
Sign up to save your podcasts
Or


Ataukah bahagia hanya konsep fana yang bahkan tak bisa masuk dalam urutan?
Episode ini berisi jawaban yang saya harap bisa menjawab pertanyaan paling sulit tentang mengapa kita sulit mencintai diri kita sendiri. Pertanyaan ini masuk ke akun Instagram saya, kata.puan, oleh seorang teman pembaca. Semoga sedikit banyak membantumu temukan terang.
Buat apa baik, kalau hidup ini cuma sementara? Bukankah semua yang kita buat cepat atau lambat tak berguna?
Mengapa manusia seringnya panik saat melihat orang lain bergegas? Bukankah di karcis hidup kita, keretanya berangkat di jam yang berbeda?
Harapan adalah bibit yang kecil bentuknya. Tak bisa kita ukur setiap hari, seberapa besar bunganya tumbuh. Kita hanya bisa menyiraminya dengan setia, dan berharap kelopaknya, satu-persatu, mekar.
Apakah kehidupan hanyalah milik mereka yang kuat? Tidak juga, belum tentu. Maka apa yang kita lakukan? Terus berusaha semampu kita, sesuai cara kita, bukan cara yang dunia kira terbaik untuk diterapkan.
Siapa yang mau tumbuh, harus mau gugur. Dan oleh karenanya, kita belajar caranya jatuh. Agar dalam menghadapi kepastian ini, kita tak merasa sesakit itu.
Untuk siapa saja yang sedang menimbang besar-kecilnya 'hadiah' atau 'piala' seseorang, entah milik orang lain atau diri sendiri, agar tidak lagi melihatnya begitu.
From the publisher's feed