Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus

By Sinode Gereja Kristus YesusReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Sinode Gereja Kristus Yesus episodes

  • 五月十一日 - 智慧人的生活

    在本日经文中,传道者用智慧与愚昧作比较。要得成功最重要的是得着智慧指教(10:10下),而愚昧人的生活必有害处(10:13)。传道者说,一点愚昧也能败坏智慧和尊荣(10:1下)。要成为智慧人,我们就要努力。因此,若没有竭尽全力的努力,我们就会成为愚昧人。我们要一边努力,一边注意传道者口中所说的智慧话,以免伤害自己,尤其是有关生命的意义。


    传道者说,"凡愚昧人,他的劳碌使自己困乏,因为连进城的路他也不知道。"10:15)。这句话也是对我们的警告,叫我们不可过着茫无目标和意义的生活,因为芒无目标的生活是导致困乏和虚妄的生活。

    我们知道所有人都要面对上帝的审判(3:17)。传道者已经提醒我们"未行法术以先,蛇若咬人,后行法术也是无益。"10:11)。这个警告提醒我们在上帝判刑之前,我们要竭尽全力的寻找生命的真谛,因为一旦审判的时候到了,就再也没有时间寻找生命的意义。因此,在面对上帝的审判之前,就当寻找和过着有生命真谛的生活。这样,当上帝审判的时候,我们不在那些将受到刑罚的人当中,而是成为真正有福的人。

    传道者劝勉说,"因人懒惰,房顶塌下,因人手懒,房屋滴漏。"10:18)。倘若我们已经知道了生命的真谛,千万不可让懒惰和手懒拦阻我们过着有生命真谛的生活。如果我们拖延,本该是保护和安乐的事也会带来伤害。你又如何呢?你是否已经尽力地过着智慧人的生活,或是相反的:你还是过着愚昧人的生活?[Benny Wijaya传道/陈巧云]

    9 min
  • 11 Mei 2022 - “HIDUP YANG BERHIKMAT”

    Dalam bacaan Alkitab hari ini, Pengkhotbah membandingkan antara hikmat dan kebodohan. Hal terpenting untuk bisa berhasil adalah hidup dengan penuh hikmat (10:10b), sedangkan hidup dalam kebodohan akan mencelakakan (10:13). Pengkhotbah mengemukakan bahwa sedikit kebodohan bisa lebih berpengaruh daripada hikmat dan kehormatan (10:1b). Untuk menjadi berhikmat, kita harus mengusahakannya. Oleh karena itu, tanpa sungguh-sungguh berusaha, kita bisa menjadi bodoh. Kita perlu berusaha sambil memperhatikan kata-kata hikmat yang diutarakan Pengkhotbah agar kita jangan mencelakakan diri sendiri, terutama dalam kaitan dengan makna hidup.


    Pengkhotbah berkata, "Jerih payah orang bodoh melelahkan orang itu sendiri, karena ia tidak mengetahui jalan ke kota." (10:15). Perkataan di atas merupakan peringatan bagi kita agar kita jangan menjalani hidup tanpa memahami tujuan dan makna hidup karena hidup tanpa tujuan hanya akan menghasilkan kehidupan yang melelahkan dan merupakan kesia-siaan belaka.

    Kita tahu bahwa semua manusia akan sama-sama menghadap pengadilan Allah (3:17). Pengkhotbah telah memperingatkan, "Jika ular memagut sebelum mantera diucapkan, maka tukang mantera tidak akan berhasil (10:11). Peringatan tersebut mengingatkan bahwa kita harus terus berusaha menemukan makna hidup yang benar sebelum hukuman dijatuhkan karena sesudah saat penghukuman tiba, sudah tidak ada waktu lagi untuk mencari makna hidup. Temukanlah makna hidup yang benar dan hiduplah di dalamnya sebelum kita menghadapi pengadilan Allah. Dengan demikian, saat pengadilan Allah dijalankan, kita tidak termasuk orang yang akan mendapat hukuman, melainkan kita akan memperoleh kebahagiaan sejati.

