
Sign up to save your podcasts
Or


Bagi Tuhan Yesus, jelas bahwa tujuan kedatangan-Nya ke dunia ini adalah untuk melakukan kehendak Allah Bapa (6:38). Dia memiliki rencana yang jelas. Oleh karena itu, keputusan yang Dia buat tidak ditentukan oleh situasi. Setelah Dia membuat mujizat memberi makan 5.000 orang laki-laki dengan 5 roti jelai dan 2 ikan, orang banyak hendak memaksa Dia untuk menjadi raja (6:15). Maksudnya tentu saja agar Tuhan Yesus memimpin pemberontakan terhadap pemerintah Romawi. Sepintas lalu, menjadi raja adalah solusi cepat yang akan membuat setiap orang menaati apa pun yang menjadi kehendak Tuhan Yesus. Akan tetapi, Tuhan Yesus justru menghindar karena tujuan kedatangan-Nya ke dunia memang bukan untuk merebut kekuasaan duniawi. Tidak ada penjelasan tentang cara Tuhan Yesus menyeberangi danau dan tiba di Kapernaum tanpa menggunakan perahu. Mungkin Tuhan Yesus menggunakan cara yang supranatural untuk menyeberangi danau. Terhadap orang banyak yang mencari Dia, Tuhan Yesus tidak mau memanfaatkan kesempatan untuk mencari pengikut. Sebaliknya, Tuhan Yesus menegur keras orang banyak yang datang karena mereka telah mendapatkan makanan. Bagi Tuhan Yesus, yang penting bukan bahwa orang banyak itu kagum terhadap diri-Nya, melainkan agar mereka percaya kepada-Nya (6:26-29). Dia berusaha mengalihkan perhatian orang banyak dari roti yang hanya mengenyangkan perut kepada keperluan mereka akan hal-hal rohani, yaitu roti hidup yang sebenarnya bermakna simbolis—menunjuk kepada tubuh-Nya sendiri yang diberikan untuk mati di kayu salib guna menebus dosa manusia. Sayangnya, orang banyak itu menganggap perkataan Tuhan Yesus terlalu keras karena mereka tidak siap menerima teguran.
有许多"不起眼的"角色显得没有意义,但实际上却有极大的作用。在今天的经文里,主耶稣行了非常著名的神迹,也就是以五个大麦饼和两条小鱼喂饱五千个男丁——实际的数目还需要加上没算入的妇女和小孩。引人注目的是,献出五个大麦饼和两条鱼的孩童很少被提起,甚至连他的名字我们也不知道。在这故事里另一个很少被提起的人物是安得烈,西门彼得的兄弟。是他发现带有五个大麦饼和两条鱼的孩童。以上两个人物的角色——孩童和安得烈——显得并不起眼,但他们的角色非常重要。如果他们两个当中没有了其中一个或不演好他们的角色,这章经文的故事的神迹就不会发生。请注意上帝能够利用小角色成为大作用。
Banyak peran "sepele" yang tampak tak berarti, tetapi sesungguhnya berdampak besar. Dalam bacaan Alkitab hari ini, Tuhan Yesus membuat mujizat yang sangat terkenal, yaitu memberi makan 5.000 laki-laki dewasa sampai kenyang—jumlah sebenarnya masih harus ditambah dengan wanita dan anak yang tidak ikut dihitung—hanya dengan 5 roti jelai dan 2 ikan. Yang menarik, anak laki-laki yang menyumbangkan 5 roti jelai dan 2 ikan itu jarang dibicarakan, bahkan namanya pun kita tidak tahu. Tokoh lain yang jarang disinggung saat kisah ini dibicarakan adalah Andreas, saudara Simon Petrus. Dialah yang menemukan anak yang membawa 5 roti jelai dan 2 ikan. Peran kedua tokoh di atas—anak laki-laki dan Andreas—tampak sepele, tetapi peran kedua tokoh itu sangat penting. Bila salah satu di antara kedua tokoh di atas tidak ada atau tidak menjalankan perannya, kisah terjadinya mujizat dalam pasal ini tidak akan terjadi. Ingatlah bahwa Tuhan bisa memakai peran-peran sepele sehingga peran-peran itu berdampak besar.
