Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus

By Sinode Gereja Kristus YesusReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Sinode Gereja Kristus Yesus episodes

  • 28 November 2021 - "TUHAN MENGONTROL SEJARAH"

    Majalah Christianity Today, 15 Januari 2020, memaparkan bahwa di seluruh dunia, setiap hari ada 8 orang Kristen mati dibunuh karena imannya. Setiap minggu, 182 gereja atau rumah orang Kristen dirusak. Setiap bulan, 309 orang Kristen dipenjarakan tanpa keadilan. Betapa sulitnya kehidupan orang Kristen di lima negara, yaitu—mulai dari yang paling sulit—Korea Utara, Afghanistan, Somalia, Libya, dan Pakistan. Keadaan itu mungkin membuat kita bertanya, “Tuhan, mengapa Engkau mengizinkan semua ini terjadi?” Kita ingin agar Tuhan campur tangan untuk menghentikan penderitaan yang dialami orang Kristen dan meng-hukum para pemimpin negara yang membiarkan terjadinya kejahatan dan penganiayaan terhadap orang Kristen. Namun, tindakan Tuhan amat senyap. Mengapa Tuhan seolah-olah diam saja?

    Pertanyaan di atas tak mudah dijawab. Kitab Amsal mengingatkan bahwa Tuhan memiliki rencana khusus yang tidak selalu bisa kita bayangkan melalui para pemimpin negara, “Hati raja seperti batang air di dalam tangan TUHAN, dialirkan-Nya ke mana Ia ingini.” (21:1). Sebagaimana para petani bisa membuka dan menutup saluran air untuk mengontrol perairan sawah, demikian pula Tuhan berdaulat untuk mengendalikan hati para pemimpin dunia. Ingatlah bahwa Raja Koresy dari Persia bisa dipakai Tuhan untuk mengembalikan bangsa Israel ke daerah asalnya. Ingatlah bahwa Tuhan bisa “mengeraskan hati” Firaun untuk menyatakan kemuliaan-Nya di tengah bangsa Mesir dan bangsa Israel. Ingatlah bahwa Tuhan bisa memakai kaisar Agustus untuk mengadakan sensus, sehingga Maria melahirkan bayi Yesus Kristus di Bethlehem sesuai dengan nubuat Perjanjian Lama. Jelas bahwa para pemimpin negara tidak memiliki kekuasaan mutlak. Sesungguhnya, Tuhan-lah yang memegang kendali dan mengontrol sejarah.

    Sebagai anak-anak Tuhan yang memahami kehendak Tuhan dalam sejarah, walaupun secara terbatas, seharusnya kita tidak dikuasai oleh rasa khawatir, dan kita tetap beriman kepada Allah pada masa pandemi ini. Allah yang mengontrol sejarah adalah Allah yang berkuasa mengendalikan segala sesuatu. Apakah Anda sudah mulai mendoakan para pemimpin negara kita dengan keyakinan bahwa rencana Allah pasti akan terlaksana? Apakah Anda sudah berdoa agar kita bisa tetap setia memberitakan Injil dan nama Tuhan semakin dikenal serta disembah oleh segala suku, bangsa, dan bahasa? [FL]

    10 min
  • 十一月廿七日 - 珍惜上帝的恩福

    富有的父母有时会故意不直接将他们的财富和生意交给他们的孩子。这些孩子必须先工作,服从他人,才能明白努力拼命的重要性和赚钱的难易,才能珍惜自己继承的资产和生意的每一块钱。箴言的作者说:“起初速得的产业,终久却不为福”(20:21)。这一箴言教导我们努力工作以获得某些东西的重要性。通过努力工作获得的东西会比轻松获得的东西更受珍惜。

    我们怎样才能珍惜我们在基督里白白获得的救恩呢?我们必须珍惜救恩,因为救恩的代价非常高,即通过基督在十字架上的身体和宝血的牺牲。因此,我们必须在意识到我们不配得救的情况下接受救恩。主耶稣特意来到世上,通过死在十字架上将我们从罪的刑罚中救赎出来,让我们看到并感激祂为我们所做的牺牲。

