Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus

By Sinode Gereja Kristus YesusReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Sinode Gereja Kristus Yesus episodes

  • 四月十六日 - 信心长跑

    有很多基督徒听到或读到某些人偷偷跟随基督时会嗤之以鼻。但是,如果我们读到耶稣基督受苦的故事,那些居高临下贬低偷偷跟随基督的人,恰是应当自我反省的人们。请记住,当主耶稣被捕时,所有的门徒都逃跑了。没有一个人敢继续陪伴耶稣基督。当主耶稣被钉在十字架上时,我们只看到几个妇女和一个主耶稣的门徒是在场见证这事的(18:25-27)。其他门徒又在哪里呢?虽然当时可能还有其他主耶稣的门徒在场,但其他门徒也可能躲起来先求自保。被钉十字架之后,还有那位门徒还在乎夫子的遗体的?事实证明,最关心此事的两个人竟然是两位犹太宗教领袖——公会成员——他们是耶稣基督的默默无声追随者,即亚利马太的约瑟(19:38)和尼哥底母(19:39)。他们不顾声望,冒着好名声受损的风险,向本丢彼拉多求得耶稣基督的遗体,以便他们可以妥善埋葬(19:40)。连约瑟也放弃了为自己准备的坟墓,用作埋葬主耶稣尸体的地方(见《马太福音》27:59-60)。


    直到如今,在一个反对基督教的国家,很多人都在偷偷地信基督。他们通常被称为地下基督徒。对于这些信徒,我们不应该冷眼嗤鼻以待,而是祈求主坚定他们的信心。另一方面,假如我们自认为信心坚强站立得稳,千万莫傲慢和大意,因为撒旦总是伺机试探打压我们的信心(《哥林多前书》10:12;《彼得前书》5:8)。请记住,保持信心是作长久战,而不是快速战!您又如何呢:你的信心是否让你更谦卑或者让您骄傲呢?务必谨慎,因为持守信心犹如跑马拉松赛,不是短跑。如果您在面对严峻的信心挑战时已经成功守住了信心,请记住,您的信心仍然将要面临更多的挑战![邱隆泰传道/孙茵]

    11 min
  • 16 April 2022 - “LOMBA IMAN JANGKA PANJANG”

    Banyak orang Kristen mencibir saat mendengar atau membaca tentang orang yang mengikut Kristus secara sembunyi-sembunyi. Akan tetapi, bila kita membaca kisah penderitaan Yesus Kristus, sepantasnya bila mereka yang bersikap merendahkan atau meremehkan orang yang mengikut Kristus secara sembunyi-sembunyi itu melakukan introspeksi diri. Ingatlah bahwa saat Tuhan Yesus ditangkap, semua murid melarikan diri. Tidak ada seorang pun yang berani untuk terus mendampingi Yesus Kristus. Saat Tuhan Yesus berada di kayu salib, kita hanya membaca tentang beberapa perempuan dan seorang murid Tuhan Yesus yang menyaksikan peristiwa tersebut (18:25-27). Di mana murid-murid yang lain? Walaupun mungkin masih ada murid Tuhan Yesus yang lain yang ada di sana saat itu, ada pula kemungkinan bahwa murid-murid yang lain bersembunyi untuk mengamankan diri mereka sendiri. Seusai penyaliban, siapa murid yang memedulikan jenazah Sang Guru Agung? Ternyata, yang paling peduli adalah dua orang pemimpin agama Yahudi—anggota Sanhedrin—yang menjadi pengikut Yesus Kristus secara diam-diam, yaitu Yusuf dari Arimatea (19:38) dan Nikodemus (19:39). Dengan menyingkirkan gengsi dan mempertaruhkan nama baik, mereka meminta mayat Yesus Kristus kepada Pontius Pilatus, agar mereka bisa menguburkan jenazah secara layak (19:40). Bahkan, Yusuf menyerahkan makam yang disiapkan bagi dirinya sendiri untuk dipakai sebagai tempat menguburkan jenazah Tuhan Yesus (lihat Matius 27:59-60).