有的人认为主耶稣不曾承认自己是上帝。这个观点是错误的!对于犹太人来说,主耶稣称上帝为祂的父,意思是说祂将自己和上帝当作平等(5:18)。主耶稣对于祂在安息日治病的论点是因为祂模仿上帝——犹太人深信上帝在安息日仍旧工作来保护祂的创造物——表现出祂按照上帝所做的去做(5:19)。主耶稣拥有使死人起来活着的能力与行审判的权柄(5:21-30),也是只有上帝所拥有的。有几个证据来确定主耶稣传达的真理:,/strong>第一,施洗约翰的见证(5:32-33;比较1:15)。第二,基督所做之工本身就是见证。耶稣基督所做的事表明祂是父上帝所差的(5:36;比较3:2)。基督被差来到世上为了介绍父上帝——不能看见的形象——要让人认识祂(5:37;比较1:18与14:7-11)。因为基督的到来介绍父上帝,很明显的基督是上帝。第三,旧约圣经介绍基督之见证(5:39;比较《路加福音》24:25-27)。
Ada orang yang berpendapat bahwa Tuhan Yesus tidak pernah mengaku diri-Nya sebagai Allah. Pendapat ini salah! Bagi orang Yahudi, perkataan Tuhan Yesus bahwa Allah adalah Bapa-Nya berarti bahwa Dia menyamakan diri-Nya dengan Allah (5:18). Argumentasi Tuhan Yesus bahwa Dia menyembuhkan pada hari Sabat karena meniru Allah Bapa—Orang Yahudi meyakini bahwa Allah tetap bekerja pada hari Sabat untuk memelihara ciptaan-Nya—menunjukkan bahwa Dia mengikuti standar yang sama dengan Allah Bapa (5:19). Kemampuan memberi hidup dan wewenang menghakimi (5:21-30) yang dimiliki Tuhan Yesus juga merupakan kemampuan dan wewenang yang hanya dimiliki oleh Allah. Kebenaran yang disampaikan Tuhan Yesus ini dikuatkan oleh beberapa kesaksian:Pertama, kesaksian Yohanes Pembaptis (5:32-33; bandingkan dengan 1:15). Kedua, kesaksian berdasarkan apa yang Kristus kerjakan. Apa yang dikerjakan oleh Yesus Kristus menunjukkan bahwa Dia diutus oleh Allah Bapa (5:36, bandingkan dengan 3:2). Kristus diutus ke dunia untuk memperkenalkan Allah Bapa—yang tidak bisa dilihat—kepada umat manusia (5:37, bandingkan dengan 1:18 dan 14:7-11). Karena kehadiran Kristus memperkenalkan Allah Bapa, maka jelas bahwa Kristus adalah Allah. Ketiga,kesaksian Kitab Suci Perjanjian Lama yang memperkenalkan tentang Kristus (5:39, bandingkan dengan Lukas 24:25-27).
律法主义是以生硬的规则眼光来评价一切。请意识到制定规则是为了大众的利益,不只是为限制可以或不可以行。主耶稣时代,许多犹太人墨守律法主义。当看见主耶稣治愈一个因瘫痪躺了38年的病人,他们不留意治愈的好处,反而只看到它的坏处,也就是违反了当时人们安息日的规则。他们忘记——或者不知道——安息日的规则不是用于限制行好事,而是为了使人们醒悟到他们自己有限的能力,致使人们需要休息,需要准备时间崇拜并与无限的上帝沟通。耶稣基督是上帝,祂知道上帝制定律法的目的,包括安息日的律法。对于主耶稣,安息日的律法不可成为阻挠爱的呈现,因此文士规定的安息日流传律法不可成为不救瘫痪的人的理由。
Sikap legalistik adalah sikap menilai segala sesuatu secara kaku dari sudut pandang aturan. Sadarilah bahwa aturan selalu dibuat untuk kepentingan bersama, bukan sekadar untuk membatasi apa yang boleh dan yang tidak boleh dilakukan. Pada zaman Tuhan Yesus, banyak orang Yahudi yang bersikap legalistik. Saat melihat Tuhan Yesus menyembuhkan orang yang sudah 38 tahun berbaring karena lumpuh, sisi baik dari penyembuhan itu tidak mereka perhatikan, melainkan mereka melihat dari sisi buruk, yaitu terjadinya pelanggaran terhadap hukum Sabat yang dianut oleh masyarakat pada masa itu. Mereka lupa—atau tidak tahu—bahwa aturan Sabat bukan dimaksudkan untuk membatasi perbuatan baik, melainkan dibuat agar manusia sadar bahwa kekuatan dirinya terbatas, sehingga manusia perlu beristirahat dan harus menyediakan waktu guna beribadah atau menjalin relasi dengan Allah yang tidak terbatas. Yesus Kristus adalah Allah, sehingga Ia tahu maksud pemberian hukum Allah, termasuk pemberian hukum Sabat. Bagi Tuhan Yesus, hukum Sabat tidak boleh menjadi penghalang untuk mewujudkan kasih, sehingga aturan turunan tentang Sabat yang dibuat para ahli Taurat tidak boleh menjadi alasan untuk tidak menolong orang lumpuh itu.
