Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus

By Sinode Gereja Kristus YesusReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Sinode Gereja Kristus Yesus episodes

  • 十月廿五日 - 耶稣基督是敬拜的中心

    病毒疫情大流行改变了教会的敬拜涵义和敬拜形式的方方面面。在诸般限制之际、教会绞尽脑汁来设制“疫情版本的敬拜”。有些教会立即将现场实体敬拜转为线上视频敬拜。也有的教会布置一番、改装成为居家敬拜的概念,呈现出一副非正式之家庭聚会的敬拜形式。音乐旋律也近乎朴实、信徒却也能乐在其中欣赏之。除外还有好些其他疫情版本的敬拜形式。在如此的状况中,让我们来思考一个神学的议题,那就是“基督在敬拜中的位置”。到底今时今日教会的敬拜是否还是以基督为中心?敬拜中是否依然谨守“唯独基督”的原则呢?

    《希伯来书》作者老早就察透到主耶稣身为大祭司的角色、祂就是唯一的中保、使人与上帝在敬拜中联结。主耶稣的作为即是献上自己、成为完美全备、毫无瑕疵的祭牲,就此引领祂子民配得来敬拜上帝。认定基督的作为、即能使疫情大流行中的教会在敬拜礼仪中以基督为中心,信徒全神灌注敬拜主耶稣基督、且纪念祂为子民担负了牺牲的代价。中保耶稣基督的牺牲大功就是全然完好的奉献,也显明上帝对其子民的慈爱怜悯。上帝的慈爱怜悯促使信徒配得前来俯伏敬拜祂。

    因此,在疫情大流行中、不论教会如何制定敬拜聚会,其中最要紧的就是以基督为敬拜的中心对象。尽管教会用上了最先进的媒介(音乐、敬拜的氛围、技术),都务必以基督为整个敬拜流程的中心。尽管用上了所有高超媒体技术、都不能超越主耶稣完美的牺牲,唯有祂是天父上帝和人类之间的中保,每一位相信耶稣基督之名的、经由祂而配得来敬拜上帝。期盼现今的教会在崇拜聚会中都本於基督、倚靠基督、归于基督!您教会的崇拜聚会是否已经以基督为中心呢?[Misael Prawira 传道/胡敏慧]

    8 min
  • 十月廿四日- 世界的神话相对于《圣经》的教导

    全球病毒疫情大流行似乎牵引人类倾向两种生活形态之中。一方面、有人在面对疫情大流行中已经荡然掏空、精疲力尽。因此他们选择垂头丧气、气馁罢手。另外一方却有人还是超常的坚韧。他们费尽心思的坚持到底、企图克制疫情大流行。他们心想突破万难、被喻为成功誇胜者。教会极大可能也同样处于这两种生活形态之中。与此同时,魔鬼撒旦以错谬教义和世俗生活形态冲击我们、企图削弱我们的信心!到底教会当如何应对呢?让我们来细察保罗的劝勉。

    保罗描述哪些异端教义就如同世俗的虚谈、是不敬虔的,如同毒瘡、越爛越大。异端的教义使人专爱自己、追随世俗的生活形态(《提摩太后书》2:16-17;3:2-5)。异端邪说和世俗生活形态就是魔鬼撒旦的两个伎俩,试图诱惑教会信徒的心倾向世俗虚谈,以至人们自高自大、自夸功绩,而非讨上帝的喜悦。上述两种威胁近在咫尺,教会是否充耳不闻、视而不见、无动于衷吗?当上帝托付之羊儿已经心神枯槁、误入歧途,教会是否还在一味的高抬名望呢?

