
Sign up to save your podcasts
Or


众所周知,约西亚王治政期间发生一件大事,就是重新发现上帝的律法书。这件事也同时显示当时以色列和犹大的属灵状态是何等糜烂堕落。在约西亚王治政之前,上帝的律法书竟然会丢失并且没人去追寻,这岂不是件很荒谬的事!难怪他们生活在败坏之中并且敬拜拜偶像。的确,除非不断靠着上帝的话敦敦训导,我们本来就很难顺从上帝的旨意。我们会迷失在这个诱人的世界中,然后远离上帝。作为信徒,如果我们不恒切保守自己的心并且寻求上帝,疫情对我们来说很可能就是一种考验。疫情让很多基督徒生活不再依靠上帝的话,尤其是那些没有养成个人灵修习惯的基督徒 ——即没有通过读经、默想和私祷与上帝建立关系——也没有参加网上所举行的敬拜。懒惰参加网上敬拜,让很多基督徒听不到上帝的话,接着更让我们的生活偏离上帝的心意了。
Apakah ada kata "terlambat" untuk bertobat dan kembali kepada Allah? Tidak ada! Walaupun kita sudah hidup begitu jauh dari Dia, atau hidup begitu lama meninggalkan Dia, masih terbuka kesempatan bagi kita bila kita mau segera kembali kepada Allah. Raja Manasye hidup dalam kejahatan yang luar biasa. Ia melakukan segala perbuatan yang jahat dan keji di mata TUHAN (33:2-9). Meskipun demikian, TUHAN masih berfirman kepada Manasye dan rakyatnya. Sayangnya, mereka tidak menghiraukannya (33:10). Allah menunjukkan belas kasihan dan kesabaran yang besar kepada Raja Manasye dan rakyatnya. Belas kasihan ini merupakan anugerah yang tidak seharusnya disia-siakan. Karena mereka tidak menghiraukan firman TUHAN, Allah menyerahkan mereka ke tangan panglima-panglima tentara raja Asyur yang menangkap Raja Manasye dengan kaitan, membelenggunya dengan rantai tembaga, dan membawanya ke Babel (33:11).
悔改归向上帝是否有“为时已晚”的说辞?从来没有!尽管我们的生命已离祂多么遥远,又或者离祂有多么久,一旦愿意重归向上帝,机会之门仍然为我们敞开。玛拿西王生活极其邪恶。他行了耶和华上帝眼中一切邪恶可憎的事(33:2-9)。尽管如此,上帝仍然对玛拿西和他的百姓说话。但很可惜,这些人却是不听上帝的警戒(33:10)。上帝对玛拿西王和祂的子民彰显祂的怜悯和忍耐。如此怜惜爱顾之情实是一份不该错过的恩惠。就因为他们不听上帝的警戒,结果上帝就把他们交到亚述王的元帅手中,让他们抓住玛拿西王,用钩,用铜链把他捆起来,把他带到巴比伦去(33:11)。
尽管希西家和犹大人试图努力地顺服上帝,但这并不意味着他们不会遇见困难。威胁仍然会到来,但上帝站在他们那边。亚述王西拿基立入侵犹大,他围困一切坚固城,想要攻破占据。西拿基立运用了相当厉害的策略。除了进行围攻之外,他还派他的一些臣仆到耶路撒冷去见希西家和犹大人,使他们意志消沉,并削弱他们对上帝的信心。他用了合乎情理的一番话,旨在让犹大人的心动摇,以致他们最终投降。他说他们会因为被围困而饿死,上帝不会垂听他们,因为希西家已经废去了所有的丘坛。西拿基立的推测错了!他以为希西家废去丘坛的举动激怒了上帝,其实上帝很满意他所行的。西拿基立还夸口说他已打败了他所征服的那些列邦的众神(32:9-14)。
Meskipun Hizkia dan rakyat Yehuda berusaha sungguh-sungguh untuk hidup menaati Allah, bukan berarti bahwa mereka terbebas dari masalah. Ancaman tetap bisa datang, tetapi Allah di pihak mereka. Sanherib—Raja Asyur—datang menyerbu Yehuda. Ia mengepung kota-kota berkubu dan berniat merebutnya. Sanherib menjalankan taktik yang lihai. Selain melakukan pengepungan, ia juga mengutus beberapa pegawainya ke Yerusalem untuk menemui Hizkia dan rakyat Yehuda, mematahkan semangat mereka, dan memudarkan iman mereka kepada Allah. Ia memakai pernyataan-pernyataan yang sangat masuk akal yang diharapkan membuat hati orang Yehuda menjadi bimbang, sehingga akhirnya mereka menyerah. Ia mengatakan bahwa mereka akan mati kelaparan serta kehausan karena pengepungan, dan bahwa Allah tidak akan mendengarkan mereka karena Hizkia telah menjauhkan segala bukit pengorbanan. Sanherib salah duga! Ia mengira bahwa perbuatan Hizkia menjauhkan bukit pengorbanan itu membuat Allah murka, padahal Allah justru berkenan terhadap perbuatan Hizkia. Sanherib juga membanggakan diri dengan mengatakan bahwa ia sudah mengalahkan allah-allah bangsa-bangsa lain yang telah ia taklukkan (32:9-14).
