
Sign up to save your podcasts
Or


Kita berharap bahwa Ratu Izebel akan menjadi takut saat Raja Ahab memberitahukan segala yang dilakukan Nabi Elia terhadap para nabi Baal. Akan tetapi, ternyata Izebel tidak takut, ia malah mengancam Nabi Elia. Betapa keras hatinya Ratu Izebel! Dia tidak bertobat dan menjadi takut kepada Tuhan setelah mendengar berita kekalahan para nabi Baal di atas Gunung Karmel. Hati dan pikirannya sangat gelap dan telah dibutakan oleh Baalisme.
Setelah diancam oleh Ratu Izebel, Nabi Elia melarikan diri ke padang gurun. Ia merasa lelah dan tertidur di bawah pohon arar. Saat Nabi Elia dalam keadaan depresi, pemeliharaan Tuhan nyata. Apakah Anda pernah merasa depresi setelah berjuang untuk melayani Tuhan? Saat Elia depresi, Tuhan menyediakan roti bakar dan sekendi air minum. “Roti” dan “kendi” ini mengingatkan kepada kisah saat Nabi Elia meminta roti kepada seorang janda di Sarfat (17:13). Saat itu, Tuhan memastikan bahwa akan selalu ada minyak dalam “buli-buli” (17:12,14,16). Sebagaimana Tuhan dulu memelihara Nabi Elia, saat ini Tuhan juga memelihara umat-Nya. Setelah Nabi Elia memasuki sebuah gua, Tuhan bertanya, “Apakah kerjamu di sini, hai Elia?” (19:9,13). Pertanyaan ini bukan teguran, tetapi bagian dari terapi untuk memulihkan kondisi Nabi Elia, yaitu dengan membuat dia mengungkapkan isi hatinya. Pertanyaan ini diajukan sampai dua kali dan Nabi Elia menjawab dengan jawaban yang sama, “"Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup, dan mereka ingin mencabut nyawaku." (19:10,14, huruf miring ditambahkan untuk menunjukkan penekanan). Nabi Elia tidak menyesali pelayanannya yang gagal, tetapi dia menggugat bangsa Israel yang telah melanggar perjanjian Tuhan. Dia merasa kesal terhadap orang-orang Israel! Misi Nabi Elia pergi ke Gunung Horeb adalah untuk membawa gugatan ini kepada Tuhan. Jawaban Tuhan (19:15-18) memberikan secercah harapan. Tuhan akan menghukum keluarga Raja Ahab yang jahat, dan akan mengangkat Yehu menjadi raja Israel. Apakah Anda masih meyakini bahwa Tuhan itu selalu baik? Apakah Anda masih bisa menyebutkan kebaikan Tuhan yang pernah Anda alami? [Sung]
三年以来,在以色列没有露水和不下雨(17:1;18:1)。这破坏了巴力作为生育神和暴风雨神的形象。上帝对先知以利亚说:“你去,使亚哈得见你,我要降雨在地上。”(18:1)。上帝决定要降雨!上帝是生殖唯一真正的来源,而不是巴力!三年以来一直没有下雨,应该使以色列人意识到巴力不掌权。即使这样,如果上帝降雨,他们可以认为是他们的神“恢复了”他的力量,而不是上帝下的雨。因此,在上帝降雨之前,必须在许多人的眼前证明巴力神是无能的。如果已经证明巴力神是无能的,那么有常识的以色列人会意识到,雨水并非来自巴力。之所以,有必要在耶和华与巴力之间进行竞赛。
