TabulaTalks

TabulaTalks

Download on the App Store

TabulaTalks episodes

  • Episode 78 - Persiapan 2023: Mental, Akal, Finansial

    Persiapan 2023: Mental, Akal, Finansial feat. Jonathan Djuarsa

    Apa yang Teman Tabula rasakan tentang pergantian tahun ke 2023?
    Tentu banyak hal yang terjadi pada kehidupan Teman Tabula di tahun 2022. Mungkin ada peristiwa yang membuat hati senang maupun cemas.
    Dalam memasuki tahun yang baru, biasanya akan terbentuk berbagai macam resolusi yang ingin dicapai.
    Namun, seringkali resolusi yang telah direncanakan tidak dilaksanakan dengan baik sehingga menimbulkan beberapa masalah seperti kecemasan sampai masalah finansial.
    Lalu, bagaimana membuat resolusi yang tidak berakhir sia-sia? Apakah masalah finansial berpengaruh pada mental kesehatan mental?
    Untuk tahu jawabannya, yuk, sharing dengan Kak Jondju. Akan ada banyak insight bermanfaat yang bisa Teman Tabula dapatkan !

    1 hr 1 min
  • Episode 77 - Mengenal Lebih Dekat Metode Pengelolaan Emosi

    Mengenal Lebih Dekat Metode Pengelolaan Emosi feat. Vini Febriani


    Teman Tabula pernah merasa marah sampai meledak-ledak? Atau mungkin terlalu bahagia hingga berteriak di tempat umum?


    Setelah hal itu terjadi, apa dampak yang Teman Tabula rasakan? Mungkin Teman Tabula sekedar merasa malu atau bahkan Teman Tabula sempat ditegur oleh orang sekitar karena sudah melepas emosi di tempat umum.


    Hal-hal seperti ini membuat kita sadar betapa pentingnya agar kita bisa mengelola emosi dengan baik. Apalagi, kalau kita bisa mengelola emosi dengan positif, maka kesehatan mental kita akan semakin terjaga.


    Lalu, bagaimana cara yang tepat untuk mengelola emosi?


    Yuk, sharing dengan Kak Vini yang ahli dengan metode pengelolaan emosi. Akan ada banyak insight yang bisa kita ambil!

    1 hr 4 min
  • Episode 76 - Personal Boundaries: Memberi Batasan Yang Sehat Dengan Orang Lain

    Personal Boundaries: Memberi Batasan Yang Sehat Dengan Orang Lain feat. Shanen Emily

    "Ayo dong cerita! Kita sahabat kan!?"

    "Kamu harus temenin aku bangun sampai aku selesai nugas ya"


    Teman Tabula pernah mengalami skenario seperti di atas?


    Keluarga, pacar, atau sahabat, merupakan orang-orang yang terlibat banyak dengan hidup kita. Namun, terkadang orang-orang tersebut terlalu terlibat dalam hidup kita. Pada akhirnya, kita merasa tidak nyaman dengan orang terdekat, karena orang-orang tersebut terlalu mencampuri urusan pribadi kita.


    Lalu, bagaimana cara untuk hal ini?

    Bagaimana cara untuk memberi jarak yang baik pada orang sekitar?


    Yuk, sharing dengan Kak Shanen yang pernah mengalami pengalaman serupa. Akan ada banyak insight yang bisa kita ambil!

    59 min
  • Episode 75 - Volunteering Untuk Menjaga Kesehatan Mental

    Volunteering Untuk Menjaga Kesehatan Mental feat. Felicia Christabella



    Teman Tabula pernah membantu orang lain yang sedang kesulitan?

    Saat kita membantu orang lain secara ikhlas, muncul rasa nyaman dalam diri karena berbagai alasan. Misalnya, karena sudah lebih produktif atau sekedar membuat orang lain terbantu.

    Konsep ini mirip dengan menjadi sukarelawan, karena kita meluangkan waktu, pikiran, dan tenaga untuk melayani masyarakat secara ikhlas. Akibatnya, timbul rasa nyaman yang bisa  berpengaruh pada kesehatan mental.

    Lalu, apa manfaat menjadi sukarelawan untuk kesehatan mental?
    Bagaimana menjadi sukarelawan bisa membuat kita lebih sehat mental?

    Yuk, ikut pembahasannya di TabulaTalks #113! Kita ulas topik ini bersama narasumber ahli kita, Kak Felicia.

    54 min
  • Episode 74 - Menjadi Diri Sendiri Dalam Relasi

    Menjadi Diri Sendiri Dalam Relasi feat. Adisty Ghaisani Muthiah, S. Psi.



    Teman Tabula pernah berpura-pura dalam relasi? Atau mungkin menjadi seorang "Yes Person" agar disukai?

    Sering kali kita ingin terus disukai orang lain.
    Hal itu bisa dilakukan dengan menyembunyikan kekurangan yang dimiliki atau malah terus-terusan menyenangkan hati orang lain.

    Pada awalnya, kita mungkin senang karena orang lain mendapat impresi yang positif tentang kita.
    Namun, lama-kelamaan muncul rasa tidak nyaman, karena kita tidak "stay true" pada diri.
    Pada akhirnya, muncul pikiran-pikiran negatif yang mengganggu kesehatan mental kita.

    Lalu, apa yang harus kita lakukan agar bisa "stay true" dalam berelasi?

    Yuk, ikut pembahasannya di TabulaTalks #112! Kita ulas topik ini bersama narasumber ahli kita, Kak Disty.

    1 hr 10 min
  • Episode 73 - Kedukaan dan Kehilangan: Bagaimana Menghadapinya Secara Sehat?