Kebangunan rohani yang dilakukan Raja Hizkia termasuk merayakan Paskah. Raja Hizkia tahu bahwa perayaan Paskah itu amat penting. Akan tetapi, sejak Kerajaan Israel pecah menjadi Kerajaan Utara dan Kerajaan Selatan, perayaan Paskah tidak lagi dirayakan oleh seluruh orang Israel secara bersama-sama sebagaimana yang dituntut dalam hukum Taurat (30:5,26). Paskah adalah peringatan bahwa malaikat maut yang membunuh setiap anak sulung—manusia dan hewan—di Tanah Mesir telah melewati rumah-rumah orang Israel yang kedua tiang pintu dan ambang atas rumahnya telah dibubuhi darah anak domba (Keluaran 12). Orang Israel merayakan Paskah untuk mengingat kembali perjanjian antara mereka dan Allah Penebus mereka. Setelah dipertimbangkan, Paskah diadakan di bulan kedua karena para imam belum menguduskan diri dalam jumlah yang banyak, dan rakyat belum berkumpul di Yerusalem (30:2). Paskah seharusnya diadakan di bulan pertama (Bilangan 9:1-5). Namun, dalam kondisi tertentu, Paskah boleh dilakukan di bulan kedua (Bilangan 9: 5-14).
希西家王的宗教复兴包括了守逾越节。希西家王知道守此节的重要性。然而,自从以色列分裂为北国和南国后,以色列人不再按照律法的要求一起守逾越节(30:5,26)。逾越节是记念死亡天使在埃及地击杀所有长子和头生的牲畜,但却越过了门框和门楣都涂上羔羊血的以色列民之房屋(《出埃及记》12章)。以色列人守逾越节是为了记念与那位救赎他们的上帝所立的约。因为自洁的祭司尚不敷用、百姓也没有聚集在耶路撒冷,所以经过商议后,逾越节在第二个月举行,(30:2)。守逾越节应该是在第一个月(《民数记》9:1-5)。然而,在某些情况下,是允许在第二个月才举行(《民数记》9:5-14)。
希西家在北国即将崩溃的时候成为犹大王。他在位三年后,亚述军队围攻撒玛利亚城。三年后,撒玛利亚城和北国被亚述帝国征服。如此,就结束了一个拒绝上帝崇拜其他神明的国家的历史。北国灭亡的事件,对于刚刚登基的希西家王来说,是一个宝贵的教训。如果他想国泰民安,他必须下定决心专心爱耶和华并遵守祂的所有诫命和律例。
Hizkia menjadi raja di Kerajaan Yehuda pada waktu Kerajaan Utara mendekati masa keruntuhan. Tiga tahun setelah ia memerintah, tentara Asyur mengepung kota Samaria. Tiga tahun kemudian, kota Samaria dan Kerajaan Utara berhasil ditaklukkan oleh Kerajaan Asyur. Penaklukan ini merupakan akhir dari riwayat sebuah bangsa yang menolak Allah serta menyembah ilah-ilah lain. Peristiwa runtuhnya Kerajaan Utara ini merupakan pelajaran berharga bagi Raja Hizkia yang saat itu baru naik takhta. Bila ia ingin mengalami keadaan yang baik. dia harus mengambil keputusan untuk sungguh-sungguh hidup mengasihi TUHAN dan menaati segala perintah dan ketetapan-Nya.
上帝的忍耐和恩典在我们的生命中确实伟大。本日经文见证了上帝对亚哈斯的恩典。他是一位一生远离上帝的王,因为他没有行耶和华眼中看为正的事(28:1)。亚哈斯王不遗余力地敬拜巴力和摩洛,并效法外邦人的习俗,在丘坛上、山冈上、各青翠树下献祭烧香。并且使自己的儿女经火献为祭(28:2-4)。用火焚烧的祭是献给亚扪人所祭拜的神摩洛,他们把摩洛的金像烧热,然后将一个活生生的孩子放在摩洛的手中,直到孩子被烧死。亚哈斯王行这事在耶和华眼中是极其可憎的。上帝曾命令要治死拜摩洛的人(《利未记》20:3)。
From the publisher's feed