    上述情景与现今状况类同相似,因此,保罗予以提摩太的书写、对于今日疫情大流行中之教会依然是非常贴切的训诲。教会必须谨守上帝话语的训诲,因为是上帝的主权在主宰人的生命。上帝的训诲颠倒了异端的神话以及世俗的生活形态。上帝训诲的言词也在催促教会回到“唯独《圣经》”的原则上,教会务必按照《圣经》真理来教导会众们。教会必须在上帝面前承认一切的罪、且乐於让上帝大能的话语来察验纠正,务必谨守“唯独《圣经》”的原则、实现上帝在祂子民身上的主宰。让我们回到上帝《圣经》中的原则吧!感谢上帝,因祂的大能不曾向祂子民收回!你个人是否願意敞开心门、任由上帝的真理来检视呢?你是否运用上帝的话语作为光明的兵器来抵挡世俗的异端邪说以及属世的生活形态呢?[Misael Prawira 传道/胡敏慧]

    8 min
  • 24 Oktober 2021 - "DONGENG DUNIA VS AJARAN ALKITAB"

    Pandemi membuat manusia seperti tertarik kepada dua sisi kehidupan. Di satu sisi, ada orang-orang yang merasa lelah saat menghadapi pandemi. Mereka memilih untuk rebahan saja, menyerah terhadap pandemi. Di sisi lain, ada orang-orang yang gigih. Mereka menghalalkan segala cara untuk bisa bertahan dan mengalahkan pandemi. Mereka ingin dianggap sukses dan mampu membuat terobosan. Sangat mungkin, gereja pun berada pada dua sisi kehidupan tersebut. Di saat yang sama, Iblis—dalam rupa ajaran sesat dan gaya hidup duniawi—merangsek masuk untuk melemahkan iman kita! Bagaimana seharusnya sikap gereja? Nasihat Rasul Paulus perlu kita perhatikan.

    Rasul Paulus menggambarkan ajaran sesat sebagai omongan yang kosong dan tak suci, yang menyebar seperti kanker. Ajaran ini membuat manusia mencintai dirinya sendiri dan menampilkan gaya hidup yang duniawi (2 Timotius 2:16-17; 3:2-5). Ajaran sesat dan gaya hidup yang duniawi adalah dua senjata Iblis yang membuat gereja mengarahkan hati kepada dongeng-dongeng dunia dan kisah-kisah kesuksesan manusia yang membanggakan diri sendiri dan bukan menyenangkan hati Tuhan. Jika melihat kedua ancaman di atas, apakah gereja boleh terus pasif? Apakah gereja masih sibuk memopulerkan diri, sedangkan domba-domba yang Tuhan percayakan makin lesu dan disesatkan?

    Kesamaan konteks di atas dengan kondisi masa kini menunjukkan bahwa nasihat Rasul Paulus terhadap Timotius sangat relevan bagi gereja pada masa pandemi ini. Gereja harus mengikuti nasihat firman Tuhan karena Tuhan memiliki otoritas atas hidup manusia. Nasihat Tuhan menjungkirbalikkan dongeng-dongeng ajaran sesat dan cara hidup yang duniawi. Nasihat itu juga menuntun gereja untuk kembali kepada prinsip sola Scriptura, yaitu gereja harus dididik berdasarkan kebenaran Alkitab. Gereja harus jujur mengakui dosa-dosanya di hadapan Tuhan serta rela diperbaiki oleh kuasa firman Tuhan, sehingga sola Scriptura mewujudkan otoritas Allah dalam kehidupan umat-Nya. Kembalilah kepada prinsip-prinsip Alkitab! Bersyukurlah karena Allah tidak pernah berhenti memperlihatkan kuasanya dalam kehidupan umat-Nya! Apakah Anda bersedia membuka diri untuk dikoreksi oleh kebenaran firman Allah? Apakah Anda sudah memakai firman Allah sebagai perlengkapan senjata terang untuk melawan dongeng-dongeng ajaran sesat dan cara hidup yang duniawi? [MP]

    7 min
  • 十月廿三日 - 被记念和蒙复原的子民

    先知出自心灵深处——向耶和华上帝献上了祈求恢复其国家——的祷告。本书最后一章乃是等待上帝的恩慈和怜悯之盼望的呼声。

    向上帝发出哀声的呼求,愿上帝记念和恢复祂子民的状况。“耶和华啊,求你记念……观看……”(5:1)乃是本章经文哀歌的开始。先知清楚地显示子民被上帝离弃和降怒受伤的情形。本段经文显明由于犹大百姓生活污秽,以致他们多么不幸和悲哀。耶路撒冷成了殖民地。社会各阶层——由年老至年幼,从官长到奴仆——被蹂躏践踏!锡安山变成贫瘠,因为荣耀已经离开上帝子民!先知之所以向上帝哀求,就是由于子民仍在这苦海之中,恳求上帝记念子民的伤势和眼泪。

