
Sign up to save your podcasts
Or


我们从哪里能够得到真正的拯救和帮助呢?惟独从上帝而来!这篇《诗篇》描绘大卫当时经历的艰巨挣扎。当时,他面对的是虚伪的人,他们经常说谎并设法将他推倒。在大卫面前,他们跟从他,却在心中咒诅他(62:4)。很有可能,大卫写这诗篇是他成为以色列王之后。然而,有些人不喜欢他。他们一直的设法攻击他。他们要毁坏他并尽力地推倒他(62:3)。有些人试图发动政变。大卫的挣扎并不容易。大卫也可能感到焦虑、害怕、不知所措和招架不住。然而,大卫在艰巨的挣扎中,他表白说,"我的心默默无声,专等候上帝,我的救恩是从祂而来"(62:1)。"专"这词表明大卫在其他任何地方都找不到安息和拯救。大卫的安息和拯救不是世界能够提供的。这般的安息和拯救也不能从朋友、弟兄、财富或靠自己的能力得到的。他的安息和拯救惟独从上帝而来。接着,大卫再次的强调说,惟独上帝是他的磐石,他的拯救(62:2)。大卫在《诗篇》62篇中使用4次"惟独"这词,就是在1,2,5和6节。大卫以上帝那唯一的个体、成为他唯一的拯救、磐石和高台。除了上帝以外,没有任何人能给予帮助和拯救。大卫晓得这个事实,因为他亲自认识上帝。
Di mana kita bisa mendapatkan keselamatan dan pertolongan yang sejati? Hanya dari Allah saja! Mazmur ini menggambarkan pergumulan berat yang sedang dialami oleh Daud. Saat itu, ia sedang menghadapi orang-orang munafik yang sering berdusta dan yang sedang berusaha untuk menjatuhkan dirinya. Di hadapan Daud, mereka mengatakan hal-hal yang baik. Akan tetapi, dalam hati mereka, mereka mengutuki dia (62:5). Kemungkinan besar, mazmur ini ditulis oleh Daud sesudah ia menjadi raja atas Israel. Namun, ada orang-orang yang tidak menyukai dirinya. Mereka berupaya terus-menerus untuk menyerbu. Mereka hendak meremukkan dia dan merobohkan dia dengan usaha yang kuat (62:4). Ada orang-orang tertentu yang berupaya melakukan kudeta. Pergumulan Daud tidak mudah. Kemungkinan, Daud merasa gelisah, takut, bingung, dan kewalahan. Namun, di tengah pergumulan yang berat itu, Daud mengungkapkan pengakuan, "Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku" (62:2). Kata "hanya" menunjukkan bahwa Daud tidak mendapatkan ketenangan dan keselamatan di tempat lain. Ketenangan Daud dan keselamatannya tidak bisa ia dapatkan melalui tawaran dunia ini. Ketenangan dan keselamatan juga tidak bisa ia dapatkan dari teman, saudara, harta, atau dari kekuatan diri sendiri. Hanya pada Allah saja ia dapat memperoleh ketenangan dan keselamatan. Selanjutnya, Daud menegaskan kembali bahwa gunung batu dan keselamatannya "hanya" berasal dari Allah saja (62:3). Daud memakai kata "hanya" sebanyak 4 kali dalam Mazmur 62 ini, yaitu di ayat 2, 3, 6, dan 7. Daud menjadikan Allah sebagai satu-satunya Pribadi yang menjadi sumber keselamatannya, gunung batunya, dan kota bentengnya. Tidak ada orang yang bisa memberi pertolongan dan keselamatan di luar Allah. Daud mengetahui kenyataan ini karena ia mengenal Allah secara pribadi.
Selama hidup di dunia, kita tidak akan pernah bisa bebas dari pergumulan, masalah, dan kesulitan. Pemazmur, yaitu Daud—dalam mazmur yang kita baca hari ini—menunjukkan bahwa hidupnya sering dirundung berbagai masalah dan kesulitan. Ketika pergumulan yang ia hadapi terasa berat dan membuat ia merasa lemah lesu dan tidak berdaya, Daud berseru kepada Allah dan memohon agar Allah mendengar dan memperhatikan doanya (61:2-3). Daud tidak mencari pertolongan kepada orang lain atau memikirkan jalan keluar sendiri, tetapi ia berseru kepada Allah dan memohon agar Allah membawanya ke gunung batu yang lebih tinggi, yang terlalu tinggi untuk bisa dia jangkau sendiri. Gunung batu yang tinggi ini merupakan tempat berpijak yang aman, tempat berlindung dari semua ancaman bahaya.