在迦密山举行的竞赛将把上帝与巴力神进行了对比。为什么选择迦密山作为比赛场地?迦密山被称为“圣头”,表明它被认为是圣地。在古代历史记录中,迦密山也被称为巴力山或巴力山崖。迦密山似乎被视为巴力的住处。这是以色列人民把耶和华在迦密山的坛毁坏的原因(18:30)。先知以利亚选择迦密山作为比赛的场地,因为人民一定认为,如果迦密山是巴力神的领域,上帝将会被打败。然而,如果上帝能在巴力神的领域击败巴力神,上帝必定会得到荣耀,而使巴力神显得非常软弱。
上帝赢了竞赛!巴力神由它的450位先知支持,而耶和华的力量并不由支持祂的先知人数来决定。巴力被它的支持者迫促,而先知以利亚却没有催促上帝。先知以利亚熟识耶和华,因此他不需要模仿巴力神的先知。您是否认识真正的上帝,以便您能满有信心地祈祷呢?[宋汉文牧师/孔秋雯]
Selama tiga tahun, tidak ada embun dan tidak ada hujan di Israel (17:1; 18:1). Hal ini memperburuk citra Dewa Baal sebagai dewa kesuburan dan dewa badai. TUHAN berkata kepada Nabi Elia, “Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada Ahab, sebab Aku hendak memberi hujan ke atas muka bumi.” (18:1). TUHAN memutuskan untuk memberi hujan! Tuhan adalah sumber kesuburan yang nyata dan satu-satunya, bukan Dewa Baal! Selama tiga tahun tidak turun hujan seharusnya menyadarkan bangsa Israel bahwa Dewa Baal tidak berkuasa. Sekalipun demikian, jika TUHAN memberi hujan, mereka bisa beranggapan bahwa dewa mereka telah “pulih” kekuatannya, bukan TUHAN yang memberi hujan. Jadi, sebelum TUHAN mengirim hujan, harus dibuktikan di depan mata banyak orang bahwa Dewa Baal tidak berdaya. Jika Dewa Baal telah terbukti tidak berdaya, orang Israel yang memiliki akal sehat akan menyadari bahwa hujan memang bukan datang dari Baal. Oleh karena itu, perlu diadakan lomba antara TUHAN melawan Dewa Baal.
Lomba yang dilakukan di Gunung Karmel mengontraskan Tuhan dan Dewa Baal. Mengapa Gunung Karmel dipilih sebagai tempat lomba? Gunung Karmel disebut sebagai “Kepala Suci” yang menunjukkan bahwa gunung itu dianggap sebagai tempat yang suci. Dalam catatan sejarah kuno, Gunung Karmel disebut sebagai Gunung Baal atau Tebing Baal. Gunung Karmel tampaknya dianggap sebagai tempat kediaman Dewa Baal. Itulah sebabnya, mezbah TUHAN yang ada di Gunung Karmel dirobohkan oleh rakyat Israel (18:30). Nabi Elia memilih Gunung Karmel sebagai tempat berlomba karena rakyat pasti berpikir bahwa jika Gunung Karmel adalah wilayah Dewa Baal, TUHAN pasti kalah. Akan tetapi, jika TUHAN dapat mengalahkan Dewa Baal di wilayah kekuasaan Dewa Baal itu, TUHAN pasti akan mendapat kemuliaan dan pasti akan membuat Dewa Baal tampak sangat lemah.