    Kedukaan dan Kehilangan: Bagaimana Menghadapinya Secara Sehat?  feat. Dian L. Keppy, M. Psi.



    Teman Tabula pernah merasakan kehilangan?

    Ketika teman, orang tua, bahkan hewan peliharaan harus meninggalkan kita, rasanya pasti menyakitkan. Namun, kita tidak bisa berbuat apa-apa akan hal itu.

    Setiap orang membutuhkan proses dan waktu yang berbeda-beda dalam menerima kehilangan. Ada yang bersedih, marah, berduka, dan sebagainya. Semua itu wajar untuk dirasakan selama kita mengahadapi nya dengan sehat dan tidak berlebihan.

    Lalu, bagaimana kita tahu bahwa kita sedang menghadapi kehilangan tersebut dengan sehat?
    Bagaimana cara kita berdamai dan menerima rasa kehilangan tersebut?

    Yuk, ikut pembahasannya di TabulaTalks! Kita ulas topik ini bersama narasumber ahli kita, Kak Dian.

    1 hr 9 min
  • Episode 72 - Laki-Laki dan Kesehatan Mental

    Laki-Laki dan Kesehatan Mental  feat. Fauzi Budi Prasetyo, S.Psi.



    "Kamu kan cowo, jadi harus kuat!"
    "Cowo kok nangis? Kaya cewe aja! "

    Teman Tabula pernah menyaksikan atau bahkan mengalami hal serupa?

    Banyak ekspektasi yang diberikan masyarakat pada pria. Misalnya, di bidang pekerjaan, keluarga, bahkan aspek dalam diri. Di satu sisi, ini diberikan agar para pria memiliki kualitas diri yang positif. Di sisi lain, ekspektasi ini menghasilkan banyak tekanan pada kesehatan mental pria.

    Hal ini diperburuk dengan ekspektasi yang ada, karena para pria dianggap "lemah" apabila ingin menyelesaikan masalah tersebut.

    Lalu, apa yang seharusnya para pria lakukan?
    Apa yang harus dilakukan untuk mengurangi tekanan pada pria?

    Yuk, sharing dengan Kak Oji yang pernah mengalami pengalaman serupa. Akan ada banyak insight yang bisa didapat!

    1 hr 1 min
  • Episode 71 - Jurus Jitu Memproses Konten Kesehatan Mental

    Jurus Jitu Memproses Konten Kesehatan Mental feat.  Jeremy Christian, S. Psi. & Qiara Annabel, S. Psi.


    "Duh, sakit kepala. Kayaknya karena overthinking nih"
    "Pacarku tuh toxic banget, bikin aku anxiety"

    Teman Tabula pernah mendengar beberapa istilah di atas?

    Belakangan, kita sering menjumpai banyak konten kesehatan mental di sosial media.
    Hal ini kita nilai baik karena bisa menjadi sumber edukasi kita. Namun, benarkah demikian?

    Terkadang, konten yang ada tidak selalu bisa diandalkan sebagai sumber edukasi.
    Selain karena terlalu melebih-lebihkan, belum tentu konten tersebut jelas kebenarannya.

    Lalu, bagaimana cara menghadapi konten kesehatan mental dengan baik?

    Yuk, sharing dengan Kak Jeremy dan Kak Qiara yang ahli dalam memproses konten kesehatan mental. Akan ada banyak insight yang bisa didapat!

    1 hr 1 min
  • Episode 70 - Mengenal Love Language Dengan Empati

    Mengenal Love Language Dengan Empati feat. Cherubine Gabriela, S. Psi. & Amanda Diva, S. Psi.



    Teman Tabula mungkin sudah pernah mendengar tentang Love Language, namun apakah teman-teman tahu peran empati dalam love language?

    Saat berinteraksi dengan orang yang dikasihi, tanpa disadari kita menunjukkan love language yang kita miliki.
    Namun, ternyata tidak semua orang mengenal love language dalam diri mereka dan hubungannya dengan empati.

    Lalu, bagaimana caranya mengenal love language diri sendiri?
    Apakah masyarakat memiliki miskonsepsi tentang love language tertentu?
    Dan mengapa empati merupakan faktor penting dalam love language?

    Untuk tahu jawabannya, yuk, sharing dengan Kak Cherubine dan Kak Amanda yang telah memiliki pengalaman seputar love language.
    Akan ada banyak insight bermanfaat yang bisa didapatkan!

    58 min
  • Episode 69 - Menjadi Nyaman Dengan Diri Sendiri

    Menjadi Nyaman Dengan Diri Sendiri feat. Amadea Shafira Subagyo, S.Psi.



    Teman Tabula pernah merasa tidak nyaman ketika menjadi diri sendiri?

    Misalnya, saat Teman Tabula berkumpul bersama teman lain.
    Teman Tabula melihat betapa kerennya penampilan teman tersebut.
    Akhirnya, Teman Tabula minder dan merasa tidak nyaman dengan diri sendiri...

    Bentuk tubuh, kepribadian, atau emosi merupakan sejumlah dari sekian banyak hal yang mungkin membuat kita merasa tidak nyaman dengan diri sendiri.

    Namun, bukankah tak ada yang lebih nyaman selain menjadi diri sendiri seberapa banyak pun kekurangan kita?

    Lalu, bagaimana cara agar menjadi nyaman dengan diri sendiri?

    Daripada bingung, yuk, sharing dengan Kak Dea yang memiliki pengalaman yang serupa. Akan ada banyak insight bermanfaat yang bisa didapatkan!

    58 min

About TabulaTalks

From the publisher's feed

Teman Belajar dan Bertumbuh #BersamaTabula | Wellness & Mental Health