TabulaTalks

TabulaTalks

Download on the App Store

TabulaTalks episodes

  • Episode 68 - Toxic Positivity VS Positive Thinking: Apa Bedanya?

    Toxic Positivity VS Positive Thinking: Apa Bedanya? feat. Rania Hendradwiputri, S.Psi.



    "Udah, jangan khawatir. Semangat!"
    "Yang sabar ya, kamu pasti bisa!"

    Siapa Teman Tabula yang pernah mendengar kalimat seperti di atas?

    Kita sering ingin menjadi positif kepada orang lain ketika mereka sedang kesulitan.
    Namun, apa yang kita maksud sebagai positif untuk orang lain, belum tentu dipersepsikan sama pada orang lain.

    Pada akhirnya, kata-kata yang kita sampaikan malah membuat orang lain merasa tidak nyaman dengan kita. Hal ini dinamakan toxic positivity.

    Lalu, bagaimana toxic positivity bisa terjadi?
    Apa yang membedakan toxic positivity dengan positive thinking?

    Daripada bingung, yuk, sharing dengan Kak Rania yang memiliki pengalaman yang serupa. Akan ada banyak insight bermanfaat yang bisa didapatkan!

    1 hr 2 min
  • Episode 67 - Hidup Mengapa Harus Tergesa?

    Hidup Mengapa Harus Tergesa? feat. Jeannette Clarissa Gozal



    Saat kecil, apakah Teman Tabula pernah ingin cepat menjadi dewasa?

    Saat sudah dewasa, apa yang Teman Tabula pikirkan? ada yang mungkin puas karena sudah bebas, ada yang mungkin menyesal, dan sebagainya.

    Dalam kehidupan, kita sering merasa ingin cepat dalam mencapai tujuan. Anggapannya, semakin cepat kita mencapai tujuan hidup, semakin sukses hidup kita.

    Namun, semakin tergesa kita dalam mencapai tujuan, semakin sulit bagi kita untuk bisa bertahan dengan tempo hidup tersebut. Pada akhirnya kita kelelahan dan butuh pertolongan.

    Lalu, bagaimana cara mengatur tempo hidup tersebut?

    Daripada bingung, yuk, sharing dengan Kak Jeannette yang memiliki pengalaman yang serupa. Akan ada banyak insight bermanfaat yang bisa didapatkan!

    1 hr 3 min
  • Episode 66 - Membangun Kembali Rasa Percaya

    Membangun Kembali Rasa Percaya feat. Adisty Ghaisani Muthiah, S.Psi.



    Apakah Teman Tabula pernah dikecewakan?

    Dalam kehidupan, dikecewakan dan dikhianati merupakan hal yang wajar terjadi. Namun, menghasilkan efek yang cukup membekas di hati.

    Salah satu efek yang dihasilkan adalah sulitnya membangun rasa percaya kepada orang lain atau sering disebut “trust issues”.
    Tentunya perasaan ini membuat Teman Tabula menjadi kurang nyaman, khususnya saat ingin memulai hubungan dengan orang lain.

    Lalu, bagaimana cara untuk membuka diri dan berani percaya lagi pada orang lain?
    Apakah ada risiko yang harus diambil?

    Untuk tahu jawabannya, yuk, sharing dengan Kak Adisty yang telah memiliki pengalaman yang serupa.
    Akan ada banyak insight bermanfaat yang bisa didapatkan!

    1 hr 6 min
  • Episode 65 - Languishing: Menghadapi Rasa Hampa Dalam Diri

    Languishing: Menghadapi Rasa Hampa Dalam Diri feat. Cherubine Gabriela, S.Psi.



    Teman Tabula pernah merasa "hampa" dan tidak "ada" dalam dirinya?

    Tidak ada yang salah, tapi juga tidak sepenuhnya baik...
    Memiliki motivasi, tapi tidak bergairah dalam berkegiatan...

    Rasa "hampa" yang mungkin Teman Tabula rasakan dinamakan languishing.
    Tentunya, perasaan ini sangat membuat Teman Tabula yang merasakannya jadi tidak nyaman.

    Lalu, bagaimana cara menghadapinya?
    Apa yang membedakan hal ini dengan perasaan lain, seperti demotivasi atau burnout?

    Daripada bingung, yuk, sharing dengan Kak Chey, konselor Tabula yang pernah memiliki pengalaman serupa.
    Akan ada banyak insight bermanfaat yang bisa didapatkan!

    1 hr 14 min
  • Episode 64 - Menghadapi Momen Pahit? Siapa Takut!

    Menghadapi Momen Pahit? Siapa Takut! feat. Citra Zaskia Chairunnisa, S.Psi.



    Teman Tabula tentu pernah mengalami momen pahit dalam hidupnya.

    Ketika sedang sedih, kita cenderung fokus pada pahitnya pengalaman tersebut.
    Hal ini yang mungkin membuat rasa sedih tersebut dirasakan berlarut-larut.
    Namun, sadarkah teman-teman? Di balik rasa sedih yang dirasakan, ada pelajaran baru yang bisa didapatkan!

    Lalu, apa yang harus dilakukan untuk bisa mendapat hikmah dari momen pahit tersebut?
    Bagaimana cara supaya ke depannya kita bisa menghadapi momen pahit ini dengan lebih baik?

    Daripada bingung, yuk, sharing dengan Kak Citra, konselor Tabula yang pernah memiliki pengalaman serupa.
    Akan ada banyak insight bermanfaat yang bisa didapatkan!

