Blitz Musik

Blitz Musik

By Ipung Chandra, RtiSociety & CultureGovernment
Download on the App Store

Blitz Musik episodes

  • Blitz Musik - 2025-06-03

    Mengapa harga tiket festival musik Taiwan semakin mahal ?  ( Part 2 ) 

    Pasca pandemi, kegiatan bermusik menjadi semakin banyak, begitupun dengan para pengisi acara yang juga jumlahnya semakin banyak, dengan asumsi seperti itu maka biaya pertunjukan untuk seniman dan musisi juga turut meningkat. Lao Nuo mengatakan bahwa “ jika kita benar-benar menghitung total biaya, kita mungkin memerlukan 80% hingga 90% dari biaya tersebut, sederhananya jika kita tidak berhasil menjual semua tiket, maka kita berada dalam posisi yang sangat berbahaya. 

    Penyelenggara Ronin Festival Xiao Da Qian juga berbagi “ setelah semua biaya acara dibayarkan, anda akan terkejut bahwa 90% dari pendapatan digunakan untuk biaya, dan sisanya hanya 10% saja. jadi bagaimana saya bisa bertahan dengan 10% ini, tentu saja saya harus mencari berbagai cara untuk bertahan dan tidak rugi, misalnya dengan mencari berbagai produk sampingan lainnya, seperti minuman, makanan, baju, DLL. 

    Pihak penyelenggara festival musik mengaku bahwa akan selalu berada dalam fase “ kekhawatiran tinggi “ meskipun semua tiket telah habis terjual, jika festival musiknya memiliki lebih dari satu panggung, maka biaya perangkat kerasnya akan menjadi lebih tinggi lagi. misalnya, jumlah panggung yang di gelar di MegaPort fest tahun ini telah menyediakan 11 panggung, salah satu panggung terbesarnya telah di pindahkan ke Kaohsiung Pop Music Center dan Nan Ba Tian yang juga telah diperluas. area keseluruhan venue tersebut menjadi sangat besar sehingga perlu di bangun jalan tambahan serta jembatan penyebrangan sementara untuk mempermudah alur mobilitas para penonton. 

    Kenaikan harga tiket akan memiliki beberapa komposisi penting, salah satunya adalah biaya perangkat keras dan perangkat lunak yang akan berdampak pada struktur perhitungan biaya, karena industri musik tidak hanya tentang musisi dan artis. akan tetapi juga ada perangkat pendukung lainnya seperti pencahayaan dan suara, serta staf administrasi yang akan bertugas sebagai operator. hanya dengan meningkatkan secara keseluruhan, mereka bisa mendapatkan penghasilan yang layak. 

    terdapat satu proses tarik-ulur dari penyelenggara dengan para penonton, dimana penyelenggara akan mempertimbangkan pangsa pasar yang tidak begitu optimal, maka dengan itu mereka memutuskan untuk menjual dengan harga tiket yang cukup murah demi menaikkan pamor serta kualitasnya, apabila harga tiket itu dimurahkan untuk saat ini, para penonton akan bertanya-tanya pula mengapa harga tiket bisa semurah ini, padahal fakta dilapangannya semua orang tahu bahwa semua harga dan biaya akan semakin mahal. 

    Banyak yang sudah pergi ke luar negeri untuk menikmati sebuah festival musik, dari pengamatan banyak orang yang membandingkan festival musik Taiwan dengan luar negeri bahwa harga tiket festival di luar malah lebih mahal, tidak hanya di Taiwan. ambil contoh festival musik yang digelar di Jepang, apabila dihitung-hitung, harga jual per satu lembar tiketnya sangat mahal. namun ketika semua itu akan dibandingkan dengan para pengisi acara dan daftar artis yang manggung maka itu semua akan berbanding lurus, kualitas pemainnya yang relatif lebih tinggi maka juga dengan mudah dapat menarik perhatian para penonton yang berasal dari luar Jepang. 

    Skala festival musik Taiwan dan ketentuan serta standar kualitas sebetulnya sudah sama dengan spesifikasi panggung luar negeri, bahkan tingkat profesionalitas dari penyelenggara festival sudah mempertimbangkan hal ini dengan baik, yaitu memberikan semua standar kerja dan SOP maupun dari perangkat hingga ke level administratif harus disamakan dengan standar luar negeri. 

