
Sign up to save your podcasts
Or


Pasal 44 ini mencatat sebuah kejadian di akhir pelayanan Nabi Yeremia. Kita tidak mengetahui lamanya rentang waktu mulai dari pasal 43 sampai pasal 44. Saat itu, orang-orang Yehuda telah tersebar di beberapa tempat di Mesir, misalnya di Migdol, Tahpanhes, Memfis, dan Tanah Patros. Jelas bahwa perlu waktu untuk menyebar ke seluruh tanah Mesir. Perhatikan bahwa pasal 44 berisi kata-kata terakhir Nabi Yeremia yang bisa kita ketahui, sedangkan nubuat-nubuat dalam pasal-pasal berikutnya berasal dari masa sebelumnya. Pada pasal 44 ini, Tuhan menyatakan bahwa Ia akan membinasakan semua orang Yehuda yang telah pergi ke Mesir karena mereka menyembah berhala di sana. Yang akan pulang ke tanah Yehuda hanya beberapa orang saja. Masa depan bangsa Israel bukan terletak pada orang-orang Yehuda yang melarikan diri ke Mesir, tetapi terletak pada orang-orang Yehuda yang dibuang ke negeri Babel. Sejumlah besar orang Yehuda yang berada di negeri Babel akan dipulangkan oleh Tuhan ke Yerusalem.
Umat Yehuda telah membuat masalah dengan menyembah berhala di negeri Yehuda, sehingga Tuhan mendatangkan penderitaan. Kemudian, mereka membuat masalah baru dengan pergi ke Mesir dan kembali menyembah berhala. Walaupun mungkin mereka telah memiliki rumah baru, tetangga baru, dan kehidupan baru, tetapi mereka adalah orang yang sama seperti sebelumnya. Mereka membakar korban untuk ratu sorga dan menyembah dewa-dewa lain. Mereka bukan terpaksa menyembah berhala, tetapi mereka menyembah berhala dengan rela dan keras kepala, bahkan mereka bersumpah untuk melanjutkan praktik penyembahan berhala. Mereka telah kehilangan akal sehat sehingga mereka beranggapan bahwa saat mereka menyembah dewa-dewa di tanah Yehuda, mereka kaya, bahkan mereka beranggapan bahwa penyebab jatuhnya kota Yerusalem bukanlah penyembahan berhala, tetapi kegagalan mereka untuk menyembah ratu sorga.
Kegagalan masa lalu diharapkan membuat umat Yehuda bertobat, tetapi ternyata tidak! Kegigihan umat Yehuda dalam menyembah berhala memastikan nasib mereka, yaitu bahwa mereka akan binasa. Bila Anda ingin memiliki kehidupan yang lebih baik, apakah Anda mulai dengan memperbaiki diri sendiri atau Anda hanya berpindah tempat tinggal dan tempat kerja? Bila ada dosa tertentu yang harus Anda bereskan, mintalah kekuatan Roh Kudus agar Anda bisa berubah! [J]
有一种说法认为,诺言就像馅饼,容易做成,但容易破碎。在今天的圣经阅读中可以看到这样的诺言。剩下的犹大人面临困难。他们不得不选择留在这地——并可能面临巴比伦的报复——或逃往埃及人那里避难。他们选择去埃及避难。然而,在途中,他们停下来为了通过先知耶利米向上帝寻求指示(42:1-3)。起初,他们的要求看起来是良好和虔诚的。他们请求先知耶利米为他们祈祷,求上帝告诉他们该往哪里去,该做什么。他们看起来真想要得到上帝的带领,他们甚至发誓来表明自己的承诺,“我们现在请你到耶和华我们的上帝面前,他说的无论是好是歹,我们都必听从!我们听从耶和华我们上帝的话,就可以得福。”(42:6)。他们所做的一切似乎是良好和正确的。他们寻求上帝的帮助,并承诺做祂所吩咐的一切。