    Sampai saat ini, di negara yang bersikap anti-Kristen, banyak orang yang menjadi Kristen secara sembunyi-sembunyi. Mereka biasa disebut sebagai orang Kristen bawah tanah. Terhadap mereka, jangan kita mencibir, melainkan doakanlah agar iman mereka kuat. Di sisi lain, bila kita menganggap iman kita kuat, jangan sombong dan menjadi lengah karena Iblis selalu berusaha menjatuhkan iman kita (1 Korintus 10:12; 1 Petrus 5:8). Ingatlah bahwa masalah mempertahankan iman adalah masalah jangka panjang, bukan jangka pendek! Bagaimana dengan Anda: Apakah iman yang Anda miliki membuat Anda menjadi rendah hati atau membuat Anda membanggakan diri? Waspadalah karena mempertahankan iman itu bagaikan mengikuti lomba lari maraton, bukan lari jarak pendek. Bila Anda berhasil mempertahankan iman saat menghadapi tantangan iman yang berat, ingatlah bahwa Anda masih akan menghadapi berbagai tantangan iman berikutnya! [GI Purnama]

    10 min
  • 15 April 2022 - “TUHAN YESUS MENYERAHKAN NYAWA-NYA”

    Tujuan kedatangan Tuhan Yesus ke dunia adalah untuk melaksanakan rencana Allah Bapa. Oleh karena itu, saat di kayu salib pun, Tuhan Yesus tetap menggenapi apa yang telah tertulis dalam Kitab Suci Perjanjian Lama (lihat 19:28). Yang perlu diingat adalah bahwa semua penderitaan yang dialami Tuhan Yesus itu bukan suatu kebetulan, melainkan terjadi sesuai dengan rencana Allah. Menjelang wafat, Tuhan Yesus berkata, "Sudah selesai." (19:30). Artinya, Tuhan Yesus telah menyelesaikan seluruh tugas penyelamatan umat manusia yang dirancang oleh Allah Bapa. Yang juga tidak boleh dilupakan adalah bahwa Tuhan Yesus mati bukan karena Ia kalah saat menghadapi para penentangnya, tetapi karena Ia dengan sukarela menyerahkan nyawa-Nya (lihat 19:30). Salib bukanlah kekalahan, melainkan kemenangan Yesus Kristus atas kuasa dosa dan kuasa maut!


    Penyaliban adalah hukuman keji yang biasa dilaksanakan pemerintah Romawi! Biasanya, orang yang disalibkan tidak cepat mati, sehingga ia mengalami penderitaan yang panjang. Untuk mempercepat kematian, tulang orang yang disalibkan biasanya dipatahkan. Akan tetapi, Tuhan Yesus mati lebih cepat (lihat Markus 15:44), bukan mati karena proses alami, melainkan karena Ia menyerahkan nyawa-Nya. Prajurit yang melihat bahwa Yesus Kristus telah mati tidak mematahkan kaki-Nya, melainkan menikam lambung-Nya dengan tombak (Yohanes 19:32-34). Dia sudah biasa melihat orang yang mati disalibkan, sehingga ia mahir membedakan mana orang yang masih hidup dan mana yang sudah benar-benar mati. Keluarnya darah dan air yang sudah dalam keadaan terpisah (19:33) memperlihatkan bahwa saat itu, Tuhan Yesus benar-benar sudah mati. Oleh karena itu, bila ada yang menyebarkan berita bahwa Yesus Kristus tidak benar-benar mati, berita itu adalah hoaks.

    Setiap kali mengingat tentang kematian Yesus Kristus, kita harus mengingat bahwa Yesus Kristus mati karena Ia menanggung murka Allah terhadap dosa manusia. Tanpa kematian-Nya, kita harus menanggung murka Allah akibat dosa kita sendiri. Sekalipun demikian, yang memperoleh penebusan dosa berdasarkan pengorbanan Kristus adalah orang yang menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamatnya. Apakah Anda sudah memperoleh penebusan dosa di dalam Kristus? Bila belum, sekarang adalah saat yang tepat bagi Anda untuk membuka hati menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat Anda! [GI Purnama]

    10 min
  • 四月十五日 - 主耶稣的舍命

    主耶稣来到世上的目的是为了完成天父的旨意。因此,即便在十字架上,主耶稣仍应验了凡是旧约圣经所记载的(19:28)。需谨记的是,主耶稣所经历的一切苦难都不是巧合,而是按照上帝的计划而发生的。主耶稣临死前说:"成了。" (19:30)。就是说,主耶稣完成了天父所计划为了拯救世人的任务。我们也不可忘记,主耶稣的死并非因为祂输給了那些抵挡者,而是因为祂自愿舍弃了自己的生命(19:30)。十字架不是一个失败,而是一种胜利,因为耶稣基督战胜了罪和死亡的权势!