    在彻底完了的可怕环境中,耶利米先知献上一项祷告,就是表达他坚信上帝的呼求,上帝拥有宝座、权柄和荣耀。先知哀求上帝复原、更新祂的子民,让他们可以恢复原来的境况,子民能够归回其拥有者,成为荣耀耶和华上帝的民族。因此,这复原不仅是为了子民的繁荣昌盛,而先知一连串的哀歌是为了彰显耶和华上帝之荣美。

    透过思想耶利米哀歌这本书,上帝通过祂的话语提醒我们,可能这是子民向上帝发出哀声的时候了。哀恸表示做5件事:首先,赞美上帝的伟大和全能。其次,拥有追求和信靠上帝的表现。其三,与生命主宰维系亲密的属灵关系。其四,在上帝面前诚实和认真地祷告。其五,与周围伤心痛苦的人感同身受。[Natanael Pratama 传道/古建江]

    6 min
  • 23 Oktober 2021 - "UMAT YANG DIINGATKAN DAN DIPULIHKAN"

    Doa—yang muncul dari kedalaman hati sang nabi untuk pemulihan negeri—dipanjatkan kepada TUHAN Allah. Pasal terakhir dalam kitab Ratapan ini merupakan seruan pengharapan untuk menantikan belas kasihan dan kemurahan Allah.

    Seruan ratapan yang dinaikkan kepada Allah ini memohon supaya Allah mengingat dan memulihkan keadaan umat-Nya. “Ingatlah, ya TUHAN, ... pandanglah dan lihatlah ....” (5:1) merupakan ratapan yang membuka pasal ini. Sang nabi dengan jelas memperlihatkan keadaan umat yang terluka, ditinggalkan dan dimurkai oleh Allah. Bagian ini memperlihatkan betapa celaka dan nestapanya rakyat Yehuda karena kenajisan hidup mereka. Yerusalem menjadi wilayah jajahan. Seluruh lapisan masyarakat—mulai dari yang tua hingga yang muda, pemimpin hingga pelayan—diinjak-injak! Bukit Sion menjadi tandus karena kemuliaan telah meninggalkan umat Allah! Kesengsaraan inilah yang membuat Nabi Yeremia meratap kepada Allah agar Dia mengingat umat-Nya yang berada dalam keadaan begitu perih dan terluka.

    Saat berada dalam keadaan habis-habisan dan mengerikan inilah, Nabi Yeremia menaikkan sebuah doa, yakni seruan permohonan yang mengungkapkan keyakinan kepada Tuhan, Allah yang memiliki takhta, kuasa, dan kemuliaan. Sang nabi meratap dan memohon agar Allah memulihkan, membarui, dan mengembalikan umat Allah menjadi seperti sedia kala, yaitu umat yang kembali kepada Pemiliknya dan menjadi bangsa yang memancarkan kemuliaan TUHAN, Allah mereka. Jadi, pemulihan ini bukan semata-mata demi kejayaan umat, melainkan bahwa akhir dari seluruh rangkaian ratapan sang nabi adalah agar TUHAN Allah dimuliakan.