    Pantau terus yows.. 

    20 min
  • Blitz Musik - 2025-05-27

    Mengapa harga tiket festival musik Taiwan semakin mahal ? ( Part 1 ) 

     

    Bicara soal harga pasar yang sekarang sepertinya sudah semakin mahal, terlebih dengan biaya kehidupan yang juga telah didongkrak lebih tinggi gegara satu dan lain hal misal, inflasi, jumlah SDM yang terus mengalami penurunan, biaya impor yang tengah menjadi sorotan pemerintah, dan masih banyak hal yang tentu berkontribusi kepada harga sebuah permintaan oleh pasar. kembali kepada dunia musik, mengapa harga tiket festival di Taiwan menjadi semakin tinggi ? apakah biaya dan ongkos untuk membuat sebuah festival menjadi lebih tinggi atau memang semua harga tiket festival sebelumnya yang terlalu murah. 

    Pasar festival musik pasca-pandemi telah mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi, permintaan akan tiket ini juga menjadi lebih tinggi bahkan jumlah penontonnya yang diestimasikan juga menjadi lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. ambil contoh sebuah festival musik yang dapat dikatakan sebagai festival terbesar di Taiwan yaitu “ Megaport Festival - 大港開唱 ” telah meningkat sebanyak 27%, dilansir dari Newslab.pts.org.tw yang menyatakan bahwa permintaan akan tiket festival Megaport telah mengalami kenaikan secara signifikan, festival musik lainnya juga telah menjual tiket di angka 10.000 lembar per satu event misal Ronin Fest dan Emergence Fest juga cenderung telah menaikkan harga jual tiket mereka. apa saja pertimbangan di balik kenaikan harga tiket ini ? 

    Berbagai merek dagang festival musik di Taiwan mulai menaikkan harga tiket masuk mereka dengan unit 1000 NTD, ambil contoh festival musik luar ruangan berskala besar yaitu MegaPort Festival yang digelar di kota Kaohsiung, harga tiket untuk tahun 2025 telah meningkat sebesar 27% dengan kenaikan 1000 NTD lebih mahal dibandingkan dengan harga tiket tahun lalu. 

    Maka para penonton dan calon pembeli tiket mulai berfikir ketika jumlah total harga tiket di tahun ini telah di atas dari 4000 NTD, ini adalah harga yang sangat luar biasa tinggi untuk golongan festival musik, lalu berbagai pertanyaan seputar harga dan tingkat kelayakan dari sebuah hiburan. bagi penggemar musik fanatik tentu akan selalu dapat memprioritaskan harga tiket yang cukup mahal ini menjadi sesuatu yang direncanakan jauh-jauh hari. ambil contoh harga tiket untuk merek dagang lainnya misal: Ronin Festival yang harga tiketnya hanya di angka 2000 NTD  atau 3000 NTD, dan memang harga tiket Ronin Festival setiap tahunnya pun menjadi lebih mahal. 

    Sudah bukan rahasia lagi apabila Taiwan memiliki banyak sekali acara yang berhubungan dengan musik, baik itu konser, festival, ataupun berbagai pertunjukkan di berbagai live house yang tersebar di seluruh pulau. Taiwan adalah sebuah negara yang dipenuhi dengan berbagai kegiatan musik, itu fakta. bahkan setiap bulannya pasti ada kegiatan musik, dari festival Musik Laut - 海洋音樂節, Festival Hidup Sederhana - 簡單生活節 di wilayah Utara, Festival Emergence - 浮現祭, Rock Taichung Fest - 搖滾台中 di wilayah sentral, dan MegaPort Fest 大港開唱, Ronin Fest - 浪人祭 di wilayah selatan dan Amis Fest di Timur. 

    Lao Nuo selaku pendiri Emergence Music yang menyelenggarakan Emergence Festival mengatakan bahwa Pandemi telah menimbulkan beberapa dampak, dan banyak orang berbondong-bondong melakukannya, baik itu festival musik mahasiswa untuk kalangan akademisi maupun festival musik gratis, semua orang ikut berkecimpung. 