    Pengkhotbah memberikan nasihat, "Oleh karena kemalasan runtuhlah atap, dan oleh karena kelambanan tangan bocorlah rumah (10:18). Bila kita sudah mengetahui makna hidup yang benar, janganlah kemalasan dan kelambanan menghambat kita untuk menjalaninya. Bila kita berlambat-lambat, hal-hal yang seharusnya melindungi dan menyejahterakan pun bisa membawa celaka. Bagaimana dengan Anda: Apakah Anda sudah berusaha hidup dengan penuh hikmat, atau sebaliknya: Anda tetap hidup dalam kebodohan? [GI Benny Wijaya]

    9 min
  • 10 Mei 2022 - “NASIB ORANG”

    Setelah melakukan pengamatan, Pengkhotbah menyimpulkan bahwa "nasib semua orang sama". Sesungguhnya, nasib orang benar maupun fasik, baik maupun jahat, tahir maupun najis, semuanya sama. Sayang, Pengkhotbah tidak melihat kesamaan ini sebagai sesuatu yang positif. Sebaliknya, ia melihat bahwa semua orang akan menuju ke alam orang mati. Akan tetapi, Pengkhotbah juga melihat bahwa masih ada harapan bagi orang yang hidup. Orang yang hidup tahu bahwa ia akan mati, tetapi masih ada waktu sisa yang dapat dimanfaatkan sebelum dia mati, walaupun dia tidak tahu pasti kapan dia akan mati (9:2-5,12). Keadaan ini merupakan sebuah peringatan bagi kita: Apakah Anda sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi kematian? Apakah Anda sudah mempersiapkan diri menghadapi pengadilan Allah?


    Tanpa anugerah Allah, nasib semua orang sama, yaitu hidup dalam kesia-siaan di bawah matahari. Selain itu, saat berhadapan dengan keadilan Allah, semua orang akan berhadapan dengan hukuman maut, karena semua orang telah berbuat dosa (Roma 6:23; 3:23). Akan tetapi, ada kabar gembira: Allah itu berlimpah dengan anugerah! Melalui kematian Yesus Kristus di kayu salib, kita dibebaskan dari hukuman dosa karena Yesus Kristus telah menggantikan kita menanggung hukuman dosa (1 Korintus 15:3, 1 Petrus 3:18). Namun, penebusan ini hanya berlaku bagi orang percaya, tidak berlaku bagi semua orang. Firman Tuhan berkata, "Dan di dalam Dialah setiap orang yang percaya memperoleh pembebasan dari segala dosa, yang tidak dapat kamu peroleh dari hukum Musa." (Kisah Para Rasul 13:39).

    Bagaimana dengan waktu yang tersisa saat ini? Firman Tuhan mengatakan "Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka." (2 Korintus 5:15). Jadi, jangan sia-siakan waktu yang ada saat ini untuk hidup bagi kepentingan diri sendiri yang akan berakhir pada kesia-siaan, tetapi hiduplah untuk Kristus yang telah menebus kita.

    Sudahkan Anda menerima anugerah keselamatan yang telah tersedia melalui pengorbanan Kristus di kayu salib? Apakah kesempatan hidup di dunia yang Anda miliki saat ini sudah Anda persembahkan untuk kepentingan Kristus dan pekerjaan-Nya? [GI Benny Wijaya]

    8 min
  • 五月十日 - 人的遭遇

    传道者详细考究之后,他下结论说"人的遭遇都是一样的"。实际上,无论是义人或是恶人,好人或是坏人,洁净人或是不洁净人,他们的遭遇都是一样的。可惜的是,传道者并没有积极地看待这种相似性。相反的,他将这一切看为所有人都要归向死人那里去。但是,传道者也看见活人还有指望。活人知道自己必死,但在死之前他还可以利用剩下的时间,虽然他不知道什么时候必死(9:2-5,12)。这样的情况是对我们的一个警告:你是否已经预备好面对死亡?你是否已经预备好面对上帝的审判?