我们在世的生活,永远都无法摆脱挣扎、问题和困难。诗人,就是大卫——在本日所读的诗篇中——说明了他的生活经常被各种问题和困难所困扰。当他所面对的挣扎很沉重,使他感到软弱和无助时,大卫向上帝呼求并祈求上帝听他的呼求并侧耳听他的祷告(61:1-2)。大卫没有寻求别人的帮助或自己想出路,而是向上帝呼求,求上帝领他到更高的磐石,是靠自己无法达到的更高之处。这高大的磐石是安全的踏脚石,是脱离危险的避难所。
Daud menyadari bahwa kemenangan orang Israel di dalam peperangan berasal dari Allah. Allah yang berperang bagi orang Israel sehingga mereka bisa mendapatkan kemenangan. Ketika mereka mengalami kekalahan, pasti ada sesuatu di dalam kehidupan orang Israel yang tidak berkenan kepada Allah. Daud meminta agar Allah yang murka memulihkan mereka (60:3). Daud memercayai anugerah pengampunan dari Allah, sehingga ia datang kepada Allah untuk memohon agar Allah kembali memberi kemenangan kepada mereka. Daud mengetahui bahwa Allah yang setia kepada perjanjian-Nya akan memberikan kemenangan kepada orang yang takut akan Dia. Allah adalah Yehova Nissi, artinya TUHANlah panji-panjiku (Keluaran 17:15). Panji-panji adalah bendera yang biasanya berbentuk segitiga memanjang dan merupakan simbol kebesaran atau kebanggaan. Daud mengatakan, "Kepada mereka yang takut kepada-Mu telah Kauberikan panji-panji, tanda untuk berlindung terhadap panah." (60:6). Pemberian panji-panji merupakan tanda perlindungan Tuhan kepada umat-Nya. Kemenangan orang Israel selalu berasal dari Allah.
大卫意识到以色列民在争战中的得胜来自上帝。上帝为以色列民争战,以致他们能够获胜。当他们经历战败,肯定是因以色列民的生活中有上帝不喜悦的事。大卫祈求发怒的上帝复兴他们(60:1)。大卫相信上帝必施恩饶恕他们,以致他来到上帝面前祈求上帝再次地使他们得胜。大卫晓得上帝忠于祂的应许,要将得胜赐给敬畏祂的人。上帝是耶和华尼西,意思是耶和华是我的旌旗(《出埃及记》17:15)。旌旗一般的形状是细长的三角形旗帜,是伟大或光荣的象征。大卫说,"你把旌旗赐给敬畏你的人,可以为真理扬起来。"(60:4)。赐予旌旗是上帝保护祂子民的标志。以色列民的得胜永远是从上帝而来。
Daud menjadikan Allah sebagai benteng perlindungannya pada waktu ia menghadapi ancaman yang bisa membawa kepada kematian. Konteks penulisan Mazmur ini adalah ketika Saul menyuruh orang mengawasi rumah Daud untuk membunuh dia (59:1). Kondisi ini dicatat di dalam 1 Samuel 19:11-12, ketika Saul mengirim orang ke rumah Daud untuk mengawasi dengan maksud membunuhnya pada waktu pagi. Daud mengalami kondisi yang menakutkan. Ia berada di ujung tanduk, Saul dan orang-orangnya berniat untuk membunuh dia. Saul adalah raja pada waktu itu, sehingga ia memiliki kemampuan dan kekuasaan untuk membunuh Daud. Daud mengatakan bahwa orang-orang perkasa menyerbu dia (59:4), padahal ia tidak bersalah.
当大卫面临可能导致死亡的威胁时,他将上帝作为他的高台。写这篇诗篇的背景是当扫罗派人窥探大卫的房屋并要杀他(59:1)。在《撒母耳记上》19:11-12记载了这个情形,当扫罗派人到大卫的房屋那里窥探他,有意要等到天亮杀他。大卫面对可怕的情况。他危在旦夕,因扫罗和他的人要杀他。扫罗是当时的君王,以致他有能力和权力杀害大卫。大卫说有能力的人聚集来攻击他(59:3),而实际上他并没有过犯。
本日经文中,彼得与主耶稣的一段简短对话非常重要,却鲜少被讨论。4月17日查阅经文时,提到主耶稣所爱的门徒是约翰,也是约翰福音的作者(另外参考21:24)。当彼得问及约翰的未来时,主耶稣坚定地回答说,这不关彼得的事。换句话说,每个人只须对自己的事负责(比较《罗马书》14:12,和《彼得前书》4:5)。插手干预他人的事或把自己和别人作比较会阻碍我们的灵性成长。我们意识到每个人都必须各自在上帝面前负责。上帝不会要求集体联合负责或追讨社群集体责任,但上帝会要求各自负责。请记住,属灵问题是个人问题,不是社群问题,也不是家庭问题。
Percakapan yang sangat pendek antara Petrus dengan Tuhan Yesus dalam bacaan Alkitab hari ini sangat penting, namun sangat jarang dibicarakan. Dalam renungan 17 April, telah dibahas bahwa murid yang dikasihi oleh Tuhan Yesus itu adalah Yohanes, penulis Injil Yohanes (lihat juga 21:24). Saat Petrus menanyakan masa depan Yohanes, Tuhan Yesus dengan tegas menjawab bahwa hal Itu bukan urusan Petrus. Dengan kata lain, setiap orang harus bertanggung jawab untuk urusannya sendiri (bandingkan dengan Roma 14:12 dan 1 Petrus 4:5). Mengurus urusan orang lain atau membandingkan diri sendiri dengan orang lain akan menghambat pertumbuhan rohani kita. Sadarilah bahwa masing-masing kita harus bertanggung jawab di hadapan Allah. Allah tidak akan menuntut pertanggungjawaban kolektif atau pertanggungjawaban bersama dalam sebuah komunitas, melainkan Allah menuntut pertanggungjawaban pribadi. Ingatlah bahwa masalah kerohanian adalah masalah pribadi, bukan masalah komunitas, dan juga bukan masalah keluarga.
From the publisher's feed