    Ada banyak pilihan untuk menonton sebuah pertunjukan, akan tetapi harga tiketnya menjadi semakin mahal. harga pra-jual untuk satu tiket dua hari untuk festival di Kaohsiung MegaPort di tahun 2021 adalah 2500 NTD per lembar, akan tetapi tahun ini telah menjadi 4200 NTD per lembar. festival musik lainnya yang juga telah habis terjual seperti Festival Tainan Ronin telah mengalami kenaikan harga tiket, bahkan 3 hari sebelum acara itu digelar, yang sebelumnya 300 NTD menjadi 600 setiap tahunnya dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. harga tiket untuk umum dari 2300 NTD di tahun 2021, menjadi 2966 NTD di tahun ini.  

    Melansir dari Pts.org.tw yang menyatakan bahwa seorang penonton bahwa dirinya akan mempertimbangkan untuk membelinya lagi di masa mendatang, hanya akan membeli tiket tersebut apabila daftar pengisi acaranya menarik, karena apabila tidak harga ini terlalu mahal. yang mungkin sebelum kenaikan harga ini bisa menonton dua hingga tiga kali dalam satu tahun, akibat kenaikan harga ini jadi hanya memiliki budget untuk menonton satu kali dalam satu tahunnya. 

    Pantau terus, bersambung di pekan depan. 

     

    20 min
  • Blitz Musik - 2025-05-20

    siapakah Lofi Girl ? Sukses secara global jadi kenyataan.

    Lofi Girl adalah nama yang sangat beresonansi dengan berbagai kalangan orang di seluruh dunia, terutama mereka yang gemar mendengarkan musik instrumental sembari beraktivitas, bekerja, ataupun bersantai. citranya dan persepsi yang ingin diberikan oleh seorang Lofi Girl adalah seorang gadis muda belia yang dituangkan dalam sebuah gambar kartun sambil mengerjakan pekerjaan rumahnya di atas meja yang diwarnai dengan berbagai perangkat dan aksesoris yang tentu sudah tidak asing lagi, Headphone, perangkat komputer, buku tulis dan tempat pensil yang turut meramaikan suasana nyaman di dalam kamar dengan jendela kaca yang cukup besar agar dapat memonitor apa yang tengah terjadi di tengah kehidupan kota yang cukup hektik. 

    Namun meroketnya popularitas LoFi Girl bukan hanya citranya yang populer, ini adalah sebuah kisah tentang bagaimana suatu genre musik yang dipadukan dengan kekuatan sebuah platform streaming daring dan Medsos yang berhasil melahirkan sebuah komunitas pendengar yang cukup unik, Niche kalau bahasa inggris bilangnya. komunitas ini tersebar di berbagai penjuru dunia, bahkan tidak sedikit darah muda yang nampaknya sudah menjadi fans setianya semenjak dini. 

    Mari kita kupas siapakah LoFi Girl, bagaimana awal mula terbentuknya sebuah genre, metode berkembang menjadi sensasi daring, dan dampak yang terus ia kontribusikan kepada dunia musik serta subkultur sebuah sosial. 

    Dilansir dari Lofimusiconline.com yang menyatakan bahwa LoFi Girl yang awalnya dikenal sebagai “ ChilledCow “ adalah saluran YouTube yang dimulai pada tahun 2017. saluran ini dibuat oleh seorang produser dan pengguna YouTube asal Prancis yang bernama Dimitri. seperti banyak produser musik yang selalu ingin berbagai berbagai musik favoritnya dan kecintaannya akan musik LoFi sebagai genre yang lebih dikenal sebagai alunan musik tanpa vokal yang lebih santai dan menenangkan, Lofi sering dipadukan dengan beat Hip-Hop santai dengan riff dan lick yang terdengar cukup Jazz dengan porsi yang cukup, serta satu kuncian lagi terkait jenis musik ini, yaitu hampir semua instrumennya memiliki potongan EQ yang cukup unik sehingga membuat musik ini terkesan dibuat dari tahun 1950-an. warna timbre instrumen yang cukup jadul agar membuat para pendengarnya bernostalgia. musik ini sangat cocok dijadikan sebagai latar belakang baik saat anda membaca sebuah buku, ataupun melakukan berbagai aktivitas santai. 

