
Sign up to save your podcasts
Or


Konsep hidup oleh anugerah Allah adalah konsep yang sulit dimengerti manusia sepanjang zaman, terutama oleh mereka yang hidupnya sangat mementingkan aturan atau hukum. Waktu seorang perempuan tertangkap basah sedang berzinah, para ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa perempuan itu kepada Tuhan Yesus dengan maksud meminta persetujuan untuk melempari perempuan itu dengan batu. Tindakan ini membangkitkan dua pertanyaan: Pertama, mengapa yang dibawa kepada Tuhan Yesus hanya si perempuan? Bukankah perzinahan selalu melibatkan pria dan wanita? Mengapa si pria dibiarkan saja? Jelas bahwa pada masa Tuhan Yesus, terdapat ketidakadilan menyangkut masalah gender. Kedua, mengapa para ahli Taurat dan orang-orang Farisi tampak bernafsu untuk ikut menghukum perempuan itu? Mereka ingin ikut menjatuhkan hukuman rajam karena mereka menganggap diri mereka lebih suci atau lebih benar daripada perempuan yang ditemukan sedang berzinah itu. Akan tetapi, saat Tuhan Yesus meminta orang yang merasa tidak berdosa melempar batu lebih dahulu, mereka terpaksa mengintrospeksi diri, lalu satu demi satu pergi diam-diam dengan rasa malu. Sungguh aneh bukan: Tuhan Yesus yang tidak berdosa tidak mau menghukum perempuan itu, sedangkan orang-orang berdosa justru ingin menghukum perempuan itu! Sikap Tuhan Yesus yang tidak mau ikut menghukum itulah yang kita sebut sebagai hidup yang penuh dengan anugerah, dan sikap seperti itulah yang membuat perempuan itu bisa hidup oleh anugerah.
约翰福音是要补充前三本福音书而写的。今天的经文中,有些人怀疑耶稣就是"基督"(希腊语的相当于希伯来书的"弥赛亚")他们认为他们知道耶稣的起源。如果我们看四本福音书中与耶稣相关的地名,很明显耶稣总是与加利利的拿撒勒城联系在一起——"拿撒勒的耶稣"或"耶稣从拿撒勒"——与犹大伯利城毫无瓜葛。在犹大的犹太人眼中,加利利的犹太人都不是纯正的犹太人,因为他们与外邦人通婚了。当时普遍的信念是"拿撒勒不会出什么好东西"(1:46),"弥赛亚会从伯利恒出来"(7:41-42),"没有加利利的先知"(7:52)。因此,"拿撒勒人耶稣"的标签使许多犹太人难以接受耶稣是旧约中所应许的基督或弥赛亚。很明显,许多犹太人不明白主耶稣出生在伯利恒,而不是在拿撒勒。此外,《约翰福音》的作者说,耶稣基督实际上并不是从世界来的,因为祂是来自天上那道成肉身(1:14;6:38;16:28)的上帝。
Injil Yohanes ditulis untuk melengkapi ketiga Injil yang lain. Dalam bacaan Alkitab hari ini, beberapa orang meragukan bahwa Yesus adalah "Kristus"—kata Yunani yang menjadi padanan kata Ibrani "Mesias"—karena mereka merasa memahami asal Yesus. Bila kita memperhatikan nama tempat yang dikaitkan dengan Yesus dalam keempat Injil, jelas bahwa Yesus selalu dikaitkan dengan kota Nazaret di Galilea—"Yesus orang Nazaret" atau "Yesus dari Nazaret."—bukan dengan kota Betlehem di Yudea. Dalam pandangan orang Yahudi di Yudea, banyak orang Yahudi di Galilea yang sudah tidak murni Yahudi karena sudah melakukan kawin campur dengan orang bukan Yahudi. Keyakinan umum pada masa itu adalah bahwa "tidak ada sesuatu yang baik yang datang dari Nazaret" (1:46), "Mesias datang dari Betlehem" (7:41-42), dan "tidak ada nabi dari Galilea" (7:52). Oleh karena itu, label "Yesus orang Nazaret" membuat banyak orang Yahudi tidak mudah menerima bahwa Yesus adalah Kristus atau Mesias yang dijanjikan dalam Perjanjian Lama. Jelas bahwa banyak orang Yahudi tidak mengerti bahwa Tuhan Yesus dilahirkan di Betlehem, bukan di Nazaret. Lebih jauh lagi, penulis Injil Yohanes mengatakan bahwa Yesus Kristus itu sebenarnya bukan berasal dari dunia karena Ia adalah Allah yang datang dari sorga dan menjadi Manusia (1:14; 6:38; 16:28).