TUHAN memenangkan lomba! Dewa Baal didukung oleh 450 orang nabinya, sedangkan kekuatan TUHAN tidak ditentukan oleh jumlah nabi yang mendukung-Nya. Dewa Baal didesak oleh para pendukungnya, sedangkan TUHAN tidak didesak oleh Nabi Elia. Nabi Elia mengenal TUHAN, sehingga ia tidak perlu meniru para nabi Dewa Baal. Apakah Anda mengenal TUHAN yang sejati, sehingga Anda dapat berdoa dengan penuh keyakinan? [Sung]
在惩罚罪人之前,上帝通常会给那人机会悔改。上帝差遣先知以利亚去告诉亚哈王他将要受上帝的惩罚说:“我指着所事奉永生耶和华以色列的上帝起誓,这几年我若不祷告,必不降露,不下雨”(17:1)。摩西五经里已写明了上帝百姓若背叛上帝将要受的惩罚。天不下雨、地不出产可形容当时干旱的情况。天和地的那种状态也被描述为类似于铁或铜的状态(《利未记》26:18-19; 《申命记》11:16-17; 28:23-24)。这种惩罚的威胁是针对当时人们崇拜为赐下雨水以及肥沃土地之神——巴力神——的挑战。考古学家发现巴力神的手握着闪电的图像。这一干旱的惩罚表明上帝比可以降雨的风暴之神的巴力神更强大。通过说上帝是以色列的上帝,是决定何时降雨的上帝,先知以利亚表明上帝是活着,他挑战巴力神显示自己的能力。
先知以利亚在本章开头的突然出现是非常令人惊讶的。在第16章和第17章之间没有相关的过渡句。当今的作者可能会首先介绍先知以利亚,例如说:“上帝对亚哈王很生气,因此他通过先知以利亚说话。先知以利亚是基列寄居的提斯比人,……的儿子等等。”的确,在本日阅读经文里,先知以利亚的出现是非常突然的!上文从未提及他的名字。之所以没有说明先知以利亚的身份,是因为他所传达的信息更为重要:上帝惩罚以色列人因为他们违背了与上帝所立的约。以利亚的出现提醒我们,当我们看到眼前发生了巨大的邪恶时,请不要感到绝望。相信上帝能以出乎我们意料的方式报恶。当您听到某个教堂被焚烧或基督徒被恐怖分子杀害之类的消息时,您是否经常感到恐惧和担忧?您要坚信上帝永远是不会输的![宋汉文牧师/洪萍利]
Biasanya, Tuhan memberi kesempatan kepada orang berdosa untuk bertobat sebelum Dia menjatuhkan hukuman. Tuhan mengutus Nabi Elia kepada Raja Ahab untuk mengumumkan datangnya hukuman Allah, “Demi Tuhan yang hidup, Allah Israel, yang kulayani, sesungguhnya tidak akan ada embun atau hujan pada tahun-tahun ini, kecuali kalau kukatakan” (17:1). Ancaman hukuman terhadap umat Allah yang berkhianat itu telah dikemukakan dalam kitab-kitab Musa. Kondisi kekeringan digambarkan sebagai langit tidak menurunkan hujan dan tanah tidak mengeluarkan hasil. Keadaan langit dan tanah seperti itu digambarkan seperti keadaan besi atau tembaga (Imamat 26:18-19; Ulangan 11:16-17; 28:23-24). Ancaman hukuman ini merupakan tantangan terhadap Dewa Baal yang oleh masyarakat saat itu dianggap sebagai pemberi hujan dan kesuburan. Para ahli purbakala menemukan gambar Dewa Baal yang tangannya memegang petir. Hukuman berupa kekeringan itu menunjukkan bahwa Allah lebih berkuasa daripada Dewa Baal yang dianggap sebagai Dewa Badai yang dapat membuat hujan. Dengan mengatakan bahwa Tuhan, Allah Israel, adalah Penentu kapan hujan akan turun, Nabi Elia mengungkapkan bahwa Tuhan itu hidup dan ia menantang Dewa Baal untuk memperlihatkan kemampuannya.