    若没有上帝的恩典,所有人的遭遇都是一样的,都是在日光之下过着虚空的生活。除此之外,当面对上帝的审判,所有人将面临死刑,因为所有人都犯了罪(《罗马书》6:23;3:23)。但好消息是:上帝有丰盛的恩典!藉着耶稣基督在十字架上的死,我们得以脱离罪的刑罚,因为耶稣基督已经代替我们承担了罪的刑罚(《哥林多前书》15:3;《彼得前书》3:18)。然而,这般的救赎只有效于信主的人,而不是有效于所有人。上帝的话说,"你们靠摩西的律法,在一起不得称义的事上,信靠这人,就都得称义了。"《使徒行传》13:39)。

    那么此时剩余的时间又如何?上帝的话说"并且祂替众人死,是叫那些活着的人不再为自己活,乃为替他们死而复活的主活"《哥林多后书》5:15)。因此,不要浪费你现在还仅有的时间,若只为自己的利益而活将是徒劳的,而是要为救赎我们的基督而活。

    你是否已经领受基督在十字架上所预备的救赎恩典?你是否已经将在世活着的机会,奉献在为基督的益处上和祂的事工中?[Benny Wijaya传道/陈巧云]

    8 min
  • 09 Mei 2022 - “MENYELAMI PEKERJAAN ALLAH”

    Pengkhotbah mengungkapkan bahwa ia berusaha mencari makna hidup manusia dengan memakai hikmatnya, yaitu dengan cara mengamati kehidupan di dunia ini. Akan tetapi, dia mengungkapkan dengan rendah hati bahwa dia tidak menemukannya (7:27-28). Banyak hal yang telah dia lihat di bawah matahari (8:9-11,14). Namun, apa yang ia lihat justru membuat dia semakin bingung. Raja harus dipatuhi sebagai wujud ketaatan terhadap Allah. Apa yang dikehendaki raja tidak boleh ditentang karena raja memiliki wewenang untuk membuat keputusan. Sebagai rakyat, kita tidak boleh mempertanyakan apa yang raja perbuat. Kepatuhan terhadap perintah raja akan menghindarkan kita dari masalah (8:2-5). Sikap rakyat yang sepatutnya terhadap seorang raja merupakan cermin bagi sikap umat Allah yang sepatutnya terhadap Allah. Untuk bisa memperoleh kebahagiaan, manusia harus bersikap takut akan Allah, memercayai Dia, dan berusaha mematuhi perintah–Nya walaupun sesungguhnya, manusia yang terbatas tidak mungkin dapat sepenuhnya menyelami pekerjaan Allah yang tidak terbatas, seberapa pun besarnya hikmat yang ia miliki (8:12,17).


    Sekalipun hikmat manusia terbatas, kita patut bersyukur bahwa melalui Kristus, kita akan dapat menyelami apa yang dipikirkan Allah. Firman Tuhan mengatakan: Sebab: "Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia?" Tetapi kami memiliki pikiran Kristus (1 Korintus 2:16). Dengan kata lain, apa yang tersembunyi bagi manusia telah Allah nyatakan kepada mereka yang memiliki pikiran Kristus, seperti yang dikemukakan dalam 1 Korintus 2:9b, "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."