    1 hr 9 min
  • Episode 63 - Manifestasi: Mewujudkan Tujuan Lebih Dari Sekedar Dalam Pikiran

    Manifestasi: Mewujudkan Tujuan Lebih Dari Sekedar Dalam Pikiran feat. Michelle Dylan, M.Psi.


    Teman Tabula pernah merasa kesulitan mencapai tujuan yang sudah dibuat?

    Saat sudah menetapkan satu tujuan, kita selalu memikirkan berbagai cara dan fokus untuk mewujudkannya.
    Hal ini sering disebut sebagai manifestasi.
    Dengan "kekuatan pikiran" yang ada, harapannya kita akan semakin dekat dengan tujuan yang ingin dicapai.

    Namun, apakah sekedar menanamkan dalam pikiran sudah cukup?
    Apa ada hal yang lebih penting dalam mewujudkan tujuan?

    Daripada bingung, yuk, sharing dengan Kak Michelle, konselor Tabula yang pandai dalam mewujudkan tujuannya.
    Akan ada banyak insight bermanfaat yang bisa didapatkan!

    53 min
  • Episode 62 - Self-Healing: Mengobati atau Manja?

    Self-Healing: Mengobati atau Manja? feat. Ayu Sadewo & Shanen Emily



    Apakah Teman Tabula pernah merasa lelah dan membutuhkan waktu untuk memulihkan diri dari berbagai kesibukan?

    Saat kita merasa lelah, kita sering melakukan hal yang menyenangkan diri sendiri untuk merasa lebih baik.
    Hal ini sering kita sebut sebagai self-healing.

    Self-healing dapat membentuk perasaan dan pikiran positif.
    Self-healing dapat dicapai dengan melakukan kegiatan yang disukai.

    Namun, istilah “Healing” jadi sangat sering dan mudah digunakan.
    Yang jadi pertanyaannya, bagaimana cara melakukan healing yang tepat?
    Kegiatan healing adalah kebutuhan mengobati atau malah memanjakan diri?

    Daripada bingung, yuk, sharing dengan Mba Ayu dan Kak Shanen, psikolog Tabula yang ahli dalam melakukan self-healing.
    Akan ada banyak insight bermanfaat yang bisa didapatkan!

    1 hr 28 min
  • Episode 61 - Menjaga Kesehatan Mental Melalui Kegiatan Sehari-hari

    Menjaga Kesehatan Mental Melalui Kegiatan Sehari-hari feat. Vini Febriani, S.Psi.


    Teman Tabula pernah dengar istilah "healing"?


    Istilah ini sering muncul saat kita pergi berlibur untuk menghindari rasa jenuh dan stres.

    Akhirnya, seringkali kita mengeluarkan biaya yang tidak murah.
    Namun, apakah ini menjadi satu-satunya cara menjaga kesehatan mental?


    Tahukah Teman Tabula, rutinitas sehari-hari yang kita jalani juga turut menentukan kesehatan mental kita.

    Akan ada perbedaan nyata saat sebelum dan sesudah kita melakukan rutinitas positif.


    Lalu, bagaimana cara memiliki rutinitas yang baik untuk menjaga kesehatan mental kita?


    Daripada bingung, yuk, sharing dengan Kak Vini, konselor Tabula yang pandai membentuk rutinitas positif 🙂

    Akan ada banyak insight bermanfaat yang bisa diambil!

    1 hr 6 min
  • Episode 60 - Mempersiapkan Karir Dengan Mengenal Diri Sendiri

    Mempersiapkan Karir Dengan Mengenal Diri Sendiri feat. Anggit Nurmalita Sari


    Teman Tabula pernah merasa bimbang dalam menentukan karir yang ingin dipilih?

    Karir menjadi hal yang penting, karena menjadi salah satu penentu masa depan kita. Namun, apa jadinya kalau kita sendiri belum memiliki gambaran yang jelas tentang prospek karir yang kita inginkan?

    Apa yang ingin kita kejar? Apa ambisi yang ingin dicapai? Kerja karena senang atau uang?
    Pemikiran-pemikiran seperti ini kerap datang dalam mempersiapkan karir.

    Lalu, bagaimana cara menjawab pertanyaan-pertanyaan ini?
    Apa saja yang harus dipersiapkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini?

    Daripada bingung, yuk, sharing dengan Kak Anggit, konselor Tabula yang ahli dalam urusan karir :)
    Akan ada banyak insight bermanfaat yang bisa diambil!

    1 hr 11 min
  • Episode 59 - Komitmen: Wujud Nyata Hubungan Berkelanjutan

    Komitmen: Wujud Nyata Hubungan Berkelanjutan feat. Fennisita 


    Teman Tabula pernah menjalani hubungan romantis sebelumnya?


    Di awal, hubungan yang dijalankan terasa sangat manis dan hangat, seakan dunia berputar hanya bersama si "dia". Namun, setelah waktu berjalan, perasaan tersebut berubah dan kita mulai bosan dengan kehadiran si "dia".

    Di satu sisi, kita mulai memikirkan kemungkinan untuk menyudahi hubungan. Namun, di sisi lain, kita merasa bersalah dan menyayangkan hubungan yang sudah berjalan.

    Lalu, apa yang harus kita lakukan untuk bisa bertahan?
    Bagaimana cara agar memiliki hubungan yang berkelanjutan?

    Daripada bingung, yuk, sharing dengan Kak Fennisita, psikolog Tabula yang ahli dalam perihal hubungan romantis. Akan ada banyak insight bermanfaat yang bisa diambil!

    1 hr 2 min

About TabulaTalks

From the publisher's feed

Teman Belajar dan Bertumbuh #BersamaTabula | Wellness & Mental Health