    Melalui rangkaian perenungan Kitab Ratapan ini, Allah mengingat-kan melalui firman-Nya, bahwa barangkali inilah waktunya bagi umat Tuhan untuk mengambil jalan ratapan. Meratap berarti melakukan 5 hal: Pertama, kita memuji keagungan dan kuasa Allah. Kedua, kita menunjuk-kan usaha untuk berlari dan berpaut kepada-Nya. Ketiga, kita menem-puh jalan keintiman rohani dengan Pemilik hidup kita. Keempat, kita berdoa dengan kejujuran dan kesungguhan di hadapan-Nya. Kelima, kita turut mengambil bagian dalam kepedihan dan kesengsaraan orang lain di sekitar kita. [NP]

    8 min
  • 十月廿二日- 上帝降下祂的愤怒

    耶路撒冷‘体无完肤’,他们伤势严重!这是本书2章所描述的当时上帝子民之光景。本章,耶利米先知开声把耶路撒冷从前的鼎盛时期与如今的末落时期作了悬殊之对比。这章经文也强调,子民的众领袖——先知们 、祭司们,甚至君王所扮演的角色——造成上帝子民跌进罪恶深渊里。

    以黄金来形容的鼎盛时期,现今被丢弃变成一文不值的一堆泥土。严重的饥荒四处蔓延临到所有的耶路撒冷居民。甚至,由于缺乏食物的可怕情形,引起了惨不忍睹的行为,为了生存他们忍心去吃自己无能为力的孩子们。从皇族贵胄到平民百姓无一幸免都经历如此悲惨的境况,因为耶和华向子民降下祂的忿怒。一切发生在犹大百姓的事耗尽了之前上帝子民引以为豪的荣耀和声望。如今,在外邦民面前他们成了蒙羞受辱的一台戏,由于上帝毫不留情地向他们发出熊熊燃烧的怒火(4:1-11)。

    这一切为什么会发生呢?本章第二部分(4:12-20)重申锡安倾覆的原因,就是领袖们引领子民行恶。先知们只有传讲悦耳的话语。祭司们为满足私欲恰恰活在败坏之中。君王自以为义、为所欲为。领袖们恰恰带领子民远离上帝。不仅到此,子民在苦难中不是盼望上帝的帮助,而是选择依赖所谓了不起的巴比伦和埃及。确实,假使上帝子民再也不依靠和仰望上帝,乃是令人心痛的事实。

    您的现况如何?倘若您是家庭、教会或职场中的属灵领袖,您是带领周围人亲近上帝还是远离上帝呢?身为信徒,您是否仍旧仰赖上帝或反过来依靠其他的呢?[Natanael Pratama 传道/古建江]

    7 min
  • 22 Oktober 2021 - "MURKA ALLLAH YANG TERCURAH"

    Yerusalem ‘babak belur’. Mereka terluka parah! Inilah kondisi umat Tuhan yang tergambar di pasal dua kitab Ratapan. Di pasal 4, Nabi Yeremia membuka suaranya dengan mengontraskan kejayaan Yerusa-lem dahulu dengan kejatuhan saat ini. Pasal 4 ini juga menegaskan peran para pemimpin umat—para nabi, para imam, bahkan raja—yang meng-akibatkan umat Allah jatuh ke dalam dosa.

    Kejayaan yang digambarkan dengan emas, kini terbuang dan telah berubah menjadi kumpulan tanah yang tidak berharga. Kelaparan yang hebat merajalela menimpa seluruh rakyat Yerusalem. Bahkan, kengerian akibat tidak adanya makanan memunculkan perlakuan yang sadis dan kejam, yaitu memakan kanak-kanak mereka yang tidak berdaya demi bertahan hidup. Dari orang-orang yang terpandang sampai rakyat biasa, semuanya mengalami keadaan yang amat menyedihkan karena TUHAN telah mencurahkan murka-Nya kepada umat-Nya. Semua yang terjadi kepada rakyat Yehuda telah melahap habis seluruh kemuliaan dan kemasyhuran yang dahulu menjadi kebanggaan umat Allah. Kini, mereka menjadi tontonan yang memalukan di hadapan bangsa-bangsa lain, karena Allah tidak segan-segan menyatakan murka-Nya yang menyala-nyala itu (4:1-11).

