
Sign up to save your podcasts
Or


耶和华是万王之王,掌权永恒的国度。这就是《诗篇》97所强调的。上帝主动地策划、动工和掌管宇宙。在97:2-6中,陈述了密云、烈火、闪电、诸山和诸天都服从于万军之王。诗人不仅描述了上帝对自然的优越性,且还强调那事奉偶像的人都会蒙羞愧,而敬拜上帝的子民会欢喜快乐(97:7-8)。因此,诗人邀请上帝的子民要爱上帝,憎恨罪恶(97:10),当靠耶和华欢喜,并称谢祂可纪念的圣名(97:12)。诗人这邀请是基于对上帝的公义和慈爱的认识。意识到上帝在宇宙中所作的,以及祂为罪人所施行的救赎,理应使全地快乐,众海岛欢喜(97:1)。
TUHAN adalah Raja di atas segala raja yang memerintah kerajaan yang kekal. Itulah penekanan Mazmur 97. Secara aktif, TUHAN merencanakan, bertindak, dan memerintah atas alam semesta. Di 97:2-6, dikemukakan bahwa awan, api, kilat, gunung, dan langit tunduk terhadap Raja Semesta Alam. Pemazmur bukan hanya menguraikan superioritas Allah terhadap alam, tetapi juga menegaskan bahwa manusia yang menyembah patung akan mendapat malu, sedangkan umat Allah yang menyembah TUHAN akan bersorak-sorak (97:7-8). Oleh karena itu, pemazmur mengajak umat TUHAN untuk mengasihi TUHAN, membenci kejahatan (97:10), bersukacita karena TUHAN, serta menyanyikan syukur bagi nama-Nya yang kudus (97:12). Ajakan pemazmur ini dilandasi oleh kesadaran akan keadilan dan kasih TUHAN. Kesadaran akan karya TUHAN dalam alam semesta dan karya penyelamatan bagi manusia berdosa membuat sudah selayaknya bila bumi bersorak-sorak dan banyak pulau bersukacita (97:1).
诗篇96篇是以色列人将约柜抬进耶路撒冷城时所唱的诗歌(《历代志上》16:23-33)。约柜是上帝与祂子民同在的凭据。因此,当约柜进入耶路撒冷城的时候,大卫和以色列人在那创造人类并拣选以色列人作祂子民的耶和华面前,表达了极大的喜乐。《诗篇》96是对上帝的子民和地上万民——甚至是一切受造物——要向耶和华歌唱的邀请(《诗篇》96:1-3)。这并不是个无意义的邀请,而是默示了只有耶和华才配得颂赞的邀请。在第4-7节中,大卫陈述了耶和华与所有神之间明显的对比。大卫说:耶和华在万神之上(96:4),是耶和华创造诸天(96:5),有尊荣和威严在耶和华面前(96:6),荣耀和能力属于耶和华(96:7)。耶和华的一切卓越应当受祂所创造的万物以屈服和敬拜来回应(96:8-13)。
Mazmur 96 adalah mazmur yang dinyanyikan saat bangsa Israel membawa Tabut Perjanjian memasuki kota Yerusalem (1 Tawarikh 16:23-33). Tabut perjanjian merupakan tanda kehadiran Allah di tengah umat-Nya. Oleh karena itu, saat Tabut Perjanjian dibawa ke kota Yerusalem, Daud dan bangsa Israel mengungkapkan sukacita yang besar di hadapan TUHAN yang telah menciptakan umat manusia dan telah memilih bangsa Israel untuk menjadi umat-Nya. Mazmur 96 adalah ajakan kepada umat Allah serta semua bangsa di bumi—bahkan kepada seluruh ciptaan—untuk menyanyi bagi TUHAN (Mazmur 96:1-3). Ajakan ini bukan sekadar ajakan tanpa makna, tetapi ajakan yang menyiratkan bahwa hanya TUHAN yang layak untuk dipuji. Dalam ayat 4-7, Daud mengemukakan perbedaan yang kontras antara TUHAN dengan segala allah. Daud berkata bahwa TUHAN itu lebih dahsyat daripada segala ilah (96:4), TUHAN itu yang menjadikan langit (96:5), keagungan dan semarak ada di hadapan TUHAN (96:6), kemuliaan dan kekuatan adalah milik TUHAN saja (96:7). Semua kelebihan TUHAN sudah selayaknya direspons dengan ketundukan dan penyembahan dari semua makhluk ciptaan TUHAN (96:8-13).