    箴言书教导我们,唯有体会到所做的牺牲以及所付出的努力,我们才能够珍惜我们所获得的地上和天上的宝藏——即灵魂的拯救。作为父母,您有没有教育您的孩子要珍惜他们所获得的,无论是地上还是天上的宝藏(即灵魂的拯救)?父母穷不会导致孩子的败坏,但父母在教育和爱方面的贫乏会导致孩子的败坏。一个人可以给下一代留的最好的遗产并非财富,更重要的是教育,使下一代能够生活在真理中并敬畏上帝。

    有些上帝的儿女过着不幸福的生活,不是因为他们没得救或没有属灵的财宝,而是因为他们不珍惜、不感激所领受的恩福。如果您的生活不快乐,那可能是因为您总是抱怨,很少感恩。学习感谢上帝的祝福吧![林贻加传道/洪萍利]

    8 min
  • 27 November 2021 - "MENGHARGAI BERKAT TUHAN"

    Para orang tua yang kaya raya kadang-kadang sengaja tidak langsung menyerahkan harta dan usaha mereka kepada anak-anak mereka. Anak-anak itu diwajibkan untuk bekerja dan menjadi bawahan orang lain lebih dahulu agar memahami pentingnya kerja keras dan sulitnya mendapat uang, sehingga mereka bisa menghargai setiap rupiah dari harta dan usaha yang mereka warisi. Penulis kitab Amsal berkata, “Milik yang diperoleh dengan cepat pada mulanya, akhirnya tidak diberkati.” (20:21). Amsal ini mengajarkan tentang pentingnya kerja keras untuk mendapatkan sesuatu. Sesuatu yang diperoleh dengan kerja keras akan lebih dihargai daripada yang diperoleh secara mudah.

    Bagaimana kita bisa menghargai keselamatan di dalam Kristus yang kita peroleh secara cuma-cuma itu? Keselamatan itu kita hargai karena keselamatan dibayar dengan harga yang sangat mahal, yaitu melalui pengorbanan tubuh dan darah Kristus di kayu salib. Oleh karena itu, keselamatan harus kita terima dengan kesadaran bahwa kita tidak layak menerimanya. Tuhan Yesus sengaja turun ke dunia untuk menebus kita dari hukuman dosa dengan mati di kayu salib supaya kita melihat dan menghargai pengorbanan yang sudah Dia lakukan bagi kita.

    Kitab Amsal mengajarkan bahwa baik harta duniawi maupun harta sorgawi—yaitu keselamatan jiwa—yang kita terima baru bisa kita hargai bila kita menghayati betapa besarnya pengorbanan atau kerja keras yang telah dilakukan agar kita bisa memperoleh apa yang telah kita terima itu. Sebagai orang tua, apakah Anda sudah mendidik anak-anak Anda untuk menghargai baik harta duniawi maupun harta sorgawi—yaitu keselamatan jiwa—yang mereka terima? Anak tidak akan rusak jika orang tuanya miskin harta, tetapi anak akan rusak jika orang tuanya miskin didikan dan kasih sayang. Warisan terbaik yang bisa diberikan seseorang kepada keturunan selanjutnya bukan hanya harta, tetapi terutama adalah didikan agar generasi selanjutnya hidup dalam kebenaran dan takut akan Tuhan.

    Ada anak-anak Tuhan yang hidup tidak bahagia, bukan karena mereka tidak memiliki keselamatan atau harta rohani, tetapi karena mereka tidak menghargai dan tidak mengucap syukur atas berkat yang telah mereka terima. Jika hidup Anda tidak bahagia, jangan-jangan hal itu terjadi karena Anda selalu mengeluh dan jarang mengucap syukur. Belajarlah untuk menghargai berkat Tuhan! [FL]

    9 min
  • 26 November 2021 - "ATURAN, SEBAGAI PAGAR DARI TUHAN!"