    Banyak hal yang tersembunyi bagi dunia ini yang telah Allah sediakan bagi umat-Nya. Jelas bahwa untuk bisa menerima apa yang telah disediakan Allah, perlu dijalin relasi yang baik antara umat Allah dengan Allah. Bila kita memiliki relasi yang sehat dengan Allah, Allah akan mengungkapkan hal-hal yang perlu kita ketahui. Bagaimanakah relasi Anda dengan Allah saat ini? Apakah Anda dengan tekun menyediakan waktu untuk membangun relasi dengan Allah? Apakah Anda selalu berusaha mengetahui dan mematuhi kehendak Allah bagi diri Anda? [GI Benny Wijaya]

    9 min
  • 五月九日 - 深入体察上帝的事工

    传道者表示他曾试图用智慧去寻找人类生命的意义,就是通过观察世上的生活方式。但是,他谦卑地说他未曾寻见(7:27-28)。他在日光之下已经见过许多事(8:9-11,14)。但他所看到的反而让他更加地困惑。我们必须服从王作为服从上帝的一种形式。王所要的不应该遭到反对,因为王本有权力做任何决定。作为国民,我们不可质疑王的所作所为。遵守王的命令将使我们免遭祸患(8:2-5)。国民对王的正确态度就是反映上帝子民对上帝的正确态度。人若要享福,就必须要有敬畏上帝、信靠祂和遵守祂的一切诫命的态度,即使实际上,人本是有限的,无论他有多少智慧都不可能完全明白无限上帝的事工(8:12,17)。


    即使人的智慧有限,我们应当感恩,因为藉着基督,我们能够明白上帝的心意。上帝的话说:因为"谁曾知道主的心去教导祂?"但我们是有基督的心了(《哥林多前书》2:16)。换句话说,任何向人隐藏的事,已经藉着基督的心向他们显明了,如《哥林多前书》2:9下所记,"上帝为爱祂的人所预备的,是眼睛未曾看见,耳朵未曾听见,人心也未曾想到的。"

    有许多上帝向世界隐藏的事,祂已经为祂的子民预备了。<上帝必会向我们揭示我们需要知道的事。你如今与上帝的关系如何?你是否专心地预备时间与上帝建立关系?你是否努力地寻求明白和遵守上帝对你的旨意?很明显的,为要得到上帝所预备的,上帝的子民需要与上帝建立美好的关系。如果我们与上帝有良好的关系,上帝必会向我们揭示我们需要知道的事。你如今与上帝的关系如何?你是否专心地预备时间与上帝建立关系?你是否努力地寻求明白和遵守上帝对你的旨意?[Benny Wijaya传道/陈巧云]

    8 min
  • 五月八日 - 虚幻的美名

    在本日经文中,传道者强调关于美名的重要:"名誉强如美好的膏油"(7:1)。这里所谓的美好的膏油代表地上的一切好处。除了令人心悦的香气,在当时,膏油是用来膏抹君王的。美名并不是一出生就有的。出生时,每个人都是一样的,就是还不能判断婴儿的好坏。人死后,才能确定一个人的名声是好是坏(7:1,8)。在遭丧的家是件好事,因为在遭丧的家里我们才会想到当自己死后所留下的是美名还是恶名(7:2,4)。


    一个留下美名的智慧人强过一个留下恶名的愚昧人(7:4-6,11-12)。除了智慧,收获美名的是善行。当然,有美名并没有错。但若一生只用来追求美名就错了。传道者提醒人不要行义过分,也不要过于自逞智慧(7:16)。如果我们追求美名,然后当我们失败了,我们将不惜一切代价地努力保持美名,包括用巧计遮盖谎言(7:29)或行恶来堵住那些知道我们失败之人的口。这样的罪必导致死亡(7:16,参阅《罗马书》6:23)。要意识到无论是亨通的日子或遭患难的日子都在上帝的掌控中(7:14)。因此,基于智慧和善行的美名并不是保证,因为患难也会临到有智慧的人身上。无论我们一生中的善行有多少,上帝的话说没有人符合上帝所定的义行标准(7:20,22)。如果连有智慧和善行都不是保证,更何况是行恶之人的生活。所有人都走向死亡!唯有敬畏上帝的人才能够脱离永远的死(7:18)。上帝的话说,每一个相信主耶稣的人都得永生(《约翰福音》3:15-16)。你又如何呢?但愿你的智慧和善行不仅仅是为要得美名,而乃是你与上帝之间的关系的结果![Benny Wijaya传道/陈巧云]