向上帝祷告后。先知耶利米把上帝的话语传给其余的犹大人。涵义是上帝要他们留在犹大地,祂要建立他们,必不拆毁他们(42:10)。然而,如果他们逃亡到埃及地,上帝必惩罚他们(42:17)。他们的回答真令人惊讶。傲慢的人指责先知耶利米撒谎,并受到尼利亚的儿子巴录挑唆来害他们(43:2-3)。接着,犹大的军长聚集所剩下的犹大人,带入埃及地。看来,他们之前的诺言不真挚。因为先知耶利米的话不是他们想要的,他们违背了诺言,走自己的路。您有没有祈求过上帝的带领,您承诺过您会顺服上帝的旨意,但您却因为上帝的旨意不是您想要的而违背了您的诺言?您是否愿意真心寻求上帝的旨意?当上帝启示祂的旨意时,您已准备好去顺从了吗?[许哈娜传道/孔秋雯]
Ada anggapan bahwa janji itu seperti kue pai yang mudah dibuat, tetapi mudah pecah. Janji seperti itulah yang terlihat dalam bacaan Alkitab hari ini. Sisa orang Yehuda menghadapi kesulitan. Mereka harus memilih untuk tetap tinggal di negeri itu—dan menghadapi kemungkinan pembalasan bangsa Babel—atau melarikan diri untuk berlindung kepada bangsa Mesir. Mereka memilih untuk berlindung ke Mesir. Akan tetapi, dalam perjalanan, mereka berhenti untuk meminta petunjuk Tuhan dari Nabi Yeremia (42:1-3). Awalnya, permintaan mereka tampak baik dan saleh. Mereka meminta Nabi Yeremia berdoa bagi mereka agar Tuhan memberi tahu ke mana mereka harus pergi dan apa yang harus mereka lakukan. Mereka tampak seperti benar-benar menginginkan petunjuk Tuhan, bahkan mereka bersumpah untuk menunjukkan komitmen mereka, “Maupun baik ataupun buruk, kami akan mendengarkan suara TUHAN, Allah kita, yang kepada-Nya kami mengutus engkau, supaya keadaan kami baik, oleh karena kami mendengarkan suara TUHAN, Allah kita” (42:6). Semua yang mereka lakukan tampak baik dan benar. Mereka mencari pertolongan Tuhan dan berjanji untuk melakukan apa pun yang Dia perintahkan.
Setelah berdoa kepada Tuhan, Nabi Yeremia menyampaikan firman Tuhan kepada orang-orang Yehuda yang tersisa. Isinya adalah Tuhan meminta mereka tetap tinggal di tanah Yehuda, dan Ia akan membangun dan tidak meruntuhkan mereka (42:10). Akan tetapi, jika mereka melarikan diri ke Mesir, maka Tuhan akan menghukum mereka (42:17). Jawaban mereka sangat mengejutkan. Orang-orang yang congkak menuduh Nabi Yeremia berbohong dan telah dihasut oleh Barukh bin Neria untuk mencelakakan mereka (43:2-3). Kemudian, para perwira Yehuda mengumpulkan sisa orang Yehuda dan pergi ke Mesir. Rupanya janji mereka sebelumnya tidak sungguh-sungguh. Karena perkataan Nabi Yeremia tidak seperti yang mereka inginkan, mereka mengingkari janji dan menempuh jalan mereka sendiri. Apakah Anda pernah berdoa meminta bimbingan Tuhan, dan Anda berjanji bahwa Anda akan menaati kehendak Allah, tetapi kemudian Anda mengingkari janji Anda karena kehendak Allah tidak sesuai dengan keinginan Anda? Maukah Anda mencari kehendak Allah dengan tulus dan siapkah Anda untuk patuh saat Allah mengungkapkan kehendak-Nya? [J]