    钉十字架是罗马政府惯用的一种酷刑!通常被钉在十字架上的人不会很快去世,而需要忍受一段很长时间的痛苦。为了加速他们的死亡,通常他们的骨头都会被打断。然而,主耶稣却很快就死了(参照《马可福音》15:44),不是因为自然的过程,而是因为祂将命舍去。那个看见耶稣基督已经断气的士兵并没有打断祂的腿,而是用长矛刺穿了祂的肋部(19:32-34)。因为他已习惯看人死在十字架上的情景,所以懂得区分他们还活着还是真正已死。当血和水从主耶稣的身上分开地流出来(19:33)时,就表明祂是真的死了。因此,如果有人传播耶稣基督并没有真正死亡的话,那个消息就是虚假的。

    每当我们想起耶稣基督的死时,我们必须谨记祂是为了承担上帝对世人罪孽的愤怒。如果祂没有死的话,那么我们就必须为自己的罪承受上帝的愤怒。然而,唯有那些接受耶稣基督为个人救主的,他们的罪才能因基督的牺牲而得赎。您在基督里是否已得到罪的赦免呢?如果没有,现在是最佳时机来敞开您的心来接受耶稣基督为您的救主![邱隆泰传道/林贞兰]

    10 min
  • 四月十四日 - 耶稣基督的爱从不褪色

    尽管彼拉多知道犹太宗教领袖的诉讼是无中生有,但他最终屈服于他们的要求。犹太的宗教领袖想要处死主耶稣的真正原因是因为祂自称与上帝同等。然而,这种原因是宗教性质的,彼拉多当然不想审理此类的案件。因此,他们就怂恿彼拉多处死耶稣基督,基于祂自称是君王,被认为有可能会反抗罗马政府。当彼拉多查问时,这个指控很明显是捏造的。主耶稣是王,但祂非如世人所想象的那世上的王。主耶稣从来没有打算要组织军队,若祂愿意的话,祂可以在一瞬间就消灭罗马政府。主耶稣所争战的是真理。可以说,祂的国度就是真理的国度。彼拉多问主耶稣:"什么是真理?"不幸的是,他并不想真正了解真理,所以他漫不经心地问(18:38)。彼拉多试图说服宗教领袖们来撤销对耶稣基督的指控。然而,他们却充耳不闻,仍然强烈要求将耶稣基督钉在十字架上。最后,彼拉多屈服了,将主耶稣交给他们钉在十字架上。


    在钉十字架的这个事件上,最令人印象深刻的是,当耶稣基督在十字架上看见祂的母亲马利亚和祂心爱的门徒时,祂要祂的母亲将那门徒视如己出,并要求那门徒将马利亚当成自己的母亲。因此,当耶稣基督不再与他们同在时,他们都得到了"替代品"。主耶稣并没有想到自己所处的光景是何等痛苦,而是为自己的亲人设想。这个故事提醒我们,我们可以随时向主耶稣祷告,祂从不会因无暇兼顾而不听我们的祷告。您有没有惯性地在祷告中向上帝表达您所有的挣扎呢?您确定上帝关心您吗?[邱隆泰传道/林贞兰]

    10 min
  • 14 April 2022 - “KASIH YESUS KRISTUS TAK PERNAH PUDAR”