    8 min
  • 08 Mei 2022 - “NAMA BAIK YANG SIA-SIA”

    Dalam bacaan Alkitab hari ini, Pengkhotbah menekankan tentang pentingnya nama baik: "Nama yang harum lebih baik dari pada minyak yang mahal" (7:1). Minyak yang mahal di sini mewakili semua keuntungan di bumi. Selain keharumannya yang menyukakan hati, pada saat itu, minyak digunakan untuk mengurapi raja. Nama baik tidak dihasilkan saat kita dilahirkan. Saat dilahirkan, semua orang sama, yaitu sebagai seorang bayi yang belum bisa dinilai baik atau tidak baik. Saat meninggal, barulah nama baik atau tidak baik bisa ditetapkan (7:1,8). Berada di rumah duka merupakan hal yang baik karena di rumah duka, kita akan memikirkan apakah kita akan meninggal dengan meninggalkan nama baik atau nama buruk (7:2,4).


    Meninggalkan nama baik sebagai orang berhikmat lebih baik daripada meninggalkan nama buruk sebagai orang bodoh (7:4-6,11-12). Selain hikmat, yang menghasilkan nama baik adalah kesalehan. Tentu saja, memiliki nama baik tidaklah salah. Namun, adalah salah bila hidup ini hanya digunakan untuk mengejar nama baik. Pengkhotbah mengingatkan agar manusia jangan hidup terlalu saleh dan jangan pula terlalu berhikmat (7:16). Bila kita mengejar nama baik, lalu suatu saat kita gagal, kita akan berusaha mempertahankan nama baik dengan cara apa saja, termasuk dengan berdalih untuk menutupi kebohongan (7:29) atau melakukan kejahatan untuk membungkam orang yang mengetahui kegagalan kita. Dosa semacam itu bisa mendatangkan kematian (7:16, bandingkan dengan Roma 6:23). Sadarilah bahwa kemujuran maupun kemalangan itu dikendalikan oleh Allah (7:14). Jadi, nama baik yang didasarkan pada hikmat dan kesalehan tidak bisa menjadi jaminan karena kemalangan bisa saja menimpa orang yang memiliki hikmat. Seberapa pun salehnya kita hidup, firman Tuhan mengatakan bahwa tidak ada seorang pun yang memenuhi standar kesalehan yang ditetapkan Allah (7:20,22). Bila hikmat dan kesalehan saja tidak bisa menjadi jaminan, apalagi kehidupan sebagai orang fasik. Semua orang menuju kematian! Hanya orang yang takut akan Allah yang akan terluput dari kematian yang kekal (7:18). Firman Tuhan mengatakan bahwa setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus akan beroleh hidup yang kekal. (Yohanes 3:15-16). Bagaimana dengan Anda? Semoga hikmat dan kesalehan Anda bukan sekadar untuk pencarian nama baik, namun merupakan hasil dari relasi Anda dengan Allah! [GI Benny Wijaya]

    9 min
  • 07 Mei 2022 - “KEKAYAAN YANG SIA-SIA”

