Lagu Face-off Jimin BTS Tak Lulus Uji Kelayakan Tayang di KBS
CNN Indonesia -- Satu lagu solo Jimin BTS dianggap tak layak untuk disiarkan di KBS, saluran televisi publik di Korea Selatan. Hal itu disampaikan setelah tiga lagu solo Jimin diserahkan ke KBS untuk dinilai.
Jelang dirilis dalam album solo perdana Jimin BTS, tiga lagu diserahkan ke KBS untuk dipertimbangkan. Lagu-lagu tersebut adalah Face-off, Like Crazy dan Alone.
Seperti diberitakan Xports News via Naver pada Rabu (22/3), KBS mengungkapkan hasil ulasan mereka bahwa lagu yang bertajuk Face-off dinilai tak layak disiarkan karena beberapa alasan.
Lagu Jimin BTS yang digarap bersama sang leader, RM, serta Pdogg, GHSTLOOP dan EVAN itu disebut memiliki lirik dengan kata-kata umpatan, slang, hingga ekspresi tak senonoh.
Sedangkan dua lagu lainnya, yakni Alone dan Like Crazy, dinyatakan memenuhi syarat untuk disiarkan di saluran televisi nasional tersebut.
Penilaian itu diumumkan sekitar dua hari sebelum Jimin BTS resmi merilis album solo perdananya, FACE dengan lagu utama bertajuk Like Crazy pada 24 Maret.
Big Hit Music selaku agensi mengungkapkan FACE bakal bercerita soal Jimin sebagai seorang artis solo.
"FACE adalah tentang Jimin menghadapi dirinya secara langsung saat dia bersiap untuk langkah selanjutnya sebagai artis solo," jelas Big Hit beberapa waktu lalu.
"Jimin akan bertemu para penggemar melalui berbagai aktivitas, termasuk perilisan FACE, jadi kami meminta dukungan Anda untuk aktivitas solo resmi pertama Jimin," lanjut mereka.
Sebelum merilis album, musisi bernama lengkap Park Ji-min ini telah memamerkan single Set Me Free Pt. 2 pada 17 Maret atau satu pekan sebelum peluncuran FACE.
Jimin akan menjadi member keempat BTS yang merilis proyek solo setelah agensi menyatakan para member boy group tersebut lebih banyak aktivitas solo dalam beberapa waktu mendatang.
Jimin mengikuti jejak J-Hope, Jin, dan RM yang telah lebih dulu merilis proyek solo masing-masing.
Sebelumnya, Jimin BTS mengumumkan langsung debut solonya lewat siaran langsung Weverse pada 10 Februari lalu. Namun, ia belum mengungkapkan detail album tersebut. "Saya rasa album yang saya sedang kerjakan akan rilis sekitar Maret 2023," kata Jimin dalam siaran itu.
~ Konser Lisa Djaati 20 tahun berkarir, tetap di dukung oleh para Fans.
Selama 20 tahun berkarir dalam skema industri musik Taiwan, Lisa Djaati menggelar debut konser perdana yang ternyata menarik perhatian para penggemar, selain itu juga masih ada beberapa artis undangan yang turut menghibur para penonton di atas panggung dengan rentatan nama yang tentunya sudah tidak asing lagi, antara lain : Tao Zhe, Wu Qing Feng, Lin You Jia, Wan Fang, DLL. dalam malam konser dirinya sudah tentu membawakan lagu hitsnya seperti “ I’m In Europe”, Sturdy Tenderness, The Wind Blows, dari album yang sudah pernah di rilis bagi seorang penyanyi yang sudah lama bekerja di balik layar.
Dirinya mengungkapkan bahwa ada begitu banyak hambatan yang datang dari luar dan internal dalam mengadakan sebuah pertunjukkan. akan tetapi kali ini akhirnya dapat dengan sukses menggelar pertunjukan yang mendatangkan begitu banyak pendukung selama masa karirnya di Taiwan.
Dengan busana berwarna merah terang, skema panggung juga di isi oleh berbagai musisi handal dalam negeri, dengan penuh ambisi dan aransemen yang cukup berani akhirnya dapat memukau hati penggemar. dalam pertunjukkannya, Lisa pun sempat mengutarakan beberapa cerita masa lalu terkait dirinya dan keluarga. di lansir dari Blow StreetVoice dirinya menjabarkan bahwa gegara hubungan keluarga yang mengharuskan dirinya untuk terbang kesana kemari seperti Inggris, jepang, perancis dan akhirnya memutuskan untuk kembali ke Taiwan. di perlukan waktu yang cukup lama untuk dapat beradaptasi dengan berbagai hal. terlebih dalam perjuangan karirnya untuk menjadi seorang penyanyi, hingga hari ini perjuangan ini sangatlah berarti untuk dapat berdiri di atas panggung di depan para penggemar, adalah sesuatu yang sangat berkesan bagi lisa.