Kemunculan Nabi Elia yang tiba-tiba di awal pasal ini amat me-ngagetkan. Tidak ada kalimat peralihan di antara pasal 16 dengan pasal 17. Penulis masa kini mungkin akan lebih dulu memperkenalkan Nabi Elia, misalnya dengan berkata, “Tuhan sangat marah kepada Raja Ahab, sehingga Ia berfirman melalui Nabi Elia, orang Tisbe yang berasal dari Tisbe-Gilead, anak dari ..., dan seterusnya.” Memang, kemunculan Nabi Elia dalam bacaan Alkitab hari ini sangat mendadak! Sebelumnya, nama-nya belum pernah disebut. Identitas Nabi Elia tidak disebut karena pesan-nyalah yang penting: Tuhan menghukum bangsa Israel karena mereka melanggar perjanjian dengan Allah. Kemunculan Elia mengingatkan kita agar tidak putus asa saat melihat kejahatan yang luar biasa terjadi di depan mata kita. Yakinilah bahwa Tuhan dapat membalas kejahatan dengan cara yang tidak kita duga. Apakah Anda sering merasa takut dan kuatir saat mendengar berita seperti adanya gereja yang dibakar massa atau orang Kristen yang dibunuh teroris? Tetaplah yakin bahwa Tuhan tidak pernah kalah! [Sung]
以色列民分为两半:一半随从基纳的儿子提比尼,一半随从暗利。虽然“基纳的儿子”这一称号表明提比尼的社会地位高于暗利,但暗利却更受欢迎。提比尼死后,暗利才算正式成为北国以色列的国王。
暗利统治以色列国十二年,已包括他仅统治一半的以色列民的时间在内。他买了撒玛利亚山,在山上造城,起名叫撒玛利亚城。随后就把北国以色列的首都从得撒城迁至撒玛利亚城。从国防和经济的角度来看,迁都不仅具有战略意义,而且也可能象征着与过去断绝关系,重新开始新的阶段。暗利是一位有成就的国王。可惜的是,他比以前的列王作恶更甚,因此他的成就显得黯淡无光。
暗利去世后,他的儿子亚哈接续他作以色列王。他在撒玛利亚作王22年。亚哈王的统治稳定,他在位期间没有任何政变。他与西顿王联盟,并娶了西顿王的女儿耶洗别为妻。这种联盟使两国受益。然而,在上帝眼中,这种团契是一种罪恶,超越了之前所有国王所行的罪恶。亚哈王创了新的记录,就是成为比他父亲更恶的国王。他惹上帝的怒气,比他以前的以色列诸王更甚(16:33下)。他的妻子是一个非常邪恶的人,在以色列传播了巴力教。亚哈王的罪行绝非易事!请注意,伯特利人希伊勒是以牺牲自己的长子重修耶利哥城(16:34; 请与《约书亚记》6:26比较)。牺牲儿童是违背了上帝的话。在随后的日子里,亚哈王继续违背上帝的话。请记住,对上帝的爱总是通过顺服来表示的(《约翰福音》14:15)。不遵守上帝的话语会刺伤上帝的心,并使我们失去喜乐。您是否一直努力遵守上帝的话?[宋汉文牧师/洪萍利]
Bangsa Israel terbagi dua: Sebagian mengikuti Tibni bin Ginat dan sebagian lagi mengikuti Omri. Walaupun penyebutan “bin Ginat” memperlihatkan bahwa Tibni berasal dari status sosial yang lebih tinggi daripada Omri, ternyata bahwa Omri lebih populer. Sesudah Tibni mati, barulah Omri bisa menjadi raja atas seluruh Kerajaan Israel Utara.
Omri memerintah Israel selama dua belas tahun, termasuk saat dia hanya berkuasa atas sebagian rakyat Israel. Dia membeli gunung Samaria, lalu membangun sebuah kota yang dia namai sebagai kota Samaria. Ibu kota Kerajaan Israel Utara lalu dipindahkan dari kota Tirza ke kota Samaria. Selain lebih strategis dari sudut pertahanan dan ekonomi, pemindahan ibu kota baru ini mungkin dimaksudkan untuk memutuskan hubungan dengan masa lalu dan memulai awal yang baru. Omri adalah seorang raja yang berprestasi. Sayangnya, kejahatan yang ia lakukan melampaui semua raja yang mendahuluinya, sehingga prestasinya menjadi terlihat redup.
