
Sign up to save your podcasts
Or


在本日经文中,传道者用智慧与愚昧作比较。要得成功最重要的是得着智慧指教(10:10下),而愚昧人的生活必有害处(10:13)。传道者说,一点愚昧也能败坏智慧和尊荣(10:1下)。要成为智慧人,我们就要努力。因此,若没有竭尽全力的努力,我们就会成为愚昧人。我们要一边努力,一边注意传道者口中所说的智慧话,以免伤害自己,尤其是有关生命的意义。
Dalam bacaan Alkitab hari ini, Pengkhotbah membandingkan antara hikmat dan kebodohan. Hal terpenting untuk bisa berhasil adalah hidup dengan penuh hikmat (10:10b), sedangkan hidup dalam kebodohan akan mencelakakan (10:13). Pengkhotbah mengemukakan bahwa sedikit kebodohan bisa lebih berpengaruh daripada hikmat dan kehormatan (10:1b). Untuk menjadi berhikmat, kita harus mengusahakannya. Oleh karena itu, tanpa sungguh-sungguh berusaha, kita bisa menjadi bodoh. Kita perlu berusaha sambil memperhatikan kata-kata hikmat yang diutarakan Pengkhotbah agar kita jangan mencelakakan diri sendiri, terutama dalam kaitan dengan makna hidup.
Setelah melakukan pengamatan, Pengkhotbah menyimpulkan bahwa "nasib semua orang sama". Sesungguhnya, nasib orang benar maupun fasik, baik maupun jahat, tahir maupun najis, semuanya sama. Sayang, Pengkhotbah tidak melihat kesamaan ini sebagai sesuatu yang positif. Sebaliknya, ia melihat bahwa semua orang akan menuju ke alam orang mati. Akan tetapi, Pengkhotbah juga melihat bahwa masih ada harapan bagi orang yang hidup. Orang yang hidup tahu bahwa ia akan mati, tetapi masih ada waktu sisa yang dapat dimanfaatkan sebelum dia mati, walaupun dia tidak tahu pasti kapan dia akan mati (9:2-5,12). Keadaan ini merupakan sebuah peringatan bagi kita: Apakah Anda sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi kematian? Apakah Anda sudah mempersiapkan diri menghadapi pengadilan Allah?
传道者详细考究之后,他下结论说"人的遭遇都是一样的"。实际上,无论是义人或是恶人,好人或是坏人,洁净人或是不洁净人,他们的遭遇都是一样的。可惜的是,传道者并没有积极地看待这种相似性。相反的,他将这一切看为所有人都要归向死人那里去。但是,传道者也看见活人还有指望。活人知道自己必死,但在死之前他还可以利用剩下的时间,虽然他不知道什么时候必死(9:2-5,12)。这样的情况是对我们的一个警告:你是否已经预备好面对死亡?你是否已经预备好面对上帝的审判?
Pengkhotbah mengungkapkan bahwa ia berusaha mencari makna hidup manusia dengan memakai hikmatnya, yaitu dengan cara mengamati kehidupan di dunia ini. Akan tetapi, dia mengungkapkan dengan rendah hati bahwa dia tidak menemukannya (7:27-28). Banyak hal yang telah dia lihat di bawah matahari (8:9-11,14). Namun, apa yang ia lihat justru membuat dia semakin bingung. Raja harus dipatuhi sebagai wujud ketaatan terhadap Allah. Apa yang dikehendaki raja tidak boleh ditentang karena raja memiliki wewenang untuk membuat keputusan. Sebagai rakyat, kita tidak boleh mempertanyakan apa yang raja perbuat. Kepatuhan terhadap perintah raja akan menghindarkan kita dari masalah (8:2-5). Sikap rakyat yang sepatutnya terhadap seorang raja merupakan cermin bagi sikap umat Allah yang sepatutnya terhadap Allah. Untuk bisa memperoleh kebahagiaan, manusia harus bersikap takut akan Allah, memercayai Dia, dan berusaha mematuhi perintah–Nya walaupun sesungguhnya, manusia yang terbatas tidak mungkin dapat sepenuhnya menyelami pekerjaan Allah yang tidak terbatas, seberapa pun besarnya hikmat yang ia miliki (8:12,17).
