
Sign up to save your podcasts
Or


Hari Pentakosta adalah hari kelahiran gereja yang kelihatan di atas bumi. Saat Roh Kudus hinggap pada semua orang percaya yang sedang berkumpul di Yerusalem, penuhlah mereka dengan Roh Kudus. Hal pertama yang mereka lakukan adalah bersaksi tentang perbuatan-perbuatan besar yang Allah lakukan. Tidak lama setelah itu, Rasul Petrus menjadi seorang apologet atau pembela iman Kristen pertama di era Perjanjian Baru. Dengan kuasa Allah Roh Kudus, jumlah anggota jemaat di gereja pertama berkembang dari sekitar 120 menjadi 3.000 jiwa dalam sehari! Apakah gereja pada masa kini bisa berkembang se-"sukses" itu? Roh Kudus adalah Aktor di balik perkembangan itu!
五旬节是地上看得见的教会之诞生日。当圣灵落在正在聚集于耶路撒冷的所有信徒头上时,他们被圣灵充满了。他们做的第一件事就是见证上帝所行的大工。不久过后,使徒彼得成了一位新约时代首位的护教者或者基督教信仰之维护者。靠着圣灵上帝的大能,初期教会的会友在一天内从大约120人发展到3000人!现今的教会能够如此"成功"地发展吗?圣灵是该发展后面的主角!
许多时候,我的手机响了,然而打来的却不是我认识的电话号码。对方问我是不是要提升信用卡的限额到双倍。经不起不良的自尊之引诱,我就同意了。在最后程序中,当他问起信用卡背后的 cvv (卡值验证)号码时,我猛然醒悟过来,马上对他说,"你想骗我是吗?",他即刻挂断了电话……嘟……嘟……嘟……。
Cukup sering HP saya berdering dan tertampil nomor telepon yang tidak saya kenal. Suatu kali, suara dari seberang sana menawarkan kenaikan limit kartu kredit saya menjadi dua kali lipat. Terbujuk oleh harga diri yang tidak sehat, saya mengiyakan. Dalam proses akhirnya suara itu menanyakan nomor cvv (card verification value) yang tertera di balik kartu kredit saya. Saya segera sadar dan langsung berkata, "Bapak mau menipu saya ya?" Suara dari seberang sana langsung terdengar tuuut ... tuuut ... tuuut ....
我们多数人最少还为一个或两个很难摆脱的罪而挣扎。这种罪不仅是每主日我们照崇拜秩序认罪祷告中所提到的罪,同时也是在日常生活常规祷告中我们所承认的罪。我猜测,我们中间有许多人暗中或公开心里会问,"主听了我这项祷告会不会感到厌烦呢?"主还愿意不愿意饶恕我呢?"。甚至有的已经对自己感到漠然和悲观,"啊,算了吧,我已懒得设法了"。此种漠然和悲观的态度很危险!主将不会说,"啊,又是他!啊,又是同样的罪!"或者"已经够了!这个人无可救药了!"。反过来,"压伤的芦苇祂不折断;将残的灯火,祂不吹灭;……。"(《马太福音》12:20)。只要还有尚存的信心——好比差不多将熄灭的烛光,然而仍旧点燃——良心不可能不焦虑,寻找主求祂赐怜悯的渴望不可能不显露。
Kebanyakan kita minimal masih bergumul dengan satu atau dua dosa yang sangat sulit untuk kita lepaskan. Dosa semacam ini adalah jenis dosa yang bukan hanya kita sebut setiap hari Minggu dalam liturgi doa pengampunan dosa, tetapi juga kita akui dalam doa rutin kita setiap hari. Saya tebak, banyak di antara kita yang diam-diam atau terang-terangan bertanya dalam hati, "Tuhan bosan nggak ya dengan doa saya yang satu ini?" "Tuhan masih sudi nggak ya mengampuni saya?" Bahkan, ada yang sudah apatis dan pesimis terhadap diri sendiri, "Ah, sudahlah. Saya sudah lelah berusaha." Sikap apatis dan pesimis itu gawat! Tuhan tidak akan berkata, "Ah, dia lagi! Ah, dosa yang sama lagi!" atau "Sudah cukup! Orang ini tidak bisa ditolong lagi!" Sebaliknya, "Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya...." (Matius 12:20). Selama masih ada iman yang tersisa—bagaikan lilin yang hampir padam, tetapi tetap menyala—hati nurani tidak mungkin tidak gelisah, hasrat mencari Tuhan meminta kemurahan-Nya tidak mungkin tidak mencuat.
身体不是用来行淫!这是使徒保罗自己非常明显的声明,是每个还设法找借口发泄性欲的人必然不喜欢的。必须承认,活在世上欲享受淫乱带来的刺激,在我们体内强烈地扭动。不足为奇,若使徒保罗呼叫说,"我真是苦啊!谁能救我脱离这取死的身体呢?"(《罗马书》7:24)。我们知道其答案是"主!"。事实上,主已经洁净和释放我们的身体脱离死亡,理当推动我们去追求圣洁,而不是听天由命交给跟拜偶像一样的淫乱(《歌罗西书》3:5)。非圣洁没有人能见主(《希伯来书》12:14)。所以,让我们来调整我们的观点吧。
Tubuh bukan untuk percabulan! Ini adalah pernyataan yang sangat jelas dari Rasul Paulus yang pasti tidak disukai siapa pun yang masih berusaha mencari alasan untuk melampiaskan hawa nafsunya. Harus diakui bahwa selama kita masih hidup di dunia, hasrat untuk menikmati sensasi yang dihasilkan percabulan menggeliat kuat di dalam tubuh kita. Tidak mengherankan jika Rasul Paulus berseru, "Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?" (Roma 7:24). Kita tahu bahwa jawabannya adalah, "Tuhan!" Fakta bahwa Tuhan sudah menguduskan dan melepaskan kita dari tubuh maut seharusnya menyemangati kita untuk mengejar kekudusan, bukan pasrah terhadap percabulan yang adalah penyembahan berhala (Kolose 3:5). Tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan (Ibrani 12:14). Jadi, marilah kita mengatur kembali cara pandang kita.
Pernahkah Anda merasa kehabisan kata-kata: Anda tidak tahu lagi apa yang harus Anda katakan? Situasi seperti ini biasanya terjadi ketika kita merasa seperti menghadapi jalan buntu. Tidak ada jalan keluar! Kita terperangkap dalam situasi serba salah: ‘maju kena mundur kena’. Mungkin Anda sudah melakukan segala cara yang Anda harapkan bisa menyelesaikan masalah, bahkan mungkin Anda sudah berdoa dengan tekun, tetapi tanpa hasil. Akhirnya, Anda hanya bisa pasrah. Apa yang salah? Apa yang seharusnya Anda lakukan? Apakah Tuhan tidak peduli? Pertanyaan-pertanyaan itu mungkin terlintas dalam benak Anda.
您曾否感到无话可说:您再也不知道要说什么话了?一般上,像这样的情形会发生,就是在我们觉得仿佛面临绝境的时候。走投无路!进退两难:‘进也难,退也难’。可能您已经想尽办法,希望能解决问题,甚至您已恳切祷告,然而毫无果效。最终,您只有听天由命。错在哪里呢?您应该如何行呢?主难道不管吗?这些提问可能会出现在您的脑海之中。
From the publisher's feed