
Sign up to save your podcasts
Or


Kamu salah satu orang yang intens? Bersyukurlah. Siap-siap mengarungi hidup yang kaya dan penuh warna.
Ada kesedihan yang rasanya lebih sedih dari milik kita sendiri. Sedih yang menjalar, yang datangnya dari orang-orang yang kita sayang. Apa yang bisa kita lakukan, dalam hadapi kesedihan macam itu?
Setiap kali kita berharap yang buruk terjadi pada orang yang menyakiti kita, sesungguhnya kita sedang melanjutkan lingkaran karma, yang nantinya akan kembali pada diri kita sendiri.
Rasa takut bisa menjalar seperti racun. Tapi ia tak boleh kita biarkan. Sebab sebesar-besarnya, ia tetap beri kita ruang untuk keberanian.
Kita memang terbatas, meski sekeras mungkin sudah berusaha sebaik-baiknya. Sadari saja. Ambil waktu untuk jadi lemah. Bukan tugas kita untuk menjaga semuanya tetap sempurna.
Hidup tak bisa tak menderita. Bahagia menyela di antaranya, tapi tak pernah tahan lama. Maka jangan-jangan, ia tak pernah jadi pilihan. Ia hanya perlu disyukuri hadirnya, sembari kita pilih derita yang kita rela.
Suatu hari nanti, akan datang cinta yang membuat kita merasa cukup. Dan saat itu tiba, luka yang kita rasa, tak akan lagi berarti apa-apa.
Tidak ada kata-kata. Tidak ada penjelasan. Hanya kesedihan, besar dan raksasa.
Di dunia ini, ada sesuatu yang tak boleh berhenti kita lakukan. Sesuatu itulah penghubung kita dengan dunia, dengan mereka yang sudah lebih dulu daripada kita. Dan tanpanya, dunia seolah menutup pintu begitu saja.
From the publisher's feed