    Ada banyak aturan dalam kekristenan, misalnya aturan kekudusan pernikahan—yaitu kewajiban untuk setia pada pasangan dan tidak boleh bercerai, aturan beribadah secara pribadi dan bersama-sama, aturan menghormati orang tua dan atasan, aturan hidup jujur dan penuh kasih kepada sesama, dan masih banyak lagi. Mengapa aturan-aturan itu harus ditaati? Bagaimana memaknai aturan secara tepat agar kita tidak hanya sekadar menjalankan kewajiban agama, tetapi kita mengikuti aturan sebagai wujud ketaatan terhadap kehendak Tuhan?

    Kitab Amsal mengajar kita, “Siapa berpegang pada perintah, memelihara nyawanya, tetapi siapa menghina firman, akan mati.” (19:16). Kata perintah juga bisa berarti hukum. Dalam kitab Amsal, hukum adalah ajaran atau nasihat tentang karakteristik kehidupan yang takut akan Tuhan. Kitab Amsal mengingatkan bahwa orang yang memelihara/berpegang pada hukum adalah orang yang paling beruntung. Orang yang memelihara hukum itu seperti orang yang menaati rambu-rambu lalu lintas. Menaati rambu lalu lintas sebenarnya merupakan tindakan menjaga keselamatan diri sendiri.

    Tuhan Yesus mendorong para murid-Nya untuk menaati perintah-Nya. Apa tujuan Tuhan Yesus? Tuhan Yesus bersabda, “Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya..” (Yohanes 15:9-10). Sangat jelas bahwa Tuhan Yesus meminta murid-murid-Nya untuk taat agar mereka mengalami keuntungan lebih dahulu yaitu tinggal dalam kasih Tuhan. Menaati seluruh perkataan/firman Tuhan adalah cara Tuhan untuk membuat anak-anak Tuhan bisa tinggal dalam kasih Tuhan. Ketika mereka tinggal dalam kasih Tuhan, mereka dapat merasakan sukacita penuh dari Tuhan (Yohanes 15:11).

    Sama seperti orang tua membuat banyak peraturan sebagai pagar bagi anak-anaknya agar mereka memiliki kehidupan yang baik dan berbahagia, demikian pula perintah Tuhan adalah pagar bagi hidup kita supaya kita tetap hidup dalam kasih-Nya. Apa perintah Tuhan yang selama ini sulit untuk Anda taati? Apakah Anda sudah memaknai perintah tersebut sebagai pagar dari Tuhan? [FL]

    9 min
  • 十一月廿六日 - 来自上帝的篱笆:规矩

    基督教有很多规矩,比如婚姻圣洁的规矩——对配偶忠贞、不可离婚的规矩,各自敬拜和一起敬拜的规矩,孝敬父母和尊重上司的规矩,与他人诚实且充满慈爱地生活等规矩。为什么要遵守这些规矩?如何正确解释这些规矩,使我们不只是履行宗教义务,而是将规矩作为顺服上帝旨意的一种形式?

    箴言书教导我们:“谨守诫命的,保全生命。轻忽己路的,必致死亡”(19:16)。命令这个词也可以指律法。在箴言书中,律法是敬畏上帝的生活特征的教导或建议。箴言书提醒我们,遵守律法的人是最幸运的人。遵守律法的人就像遵守交通规则的人一样。遵守交通规则实际上是一种保护自己安全的行为。

    主耶稣鼓励祂的门徒遵守祂的命令。主耶稣的目的是什么?主耶稣说:“我爱你们,正如父爱我一样。你们要常在我的爱里。你们若遵守我的命令,就常在我的爱里。正如我遵守了我父的命令,常在他的爱里。”(《约翰福音》15:9-10)。很明显,主耶稣要求祂的门徒顺服,这样他们才能体验到常在主的爱里的好处。顺服上帝一切的话/主的道是上帝使祂的儿女活在主的爱中的方式。当他们住在上帝的爱里时,他们就能感受到从上帝而来的喜乐(《约翰福音》15:11)。

