诗篇也揭示了耶和华作王(99:1),耶和华为大(99:2),祂超乎万民之上(99:2),当尊崇耶和华!(99:5,9)。上帝的地位与一切受造物相比是何等崇高的,因为上帝是圣洁的。上帝的圣洁关系到祂的存在和作为。上帝的大能是圣洁的。上帝的爱是圣洁的爱。上帝的智慧就是圣洁的智慧。所以,应当称赞上帝的圣洁,且通过过圣洁的生活来回应祂。意识到上帝的圣洁,诗人邀请众人要高举和崇拜祂。很明显,人们崇拜上帝是因被祂的圣洁所启发的。虽然在上帝的圣洁里,对人们经常在祂面前犯下的罪有饶恕。但相反的,对那些悖逆祂且继续犯罪的人也有惩罚。
Sisi gelap pengadilan—baik pada masa lalu maupun masa kini—adalah bahwa pengadilan sering tidak bersikap adil terhadap para pencari keadilan. Para hakim yang memutuskan perkara hukum seharusnya memutuskan berdasarkan kebenaran dan keadilan. Faktanya, ada hakim yang menyimpang dari kebenaran. Akibatnya, banyak orang tidak memercayai penegak hukum. Pemazmur mengingatkan kita bahwa masih ada pengharapan akan kebenaran dan keadilan yang berasal dari TUHAN. TUHAN adalah hakim yang akan menghakimi bumi dengan keadilan dan kebenaran (98:9). Keyakinan ini membuat pemazmur mengajak umat TUHAN untuk senantiasa menyanyikan nyanyian baru (98:1). Nyanyian baru ini dibuat dan dinyanyikan untuk menceritakan karya-karya besar yang telah TUHAN lakukan dan untuk mengungkapkan keyakinan bahwa TUHAN akan mengadili dunia dengan keadilan. Oleh karena itu, jangan heran bila kita melihat ekspresi dan ajakan yang luar biasa seperti "nyanyikanlah" (98:1), "bersorak-soraklah, bergembiralah, bermazmurlah" (98:4) dengan kecapi, nafiri, dan sangkakala (98:5-6). Bahkan, alam pun digambarkan sebagai sedang memuji TUHAN: laut bergemuruh, sungai bertepuk tangan, gunung bersorak-sorai (98:7-8). Dengan perkataan lain, tidak ada makhluk atau ciptaan TUHAN yang tidak bersukacita di hadapan Pencipta mereka.
法院黑暗的一面——无论是过去还是现在——往往都是对寻求公道的人不公平。法官本应该按公正和公义裁决法律案件的。可事实摆明,有些法官偏离了公正。因此,导致有许多人不信任执法者。诗人提醒我们仍然有希望从上帝得到公正和公义。耶和华是审判官,祂要按公义和公正审判遍地(98:9)。这种信念使诗人邀请上帝的子民要常唱新歌(98:1)。谱写唱出新歌为了述说上帝所做的一切大事,并表达对上帝会以公义审判世界的信心。因此,当我们看到诸如"唱歌"(98:1)、"欢呼、欢乐、歌颂"(98:4)用琴、号和角声歌颂欢呼(98:5-6)等超美的表达和邀请时,不要感到惊讶。甚至地球也被描述在赞美上帝:大海澎湃,大水拍手,诸山欢呼(98:7-8)。换句话说,没有任何生物或上帝所创造的,不在他们的创造者面前欢喜。
From the publisher's feed