耶利米书的结尾重复了巴比伦军队攻破耶路撒冷的记载,强调了上帝话语的真实性。从一开始,先知耶利米就被上帝差遣来警告犹大人民因他们的罪和不顺服而将要受到从北方而来的灾祸。上帝的预言在本日经文中被应验,而且有详尽的叙述,即巴比伦军队已入侵要毁灭耶路撒冷,并掳去成千上万的犹大人。这件事的原因是上帝的怒气向耶路撒冷和犹大发作,所以将他们从祂的面前赶出去(52:3)。
上帝的殿——上帝临在的象征——被巴比伦军队焚烧(52:13)。失去上帝的同在是本章的重要主题之一。 圣殿遭毁在7 节经文(52:17-23)中有所描述。对圣殿中一切物件的精细描绘,让我们想起了所罗门王统治时期圣殿的辉煌。然而,上帝荣耀同在的象征现已被毁坏。
本日经文的最后四节经文(52:31-34)向我们显示了约雅斤王享有优厚的待遇。尽管他是一个恶王,他却经历了上帝的恩典和祝福,这明显地提醒所有还活着的犹大人,上帝不会永远离弃他们,也不会停止施恩。复兴尚未到来,但那一天必定会来,因为上帝的话是真实的。
先知耶利米的名字没有在本章中出现,因为《耶利米书》中的主角不是先知耶利米,而是耶和华上帝。《耶利米书》是很长而且有时也很难念的一卷书。然而,我们知道整本圣经是要教导我们重要的真理。在您阅读和学习《耶利米书》的过程中,试试说出上帝向你所揭示的事!当感谢上帝,因为您可以阅读祂的话语!请将祂的话铭记在心,并遵行祂的道![许哈娜传道/林贞兰]
Salah satu pelajaran teologis yang penting bagi kita, terutama di pasal 40-44, adalah bahwa ketidaktaatan kepada Tuhan akan menghasilkan hukuman Tuhan. Kita berharap bahwa jatuhnya kota Yerusalem menjadi pelajaran penting yang tidak akan dilupakan oleh orang-orang Yehuda. Kita berharap agar mereka bertobat dari tingkah laku mereka yang tidak taat dan tidak memercayai Tuhan. Akan tetapi, setelah kota Yerusalem jatuh, Kitab Yeremia menunjukkan bahwa karakter bangsa Yehuda yang tetap tinggal di Yerusalem tidak berubah. Mereka tetap menolak untuk memercayai Tuhan dan firman-Nya, dan menolak tunduk kepada Raja Nebukadnezar.
Bacaan Alkitab hari ini menceritakan apa yang terjadi di wilayah Yehuda, tidak lama setelah Yerusalem jatuh ke dalam tangan Raja Nebukadnezar. Semula, tampak ada harapan yang lebih baik bagi rakyat Yehuda. Gedalya ditunjuk oleh Raja Nebukadnezar menjadi pemimpin baru di Yehuda. Awalnya, Gedalya mengumpulkan orang-orang di negeri itu dan memulai proses pembangunan kembali. Perwira dan tentara yang sebelumnya melarikan diri dari tentara Babel telah datang kepada Gedalya dan menerima jaminan keselamatan dari Gedalya yang berkata mengulang firman Tuhan yang diucapkan oleh Nabi Yeremia, “Janganlah kamu takut untuk takluk kepada orang-orang Kasdim itu; tinggallah di negeri ini dan takluklah kepada raja Babel, maka keadaanmu akan menjadi baik.” (40:9). Orang-orang Yahudi yang terpencar ke beberapa negara selama penyerbuan tentara Babel juga telah kembali ke Yerusalem dan mulai menetap di negeri itu. Semua tampak baik-baik saja. Sisa orang Yehuda di negeri itu sekarang memiliki seorang pemimpin baru, yang akrab dengan pesan Yeremia sebelumnya, dan siap untuk membangun kembali kehidupan.