    Dalam 1-2 tahun terakhir ini, muncul istilah Crazy Rich yang menunjuk kepada orang-orang yang kelihatan sangat kaya karena mereka senang memamerkan kekayaan mereka. Namun, dalam 1-2 bulan belakangan, ada beberapa Crazy Rich yang ditahan oleh polisi. Orang-orang ini ditahan karena mereka menjadi Crazy Rich melalui usaha yang melanggar hukum dan merugikan banyak orang.Dalam bacaan Alkitab hari ini, Pengkhotbah memberi peringatan, "Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang" (5:9). Walaupun sudah menjadi kaya, mereka terus berusaha memperkaya diri, sehingga mengejar kekayaan itu menjadi seperti candu. Mereka memperlihatkan bahwa kekayaan adalah sumber kebahagiaan mereka. Bagi mereka,  makna hidup terdapat pada kekayaan. Pengkhotbah mengingatkan bahwa kekayaan dapat menjadi sumber malapetaka (5:12) karena kekayaan bisa membuat seseorang menjadi sombong, merasa berkuasa, lalu menindas (5:7), merugikan orang lain, merasakan keamanan yang semu, mencintai dunia, bahkan menjauh dari TUHAN. Adakalanya, pengejaran kekayaan membuat seseorang bisa melupakan keluarganya, sehingga anaknya tidak merasakan kasih orang tuanya (5:13). Walaupun dikaruniai banyak anak dan panjang umur, dia tidak bisa menikmatinya karena waktunya dihabiskan untuk mengejar kekayaan (6:3-6). Orang yang tidak bisa menikmati kekayaannya (6:2) sama seperti mereka yang memperoleh banyak kekayaan, namun akhirnya masuk penjara atau sakit atau hidupnya hanya dipakai untuk mengejar kekayaan, sehingga dia tidak bisa menikmati kebersamaan dengan keluarga maupun teman. Tuhan Yesus berfirman, "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu." (Lukas 12:15)


    Pengkhotbah mengingatkan bahwa yang dianggap baik dan tepat adalah orang yang bisa menikmati bagiannya untuk bersukacita atas kekayaan, harta benda, dan kekuasaan, yang semuanya merupakan pemberian Allah (5:17-18).

    "Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah  tidak akan menambahinya." (Amsal 10:22). Apakah saat ini, Anda lebih mementingkan mencari uang atau mencari TUHAN? Ketika Anda dalam kesulitan, apakah Anda lebih mengandalkan uang atau lebih mengandalkan TUHAN? [GI Benny Wijaya]

    10 min
  • 五月七日 - 虚幻的财富

    在最后的这一两年,出现了疯狂富豪这个术语,是指那些看起来很富有的人,因为他们喜欢炫耀自己的财富。然而,在最近这一两个月中,有一些疯狂富豪被警方拘留。这些人被拘留是因为他们是通过违反法律并伤害许多人的企业。


    在本日经文中,传道者给予警告,"贪爱银子的,不因得银子知足"(5:10)。即使已经很富有,他们还是继续的使自己更富有,以致追求财富就追上了瘾。他们表明财富是他们幸福的源头。对于他们,生命的意义是在于财富。传道者提醒我们,财富也能成为祸患的源头(5:13)因为财富能使人变得骄傲,觉得有权力,然后欺压别人(5:8),伤害他人,感到虚假的安全感,爱世界,甚至远离上帝。有时候,追求财富能使人忘记自己的家庭,以致孩子没有感受到父母的爱(5:14)。虽儿女众多和长寿,他也无法享福乐,因为他的时间都花在追求财富上(6:3-6)。一个不能享福的人(6:2)就好像那些获得许多财富,但最终入监狱或生病或一生只用来追求财富的人,以致他无法享受家人或朋友的陪伴。主耶稣说,"你们要谨慎自守,免去一切的贪心,因为人的生命不在乎家道丰富"(《路加福音》12:15)。

    传道者提醒说,被认为善为美的人,就是那些能享受自己所得来的,得以享受财富、财物和权力的人,因这一切都是上帝的恩赐(5:18-19)。"耶和华所赐的福使人富足,并不加上忧虑"(《箴言》10:22)。这个时候,你是否更加注重寻找金钱或是寻找上帝?但你在困难中,你是否更依靠金钱或更倚靠上帝?[Benny Wijaya传道/陈巧云]

    12 min

About Sinode Gereja Kristus Yesus

From the publisher's feed

Akun Spotify resmi Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY) yang menyajikan Renungan GEMA dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Temukan kekuatan firman Allah dan pertumbuhan iman setiap hari bersama kami…