    Pilatus menyerah terhadap tuntutan para pemimpin Agama Yahudi, walaupun ia tahu bahwa tuntutan mereka hanya mengada-ada. Alasan sebenarnya yang membuat para pemimpin agama Yahudi ingin agar Tuhan Yesus dihukum mati adalah karena Ia dianggap menyamakan diri-Nya dengan Allah. Akan tetapi, alasan semacam itu adalah alasan keagamaan, dan Pilatus pasti tidak mau mengurus masalah semacam itu. Oleh karena itu, alasan yang mereka pakai untuk mendesak Pilatus agar mau menghukum mati Yesus Kristus adalah bahwa Yesus Kristus mengaku sebagai seorang raja, sehingga Ia bisa dianggap berpotensi untuk memberontak terhadap pemerintah Romawi. Saat Pilatus mengklarifikasi, jelas bahwa tuduhan tersebut mengada-ada. Tuhan Yesus adalah Raja, tetapi bukan dalam pengertian seperti raja yang ada di bumi ini. Tuhan Yesus tidak pernah berencana untuk menghimpun pasukan, walaupun bila Dia mau, Dia bisa saja melenyapkan pemerintah Romawi dalam sekejap. Yang diperjuangkan Tuhan Yesus adalah kebenaran. Bisa dikatakan bahwa kerajaan-Nya adalah Kerajaan Kebenaran. Pilatus bertanya kepada Tuhan Yesus, "Apakah kebenaran itu?" Sayangnya, ia tidak sungguh-sungguh ingin memahami kebenaran, sehingga dia bertanya sambil berjalan pergi (18:38). Pilatus berusaha membujuk agar tuntutan terhadap Yesus Kristus dibatalkan. Akan tetapi, para pemimpin agama sudah menutup telinga mereka dan mereka tetap menuntut agar Yesus Kristus disalibkan. Akhirnya, Pilatus menyerah dan Tuhan Yesus diserahkan kepada mereka untuk disalibkan.


    Yang amat mengesankan pada peristiwa penyaliban itu adalah bahwa saat Yesus Kristus yang sedang berada di kayu salib itu melihat Maria—ibu-Nya—dan murid yang dikasihi-Nya, Ia meminta agar ibu-Nya menganggap sang murid sebagai anaknya dan sang murid menganggap Maria sebagai ibunya. Dengan demikian, mereka berdua memperoleh "pengganti" saat Yesus Kristus tidak lagi bersama-sama dengan mereka. Tuhan Yesus tidak memikirkan keadaan-Nya yang sangat menderita, tetapi Ia memikirkan keadaan orang-orang yang amat dekat dengan diri-Nya. Kisah ini mengingatkan kita bahwa kita bisa berdoa kepada Tuhan Yesus setiap saat dan Dia tidak pernah terlalu sibuk untuk mendengar doa kita. Apakah Anda telah membiasakan diri untuk mengutarakan semua pergumulan Anda kepada Tuhan di dalam doa? Apakah Anda yakin bahwa Tuhan memedulikan Anda? [GI Purnama]

    11 min
  • 四月十三日 - 你们看这个人!

    耶稣基督无论在肉身上或精神上所受的痛苦都是极其剧烈而非同一般。请记住,自从逾越节前的最后晚餐后,祂就没有歇息过。饭后,祂就往客西马尼园筋疲力尽地祷告。被捕后,他无片刻的休息,就立即被带到宗教法庭,进行两个阶段的审问,即亚那的审判和在该亚法与犹太公会成员前的受审。之后,耶稣基督不间歇地被带到巡抚本丢彼拉多面前。在《路加福音》中,还加添了一个叙述,在本丢彼拉多的审问过程中,主耶稣被送到希律那里(《路加福音》23:8-12),然后又被遣返到本丢彼拉多。


    从精神上的角度来看,主耶稣的审查对祂造成了很大的压力。请注意,主耶稣丝毫没有犯罪,但在不公平的审判中,祂被指控各种的诬告。宗教法庭所进行的审问不是要寻求真相,而是一个欲加之罪的法庭。士兵们粗暴地对待祂。祂被嘲笑、侮辱和打耳光。祂被迫戴上荆棘冠冕和紫色长袍,这是一种羞辱。那些侮辱和折磨祂的人却不知道,原来他们所侮辱和折磨的那一位,竟是宇宙万物之王!本丢彼拉多和希律的审判也算是一种耻辱,因为这表明了犹太人没有权力去解决他们之间的问题。然而,藉着一位非犹太人本丢彼拉多的介入,间接就表明了主耶稣是万民的救主,不只是犹太人的救主而已!