    Perubahan nama  : ChilledCow - LoFi Girl 

    Kanal ini dimulai dengan menggunakan nama “Chilled Cow”, sebuah nama yang secara literatur dapat diartikan sebagai “ sapi santai “ yang memang mencerminkan sifat santai dari musik yang diputar di kanal ini. namun pada tahun 2021, saluran ini berganti nama menjadi nama “ LoFi Girl “. perubahan ini bukan sekadar menggantikan namanya saja, tetapi telah merubah sebuah merek agar lebih mudah untuk dikenal yang berhubungan langsung dengan citra seorang gadis yang menjadi ikon dari kanal ini. dengan cepat identitas dari seorang gadis ini menjadi mudah dikenal. 

    Karakter LoFi Girl, yang dirancang oleh seorang seniman yang bernama Juan Pablo Machado, karakter yang dirancang untuk menjadi simbol bagi siapapun yang mencari ruang yang tenang dan fokus. maka tidak heran banyak pendengar setia dari Lofi Girl untuk membantu mereka sembari belajar, membaca buku, ataupun menjadi latar belakang ketika sedang ngobrol santai bersama teman atau keluarga. Gadis Lofi menjadi tokoh yang dekat lagi intim, mewakili sebuah momen damai di tengah kesibukan dalam hidup mereka. 

    Meningkatnya popularitas musik Lofi sudah ada semenjak bertahun-tahun yang lalu, bahkan sebelum muncul LoFi Girl, genre ini sendiri berasal dari tahun 1990-an, berbagai artis yang sudah tidak asing lagi di telinga pendengar yang telah mempopulerkan genre ini seperti J Dilla dan Nujabes dan telah memberikan berbagai inspirasi bagi musisi muda untuk generasi berikutnya, namun keberhasilan LoFi Girl terkait langsung dengan kekuatan YouTube dan Streaming. 

    Apabila ada yang tertarik mendengarkan lagu dari LoFi Girl, dimana ? 

    Format siaran langsung ataupun LIVE dari LoFi Girl menjadi kunci pertumbuhan untuk kanal ini, dengan menyiarkan musik Lofi 24/7 menjadi sebuah hiburan yang dapat dinikmati oleh siapapun, kapanpun dan dimana saja. hadir untuk menemani para insan yang tengah belajar atau bersantai. siaran langsung dari kanal Youtube milik LoFi Girl juga menjadi sebuah platform interaksi dari para penggemar lain di seluruh dunia untuk bergabung, ngobrol dan berinteraksi satu dengan yang lain, dengan begitu dapat menciptakan sebuah rasa kebersamaan yang sangat kekeluargaan. 

    Seiring bertambahnya popularitas saluran ini, LoFi Girl telah menarik jutaan pelanggan dan pemirsa dari seluruh dunia, orang-orang pun mulai berbagi kecintaan mereka terhadap Lofi Girl di berbagai platform Sosmed, maka tidak butuh waktu lama kanal ini pun menjadi viral. rasa tenang dan fokus yang diberikan LoFi Girl menjadi penting dan intim bagi para pendengarnya, terlebih pada masa-masa pandemi yang telah melanda dunia selama beberapa tahun, orang mulai beralih dan mencari hiburan lainnya agar dapat mendapatkan sebuah tempat bersandar dan mencari sebuah ruang yang nyaman sembari melakukan berbagai aktivitas di dalam rumah. 

    Aspek Komunitas 

    Bagian penting dari kesuksesan kanal ini adalah komunitas yang dibangunnya, fungsi obrolan pada siaran langsung memungkinkan pendengar dapat berinteraksi satu dengan yang lain, dengan begitu dapat memberikan kesan kekeluargaan bagi siapapun bagi para pendatang, netizen dapat meninggalkan pesan baik sekedar memberikan semangat untuk hari ini, ataupun berbagi kiat dan tips dalam belajar ataupun sekedar mengobrol tentang hari-hari mereka. komunitas pendengar dengan cepat menjadi bagian integral dari LoFi Girl. 

    Mungkin dari kita ada yang setuju bahwa pendengar musik seperti apa akan memiliki karakter yang seperti apa juga, dengan maksud bahwa musik-musik yang ditawarkan oleh LoFi Girl memang lebih fokus untuk membawa sebuah nuansa damai lagi fokus, maka tidak heran apabila berbagai cerita ataupun motivasi dari pendengar di kanal ini dengan cepat dapat menjalin sebuah hubungan persahabatan yang cukup unik. LoFi Girl bukan hanya tentang sebuah lagu tertentu ataupun artis khusus, siaran langsung ini juga menawarkan berbagai hasil karya yang dapat didengarkan langsung, biasanya adalah produser independen. musik yang diputar biasanya adalah instrumental dengan ketukan yang lembut, akord yang cukup jazzy dan berbagai sampel dari rekaman yang terdengar cukup retro atau vintage. ini menciptakan sebuah suasana yang menenangkan dan rileks, dengan begitu para pendengar dapat lebih fokus dan melepas lelah. 