Namun, keadaan itu tidak bertahan lama. Ismael bin Netanya menggagalkan usaha Gedalya dengan membunuh dia beserta orang Yehuda yang bersama dia, beberapa tentara Babel, dan sekelompok orang yang datang ke Yerusalem untuk mempersembahkan korban kepada Tuhan. Kedamaian yang diperjuangkan Gedalya telah hilang. Tidak sedikit orang yang menolak firman dan pekerjaan Tuhan di dunia ini. Pernahkah Anda mendoakan pertobatan orang-orang yang menolak firman dan pekerjaan Tuhan? [J]
上帝宣告将兴起仇敌来抵抗巴比伦。这个仇敌会从四面八方来攻击巴比伦并将之毁灭。巴比伦人试图保卫自己的国家也是徒然,因为敌人进军迅猛。巴比伦的年轻士兵(军训生)将倒在城市的街道上。当毁灭来临时,犹大人必须逃离巴比伦,因为上帝会对巴比伦的罪恶施行报应。如果他们不逃命,就可能会在战争中遭殃(51:6)。
上帝兴起玛代人作为消灭巴比伦的工具(51:11)。上帝施行报应是因为巴比伦毁灭了圣殿。巴比伦被玛代人攻破,如此就应验了这个预言。玛代人处在巴比伦以北。在毁灭尼尼微城(亚述)时,玛代已成为巴比伦的盟友。后来,玛代却联合波斯一起来击败巴比伦人。
先知耶利米将所有关于巴比伦要遭受灾祸的预言都写在书卷上。先知耶利米不能去巴比伦。因此,他将书卷交给了与西底家王一起去巴比伦的西莱雅(51:59)。先知耶利米请西莱雅当众宣读关于巴比伦的预言。有些解经家认为西莱雅只向被掳的犹太人读这个预言。然而,看起来他的听众似乎是广泛的。西莱雅同时也须宣告上帝已应许会彻底毁灭巴比伦。然后西莱雅要将一块石头拴在书上,并将其扔在伯拉河中。随着书卷的沉没,巴比伦也将“沉没”,不能再以一个国家之名崛起。
巴比伦因骄傲、拜偶像和得罪上帝而受到审判。巴比伦被上帝所使用来惩罚犹大,但巴比伦自己也会因为所犯的罪而受到审判。上帝不会任由罪恶不受刑罚。恶人现在可能看起来表面很风光。然而,上帝真的会放过恶人吗?[许哈娜传道/林贞兰]
Di daerah Timur Dekat Kuno, tentara yang mengepung sebuah kota akan memakai taktik memotong pasokan makanan dan air, sambil berusaha membobol tembok kota. Mereka menanti sampai penduduk kota yang terkepung itu kelaparan, lemah, dan mudah dikalahkan. Itulah yang dilakukan oleh tentara Babel saat mengepung kota Yerusalem sampai akhirnya mereka berhasil membobol tembok dan merebut kota.
Nasib Raja Zedekia, Nabi Yeremia, dan Ebed-Melek berkaitan dengan sikap mereka terhadap firman Tuhan. Raja Zedekia—yang melarikan diri ke padang gurun—mengalami nasib yang benar-benar mengerikan. Dia ditangkap, dibawa kepada Raja Nebukadnezar, dipaksa menyaksikan anak-anaknya dihukum mati, dibutakan matanya, lalu dibelenggu dan dibuang ke negeri Babel. Tidak ada berita lagi tentang Raja Zedekia, tetapi mungkin ia bertobat di pembuangan, sehingga ia ditangisi rakyat saat meninggal (34:4-5).