    本丢彼拉多所说的这句话,"你们看这个人!"(19:5)。今天对我们而言仍然很重要。看哪!耶稣基督愿意承受巨大的痛苦,不是因为祂做错了什么,而是因为祂在承担您和我的罪。如果您在场并目睹耶稣基督所受的痛苦时,您会有什么感受?请记住,只有定睛于主耶稣的牺牲,我们才能拥有永生![邱隆泰传道/林贞兰]

    6 min
  • 13 April 2022 - “LIHATLAH MANUSIA ITU!”

    Penderitaan Yesus Kristus luar biasa, baik secara fisik maupun secara kejiwaan. Ingatlah bahwa Dia tidak beristirahat sama sekali sejak Perjamuan Terakhir Menjelang Paskah. Perjamuan itu disusul dengan doa di Taman Getsemani yang amat melelahkan secara emosi. Setelah penangkapan, tanpa jeda waktu istirahat, Dia langsung menghadapi pengadilan agama yang terdiri dari dua tahap, yaitu pengadilan oleh Hanas dan pengadilan oleh Kayafas yang didampingi oleh para anggota Mahkamah Agama atau Sanhedrin. Setelah itu, kembali tanpa jeda waktu istirahat, Yesus Kristus dibawa menghadap Gubernur Pontius Pilatus. Dalam Injil Lukas ditambahkan penjelasan bahwa di tengah pemeriksaan oleh Pontius Pilatus, Tuhan Yesus sempat dikirim kepada Herodes (Lukas 23:8-12), lalu dikembalikan lagi kepada Pontius Pilatus.


    Dari segi emosi, pemeriksaan terhadap Tuhan Yesus menimbulkan stres berat. Perhatikan bahwa Kristus tidak bersalah sedikit pun, tetapi Dia dituduh dengan berbagai tuduhan palsu dalam suatu pengadilan yang tidak adil. Pengadilan oleh Mahkamah Agama itu bukanlah pengadilan untuk mencari kebenaran, tetapi pengadilan yang memaksakan kesalahan. Para prajurit memperlakukan Dia secara kasar. Dia diejek, dihina, dan ditampar. Dia dipaksa memakai mahkota duri dan jubah ungu yang merupakan bentuk ejekan. Mereka yang telah menghina dan menyiksa Dia tidak sadar bahwa yang mereka hina dan mereka siksa itu benar-benar adalah Raja atas alam semesta ini! Pengadilan oleh Pontius Pilatus—dan juga oleh Herodes—merupakan sesuatu yang memalukan karena menunjukkan bahwa orang Yahudi tidak memiliki wewenang untuk menyelesaikan masalah di antara orang Yahudi sendiri. Akan tetapi, terlibatnya Pontius Pilatus—seorang non-Yahudi—secara tidak langsung memperlihatkan bahwa Tuhan Yesus adalah Juruselamat untuk semua bangsa, bukan hanya untuk bangsa Yahudi saja!

    Perkataan Pilatus, "Lihatlah Manusia itu!" (19:5) adalah perkataan yang tetap penting bagi kita saat ini. Lihatlah! Yesus Kristus telah rela menderita secara luar biasa bukan karena Ia melakukan kesalahan, tetapi karena Ia sedang menanggung dosa Anda dan saya. Bagaimanakah perasaan Anda bila Anda saat itu hadir dan menyaksikan penderitaan Yesus Kristus? Ingatlah bahwa hanya dengan memandang kepada pengorbanan Tuhan Yesus, kita bisa memperoleh hidup yang kekal! [GI Purnama]

    9 min
  • 四月十二日 - 伪控法院

    由亚那(18:13,19-23)和该亚法(18:24)领导的公审是一个宗教法庭,其目的是寻找判主耶稣死刑的理由。当时的大祭司是亚那的女婿该亚法,亚那是前任大祭司。虽然不再是大祭司,但亚那仍然拥有强大的权力。显然,他是策划和资助逮捕主耶稣的人。所以,主耶稣首先去面对亚那。以亚那为首的法庭,其实只是为了争取时间等待公会最高法院的会员们的来临。当公会会员达到法定人数后——即有议决权的基本人数——主耶稣才被交给该亚法,该亚法被公会成员陪同。公会决定判死刑。但是,他们无权执行死刑。因此,在天还没亮时,他们就立即带着耶稣基督到省长本丢彼拉多率领的法庭,要求判主耶稣死刑。然而,彼拉多没有找到耶稣基督应该被判死刑的任何错误。彼拉多建议执行在逾越节那天释放囚犯免受刑罚的习俗。可惜宗教领袖们却视而不见,还继续要求判主耶稣死刑!很明显,审判只是例行公事罢了。