Perasaan hati perlu diungkapkan melalui perkataan dan tindakan, baik dalam hal relasi antar sesama manusia maupun dalam hal relasi antara manusia dengan TUHAN. Itulah sebabnya, kita perlu mengungkapkan perasaan kita kepada TUHAN. Inilah yang dilakukan Daud saat ia mengajak umat TUHAN untuk memuji TUHAN (95:1-2). Ajakan "Marilah kita …" menunjukkan bahwa Daud ingin memuji TUHAN secara bersama-sama dengan seluruh umat Israel. Dia tergerak untuk memuji TUHAN karena TUHAN adalah gunung batu keselamatan (95:1), karena TUHAN berkedudukan jauh lebih agung daripada ilah yang disembah oleh bangsa-bangsa lain (95:3), dan karena TUHAN berkuasa atas ciptaan-Nya (95:4-5). Oleh karena itu, pengagungan terhadap TUHAN harus diungkapkan melalui perkataan dan tindakan yang nyata. Daud mengajak umat Israel untuk mengungkapkan pengagungan itu melalui ibadah di hadapan TUHAN dengan sujud menyembah dan berlutut di hadapan-Nya disertai sikap tidak mengeraskan hati (95:6,8). Berbagai ekspresi umat Allah dalam ibadah tersebut mengungkapkan isi hati yang mengagungkan TUHAN. Saat beribadah, umat Allah berhadapan dengan Allah yang Mahakudus dan yang Mahakuasa, padahal umat Allah adalah manusia biasa yang hidupnya sering melanggar hukum TUHAN. Sekalipun demikian, TUHAN senantiasa berbelaskasihan pada umat-Nya. Belas kasihan TUHAN inilah yang menjadi landasan bagi umat Allah untuk senantiasa mengagungkan TUHAN dalam ibadah.
情感需要用言语和行动来表达,无论是在人际关系方面,还是在人与上帝之间的关系上。这就是为什么我们需要向上帝表达我们的感受。当大卫邀请上帝的子民赞美耶和华的时候,他就是这样做的(95:1-2)。这句"来啊,我们……"的邀请表明大卫想要和以色列众人一同赞美耶和华。他心生感动地赞美耶和华,因为耶和华是拯救的磐石(95:1);因祂为大上帝,超乎列国所敬拜的万神之上(95:3);也因上帝掌权祂所创造的万物(95:4-5)。因此,高举上帝必须用真实的言语和行动来表达。大卫邀请以色列众人通过在耶和华面前屈身敬拜,及不硬著心在主面前跪拜,来表达高举耶和华的崇拜(95:6,8)。上帝子民在崇拜中所表现出来的各种表情表达了他们荣耀高举上帝的内心。在崇拜的时候,上帝的子民朝见至圣者和全能的上帝,而这些子民只是凡人,在他们的生活中常常违背了上帝的律法。然而上帝仍怜恤祂的子民。上帝的怜悯成为他们在崇拜中永远高举荣耀上帝的根基。
犹大 "写信给那被召、在父上帝里蒙爱、为耶稣基督保守的人 "(1:1)。目的是要收信人,即圣徒们为真道竭力地争辩(1:3)。 "争辩 "是由希腊语 "epagonizomai "——摔跤场——翻译过来的 。这意味着,基督徒必须为辩护、持守被仇敌攻击的信仰而奋力、激烈地争辩(或译“争战”)。引人注意的是,在希腊文语法中, "争辩 "/ "争战 "这个词是用现在不定式写的。意味着信徒的争战还在继续进行。
Yudas menuliskan surat ini kepada orang-orang percaya, yaitu mereka yang terpanggil, dan dikasihi dalam Allah Bapa, dan yang dipelihara untuk Yesus Kristus (1:1). Tujuan penulisan surat ini adalah agar orang-orang percaya yang menerima surat ini tetap berjuang untuk mempertahankan iman (1:3). Kata "berjuang" yang dipakai oleh Yudas adalah kata dalam Bahasa Yunani epagonizomai yang berarti lapangan gulat. Kata ini menunjukkan bahwa orang percaya harus berjuang dengan kuat dan keras untuk membela, mempertahankan iman dari serangan musuh. Yang menarik, dalam tata bahasa Yunani, kata "berjuang " ini ditulis dalam bentuk present infinitive. Artinya, perjuangan orang percaya itu berlangsung secara terus-menerus.
Apa yang bisa menjadi penghalang bagi kita untuk mengasihi? Salah satu penghalang untuk mengasihi adalah kesombongan. Rasul Yohanes mengingatkan Gayus—penerima surat 3 Yohanes—tentang Diotrefes, seorang yang tampaknya berpengaruh di gereja lokal.
什么事情阻拦我们爱他人?爱的阻拦之一是骄傲。使徒约翰提醒该犹——约翰三书的收信人——关于丢特腓,他是一位似乎在当地教会中有影响力的人。
From the publisher's feed