    Mengapa semua ini terjadi? Bagian kedua pasal ini (4:12-20) meng-ulang kembali penyebab kejatuhan Sion, yakni bahwa para pemimpin telah menuntun umat kepada kejahatan. Para nabi hanya menyampai-kan hal-hal yang enak didengar telinga. Para imam justru hidup dalam kebejatan untuk memuaskan diri sendiri. Raja melakukan segala sesuatu menurut kebenarannya sendiri. Para pemimpin justru membawa umat makin menjauh dari Allah. Tidak berhenti sampai di situ, umat yang dalam keadaan sengsara pun bukannya mengharap pertolongan Allah, tetapi justru lebih memilih bersandar kepada kehebatan Babel dan Mesir. Sungguh, merupakan kenyataan yang memilukan bila umat Allah sudah tidak lagi bergantung dan berharap kepada Tuhan-nya.

    Bagaimana keadaan Anda saat ini? Bila Anda adalah pemimpin rohani dalam keluarga, gereja, atau tempat kerja, apakah Anda memba-wa orang-orang di sekitar Anda kepada Allah atau Anda membawa mereka meninggalkan Allah? Sebagai orang percaya, apakah Anda tetap berpaut kepada Allah atau malah bergantung kepada yang lain? [NP]

    8 min
  • 十月廿一日 - 苦难中的恩典

    本日经文中哀歌作者的挣扎,代表了所有上帝子民的挣扎。关于上帝可畏刑罚的哀告,是先知代表上帝子民诉说出来的(3:1-18)。在上帝惩罚可怕的情形之下,出现了对耶和华怜悯和恩待耶路撒冷的认可(3:19-39)。耶利米先知呼召全部上帝子民实行属灵更新(3:40-42)。本章也讲述耶利米先知多么悲伤;他对上帝子民的现状和对耶路撒冷的破碎之关怀使他觉得万分痛苦(3:43-51)。在患难困苦之中,耶利米先知祷告,向上帝哀求拯救和帮助(3:52-66)。

    本书第三章仿佛成了开启的‘钥匙’叫我们看到耶路撒冷是何等破碎和潦倒。在此显明耶利米先知不论个人、群体、社会或心灵都非常悲痛。然而,一位哭诉者在哭号和呻吟之中,本章经文清楚写道有耶和华永不止息的信实和慈爱。显然,先知的哀歌没有朝向绝望,反而叫他看到还有盼望和能力(3:21-26)。耶利米先知不否认有困难的存在,也不回避可怕的局势,因为先知对所看到和所经历的非常诚实。恰恰在这苦涩的环境中,他仍然注视着上帝,经历上帝的同在,心灵越加仰望等待上帝的救助。即使在苦难中,耶和华上帝的恩典仍旧明显和存在。

    哀痛打开我们的心眼,使我们设法注视上帝。哀号打开我们的耳朵叫我们学习聆听上帝的声音。哀诉叫我们对自己老实,不管我们经历的苦难是怎样的苦,透过苦难上帝彰显祂的恩典。哀告没有带领我们走向绝望。相反地,使我们获得能力,让我们活在上帝为我们预备的盼望之中。现今疫情之下,您还能享受上帝的恩典吗?[Natanael Pratama 传道/古建江]

    7 min
  • 21 Oktober 2021 - "KASIH SETIA DI TENGAH DERITA"

    Pergumulan peratap yang diungkapkan dalam bacaan Alkitab hari ini mewakili pergumulan seluruh umat Allah. Dalam ratapan tentang penghukuman Allah yang dahsyat itu, sang nabi mewakili umat Allah (3:1-18). Di tengah kengerian terhadap penghukuman Allah, muncul penga-kuan terhadap kemurahan dan kasih setia TUHAN kepada Yerusalem (3:19-39). Nabi Yeremia memanggil seluruh umat Allah untuk melakukan pembaruan rohani (3:40-42). Pasal ini juga mengisahkan betapa sedihnya Nabi Yeremia. Kepeduliannya terhadap keadaan umat Allah dan kehan-curan Yerusalem membuat ia sangat menderita (3:43-51). Dalam keada-an sengsara itu, Nabi Yeremia berdoa. Dia meratap kepada Allah untuk mendapatkan keselamatan dan pertolongan-Nya (3:52-66).

