
Sign up to save your podcasts
Or


上帝的话语警告每一位父母要注意培养孩子或孙子的灵命。我们看到许多敬虔的父母竟没有敬虔的孩子。父母的虔诚并不能保证他们孩子的生活也会敬虔。约兰王——敬虔约沙法王的儿子——并没有行他父亲的道。他做了耶和华眼中看为恶的事。作王并觉得自己奋勇自强后,他竟杀了他的众兄弟和以色列的几个首领(21:4)。他行以色列诸王的恶道,与亚哈家一样,因他娶了亚哈的女儿为妻(21:6)。
有趣的是,在约沙法王生命的尽头,他竟然再次犯他之前犯过的过犯与罪恶,即是与上帝所憎恨的人交好,甚至帮助那人。这一次,他与邪恶的以色列王亚哈谢交好(20:35-36)。他与亚哈谢王交好,建造可以开往他施的船只。这分明是约沙法王的弱点。在与某些人相处时,他没有坚定的立场。因为想与某些人相处而妥协了自己的信仰。尽管上帝曾经通过耶户责备约沙法王这一罪恶,但在他生命的尽头,他又犯了同样的罪。生命中战胜罪恶并非容易!我们真的需要上帝的恩典,我们需要随时谨慎,保守自己的心。
约沙法王经历了上帝的饶恕和拯救。然而,这并不意味着他可以免于同样的诱惑。他一生都有可能跌在同样的罪恶。约沙法王在位期间,犹大国的国势稳定(20:30)。上帝赐他四境平安。当摩押人和亚扪人与米乌尼人一同前来与约沙法作战时(20:1),上帝为他们而战。他们什么也没做,上帝使亚扪人和摩押人彼此自相击杀(20:23)。约沙法和以色列人从中夺了很多财物,他们甚至花了 3天的时间才夺完这些财物(20:21)。与上帝的这种非凡的属灵体验并没有使约沙法免于犯罪。
我们的生活也是如此。我们永远无法免于罪恶。因此,在我们的余生中,我们需要依靠上帝的帮助和恩典。我们需要时刻保持警惕,保守我们的心,尤其是远离那些经常使我们陷入罪中的事情。每一天,我们都必须用上帝赐的全幅军装装备自己(《以弗所书》6:13-18)。你是否养成了对所有可能动摇你信心的试探谨慎的习惯?[叶素心传道/洪萍利]
Menarik sekali bahwa di akhir hidupnya, Raja Yosafat kembali mengulangi kesalahan atau dosa yang sebelumnya pernah dilakukannya, yaitu bersekutu dan menolong orang yang dibenci TUHAN. Kali ini, ia bersekutu dengan Ahazia, raja Israel yang fasik perbuatannya itu (20:35-36). Ia bersekutu dengan Raja Ahazia untuk membuat kapal-kapal yang dapat berlayar ke Tarsis. Kelihatannya, inilah kelemahan Raja Yosafat. Ia tidak memiliki pendirian yang teguh ketika berhadapan dengan orang-orang tertentu. Ia mengompromikan iman karena ingin bergaul dengan orang-orang tertentu. Meskipun TUHAN pernah memakai Yehu untuk menegur Raja Yosafat atas dosa ini, namun pada akhir hidupnya, ia kembali melakukan dosa yang sama. Tidak mudah memang untuk bisa hidup berkemenangan atas dosa! Kita benar-benar membutuhkan anugerah Tuhan, dan kita perlu selalu mawas diri serta menjaga hati.
Raja Yosafat pernah mengalami pengampunan dan keselamatan dari TUHAN. Namun, hal itu tidak berarti bahwa ia menjadi kebal terhadap godaan yang sama. Ia dapat kembali jatuh pada hal yang sama di sepanjang kehidupannya. Pada masa pemerintahan Raja Yosafat, keadaan kerajaan Yehuda stabil (20:30). Allah mengaruniakan keamanan kepadanya di segala penjuru. Ketika bani Moab dan bani Amon datang berperang melawan Yosafat bersama-sama dengan sepasukan orang Meunim (20:1), Allah yang berperang bagi mereka. Mereka tidak melakukan apa-apa, TUHAN membuat bani Amon dan bani Moab saling bunuh-membunuh (20:23). Yosafat dan orang Israel bahkan mendapat banyak sekali barang-barang jarahan, sampai mereka membutuhkan waktu 3 hari lamanya untuk menjarah barang-barang itu (20:21). Pengalaman rohani yang luar biasa bersama TUHAN ini tidak membuat Yosafat kebal terhadap dosa.
