
Sign up to save your podcasts
Or


Kata kunci penting mengenai penolakan adalah desensitisasi. Ketika seseorang semakin terpapar dengan penolakan, seperti SPG, sales, atau punya otot emosi kuat untuk segera bangkit dari luka penolakan, maka semakin ia tangguh ketika ditolak dunia. “Apa yang tak bisa membunuhmu akan membuatmu jauh lebih tangguh,” ujar Nietszche, sebuah penjelasan heroik untuk istilah desensitisasi.
Secara metode, ada perbedaan yang sangat mencolok dalam bundir kedua gender ini. Laki-laki cenderung keras seperti menembak pistol, gantung diri, dan loncat dari lantai tinggi. Sedangkan perempuan bisa berupa menenggelamkan diri atau sekadar minum racun seperti yang Romeo kira dilakukan oleh Juliet. Di titik ini, aku penasaran, kalau Lucinta Luna bunuh diri, metode apa yang akan dipakai? Mungkin loncat dari Burj Kalifa sambil menegak arsenic.
Selain itu data juga menunjukkan kalau orang jomlo punya risiko bunuh diri dua kali lipat ketimbang orang yang sudah menikah. Sedangkan seorang duda atua janda punya risiko bunuh diri empat sampai lima kali lipat bundir ketimbang yang masih menikah. Ini artinya kalau mau selamat dari diri sendiri, menikahlah, kalau mau lebih selamat lagi, usahakan jangan cerai. Lebih baik dibunuh istri sendiri ketimbang bunuh diri.
Tahun 1931, Gandhi saat itu diundang di Barat, lalu diperkenalkan sebagai representasi dari peradaban Hindu, India. Saat itu Gandhi dengan tegas menolak reduksionisme tersebut. Ia bicara dengan lantang, “ India atas nama ‘jutaan rakyat yang tidak terdidik, yang telah bekerja keras, namun perutnya masih lapar’….” Dan golongan yang ia sebut tersebut mewakili 85% rakyat India.
Salah satu hama mental adalah asumsi bahwa hampir segala hal penting, segalanya harus dilakukan sekarang, dan tunduk pada hal-hal populer. Esensialisme memberi jalan keluar dari masalah itu, dengan membuka pintu menuju pola pikir baru: hampir segala hal tidak penting untuk kamu.
“Kalau ada sesuatu yang berguna untuk diriku tapi merugikan keluargaku, aku akan menolaknya. Kalau ada yang berguna untuk keluargaku tapi merugikan tanah air, aku akan melupakannya. Kalau ada yang berguna untuk tanah air tapi merugikan umat manusia, akan aku anggap itu sebagai kejahatan!”
Buku ini punya storytelling yang bagus, dan lebih menarik lagi, Simon Senek pakai pendekatan neurosains yang bagus ketika menjelaskan kepemimpinan. Semuanya akan kita bahas sampai tuntas.
Oh ia, kalau kata seniorku pemimpin adalah keteladanan, Simon Senek punya definisi lebih lengkap: “Jika tindakan Anda mengilhami orang lain untuk lebih banyak bermimpi, lebih banyak belajar, dan lebih banyak berbuat, maka Anda adalah pemimpin.”
Tubuh manusia adalah diskursus yang teralienasi dalam sejarah filsafat. Sokrates mengatakan tubuh adalah penjara jiwa. Plato mengatakan tubuh tidak lebih utama daripada jiwa. Filsafat Islam dan filsafat Kristen zaman pertengahan pun mengasosiasikan tubuh dengan dosa. Era renaisans, Descartes menempatkan tubuh hanya sebagai mesin. Seolah-olah akal budi atau jiwa adalah yang hegemonial dan tubuh marginal; akal budi adalah yang utama dan primer, sedangkan tubuh adalah yang sekunder; akal budi adalah superior sedangkan tubuh inferior.
Merleu Ponty datang untuk mematahkan status quo. Bagi filusf Perancis ini, tubuh jauh lebih utama ketimbang akal budi.
From the publisher's feed