Nabi Yeremia dan Ebed-Melek diperlakukan berbeda dengan orang-orang Yehuda yang lain. Raja Nebukadnezar memerintahkan agar Nabi Yeremia dibebaskan dari penjara dan diberi kebebasan untuk tetap tinggal di negeri itu. Berbeda dengan nasib banyak orang di Yehuda, Nabi Yeremia tidak mengalami kekerasan (39:11-14). Ebed-Melekh juga dilindungi oleh Tuhan sehingga ia juga tidak menghadapi bahaya. Tuhan berfirman, “Aku akan melepaskan engkau, dan engkau tidak akan diserahkan ke dalam tangan orang-orang yang kautakuti, tetapi dengan pasti Aku akan meluputkan engkau: engkau tidak akan rebah oleh pedang; nyawamu akan menjadi jarahan bagimu, sebab engkau percaya kepada-Ku.” (39:17-18).
Kisah kehancuran kota Yerusalem mengajar kita tentang adanya berkat karena ketaatan dan kepercayaan kepada Tuhan serta hukuman karena menolak untuk mendengarkan firman Tuhan. Nabi Yeremia dan Ebed-Melek mewakili orang yang taat dan memercayai Tuhan, sedangkan Raja Zedekia mewakili orang yang tidak mau melakukan firman Tuhan. Kadang-kadang, Alkitab mengingatkan kita tentang sesuatu yang telah kita ketahui—tetapi kemudian kita lupakan—agar apa yang kita ketahui itu kita lakukan. Hal-hal apa yang telah Allah ingatkan agar Anda lakukan? Mintalah kekuatan dari Roh Kudus agar Anda sanggup melakukan firman Tuhan! [J]
正如关于埃及和摩押的预言一样,骄傲和拜偶像是巴比伦遭毁灭的原因。巴比伦也将因恶待上帝的子民而受到审判。尽管巴比伦是上帝手中用来惩罚犹大的工具,但这并不意味着他们可以任意残暴地对待犹大人。上帝将巴比伦描述为吞灭祂子民的敌人。他们迫不及待地要毁灭犹大国。他们欺压和掳去上帝的子民。最后,上帝告诉祂的余民,祂将报应巴比伦的所作所为。针对巴比伦的预言不仅声明巴比伦有罪,也宣告上帝对祂子民的保护和安慰。祂是他们的救赎主,祂必伸清他们的冤(50:34)。
来自北方的大国(50:3)将起来攻击巴比伦,那就是玛代波斯帝国,它在公元前539年攻破了巴比伦,并让被掳的犹太人归回故土。虽然玛代波斯地区实际上是在巴比伦的东边,但他们却从北面攻击巴比伦。
关于巴比伦的预言也包含了上帝对祂子民的重要信息,即上帝会忠于祂的应许。上帝使用巴比伦的衰落来复兴祂的子民。在那些日子里,以色列人和犹大人要哭泣着寻求耶和华。他们将与上帝联合,进入一个永远不忘的约(50:4-5)。之后,上帝会赦免他们并洁净他们所有的罪(50:20)。上帝必定施行惩罚,但只是暂时性。上帝的刑罚是痛苦的,但为了恢复与祂的关系,也是必须的。
您知道这个令人生命更新的管教原则也适用于我们的每天生活吗?您曽否经历过上帝使用困境让您更亲近祂?在本日经文中,有没有一句上帝的话触摸了您的心,让您愿意铭记它作为您的生活指南呢?[许哈娜传道/林贞兰]
Sekelompok pejabat yang mendukung Mesir tidak senang dengan pesan Nabi Yeremia. Bagi mereka, Nabi Yeremia menurunkan semangat para prajurit Yehuda. Setelah mendapat izin raja, mereka menangkap Nabi Yeremia dan melemparkannya ke dalam perigi yang berlumpur. Di sanalah Nabi Yeremia ditinggalkan (38:4-6). Syukurlah bahwa Ebed-Melekh—seorang pejabat kerajaan yang bersimpati pada Nabi Yeremia dan percaya kepada Allah (39:18)—melaporkan perbuatan jahat para pejabat itu kepada raja. Dengan bantuan tiga orang—atau tiga puluh orang (terjemahan Firman Allah yang Hidup)—Ebed-Melekh menyelamatkan Nabi Yeremia dari lubang berlumpur. Jelas bahwa tidak semua orang di Yehuda menentang Nabi Yeremia!
