Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus

By Sinode Gereja Kristus YesusReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Sinode Gereja Kristus Yesus episodes

  • 五月卅一日 - 被改为不同的人

    您还记得彼得三次否认主耶稣的故事吗?彼得之前自信满满地说:"我就是必须和你同死,也总不能不认你。"(《马太福音》26:35)。可惜的是,这一切只是空头承诺。面对无生命威胁的情况,彼得反而不由自主地宣告:"我不认得那个人(主耶稣)。"彼得是否很胆小?请自行判断!然而,您最好也求主为您显明您身上像彼得的这一品格。如果您愿意主改变您,主必将像祂恢复西门彼得一样恢复您(《约翰福音》21:15-19)。


    别忘了,西门彼得只是一名渔夫,他的生活很艰苦,导致他性格粗暴。除了努力成为一个遵守律法的犹太人之外,几乎可以肯定的是,西门彼得没有像我们大多数人那样接受过正规教育。如果您的教育背景不高,请不要自卑,因为这些事情是无法掩盖且容易显露出来的(请与《使徒行传》4:13对比)。相反的,如果您拥有硕士或博士学位,也不要太骄傲,因为学位会让您过于依赖自己的能力(请与《哥林多前书》1:19-24对比)。

    有限的教育背景使彼得宣教的内容(《使徒行传》2:14-30)令人惊讶。使徒彼得流利、直截了当、自信地引用旧约圣经不少内容,向成千上万的人传道,其中一些人定比他受过更高的教育。不管面对多大的风险,他都敢于为被钉十字架的基督作见证。他敢当面指责劝告众人,从不担心自己可能会因说话太重而成为众人的绊脚石。西门彼得与以前完全不同了。以前,他总是为自己着想,只顾自己的利益。是什么让他的变化如此大?旧西门彼得和新彼得之间的明显区别是因为圣灵充满了他。您是否也渴望你的生命被改变?如果是这样,请从渴慕被圣灵充满开始吧![黄盛权传道/洪萍利]

    7 min
  • 31 Mei 2022 - “DIJADIKAN PRIBADI YANG BERBEDA”

    Ingatkah Anda akan kisah Petrus menyangkal Tuhan Yesus sampai tiga kali, padahal sebelumnya—dengan percaya diri—ia berkata, "Sekalipun aku harus mati bersama-sama Engkau, aku takkan menyangkal Engkau." (Markus 26:35). Sayangnya, janji tinggal janji. Saat menghadapi situasi yang bahkan belum mengancam nyawanya, Petrus secara spontan mendeklarasikan, "Aku tidak kenal orang itu [Tuhan Yesus]." Apakah Petrus bersikap pengecut?  Silahkan Anda menilai sendiri! Akan tetapi, ada baiknya bila Anda meminta Tuhan menyingkapkan sifat Petrus dalam diri Anda sendiri. Bila Anda rela dikoreksi, Tuhan dapat memulihkan Anda seperti Dia memulihkan Simon Petrus (Yohanes 21:15-19).


    Jangan lupa bahwa Simon Petrus hanyalah seorang nelayan yang biasa hidup keras dan cenderung kasar. Kecuali berusaha menjadi seorang Yahudi yang menaati Taurat, hampir pasti Simon Petrus tidak mengecap pendidikan formal seperti kebanyakan kita. Tidak usah minder bila latar belakang pendidikan Anda tidak tinggi, karena hal seperti itu tidak dapat ditutupi dan mudah dikenali (bandingkan dengan Kisah Para Rasul 4:13). Sebaliknya, jangan terlalu bangga jika Anda berpendidikan S2 atau S3 karena gelar bisa membuat Anda terlalu bergantung kepada kemampuan Anda sendiri (bandingkan dengan 1 Korintus 1:19-24).