    正如父母为孩子制定许多规矩作为篱笆,使他们拥有美好幸福的生活,上帝的命令也是我们生活的篱笆,使我们能够持续在主的爱里生活。上帝命令中有什么令您难以遵守的命令吗?您是否将这条命令理解为来自上帝的篱笆?[林贻加传道/洪萍利]

    6 min
  • 十一月廿五日 - 聆听的智慧

    一个有智慧的人通常被描述为一个说话优美且充满智慧的人。箴言书在描述有智慧的人时不仅强调了那人所说的话,而且也强调了那人聆听的技巧。

    聆听的智慧具有两个好处:第一,好好聆听有助于我们了解对方的话或问题,从而我们能够做出正确的回答。箴言书警告我们说:“未曾听完先回答的,便是他的愚昧和羞辱”(18:13)。听不懂别人的话先回答是一种羞辱自己的愚蠢态度。如果我们不理解对方的话或问题,我们如何能够很好地回答他人呢?因此,我们在听的时候,不要表现得像参加抢答比赛似的,在问题还没说完之前就急着猜答案。急于回答的人——或者在回答时自以为是——不是很好的倾听者。聆听是不容易的!需要专注和谦虚才能理解对方的意思。您是否有一种使您无法成为丈夫/妻子/孩子/父母、同事或同工的良好倾听者的态度?上帝给我们两只耳朵和一张嘴,目的是让我们多听少说。

    其次,多听能让我们获得智慧,从而能够做出正确的决定。“先诉情由的,似乎有理。但邻舍来到,就察出实情”(18:17)。箴言书提醒我们,每个故事都可以从不同的角度看。只从一个角度听意味着看得不全面。听取他人的意见将使我们更全面地了解真相。箴言书提醒我们,在还没听到不止一种意见时,千万别做出决定。您的生活态度是否表明您在做决定时有智慧?问问别人的意见,这样您才能更客观地看待您的情况![林贻加传道/洪萍利]

    7 min
  • 25 November 2021 - "HIKMAT DALAM MENDENGARKAN"

    Orang yang berhikmat sering digambarkan sebagai orang yang berkata-kata dengan indah dan bijaksana. Kitab Amsal bukan hanya menggambarkan orang berhikmat melalui kata-kata yang ia ucapkan, tetapi juga melalui keterampilan mendengarkan.

    Ada dua manfaat memiliki hikmat dalam mendengarkan, yaitu: Pertama, mendengar dengan baik menolong kita untuk bisa memahami perkataan atau pertanyaan lawan bicara kita, sehingga kita bisa menjawab secara tepat. Kitab Amsal mengingatkan, “Jikalau seseorang memberi jawab sebelum mendengar, itulah kebodohan dan kecelaannya.” (18:13). Menjawab sebelum mendengar dan memahami perkataan orang lain merupakan sikap bodoh yang mendatangkan cela bagi diri sendiri. Bagaimana kita dapat menjawab dengan baik jika kita tidak memahami maksud perkataan atau pertanyaan lawan bicara kita? Oleh karena itu, saat mendengarkan, janganlah kita bersikap seperti orang yang ikut kuis cerdas cermat yang buru-buru menebak jawaban sebelum pertanyaan selesai disampaikan. Orang yang terburu-buru menjawab—atau merasa sok pintar saat menjawab—bukanlah pendengar yang baik. Mendengarkan itu tidak mudah! Diperlukan konsentrasi serta kerendahhatian untuk bisa memahami maksud/pesan lawan bicara kita. Apakah Anda memiliki sikap yang menjadi penghalang bagi diri Anda untuk menjadi pendengar yang baik bagi suami/istri/anak/orang tua Anda, teman kerja Anda, atau teman pelayanan Anda? Tuhan merancang dua telinga dan satu mulut dengan maksud agar kita berusaha untuk lebih banyak mendengar daripada berbicara.