Setelah Omri meninggal, Ahab—anak Omri—menjadi raja Israel menggantikan ayahnya. Ia memerintah selama 22 tahun di Samaria. Pemerintahan Raja Ahab stabil. Tidak ada kudeta pada masa ia memerintah. Ia menjalin persekutuan dengan raja Sidon dan menikahi anaknya yang bernama Izebel. Persekutuan ini menguntungkan kedua negara. Akan tetapi, di mata Tuhan, persekutuan ini merupakan kejahatan yang melampaui kejahatan semua raja yang mendahuluinya. Raja Ahab merebut rekor sebagai raja terjahat yang sebelumnya dipegang oleh ayahnya. Dia menyakiti hati Tuhan lebih dari semua raja Israel yang mendahuluinya (16:33b). Istrinya seorang yang sangat jahat dan penyebar Baalisme di Israel. Kejahatan Raja Ahab bukan masalah sepele! Perhatikan betapa jahatnya Hiel, orang Betel yang membangun kembali kota Yerikho dengan mengorbankan nyawa anak sulungnya sendiri (16:34; bandingkan dengan Yosua 6:26). Pengorbanan anak adalah pembangkangan terhadap firman Tuhan. Di hari-hari selanjutnya, Raja Ahab terus-menerus membangkang terhadap firman Tuhan. Ingatlah bahwa kasih kepada Tuhan selalu diungkapkan melalui tindakan ketaatan (Yohanes 14:15). Pembangkangan terhadap firman Allah melukai hati Allah dan membuat kita kehilangan sukacita. Apakah Anda selalu berusaha menaati firman Tuhan? [Sung]
耶罗波安王的儿子拿答继承了他父亲的王位便统治以色列两年。巴沙阴谋背叛,杀死并夺取他的王位,应验了上帝的话杀了耶罗波安王的全家(15:29; 请与14:10对比)。巴沙王行了上帝眼中看为恶的事。于是上帝的话就临到了先知耶户责备巴沙(16:1)。上帝责备巴沙是因为巴沙不自量力!上帝使用谁都不是的巴沙惩罚邪恶的耶罗波安王及其全家,但是巴沙却效法了耶罗波安的犯罪行为。巴沙王去世后,以拉接续他作以色列王共两年。有管理他一半战车的臣子心利背叛并杀死他。心利作王后便杀死了巴沙王的全家。心利王所做的正如上帝借先知耶户责备巴沙的话(16:3)。
心利王在得撒作王七日。当心利所做的背叛传到以色列民时,以色列民就觉得应当背叛他。因此,他们就立以色列元帅暗利作以色列王。他们便围困了得撒。看见城破失,心利王感到绝望,就进了王宫的卫所,放火焚烧宫殿,自焚而死。《列王纪》的作者解释说心利死是“因他犯罪,行耶和华眼中看为恶的事,行耶罗波安所行的,犯他使以色列人陷在罪里的那罪”(16:19)。作王七日内并没有任何改善。他和耶罗波安王一样恶。上帝认为这种偏离是不能容忍的,因此就惩罚了心利。罪总是应受到严厉的审判,最恶的罪人是那些使他人犯错的人(请与《马可福音》9:42对比)。因此,每个领导都必须为自己的行为负责。您准备好为自己的每一项行为负责吗?[宋汉文牧师/洪萍利]
Nadab naik takhta sebagai raja Israel menggantikan Raja Yerobeam, ayahnya. Dia memerintah selama dua tahun. Baesa bersekongkol untuk melawan, membunuh, dan merampas takhtanya. Ia memusnahkan seluruh keluarga Raja Yerobeam sesuai dengan firman Tuhan (15:29; bandingkan dengan 14:10). Raja Baesa melakukan apa yang jahat di mata Tuhan. Kemudian datanglah firman Tuhan kepada Nabi Yehu melawan Baesa (16:1). Tuhan melawan Baesa karena Baesa tidak tahu diri! Baesa—yang bukan siapa-siapa—dipakai Tuhan untuk menghukum Raja Yerobeam yang jahat dan keluarganya, tetapi Baesa justru meniru tindakan Yerobeam yang berdosa. Setelah Raja Baesa meninggal dunia, anaknya—Ela—menggantikan dia menjadi raja Israel. Ia memerintah dua tahun lamanya. Zimri, pegawainya yang menjadi panglima atas setengah dari pasukan kereta, mengadakan persepakatan melawan dia, lalu membunuhnya. Setelah Zimri menjadi raja, ia membunuh seluruh keluarga Raja Baesa. Apa yang dilakukan oleh Raja Zimri sesuai dengan firman Tuhan yang diucapkan-Nya melalui Nabi Yehu (16:3).