    Latar belakang pendidikan yang terbatas membuat isi khotbah Petrus (Kisah Para Rasul 2:14-30) terasa mengejutkan. Dengan lancar dan lugas serta penuh keyakinan, Rasul Petrus mengutip Kitab Suci Perjanjian Lama di sana-sini saat ia berkhotbah kepada ribuan orang, yang sebagian berpendidikan lebih tinggi daripada dirinya. Ia berani bersaksi tentang Kristus yang disalib tanpa memedulikan risiko terburuk yang mungkin harus ia hadapi. Ia berani menegur dan menasihati secara berhadapan muka tanpa menjadi kikuk dan khawatir kalau-kalau ia bisa menjadi batu sandungan karena berbicara terlalu keras terhadap orang banyak. Simon Petrus telah menjadi Pribadi yang sama sekali berbeda dengan sebelumnya. Sebelumnya, dia cenderung memikirkan dan mementingkan dirinya sendiri. Apa yang membuat ia bisa mengalami perubahan yang sedemikian drastis? Perbedaan yang jelas antara Simon Petrus yang lama dengan Petrus yang baru itu terjadi karena Roh Kudus memenuhi dirinya. Apakah Anda juga merindukan terjadi perubahan dalam kehidupan Anda? Bila ya, mulailah dengan membangun kerinduan untuk dipenuhi dengan Roh Kudus! [GI Mario Novanno]

    9 min
  • 五月三十日 - 耐心等候圣灵

    在这段经文中,我们清楚地看到耶稣基督给使徒们两个非常重要的指示(1:2)。第一,祂吩咐他们不要离开耶路撒冷。第二,祂命令使徒等候天父的应许,即受圣灵的洗。


    大约三年来,使徒们不仅通过主耶稣的教导获得了知识,还亲眼目睹了耶稣基督所行的神迹。耶稣基督从第一次召唤他们开始直到升天的那一日,就不断地磨练、纠正和陶造了他们的品格。使徒们也实行了不少事奉。他们早就做好准备被差遣服事并为基督做见证。然而,主耶稣并没有立即差遣他们继续做祂的圣工。他们需要在耶路撒冷住一段时间。

    主耶稣不急着差遣门徒。当祂还在世上的时候,如果出现问题,祂可以立即采取行动帮助祂所差遣的使徒。那么为什么使徒必须先住在耶路撒冷呢?原因是因为他们需要受圣灵的洗。圣灵的洗是指上帝将圣灵浇灌在信徒身上、从而与信徒同在。对于使徒来说,圣灵的洗发生在五旬节那一天。而今天,当一个人相信主耶稣时,就在那一刻那人便受了圣灵的洗。赞美主!使徒们顺服、同心祷告等候圣灵的浇灌。圣灵的洗使他们能够完全依靠圣灵的引导和帮助来继续做基督在世上的圣工,而不是仅仅依靠自己的知识和经验。唯有随从圣灵的带领去服事,使徒们才能够按照主的旨意思考、说话和行动。圣灵使他们优先实行上帝的旨意。

    当您想为主和祂的国度做点什么时,您有没有养成等候圣灵的带领和确认的习惯?要一起同心合一祷告。事工的果效不是靠我们的能力,而是靠圣灵的帮助![黄盛权传道/洪萍利]

    7 min
  • 30 Mei 2022 - “BERSABAR MENANTIKAN ROH KUDUS”

    Dalam bagian ini kita membaca dengan jelas bahwa Yesus Kristus memberikan dua instruksi yang sangat penting kepada para rasul (1:2). Pertama, Dia melarang mereka  meninggalkan Yerusalem. Kedua, Dia memerintahkan para rasul agar menantikan janji Bapa, yaitu dibaptis dengan Roh Kudus.


    Selama kurang lebih tiga tahun, para rasul bukan hanya mendapat pengetahuan melalui pengajaran Tuhan Yesus, tetapi mereka juga melihat sendiri bagaimana Yesus Kristus mengadakan mujizat. Yesus Kristus mengasah, mengoreksi, dan membentuk karakter mereka mulai dari pertama kali Ia memanggil mereka hingga kenaikan-Nya ke sorga. Para rasul juga pernah menjalani praktik pelayanan. Mereka adalah orang-orang yang paling siap untuk langsung diberangkatkan guna melayani dan bersaksi bagi Kristus. Akan tetapi, ternyata Tuhan Yesus tidak langsung mengutus mereka untuk melanjutkan pekerjaan-Nya. Mereka perlu tinggal di Yerusalem untuk sementara waktu.