    Kedua, banyak mendengar membuat kita memperoleh hikmat untuk mengambil keputusan secara tepat. “Pembicara pertama dalam suatu pertikaian nampaknya benar, lalu datanglah orang lain dan menyelidiki perkaranya.” (18:17). Kitab Amsal mengingatkan bahwa setiap kisah bisa dilihat dari berbagai sudut pandang. Mendengar dari satu sudut pandang saja berarti melihat secara tidak utuh. Mendengar dari orang lain akan membuat kita melihat kebenaran secara lebih utuh. Kitab Amsal mengingatkan kita agar jangan mengambil keputusan sebelum mendengar lebih dari satu pendapat. Apakah sikap hidup Anda memper-lihatkan bahwa Anda memiliki hikmat dalam mengambil keputusan? Tanyakanlah pendapat orang lain agar Anda bisa melihat keadaan diri Anda sendiri secara lebih objektif! [FL]

    6 min
  • 24 November 2021 - "NASIHAT DALAM BERKONFLIK"

    Tidak ada seorang pun yang bisa menghindari munculnya konflik dalam hidupnya, termasuk dalam pekerjaan, keluarga, bahkan juga dalam gereja, karena manusia yang sudah jatuh ke dalam dosa itu memiliki kecenderungan untuk selalu ingin menang. Namun, anak-anak Tuhan seharusnya bisa mengatur sikap dalam menangani konflik. Kitab Amsal mengajarkan, “Memulai pertengkaran adalah seperti membuka jalan air; jadi undurlah sebelum perbantahan mulai.“ (17:14).

    Amsal ini memberi dua nasihat dalam menghadapi konflik: Pertama, pahamilah betapa besar kerusakan relasi akibat pertengkaran. Luapan air akibat bendungan pecah menggambarkan kerusakan hubungan antar manusia yang rusak karena pertengkaran. Kebocoran bendungan biasanya dimulai dari lubang kecil yang kemudian makin lama makin membesar dan akhirnya menjadi pancaran air yang dahsyat dan tak terbendung, sehingga bisa menghancurkan rumah dan sawah. Tidak semua konflik berakhir dengan pertengkaran. Pertengkaran terjadi bila konflik tidak diselesaikan dengan kepala dingin. Jika tidak mau berdamai, bisa terjadi perpecahan hebat yang berkepanjangan. Saat menghadapi konflik atau menangani konflik, ingatlah bahwa konflik yang tidak terselesaikan atau tidak diselesaikan dengan cara yang baik bisa berdampak besar dan negatif. Menangani konflik tidak berarti bahwa kita menarik diri dan lari dari konflik. Konflik tidak akan bisa beres jika kedua belah pihak terus-menerus saling menyalahkan satu dengan yang lain. Berdoalah memohon ketenangan dari Tuhan, kemudian kita harus melakukan introspeksi diri dan—dengan rendah hati—mendengar dan memedulikan sudut pandang orang yang berkonflik dengan diri kita.

    Kedua, jangan mencoba menyelesaikan konflik saat hati kita sedang dalam keadaan panas. Mundurlah sebelum perbantahan yang sengit dimulai (17:14). Saat hati panas dan diri kita terluka, perkataan kita bisa menjadi senjata yang tajam dan menusuk lawan. Sebaliknya, perkataan lawan kita bisa menjadi sangat menyakitkan dan melukai hati kita, sehingga sangat sulit terobati. Oleh karena itu, saat konflik memanas, kita harus berhenti bicara dan mencari waktu yang lebih tenang untuk berbicara kembali. Mohonlah hikmat Tuhan agar kita diingatkan untuk menunda jawaban saat menyelesaikan konflik. Apakah Anda telah melatih diri untuk berhenti sejenak saat berkonflik? [FL]