今天的经文谈论关于耶稣基督在加利利行的两个神迹。当时,有一位在迦百农的大臣——这是对于亲近希律王的人的称呼——他的儿子病了。虽然他是一个当官的,他不派遣使者,而是谦卑的亲自来到迦拿见主耶稣,请求主耶稣去到迦百农医治他的儿子。虽然他以极好的态度来见主耶稣,但可惜他没有交托的心的态度。他认为主耶稣必须去才能治愈他的儿子。为此缘故他要"安排"使得主耶稣去医治他的儿子,以致主耶稣批评他说,"若不看见神迹奇事,你们总是不信"(4:48)。感谢主当主耶稣说,"回去吧,你的儿子活了!"(4:50),那个人就相信了。接着,当他听到了关于他的儿子真正痊愈的报告之后,刚好就是主耶稣说"你的儿子活了"的时候,他的信心被坚定了,而且全家就都信了。
今天的经文中大臣的经历也是至今许多人的经历。许多人只有看见了神迹奇事之后才要相信,主耶稣很清楚的要我们没看见神迹奇事都相信。从死里复活后,主耶稣曾经说过"那没有看见就信的有福了。"(20:29)希伯来书作者写道,"信就是所望之事的实底,是未见之事的确据。"因此,相信的根据应该是信心!在一个完全没有听到过福音的环境中传福音时,上帝经常使用神迹奇事来完成。但是对于已相信的群体,我们理应以信心为基础或未见但相信。您是否相信圣经上所说的一切——包括上帝赐给我们的一切应许——是正确的?您的生活态度是否已经图上对上帝应许的信心的色彩,以致您面对生活上的一切问题时不感到忧虑?[邱隆泰 传道/王丽娇]
Bacaan Alkitab hari ini membahas tanda kedua kemesiasan Yesus Kristus yang dibuat di Galilea. Saat itu, di Kapernaum, ada seorang pegawai istana—sebutan ini menunjuk kepada pejabat yang dekat dengan Herodes—yang anaknya sakit. Sekalipun ia seorang pejabat, ia tidak mengirim utusan, melainkan merendahkan dirinya dan pergi ke kota Kana untuk menemui Tuhan Yesus, serta memohon agar Tuhan Yesus datang ke Kapernaum untuk menyembuhkan anaknya. Walaupun kesediaan untuk datang menemui Tuhan Yesus itu suatu sikap yang baik, sayang bahwa sikap tersebut tidak disertai sikap pasrah. Dia mengira bahwa Tuhan Yesus harus datang supaya anaknya bisa sembuh. Oleh karena itu, dia hendak "mengatur" supaya Tuhan Yesus datang dan menyembuhkan anaknya, sehingga Tuhan Yesus menegur dengan mengatakan, "Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya." (4:48). Syukurlah bahwa orang itu percaya saat Tuhan Yesus mengatakan, "Pergilah, anakmu hidup!" (4:50). Kemudian, setelah ia mendengar laporan bahwa anaknya benar-benar telah sembuh, tepat saat Tuhan Yesus mengatakan "anakmu hidup", percayanya diteguhkan dan seluruh keluarganya juga menjadi percaya.
本日经文中撒玛利亚妇人的故事是令人感到震惊的故事!请注意这女人是多么有罪:她已经结过五次婚,而当时她和一个不是她丈夫的男人住在一起。让我们扪心自问"这撒玛利亚妇人值得被爱吗?"。然而,当您读完本日经文中撒玛利亚妇人的故事后,再问自己一次"耶稣基督爱这妇人吗?"。很惊讶的,对于这通常被认为是社会渣滓的妇人,主耶稣却花上了很多时间来议论和介绍活水(4:10),即只存在于基督里的救恩。他们之间的议论使撒玛利亚妇人意识到耶稣是弥赛亚、是基督(4:25-26)。我们得记住"弥赛亚"是亚兰文中的一个词——即是主耶稣时代日常的希伯来文用语——相当于希腊语的"基督",意为"受膏者"。耶稣基督是上帝所膏立成为人类救主的使者。更惊人的是,遇见耶稣基督之后,这位撒玛利亚妇人立即回应,向撒玛利亚城的居民见证她与耶稣基督的相遇!请留意,她因身为妓女是需要很大的决心,才能勇于向熟知她堕落背景的撒玛利亚城的居民作见证!
From the publisher's feed