    Tuhan Yesus tidak terburu-buru mengutus para murid. Saat Dia masih hadir secara fisik di dunia, jika ada sesuatu yang salah, Ia dapat segera bertindak untuk menolong para rasul yang Ia utus. Jadi, mengapa para rasul perlu tinggal di Yerusalem lebih dahulu? Alasannya adalah karena mereka perlu dibaptis dengan Roh Kudus. Baptisan Roh Kudus berarti Roh Kudus dicurahkan untuk menyertai orang percaya. Bagi para rasul, baptisan Roh Kudus terjadi pada hari Pentakosta. Pada masa kini, baptisan Roh Kudus terjadi saat seseorang percaya kepada Tuhan Yesus. Puji Tuhan!  Para rasul taat dan sehati bertekun dalam doa bersama-sama menanti pencurahan Roh Kudus. Baptisan Roh Kudus membuat mereka sepenuhnya mengandalkan pimpinan dan pertolongan Roh Kudus saat melanjutkan pekerjaan Kristus di atas bumi, bukan semata-mata mengandalkan pengetahuan dan pengalaman. Melayani dengan mengikuti pimpinan Roh Kudus membuat para rasul bisa berpikir, berkata-kata, dan bertindak sesuai dengan kehendak Tuhan. Roh Kudus membuat mereka memprioritaskan agenda Tuhan.

    Saat Anda ingin melakukan sesuatu bagi Tuhan dan kerajaan-Nya, apakah Anda telah membiasakan diri untuk menanti kepastian berdasarkan pimpinan Roh Kudus?  Bertekunlah dengan sehati dalam doa bersama-sama. Keefektifan pelayanan tidak ditentukan oleh kemampuan kita, tetapi oleh pertolongan Roh Kudus! [GI Mario Novanno]

    10 min
  • 29 Mei 2022 - “BERSEKUTU DALAM DOA”

    Persiapan apa yang diperlukan untuk ‘melahirkan’ suatu gereja: Apakah uang yang cukup? Ada anggapan bahwa persekutuan tidak "seru" kalau tidak disertai makan-makan, dan persekutuan akan lebih seru bila ada pengkhotbah terkenal. Untuk bisa membeli makanan dan memberi apresiasi kepada pembicara diperlukan uang. Selain itu, untuk menampung banyak orang, diperlukan ruangan yang besar dan nyaman. Masalahnya, benarkah keberadaan gereja ditentukan oleh uang, bangunan, pengkhotbah terkenal, dan sebagainya? Tidak!


    Keberadaan gereja tidak dimulai dengan uang, bangunan, pengkhotbah terkenal, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan kemampuan manusiawi. Menjelang kelahiran gereja di hari Pentakosta, kesebelas rasul dan para pengikut Kristus yang lain tidak mengadakan bazar untuk mengumpulkan dana. Mereka tidak menyewa tempat, melainkan menumpang (1:13). Mereka bertekun dengan sehati dalam doa. Mereka melakukan hal yang paling mendasar, namun sangat penting, yaitu berdoa. Mereka bukan sekadar asal berdoa, melainkan berdoa dengan tekun. Mereka mendoakan hal yang sama dengan sehati.

    Sadarilah bahwa mereka tidak mendoakan program tertentu untuk memulai gereja karena mereka tidak tahu bahwa gereja akan berdiri pada hari Pentakosta itu. Jelas bahwa mereka pasti tidak berdoa bagi rencana pelayanan ke depan demi melanjutkan pekerjaan Kristus karena cara kerja Tuhan itu misterius. Meskipun kita tidak tahu dengan pasti apa yang mereka doakan, tetapi jelas dari ayat-ayat selanjutnya bahwa mereka mendoakan SDM pengganti Yudas (1:21). Hal ini mengingatkan kita akan sebuah lagu Sekolah Minggu yang salah satu bagian liriknya mengatakan, "gereja adalah orangnya". Keputusan menambah SDM adalah buah ketekunan dalam doa yang sehati.