Tidak lama setelah peristiwa di atas, Raja Zedekia menyuruh orang membawa Nabi Yeremia ke salah satu pintu masuk rumah Tuhan. Raja memberitahu Nabi Yeremia bahwa dia akan mengajukan pertanyaan kepadanya dan menginginkan jawaban yang jujur. Kita tidak mengetahui apa yang ditanyakan Raja Zedekia kepada Nabi Yeremia. Kira-kira, mungkinkah Raja Zedekia ingin mengetahui apakah Tuhan akan berubah pikiran dengan tidak melaksanakan hukuman-Nya kepada bangsa Yehuda? Kita tidak tahu! Jika benar bahwa itulah yang ditanyakan, jawabannya adalah “tidak”. Tuhan tidak akan berubah pikiran. Tuhan tetap akan menghukum bangsa Yehuda. Yang harus berubah adalah Raja Zedekia. Ia tidak boleh melawan Raja Nebukadnesar. Ia harus menyerah kepada Raja Nebukadnezar. Jika Raja Zedekia menyerah, tentara Babel tidak akan membakar kota Yerusalem dan seluruh anggota keluarganya akan selamat (bandingkan dengan 38:2). Bagi Raja Zedekia, perkataan Nabi Yeremia ini tidak masuk akal karena ia telah memberontak terhadap Raja Nebukadnezar. Biasanya, raja yang menang akan memutilasi dan membunuh raja pemberontak yang menyerah kepada mereka.
Tidak ada yang lebih menonjol di seluruh cerita ini selain kesetiaan Nabi Yeremia yang teguh terhadap pesan penghakiman yang harus ia sampaikan. Ia dipukuli, dipenjara, dibenci banyak orang karena kesetiaannya kepada Tuhan. Apakah Anda tetap bersedia menaati Allah bila ketaatan tersebut membuat diri Anda terancam? Apakah Anda lebih takut kepada Tuhan, atau Anda lebih takut kepada manusia? [J]
上帝已派耶利米作为列国的先知(1:5)。所以先知耶利米不仅是犹大人的先知,但也是列国的先知。在下面的几章中,我们将看到上帝给外邦人的信息。在今天的圣经阅读中,上帝的信息是指给埃及人的。在这个预言中,上帝声明了埃及人在巴比伦人手中的失败、衰落和毁灭。虽然埃及人强大,他们的军队凶猛,但埃及人会受羞辱。
为什么埃及人会受到上帝的惩罚?他们受到惩罚并不是因为他们对待以色列或犹大人很恶劣。他们不恨犹大人。然而,埃及因他们的骄傲而受到惩罚。他们的骄傲就像江河之水要涨发全世界(46:7-8)。他们的傲慢最终让他们输了。上帝说明,导致埃及毁灭的人是尼布甲尼撒王(46:26)。然而,埃及人真正的毁灭者是上帝。毁灭的时刻称为主万军之耶和华的日子(46:10)。确实,埃及人的堕落,因为是上帝驱逐了他们(46:15)。
第27和28节是安慰犹大人的话。他们逃离的国家将被上帝毁灭。上帝应许祂的子民不会彻底(全面)被毁灭。上帝的子民应该相信上帝,而不是相信他们去逃往的外邦领袖。他们应该投靠上帝,而不是外邦领袖。通过先知耶利米的预言,犹大人应该意识到他们必须远离对埃及人的依赖,而他们必须顺从巴比伦人。顺从巴比伦人,不意味着靠巴比伦人生存,而是靠着生命源头的上帝。
今天的圣经阅读表明,没有什么事是上帝无法控制的。真正的救恩掌握在上帝的手中,而不是掌握在世界领袖的手中。您相信上帝是正真的生命源头吗?有什么证据表明您每日依靠上帝?[许哈娜传道/孔秋雯]
From the publisher's feed