Raja Zimri memerintah selama tujuh hari di Tirza. Saat berita tentang kudeta yang dilakukan Raja Zimri sampai di telinga rakyat, rakyat merasa bahwa suatu kudeta itu pantas untuk dikudeta lagi. Oleh karena itu, mereka menobatkan Omri, panglima tentara Israel, menjadi raja. Mereka kemudian mengepung kota Tirza. Setelah kota Tirza berhasil direbut, Raja Zimri merasa putus asa. Ia masuk ke dalam puri istana raja, lalu puri itu ia bakar sehingga ia juga ikut mati terbakar. Penulis kitab Raja-raja menjelaskan bahwa Zimri mati “karena dosa-dosa yang telah dilakukannya dengan melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, serta hidup menurut tingkah laku Yerobeam dan menurut dosa Yerobeam yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula.” (16:19). Selama tujuh hari memerintah, tidak terjadi perubahan ke arah yang lebih baik. Dia sama buruk dengan Raja Yerobeam. Tuhan menganggap penyimpangan ini tidak bisa ditoleransi, sehingga Zimri dihukum Tuhan. Dosa selalu pantas dihakimi dengan kejam, dan pendosa paling buruk adalah mereka yang menuntun orang lain untuk berbuat salah (bandingkan dengan Markus 9:42). Oleh karena itu, setiap pemimpin harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Apakah Anda siap mempertanggungjawabkan setiap perbuatan Anda? [Sung]
Sungguh amat menyedihkan melihat kenyataan bahwa kemerosotan rohani juga terjadi di Kerajaan Yehuda. Walaupun Bait Allah telah berdiri megah di Yerusalem, mereka terpengaruh oleh kepercayaan kafir yang dianut penduduk asli Tanah Kanaan (14:22–24). Akibatnya, di tahun kelima pemerintahan Raja Rehabeam, Tuhan membiarkan Sisak—Raja Mesir—menyerang Yerusalem dan merampas barang-barang berharga di Rumah Tuhan dan rumah raja. Perisai emas terpaksa diganti dengan perisai tembaga (14:25-28). Kemuliaan Rumah Tuhan memudar!
Setelah Raja Rehabeam wafat, ia digantikan oleh anaknya, yaitu Abiam. Raja Abiam tidak berpaut kepada Tuhan dengan sepenuh hati, melainkan hidup dalam segala dosa yang dilakukan oleh ayahnya. Perlakuan Tuhan terhadap Raja Yerobeam yang membuat rakyat Israel berdosa kepada Tuhan berbeda dengan perlakuan terhadap Raja Rehabeam dan anaknya karena Tuhan mengingat kesetiaan Daud (15:5) dan karena Tuhan setia terhadap janji yang telah Ia berikan kepada Daud, “Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya." (2 Samuel 7:16). Sebenarnya Tuhan telah mengetahui bahwa tidak semua raja keturunan Raja Daud merupakan raja yang baik. Sekalipun demikian, Tuhan telah memutuskan untuk melanjutkan anugerah-Nya terhadap keturunan Raja Daud. Kasih karunia Allah bukan hanya lebih besar, tetapi lebih gigih, daripada dosa-dosa kita. Walaupun Kerajaan Yehuda di kemudian hari runtuh di tangan bangsa Babel, janji itu tetap terwujud di dalam Yesus Kristus yang merupakan keturunan Raja Daud.
Setelah Abiam wafat, Asa—anaknya—menggantikan dia. Asa melakukan apa yang benar di mata Tuhan. Sayang, permusuhan dengan Baesa—raja Israel—membuat Raja Asa meminta bantuan Benhadad—raja Aram—dengan memberikan semua emas dan perak yang masih tersisa dalam perbendaharaan rumah TUHAN dan perbendaharaan rumah raja sebagai upeti. Walaupun penulis kitab Raja-raja tidak memberi komentar tentang perbuatan Raja Asa ini, bisa kita duga bahwa Tuhan pasti tidak berkenan. Pernahkah Anda mengalami situasi terpojok yang membuat Anda bertindak dengan menyingkirkan iman Anda? Saat menyadari kesalahan Anda, apakah Anda segera bertobat? Jangan anggap enteng anugerah Allah! [Sung]
From the publisher's feed