    Apakah gereja tempat Anda beribadah sedang berpikir untuk melahirkan gereja baru atau merevitalisasi gereja yang sedang beroperasi? Ingatlah untuk kembali kepada hal yang paling mendasar, yaitu bersekutu dengan tekun dalam doa! Gereja harus tekun berlutut untuk mencari tahu kehendak Tuhan. Ada kebutuhan mendesak agar gereja selalu bertanya kepada Tuhan, "Apa yang harus gereja lakukan dalam menghadapi keadaan dunia yang berubah dengan sangat cepat akibat pandemi ini?" Sebagai anggota gereja, apakah Anda ikut bergumul untuk mencari kehendak Tuhan bagi gereja Anda? [GI Mario Novanno]

    8 min
  • 五月廿九日 - 在祷告中团契

    一个教会的"诞生"需要哪些准备——是足够的金钱吗?有一种信念,若无聚餐,团契就无趣,若有著名的传道人,团契会更有趣。购买饮食和讲师费都需要金钱。此外,为了容纳多人,也需要宽敞舒适的空间。问题是,一个教会的存在是否真的由金钱、建筑、著名传道人等等来决定呢?不是的!


    教会的存在不是始于金钱、建筑、著名传道人和其他与人的能力有关的事情。五旬节那天教会诞生的前夜,十一个使徒和其他基督的门徒们并没有举行义卖会集资。他们没租地方,而是借住(1:13)。他们同心合意地恒切祷告。他们做最基本但非常重要的事,就是祷告。他们不只祷告,而是恒切地祷告。他们为同样的事同心祷告。

    请领悟他们不是为建立教会的某个计划祷告,因为他们不知道教会将是在五旬节那天被成立。他们明显不是为将来的事工计划以便继续基督的工作祷告,因为主的工作方式是微妙的。虽然我们不确定他们为什么事祷告,但从接下来的经文中可以清楚看出他们祈求一位可以取代犹大的人选(1:21)。这让我们想起一首主日学歌曲,歌词的一部分说"教会是人们"。增加人资的决定是同心恒切祷告的结果。

    您去做礼拜的教会是否正在考虑要开创建立新的教会或者要振兴现有的教会?请记得要回到最基本的,就是恒切地在祷告中团契!教会必须恒切地跪下寻求上帝的旨意。教会迫切需要时时刻刻求问上帝:"面对这场导致世界形势瞬息万变的大流行病,教会应该怎么做?"身为一名教会成员,您是否也一起在挣扎寻求上帝对您教会的旨意?[黄盛权传道/梁思静]

    7 min
  • 五月廿八日 - 成为耶稣的见证人

    当圣灵降临在使徒们身上时,他们获得了超越世上任何力量的能力,是与这个世界所提供的力量不同的。这世界的能力通常被用于统治、管理、维护真理和正义,为着公共利益。然而,这个世界的力量可为了个人利益而被滥用:增添财产、滥用职权、操控他人,甚至最糟的是谋杀他人。


    与这世界的力量不同,圣灵的力量让使徒们能够成为耶稣的见证人。被圣灵控制的使徒们作见证并不是为了公共利益——政府利益、部落利益,更何况宗教利益或者教会利益。受圣灵掌管的使徒们当然也不是为了高举自己而作见证。使徒们只为耶稣基督的利益作见证。这件事有多重要呢?

    如果我们注意第6节,使徒们仍然狭隘地考虑他们的国家复兴——以色列的国度——而不是上帝的国度,尽管耶稣基督在单独教导祂的十二门徒时多次提到"上帝的国度"这个词。有趣的是,主耶稣对门徒们提问的回应与国度毫无关系(1:6-8)。似乎,基督想让使徒们脱离关于国度的议题,并招致他们把心专注于作祂的见证人。

    为基督作见证全面地影响一个人的存在。作见证不仅仅是谈论、教导或传讲基督,而是意味着拥有基督的性格,或至少是正在努力并继续努力实行已经知道的事情。为基督作见证不可以也不能够单单选择传讲或是实行,因为这是单一不可分割的两面。为了成为见证人,每个信徒都已备有圣灵的能力。