上帝的生命是始终如一的。意思是祂的生活原则不改变。祂的一切行动都是照原样进行,而不是为了讨人喜欢。当祂的弟兄们建议祂前往耶路撒冷参加在耶路撒冷庆祝的住棚节时,祂拒绝了。祂知道自己要做什么,而且祂已经有了计划,因此祂拒绝弟兄们的建议,说:"我的时候还没有到……"(7:3-6)。需要记住的是,虽然主耶稣知道祂在耶路撒冷会面临危险,但祂拒绝前往耶路撒冷并不是因为害怕面临危险(7:1),而是因为祂已经有了自己的计划(7:10)即使到了耶路撒冷,主耶稣也没有躲起来。祂大胆地进入圣殿并在那里教导。主耶稣明明地揭露了一个事实,就是犹太人想杀祂因为在安息日医治病人的问题。然而,当时主耶稣看起来很有权威,所以他们否认了,不敢说实话(7:19-20)。很明显,在上帝所定的死期未到之前,没有人能杀死主耶稣(7:30)。主耶稣批评犹太人是因为他们的宗教行为始终不一。若在安息日不能医治人,那么为什么他们能够在安息日给人行割礼(7:22-23)?这种态度难道不是始终不一或者不公平的态度吗(7:24)?
Kehidupan Tuhan Yesus itu konsisten. Artinya, prinsip hidup-Nya tidak berubah-ubah. Semua tindakan-Nya dilakukan secara apa adanya, bukan akting untuk mencari popularitas. Dia menolak saat saudara-saudara-Nya menganjurkan agar Dia melakukan pencitraan dengan segera berangkat ke Yerusalem dalam rangka pesta perayaan hari raya Pondok Daun yang dirayakan di Yerusalem. Dia tahu apa yang hendak Ia lakukan dan Dia sudah memiliki perencanaan, sehingga Ia bisa menolak anjuran saudara-saudaranya dengan mengatakan, "Waktu-Ku belum tiba, ...." (7:3-6). Perlu diingat bahwa walaupun Tuhan Yesus tahu bahwa Ia akan menghadapi bahaya di Yerusalem, penolakan untuk segera berangkat ke Yerusalem itu bukan disebabkan karena Dia takut menghadapi bahaya (7:1), melainkan karena Dia sudah memiliki rencana sendiri (7:10). Setelah sampai di Yerusalem pun, Tuhan Yesus tidak bersembunyi. Dengan berani, Dia memasuki Bait Allah dan mengajar di situ. Secara terus terang, Tuhan Yesus membongkar kenyataan bahwa orang-orang Yahudi memang ingin membunuh Dia karena masalah penyembuhan di hari Sabat. Akan tetapi, mungkin saat itu Tuhan Yesus terlihat sangat berwibawa, sehingga mereka menyangkal, tidak berani berterus terang (7:19-20). Jelas bahwa tidak ada seorang pun yang akan sanggup membunuh Tuhan Yesus sebelum waktu kematian yang ditetapkan Allah tiba (7:30). Tuhan Yesus menegur orang-orang Yahudi itu karena praktik beragama mereka tidak konsisten. Bila menyembuhkan orang pada hari Sabat dilarang, mengapa mereka melaksanakan praktik Sunat pada hari Sabat (7:22-23)? Bukankah sikap semacam itu adalah sikap yang tidak konsisten atau sikap yang tidak adil (7:24)?
有些基督徒误解了上的救恩。他们认为当他们成为基督徒时,他们在侍奉一位正在寻找跟随者的上帝。因此,成为基督徒后,对上帝有很多要求,认为上帝应该给他们丰富的物质并免于繁重的问题。若上帝不满足他们的要求,就会离开祂。这种误解,自古以来以各种方式存在。从今天的阅读经文我们可以看到,众人都对主耶稣失望,因为祂没有成为他们所希望的领导, 就是反抗罗马政府的领导(6:15),而很严厉的纠正众人的想法(6:60)。
Sebagian orang Kristen salah paham tentang keselamatan. Mereka berpikir bahwa bila mereka menjadi Kristen, mereka berjasa kepada Tuhan yang sedang mencari pengikut. Oleh karena itu, setelah menjadi Kristen, mereka memiliki banyak tuntutan kepada Tuhan. Mereka beranggapan bahwa Tuhan harus memberi kelimpahan materi dan membebaskan dari masalah berat. Bila tuntutan mereka tidak dipenuhi oleh Tuhan, mereka memilih untuk meninggalkan Tuhan. Salah paham yang konyol semacam ini sudah ada sejak zaman dahulu dalam berbagai bentuk. Dalam bacaan Alkitab hari ini, banyak orang yang merasa kecewa saat melihat bahwa Tuhan Yesus tidak menjadi tokoh seperti kemauan mereka—yaitu tokoh yang memimpin pemberontakan terhadap pemerintah Romawi (6:15)—melainkan perkataan-Nya justru terasa sangat keras mengoreksi pemikiran mereka (6:60).