Kehidupan kita juga demikian. Kita tidak pernah kebal terhadap dosa. Karena itu, seumur hidup, kita perlu bergantung pada pertolongan dan anugerah Tuhan. Kita perlu selalu waspada dan menjaga hati, khususnya terhadap hal-hal yang sering membuat kita jatuh ke dalam dosa. Setiap hari, kita harus memperlengkapi diri dengan seluruh senjata Allah (Efesus 6:13-18). Apakah Anda telah membiasakan diri untuk mewaspadai semua godaan yang bisa menggoyahkan iman Anda? [GI Wirawaty Yaputri]
约沙法王回到宫殿证明了上帝对他的怜悯和恩典。与亚哈王在战场上被箭射死不同,上帝以奇妙的方式救出约沙法。他是因为穿王服而成为被杀的目标。但是,当他对上帝呼求,他躲过了危险(18:31)。上帝愿意救曾经行了上帝眼中看为不正的事的约沙法王。这不表示上帝闭眼不看约沙法王的罪。祂已经派遣哈拿尼的儿子耶户责问约沙法王。他做了哪些不讨主喜悦的事呢?约沙法王帮助并与恨恶耶和华的亚哈王做朋友(19:2),甚至他们结为亲家(18:1)。与恶人亚哈王的关系使上帝的忿怒临到约沙法王。但是,上帝的恩典使约沙法王躲过上帝的惩罚。上帝怜悯约沙法王,因为祂看到约沙法王立定心意寻求上帝(19:3)。
Kepulangan Raja Yosafat ke istananya membuktikan kemurahan dan anugerah TUHAN bagi dirinya. Berbeda dengan Raja Ahab yang mati terkena panah di medan perang, Raja Yosafat diselamatkan Allah dengan cara ajaib. Dia adalah target pembunuhan karena ia memakai pakaian kebesaran. Namun, saat ia berseru kepada Tuhan, ia diluputkan dari bahaya (18:31). Allah berkenan menolong Raja Yosafat yang telah melakukan hal yang tidak berkenan dalam pandangan Allah. Hal ini bukan berarti bahwa Allah menutup mata terhadap dosa Raja Yosafat. Allah telah mengutus Yehu bin Hanani untuk menegur Raja Yosafat. Perbuatan apa yang tidak berkenan di hadapan Allah itu? Raja Yosafat telah menolong dan bersahabat dengan Raja Ahab yang membenci TUHAN (19:2), bahkan mereka menjalin relasi sebagai besan (18:1). Relasi dengan Raja Ahab yang jahat itu membuat Allah murka terhadap Raja Yosafat. Namun, anugerah Allah meluputkan Raja Yosafat dari hukuman Allah. Allah berbelaskasihan kepada Raja Yosafat karena Ia melihat hati Raja Yosafat yang mencari Allah dengan tekun (19:3).
Raja Ahab tidak percaya kepada Allah. Ia tidak hidup dalam takut akan TUHAN. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika ia tidak mau mendengarkan firman TUHAN. Ia tidak senang dengan nabi yang memberitakan kebenaran karena nabi itu menubuatkan yang buruk tentang dia (18:7,17). Raja Ahab lebih suka kepada nabi-nabi palsu yang meramalkan hal-hal yang baik tentang dia (18:12). Sebagai seorang nabi yang benar, Mikha tetap memberitakan firman Tuhan, walaupun hidupnya terancam oleh penderitaan (18:13). Ternyata benar! Konsekuensi dari memberitakan firman yang benar di tengah angkatan yang bengkok itu tidak menyenangkan. Mikha ditampar oleh Zedekia bin Kenaana (18:23). Selanjutnya, Raja Ahab menangkap Mikha dan memasukkannya ke dalam penjara dengan makanan dan minuman yang serba sedikit (18:26). Konsekuensi dari ketaatan bukan hanya bisa tidak menyenangkan, melainkan bisa buruk sekali.
亚哈王不相信上帝。他不过敬畏上帝的生活。因此,不足为奇的他不愿意听上帝的道。他不喜欢传扬真理的先知,因为先知指着他所说的的预言是凶言(18:7,17)。亚哈王更喜欢的是向他说的预言是吉言的假先知(18:12)。作为一个好的先知,米该雅仍然传扬上帝的道,虽然他的生活受痛苦的威胁(18:13)。事实证明,在这弯曲悖逆的世代当中传扬上帝的真道的结果不是令人愉快的。基拿拿的儿子西底家打了米该雅的脸(18:23)。接下来亚哈王抓了米该雅并下在监里,吃不饱喝不足(18:26)。顺服的结果不单是会不愉快,反之会很糟糕。
Sebuah lagu lawas mengatakan, " Tuhan Yesus tidak berubah, tidak berubah, tidak berubah. Tuhan Yesus tidak berubah, tak berubah selama-lamanya..." Lagu ini menekankan bahwa Tuhan Yesus setia dari dulu, sekarang, dan sampai selamanya. Sebaliknya, manusia mudah sekali berubah. Ada orang yang dahulu—waktu hidup susah—sungguh-sungguh mengikut Tuhan. Sekarang—sesudah sukses—dengan perlahan, namun pasti, orang itu meninggalkan iman dan pelayanan. Ada pula orang yang dahulu—saat sukses—hidup penuh dengan rasa syukur dan bersemangat melayani Tuhan. Sekarang—saat hidup susah—menjadi kecewa dan meninggalkan Tuhan. Hati manusia bisa dengan mudah berubah karena situasi dan kondisi yang terjadi dalam hidupnya. Kesuksesan maupun penderitaan dapat membawa seseorang berubah hatinya terhadap Tuhan.
有这么一首老歌," 主耶稣不改变,不改变,不改变。主耶稣不改变,永不改变……。" 这首歌强调主耶稣自昔至今永永远远其恩不改变。反之,人极其容易改变。有的人在之前——生活困苦时——诚心诚意跟随上帝。如今——成功之后——慢慢的,离开了信心与事奉。也有人在之前——当成功时——过着充满感恩的生活,并且积极事奉上帝。如今——当生活困苦——失望的离开上帝。人的信心易于因着生活上发生的状况而改变。无论是成功或痛苦都能改变一个人对上帝的信心。
亚撒效法他先祖大卫,是一位敬畏耶和华的王(14:2)。他在犹大各城除掉外邦神的坛、香、丘坛,打碎柱像,砍下木偶。他吩咐犹大人寻求耶和华他们列祖的上帝,遵行耶和华的律法和诫命。犹大国在他的统治下国享太平(14:3-5)。上帝赐给犹大平安,因为亚撒专心寻求耶和华。当古实王谢拉率领一支由一百万人和三百辆战车组成的大军与犹大军作战时,耶和华帮助亚撒和犹大军队,并在他们面前击败了古实人。让他们惨败,以致犹大人因耶和华得了许多掠物(14:9-15)。
From the publisher's feed