    Pasal tiga ini seakan-akan menjadi ‘kunci’ yang membuka serta memperlihatkan betapa hancur dan terpuruknya kondisi Yerusalem. Jelas terlihat betapa nelangsanya Yeremia, sang nabi, baik secara personal, komunal, sosial, maupun spiritual. Namun, di tengah erangan dan rintihan seorang peratap, bacaan Alkitab hari ini dengan jelas menuliskan adanya kasih setia TUHAN yang tiada habisnya. Jelas terlihat bahwa ratapan sang nabi tidak membawa kepada keputusasaan, tetapi membuat dia melihat bahwa masih ada pengharapan dan kekuatan (3:21-26). Nabi Yeremia tidak menyangkali adanya kesulitan, dan dia juga tidak menampik adanya keadaan yang mengerikan, sebab sang nabi sangat jujur terhadap apa yang dilihatnya dan dialaminya. Justru, di tengah keadaan getir seperti itu, dia tetap memperhatikan Allahnya, mengalami penyertaan-Nya, dan jiwa-Nya makin berharap serta menantikan pertolongan-Nya. Kasih setia TUHAN Allah tetap ada dan nyata, meskipun di tengah derita.

    Meratap itu mencelikkan mata hati kita bahwa kita sedang berusaha menatap Allah. Meratap membuka telinga kita untuk belajar mendengar suara-Nya. Meratap mengajak kita untuk jujur terhadap diri sendiri, sepahit apa pun penderitaan yang kita alami, karena melalui kesengsaraan itu, Allah menyatakan kasih setia-Nya. Ratapan tidak akan membawa kita kepada keputusasaan. Sebaliknya, ratapan membuat kita memperoleh kekuatan, dan selanjutnya membuat kita hidup dalam pengharapan yang sudah Dia sediakan. Apakah Anda bisa menikmati kasih setia Allah di tengah pandemi yang kita hadapi saat ini? [NP]

    9 min
  • 十月二十日- 注视刑罚

    上帝可畏的刑罚在耶路撒冷城降下。祂的忿怒仿佛无限制地倾倒在背叛祂的子民身上。耶和华把耶路撒冷城拥有的荣耀甩掉。祂削弱,甚至‘吞吃’耶路撒冷,任凭仇敌倾覆这座城市。上帝排除选民的领袖,就是君王和祭司。祂使该城变成废墟。祂的先知们再也没有传扬上帝的声音。这可怕的光景被描述为,儿童和婴孩挨饿,以致跌倒死亡。这样的情形叫仇敌们幸灾乐祸,轻看上帝子民。他们践踏和羞辱正在承受上帝忿怒的耶路撒冷。

    上帝子民其中一个罪的表现就是他们的领袖们——“先知们”,其实他们是假先知——没有传递上帝的真理,反而传说他们自己的声音,‘麻痹’上帝子民。他们传讲令人喜悦的话语,但是实际上是迷惑人的。因此,耶和华上帝体现和成就祂的意念。上帝实行祂的道,即刑罚违背和出卖祂的子民。本日经文显示,上帝以仇敌的身份来对付子民,耶路撒冷面对上帝可畏之惩罚。

    现今时代,当人们还未接受基督救恩时,岂不是也在上帝的忿怒之下吗?您是否意识到必须从罪中悔改?在上帝面前,我们继续活在罪中是多么可怕啊!想起上帝对罪所发的忿怒,将使我们越来越珍惜耶稣基督在我们生命中的救赎大工。哀歌对我们的生活不是陌生和遥远的。哀恸叫我们学习严肃地注视上帝的忿怒和惩罚。哀号叫我们学习祷告,当我们在祂面前处在污秽的状况时,求祂赐下怜悯。哭诉叫我们更加觉悟到基督对我们的爱是何等长阔高深![Natanael Pratama 传道/古建江]

    7 min

About Sinode Gereja Kristus Yesus

From the publisher's feed

Akun Spotify resmi Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY) yang menyajikan Renungan GEMA dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Temukan kekuatan firman Allah dan pertumbuhan iman setiap hari bersama kami…