    您和您的教会是否已经成为见证人?为耶稣作见证是不可商量和不可避免的使命。愿圣灵使我们都能成为敢于承担任何风险的基督见证人![黄盛权传道/梁思静]

    6 min
  • 28 Mei 2022 - “MENJADI SAKSI YESUS”

    Ketika Roh Kudus turun ke atas para Rasul, mereka menerima kuasa yang melampaui kuasa apa pun yang ada di dunia ini, yang tidak seperti kuasa yang ditawarkan oleh dunia ini. Kuasa dari dunia ini umumnya digunakan untuk memerintah, mengatur, menegakkan kebenaran dan keadilan bagi kepentingan bersama. Akan tetapi, kuasa dari dunia ini dapat disalahgunakan untuk kepentingan pribadi: memperkaya diri sendiri, menyalahgunakan posisi, memanipulasi orang lain, bahkan yang paling parah sampai membunuh orang lain.


    Berbeda dengan kuasa dari dunia ini, kuasa Roh Kudus memampukan para rasul menjadi saksi Yesus. Para Rasul yang dikuasai Roh Kudus tidak bersaksi untuk kepentingan bersama: kepentingan pemerintah, kepentingan suku, bahkan kepentingan agama atau kepentingan gereja. Para rasul yang dikuasai Roh Kudus juga pasti tidak bersaksi untuk meninggikan diri sendiri. Para rasul hanya bersaksi bagi kepentingan Yesus Kristus. Seberapa pentingkah hal itu?

    Jika kita memperhatikan ayat 6, para Rasul masih berpikir secara sempit tentang pemulihan nasional mereka—kerajaan bagi Israel—bukan Kerajaan Allah, padahal istilah "Kerajaan Allah" berulang kali disebut oleh Yesus Kristus dalam pengajaran-Nya secara tersendiri kepada kedua belas murid-Nya.  Yang menarik, tanggapan Tuhan Yesus terhadap pertanyaan para murid malah sama sekali tidak ada kaitannya dengan kerajaan (1:6-8). Seakan-akan, Kristus ingin melepaskan para rasul dari hal ikhwal tentang kerajaan dan mengajak mereka untuk mengarahkan hati-pikiran mereka pada tugas menjadi saksi-Nya.

    Menjadi saksi Kristus memiliki konsekuensi yang menyeluruh dari keberadaan seseorang.  Menjadi saksi bukanlah sekadar berbicara atau mengajar atau berkhotbah tentang Kristus, tetapi berarti memiliki karakter Kristus, atau paling tidak sedang dan terus berusaha mempraktikkan apa yang sudah ia ketahui. Menjadi saksi Kristus tidak boleh dan tidak dapat memilih salah satu saja dari dua sisi yang tidak terpisahkan, yaitu berbicara dan mempraktikkan. Agar bisa menjadi saksi, setiap orang percaya dilengkapi dengan kuasa Roh Kudus.

    Apakah Anda dan gereja Anda sudah menjadi saksi? Menjadi saksi Yesus adalah mandat yang tidak boleh ditawar dan tidak bisa dihindari. Semoga Roh Kudus memampukan kita semua untuk menjadi saksi-saksi Kristus yang berani menanggung risiko apa pun! [GI Mario Novanno]

    12 min
  • 五月廿七日 - 等待时期中的使命

    使徒行传1:11清楚地记载:"这离开你们被接升天的耶稣,你们见祂怎样往天上去,祂还要怎样来。"我们无可否认现在正生活在等待主耶稣再来的时期。我们应该做什么来充实这个等待时期?或者更确切地说,上帝要求我们做什么?答案就在于主耶稣自己的大使命,就是使人作门徒(《马太福音》28:18-20)。


    我们应该感恩的一点是今天的教会一般已经对大使命的实行有很高的意识。大多数教会都在努力培养门徒。有的已经在做了,有的正在努力寻找适合他们教会环境的方法,有的只是挂在口头谈谈说说,且将门徒训练策略作为产品来"推销"。我们每个人都应该向自己提问:"你是否已经参与大使命的实行?你心目中门徒的形象是什么样的?你是怎样做的?"