    上帝允许一个非常不公平的审判,因为所发生的一切都是在上帝计划中。从表面来看,宣判死刑的是公会。然而,通过那个不公正的审判,上帝判了人的罪,而人就由上帝的羔羊耶稣基督来代表。耶稣基督愿意忍受不公平的审判,因为祂想拯救你和我。您为那救赎感恩了吗?您为了表达您的感激之情会想做什么?如果是上帝的旨意,您是否愿意接受不公正(参阅《哥林多前书》6:7)?[邱隆泰传道/孔秋雯]

    8 min
  • 12 April 2022 - “PENGADILAN YANG MENGADA-ADA”

    Pengadilan yang dipimpin oleh Hanas (18:13,19-23) dan Kayafas (18:24) adalah Pengadilan Agama yang bertujuan mencari-cari alasan agar bisa menjatuhkan hukuman mati kepada Tuhan Yesus. Yang menjadi imam besar saat itu adalah Kayafas, menantu Hanas yang juga merupakan mantan Imam Besar. Sekalipun sudah tidak menjabat sebagai imam besar, Hanas masih memiliki kekuasaan yang besar. Tampaknya, dialah yang merancang dan membiayai penangkapan Tuhan Yesus. Itulah sebabnya, Tuhan Yesus lebih dulu dihadapkan kepada Hanas. Pengadilan yang dipimpin oleh Hanas itu sebenarnya hanyalah strategi mengulur waktu untuk menunggu kehadiran anggota Mahkamah Agama yang disebut Sanhedrin. Setelah jumlah anggota Sanhedrin memenuhi kuorum—yaitu jumlah minimum kehadiran supaya rapat dapat mengesahkan suatu keputusan—barulah Tuhan Yesus diserahkan kepada Kayafas yang didampingi para anggota Sanhedrin. Mahkamah Agama itu memutuskan untuk menjatuhkan hukuman mati. Akan tetapi, mereka tidak berwewenang untuk melaksanakan hukuman mati. Oleh karena itu, ketika hari masih pagi, mereka segera membawa Yesus Kristus ke gedung pengadilan negeri yang dipimpin oleh Gubernur Pontius Pilatus untuk meminta agar Tuhan Yesus dijatuhi hukuman mati. Akan tetapi, Pilatus tidak menemukan kesalahan yang membuat Yesus Kristus patut dijatuhi hukuman mati. Pilatus mendorong dijalankannya kebiasaan membebaskan tawanan dari hukuman pada hari Paskah. Sayangnya, para pemimpin agama sudah menutup mata hati mereka dan tetap menuntut agar Tuhan Yesus dijatuhi hukuman mati! Jelas bahwa jalannya sidang pengadilan itu hanya suatu formalitas belaka.


    Allah membiarkan terjadinya sidang pengadilan yang sangat tidak adil karena semua yang terjadi itu termasuk dalam rencana Allah. Dari tampak luar, Mahkamah Agamalah yang menjatuhkan hukuman mati. Akan tetapi, melalui pengadilan yang tidak adil itu, Allah menjatuhkan hukuman atas dosa umat manusia, dan umat manusia diwakili oleh Yesus Kristus, Sang Anak Domba Allah itu. Yesus Kristus rela menjalani pengadilan yang tidak adil karena Ia hendak menyelamatkan Anda dan saya. Apakah Anda sudah mensyukuri penyelamatan itu? Apakah yang hendak Anda lakukan sebagai wujud rasa syukur Anda? Apakah Anda bersedia menerima ketidakadilan bila hal itu dikehendaki oleh Allah (bandingkan dengan 1 Korintus 6:7)? [GI Purnama]

    9 min

About Sinode Gereja Kristus Yesus

From the publisher's feed

Akun Spotify resmi Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY) yang menyajikan Renungan GEMA dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Temukan kekuatan firman Allah dan pertumbuhan iman setiap hari bersama kami…