    7 min
  • 十一月廿四日 - 面对冲突的建议上

    没有人能避免生活中的冲突,包括工作、家庭,甚至教会中的冲突,因为堕入罪孽的人有一种总是想赢的倾向。然而,上帝的儿女在处理冲突时应该能够调节自己的态度。箴言书教导说:“分争的起头,如水放开。所以在争闹之先,必当止息争竞”(17:14)。

    这一箴言在处理冲突时给出了两条建议:首先,必须清楚分争会对一段关系造成多大的伤害。大坝决堤造成洪水描述了分争将破坏人际关系。大坝渗漏通常是从一个小洞开始,然后越来越大,最终成为强大而无法阻挡的水流,从而可以摧毁房屋和稻田。并非所有冲突都会变成分争。当冲突没有以冷静的头脑解决时,就会发生分争。如果你不想和解,长期及巨大分歧就会发生。在面对或处理冲突时,请记住未解决或未完全解决的冲突可能会产生重大的负面影响。处理冲突并不意味着我们要退出冲突并逃避冲突。如果双方不断互相指责,冲突就不会得到解决。首先我们要祈求上帝赐下平静的心,然后我们必须自我反省,并谦卑地倾听和注意与我们有冲突的人的观点。

    第二,不要在火冒三丈的时候试图解决冲突。要在激烈的争论开始之前撤退(17:14)。当我们火冒三丈,受到伤害时,我们的言语就会变成刺伤对方的利器。另一方面,对方的话也很有可能会非常伤人,伤害我们的心,难以治疗。因此,当冲突升温时,我们必须停止说话,找一个更加平静的机会再说话。求上帝赐下智慧,这样我们就会被提醒在解决冲突时要拖延回答。您有没有训练自己在冲突中停下来?[林贻加传道/洪萍利]

    8 min
  • 十一月廿三日- 掣签是上帝的旨意吗?

    圣经里有很多关于掣签寻求上帝指示的故事。例如旧约圣经中扫罗王命令通过掣签来确定到底是谁导致上帝拒绝给予指示的人(《撒母耳记上》14:41-43)。在新约圣经中,门徒们通过摇签决定接替犹大的人(《使徒行传》1:23-26)。圣经是否建议通过摇签确认上帝的旨意?掣签/摇签是上帝的旨意吗?

    上帝可以用掣签/摇签的方式来显明他的旨意。然而,上帝的旨意总是由掣签/摇签决定的吗?当然不是!箴言书中的话 “签放在怀里,定事由耶和华”(《箴言》16:33)并不是说我们总是要通过摇签来决定某件事是否是上帝的旨意。箴言书教导我们,上帝掌管每个人的生命。人可以通过摇签确认上帝的旨意,但是结果是由上帝的。

    在如今的时代,我们是否还可以通过摇签确认上帝的旨意?不!在圣经完成之前,上帝的百姓不仅通过摇签寻求上帝的旨意,而且还通过询问谋士(11:14;15:22;24:6)。在如今的时代,我们应该是通过研究圣经来寻求上帝的旨意的。在寻求上帝旨意时,我们必须坚持两个原则:第一,相信上帝掌管每个人的生命(16:33)。上帝正在为祂的荣耀安排我们生活中的所有事件。作为上帝的儿女,我们不应该害怕前进,即使前方的道路并不明朗,因为我们相信上帝出人意料的带领正在引领我们的生活。不要害怕做出决定。要做出我们认为会更加荣耀上帝的决定。其次,在祈求智慧做出荣耀上帝的决定之后,把这些决定交托于上帝(16:3)。不要担心尚未发生的事情。尽我们所能做的做好我们的部分。相信上帝会祝福,上帝的名将得到荣耀![林贻加传道/洪萍利]

    7 min

About Sinode Gereja Kristus Yesus

From the publisher's feed

Akun Spotify resmi Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY) yang menyajikan Renungan GEMA dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Temukan kekuatan firman Allah dan pertumbuhan iman setiap hari bersama kami…