对主耶稣来说,祂来到这个世界的目的就是为了遵行天父上帝的旨意(6:38)。
祂有明确的计划。因此祂所做的决定并没有受到环境的影响。祂给五千人用五个并两条鱼喂饱的神迹之后, 众人都要强逼祂做王(6:15)。他们的目的就是让耶稣带领他们反叛罗马政府。他们认为主耶稣做王是最好的方式让所有人一刹那间全然顺服祂的旨意。然而,主耶稣避而远之,因为祂来世的目的并不是要夺取世俗的权势。关于主耶稣如何不乘船渡湖到达迦百农,经文里没有任何解释。或许主耶稣用了超自然的方式过湖。当时有很多人寻找祂,祂并不想趁机寻找跟随者。反而,主耶稣斥责那些因为有食物而来的人群。对主耶稣来说,重要的不是群众钦佩祂,而是要他们相信祂(6:26-29)。祂努力将人们的注意力从喂饱肚腹转移到他们的属灵需要上,就是生命的面包,这面包具有象征意义——指祂自己的身体,为赎人类的罪而死在十字架上。可惜众人都觉得主耶稣的话太严厉了,他们还没准备好接受责备。
今天的教会必须忠实地坚持这样的信念,即教会最重要的任务不是开展社会福利活动,而是宣讲赎罪,就是通过耶稣基督死在十字架上得到赎罪。教会向周遭艰苦社群进行社会福利行动是正当的。但传扬基督救恩的福音是基督徒的最重要的任务,不容忽视。我们的生活是否遵行上帝的旨意?我们是否忠心地向世人传扬福音的使命?[邱隆泰传道/林玉琴]
Bagi Tuhan Yesus, jelas bahwa tujuan kedatangan-Nya ke dunia ini adalah untuk melakukan kehendak Allah Bapa (6:38). Dia memiliki rencana yang jelas. Oleh karena itu, keputusan yang Dia buat tidak ditentukan oleh situasi. Setelah Dia membuat mujizat memberi makan 5.000 orang laki-laki dengan 5 roti jelai dan 2 ikan, orang banyak hendak memaksa Dia untuk menjadi raja (6:15). Maksudnya tentu saja agar Tuhan Yesus memimpin pemberontakan terhadap pemerintah Romawi. Sepintas lalu, menjadi raja adalah solusi cepat yang akan membuat setiap orang menaati apa pun yang menjadi kehendak Tuhan Yesus. Akan tetapi, Tuhan Yesus justru menghindar karena tujuan kedatangan-Nya ke dunia memang bukan untuk merebut kekuasaan duniawi. Tidak ada penjelasan tentang cara Tuhan Yesus menyeberangi danau dan tiba di Kapernaum tanpa menggunakan perahu. Mungkin Tuhan Yesus menggunakan cara yang supranatural untuk menyeberangi danau. Terhadap orang banyak yang mencari Dia, Tuhan Yesus tidak mau memanfaatkan kesempatan untuk mencari pengikut. Sebaliknya, Tuhan Yesus menegur keras orang banyak yang datang karena mereka telah mendapatkan makanan. Bagi Tuhan Yesus, yang penting bukan bahwa orang banyak itu kagum terhadap diri-Nya, melainkan agar mereka percaya kepada-Nya (6:26-29). Dia berusaha mengalihkan perhatian orang banyak dari roti yang hanya mengenyangkan perut kepada keperluan mereka akan hal-hal rohani, yaitu roti hidup yang sebenarnya bermakna simbolis—menunjuk kepada tubuh-Nya sendiri yang diberikan untuk mati di kayu salib guna menebus dosa manusia. Sayangnya, orang banyak itu menganggap perkataan Tuhan Yesus terlalu keras karena mereka tidak siap menerima teguran.
有许多"不起眼的"角色显得没有意义,但实际上却有极大的作用。在今天的经文里,主耶稣行了非常著名的神迹,也就是以五个大麦饼和两条小鱼喂饱五千个男丁——实际的数目还需要加上没算入的妇女和小孩。引人注目的是,献出五个大麦饼和两条鱼的孩童很少被提起,甚至连他的名字我们也不知道。在这故事里另一个很少被提起的人物是安得烈,西门彼得的兄弟。是他发现带有五个大麦饼和两条鱼的孩童。以上两个人物的角色——孩童和安得烈——显得并不起眼,但他们的角色非常重要。如果他们两个当中没有了其中一个或不演好他们的角色,这章经文的故事的神迹就不会发生。请注意上帝能够利用小角色成为大作用。
From the publisher's feed