传道者表示他曾试图用智慧去寻找人类生命的意义,就是通过观察世上的生活方式。但是,他谦卑地说他未曾寻见(7:27-28)。他在日光之下已经见过许多事(8:9-11,14)。但他所看到的反而让他更加地困惑。我们必须服从王作为服从上帝的一种形式。王所要的不应该遭到反对,因为王本有权力做任何决定。作为国民,我们不可质疑王的所作所为。遵守王的命令将使我们免遭祸患(8:2-5)。国民对王的正确态度就是反映上帝子民对上帝的正确态度。人若要享福,就必须要有敬畏上帝、信靠祂和遵守祂的一切诫命的态度,即使实际上,人本是有限的,无论他有多少智慧都不可能完全明白无限上帝的事工(8:12,17)。
在本日经文中,传道者强调关于美名的重要:"名誉强如美好的膏油"(7:1)。这里所谓的美好的膏油代表地上的一切好处。除了令人心悦的香气,在当时,膏油是用来膏抹君王的。美名并不是一出生就有的。出生时,每个人都是一样的,就是还不能判断婴儿的好坏。人死后,才能确定一个人的名声是好是坏(7:1,8)。在遭丧的家是件好事,因为在遭丧的家里我们才会想到当自己死后所留下的是美名还是恶名(7:2,4)。
Dalam bacaan Alkitab hari ini, Pengkhotbah menekankan tentang pentingnya nama baik: "Nama yang harum lebih baik dari pada minyak yang mahal" (7:1). Minyak yang mahal di sini mewakili semua keuntungan di bumi. Selain keharumannya yang menyukakan hati, pada saat itu, minyak digunakan untuk mengurapi raja. Nama baik tidak dihasilkan saat kita dilahirkan. Saat dilahirkan, semua orang sama, yaitu sebagai seorang bayi yang belum bisa dinilai baik atau tidak baik. Saat meninggal, barulah nama baik atau tidak baik bisa ditetapkan (7:1,8). Berada di rumah duka merupakan hal yang baik karena di rumah duka, kita akan memikirkan apakah kita akan meninggal dengan meninggalkan nama baik atau nama buruk (7:2,4).
Dalam 1-2 tahun terakhir ini, muncul istilah Crazy Rich yang menunjuk kepada orang-orang yang kelihatan sangat kaya karena mereka senang memamerkan kekayaan mereka. Namun, dalam 1-2 bulan belakangan, ada beberapa Crazy Rich yang ditahan oleh polisi. Orang-orang ini ditahan karena mereka menjadi Crazy Rich melalui usaha yang melanggar hukum dan merugikan banyak orang.Dalam bacaan Alkitab hari ini, Pengkhotbah memberi peringatan, "Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang" (5:9). Walaupun sudah menjadi kaya, mereka terus berusaha memperkaya diri, sehingga mengejar kekayaan itu menjadi seperti candu. Mereka memperlihatkan bahwa kekayaan adalah sumber kebahagiaan mereka. Bagi mereka, makna hidup terdapat pada kekayaan. Pengkhotbah mengingatkan bahwa kekayaan dapat menjadi sumber malapetaka (5:12) karena kekayaan bisa membuat seseorang menjadi sombong, merasa berkuasa, lalu menindas (5:7), merugikan orang lain, merasakan keamanan yang semu, mencintai dunia, bahkan menjauh dari TUHAN. Adakalanya, pengejaran kekayaan membuat seseorang bisa melupakan keluarganya, sehingga anaknya tidak merasakan kasih orang tuanya (5:13). Walaupun dikaruniai banyak anak dan panjang umur, dia tidak bisa menikmatinya karena waktunya dihabiskan untuk mengejar kekayaan (6:3-6). Orang yang tidak bisa menikmati kekayaannya (6:2) sama seperti mereka yang memperoleh banyak kekayaan, namun akhirnya masuk penjara atau sakit atau hidupnya hanya dipakai untuk mengejar kekayaan, sehingga dia tidak bisa menikmati kebersamaan dengan keluarga maupun teman. Tuhan Yesus berfirman, "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu." (Lukas 12:15)
在最后的这一两年,出现了疯狂富豪这个术语,是指那些看起来很富有的人,因为他们喜欢炫耀自己的财富。然而,在最近这一两个月中,有一些疯狂富豪被警方拘留。这些人被拘留是因为他们是通过违反法律并伤害许多人的企业。
From the publisher's feed