Penghujung konser, karya debut yang paling hits adalah Sturdy Tenderness pun berakhir, Lisa menyambut semua tim produksi dan para musisi beserta dengan para penonton di karenakan pertunjukkan yang sudah di gelar dengan sukses dan berakhir dengan penutupan yang megah. Setelah itu di adakan juga sesi jumpa fans untuk bersua sapa dengan seluruh penonton yang datang mengantri untuk berfoto bersama dan Tanda-tangan souvenir.
~ Tonton dulu filmnya, baru kita bicara. inilah cara Chris Pratt tanggapi kritik warga
Film Mario Bros rilisan dari Universal yang akan siap di bintangi oleh rentetan aktor dan aktris ternama besutan Hollywood mulai menuai cuitan miring via Medsos, salah satunya adalah Chris Pratt, yang mengundang banyak sekali cuitan miring terkait pengisian suara pemeran utama sebuah kartun asa negeri Sakura.
Dirinya telah banyak menanggapi kritik atas dirinya dalam menjadi pemeran pengisian suara ( Dubber ) dalam film Super Mario Bros yang akan datang, dengan menjabarkan silahkan untuk menonton dulu filmnya akan siap di rilis, setelah di tonton baru kita bisa bicara lebih lanjut.
Ketika Trailer pertama yang sempat di rilis pada tahun lalu, tidak sedikit para penggemar yang mencuitkan pernyataan miring terkait mengapa dirinya harus mengisi suara dari Tukang ledeng alias Mario.
Pernyataan tidak puas ini juga datang dari seorang pengisi suara terkenal yang sudah berprofesi sebagai pengisi suara tokoh Mario selama 20 tahun lamanya dalam dunia dubbing suara, dimana banyak sekali tanggapan yang menunjuk seharusnya pengisi suara Mario adalah Charles Martinet yang sudah di kenal oleh para pecinta Anime asal Jepang.
Mantan aktor pengisi suara untuk tokoh Luigi, John Leguizamo juga menjabarkan bahwa casting untuk film Super Mario Bros yang berakhir agak menyebalkan, dengan berita lanjutan bahwa mendapati bahwa casting untuk Mario dan Luigi yang akan di kerjakan sepenuhnya oleh Charlie Day yang merupakan seorang aktor pengisi suara yang bukan berasal dari keturunan Itali.
Kembali pada bulan Juli, dimana produser Chris Melendadri mengatakan bahwa “ ketika orang mendengar tampilan Chris Pratt, kritik dari netizen pun juga akan mulai bermunculan, mungkin tidak semua, akan tetapi warga tentu suka berkomentar seperti sebagaimana mestinya.
Kini Chris Pratt telah menangapi berbagai kritik tersebut, dalam sebuah wawanca dengan Extra TV dirinya juga turut menambahkan bahwa “ saya pikir begitu anda menonton film ini, sepertinya hal ini di rasa sangat masuk akal, mungkin perlu di tonton 2 kali bahkan”.
Dirinya mengerti bahwa kritik pedas ini berasal dari para fans dan penggemar berat dari film ini, dimana dirinya merasa sebagai salah satu bagian dari film dan subkultur ini, dengan imbuhan bahwa lagu Mario Bros baik film dan Game merupakan sebuah soundtrack yang sangat berkesan bagi masa muda kita.
para penggemar tentunya tidak ingin untuk melihat seseorang untuk datang dengan sinis untuk mengisi suara untuk film ikonik ini demi hanya perkara uang dan tender job. Chris sangat memahami hal ini, begitu banyak jiwa dan rasa yang di dedikasikan pada hal tersebut agar hal ini tidak terjadi.
Film ini sangat mengangkat subkultur sebuah video game, dimana dunia Mario yang tentu tidak akan di hilangkan dari berbagai unsur, pertimbangan yang sangat matang agar para penonton dapat menikmati karakter ini 100%, dengan pertimbangan serta harapan selama 10 tahun ke depan agar film ini dapat terus di kenang dan menjadi ikonik dalam dunia perfilman, bukan menjadi sebuah tender projek yang mengatas-namakan profit komersil sebagai batu pijakan awal.
Saya sebagai orang tua yang memiliki anak kandung, merasakan bahwa setiap film animasi yang bagus memerlukan effort yang besar agar film animasi ini dapat di rilis dengan baik, tim produksi yang sudah bekerja sebaik mungkin agar dapat memberikan suguhan hiburan terbaik bagi para penggemar konsol Nintendo, dengan begitu dapat memberikan apa yang terbaik bagi para pecinta film ini.