    以上所有问题的答案都必须以主耶稣自己的话来评价:第一,"凡我所吩咐你们的,都教训他们遵守"。我们所教导的是否已按照主耶稣的吩咐?有所担心的是我们日常对话中可能存着误导性的哲学或信念。第二,"奉父、子、圣灵的名给他们施洗"。我们所做的事工是否让我们培养的门徒与三一上帝生活在健康的团契中,就是具有圣洁、牺牲、宽恕和忠实的团契?第三,"你们要去"。这吩咐可以用两个简短而坚实的词语来表示:舍己和背起十架。恳请离开让我们拼命执着的舒适区。以上三件事是一体的,不可分开的。

    评估您自己:您觉得自己需要改进吗?我们不知道基督何时再来。没人知道!但显然的,大使命不能拖延。这使命是刻不容缓的![黄盛权传道/梁思静]

    9 min
  • 27 Mei 2022 - “AMANAT DALAM MASA PENANTIAN”

    Kisah Para Rasul 1:11 mencatat dengan jelas: "Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." Tidak dapat dipungkiri bahwa kita sekarang hidup dalam masa penantian kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali. Apa yang harus kita lakukan untuk mengisi masa penantian ini?  Atau lebih tepatnya, apa yang Tuhan wajibkan untuk kita lakukan?  Jawabnya ada di dalam Amanat Agung Tuhan Yesus sendiri, yaitu memuridkan (Matius 28:18-20).


    Kita harus bersyukur bahwa pada umumnya, gereja pada masa kini telah memiliki kesadaran yang tinggi terhadap pelaksanaan Amanat Agung. Kebanyakan gereja sedang berusaha keras melakukan pemuridan. Ada yang sudah melakukannya, ada yang sedang sungguh-sungguh berusaha mencari metode yang sesuai dengan konteks gerejanya, ada yang sekadar latah dan menjadikan pemuridan sebagai jargon untuk "menjual" programnya. Kepada kita masing-masing diajukan pertanyaan secara pribadi, "Apakah Anda sudah terlibat dalam pelaksanaan Amanat Agung? Gambaran murid seperti apa yang ada dalam pikiran Anda?  Bagaimana cara Anda melakukannya?"

    Jawaban semua pertanyaan di atas harus dievaluasi dari perkataan Tuhan Yesus sendiri: Pertama, "Ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu." Apakah yang kita ajarkan sesuai dengan perintah Tuhan Yesus? Dikuatirkan bahwa bisa ada filosofi atau kepercayaan menyesatkan yang terselip dalam percakapan kita sehari-hari. Kedua, "Baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus." Apakah pelayanan yang kita lakukan membuat orang yang kita muridkan hidup dalam persekutuan yang sehat dengan Allah Tritunggal, yaitu persekutuan yang diwarnai oleh kekudusan, pengorbanan, pengampunan, dan kesetiaan? Ketiga, "Pergilah."  Instruksi untuk pergi ini bisa diwakili oleh dua frase yang singkat namun padat, yaitu menyangkal diri dan memikul salib. Tinggalkanlah zona nyaman yang membuat kita bertahan mati-matian. Ketiga hal di atas merupakan suatu kesatuan yang tidak seharusnya dipisahkan.

    Evaluasilah diri Anda: Apakah Anda merasa perlu memperbaiki diri? Kita tidak tahu kapan Kristus akan datang untuk kedua kali. Tidak ada yang tahu! Yang jelas, Amanat Agung itu tidak bisa ditunda-tunda. Amanat itu mendesak untuk dilakukan! [GI Mario Novanno]

    6 min

About Sinode Gereja Kristus Yesus

From the publisher's feed

Akun Spotify resmi Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY) yang menyajikan Renungan GEMA dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Temukan kekuatan firman Allah dan pertumbuhan iman setiap hari bersama kami…