     

    Pantau terus yows.. 

    9 min
  • Blitz Musik - 2025-05-13

    TikTok luncurkan platform “ TikTok For Artists “ secara bertahap 

    Perusahaan induk TikTok, ByteDance harus dihadapkan dengan tenggat waktu yang akan jatuh tempo pada tanggal 5 April 2025 untuk menjual operasi platform tersebut di tanah Amerika Serikat, apabila hal ini tidak dilakukan maka proses operasinya akan dilarang di negara paman Sam. kendati demikian, tenggat waktu itu tidak menghentikan TikTok untuk terus berupaya menjadi bagian integral dari kancah musik global. Upaya terbaru dalam hal itu adalah peluncuran bertahap TikTok For Artists, sebuah layanan baru yang menawarkan alat analisis bagi artis untuk melihat bagaimana musik mereka tampil di platform tersebut, yang sekaligus juga dapat memonitor jenis konten apa yang disukai oleh para penggemarnya. layanan ini juga dapat memberikan sebuah akses bagi artis ke berbagai fitur dalam mempromosikan musik mereka. 

    Seperti yang pertama kali dilaporkan oleh Music Ally, TikTok For Artists tengah dalam beberapa tahap pengujian beta selama beberapa waktu, tersedia untuk sekelompok artis kecil, tetapi sekarang sudah diluncurkan untuk beberapa pasar di dunia, antara lain adalah : Australia, Indonesia, Jepang, Selandia baru dan Korea Selatan. dilansir dari MusicbusinessWorldwide.com yang bahwa layanan ini akan segera tersedia untuk negara lain dalam waktu dekat ini. TikTok For Artists menyuarakan layanan “ Untuk Artis “ yang diluncurkan oleh platform streaming musik seperti Spotify dan SoundCloud yang juga telah menawarkan akses analisis dan promosi. perlu diingat fungsi dan akses ini adalah sebuah akses yang gratis untuk digunakan oleh para artis. Versi TikTok juga menawarkan kampanye pra-simpan untuk artis yang telah menyiapkan di Apple Music atau halaman hitung mundur di Spotify untuk album ataupun EP yang akan segera dirilis. Untuk mengakses TikTok For Artists, pengguna memerlukan akun artis bersertifikat, halaman pendaftaran aktif bahwa berada di luar lima pasar tempat layanan ini akan diluncurkan secara perdana.

    Meskipun TikTok telah menjadi pusat utama dalam penemuan musik baru, terlebih bagi pengguna dengan usia muda, dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir platform ini telah mengambil beberapa langkah untuk menjadikan partisipasinya dalam industri musik sebagai bagian dari model bisnisnya. misalnya platform ini telah meluncurkan platform distribusi musik yang bernama SoundOn. Tidak semua upaya TikTok dalam musik terbukti berhasil, tahun lalu TikTok Music ditutup, versinya sendiri dari layanan streaming musik premium bergaya Spotify yang telah tersedia di beberapa negara termasuk Australia, Brazil, dan Indonesia. 

    Peluncuran awal TikTok For Artists terjadi saat perhatian dunia tertuju pada cerita lain yang melibatkan platform tersebut, batas waktu yang semakin dekat bagi perusahaan induk ByteDance untuk menjual operasi TikTok di AS atau harus menghadapi larangan di negara tersebut, berdasarkan undang-undang yang disahkan oleh mayoritas bipartisan dan telah ditandatangani oleh Presiden Joe Biden pada tahun lalu. Presiden Donald Trump yang menawarkan penangguhan sementara kepada TikTok untuk memundurkan batas waktu dari tanggal 19 Januari 2025, akhir pekan lalu dirinya yakin kesepakatan untuk menjual operasi platform tersebut di tanah AS akan terjadi, namun Presiden Trump tampaknya menyiratkan bahwa dirinya akan menunda batas waktu larangan TikTok untuk beroperasi di As. Sejumlah investor besar dilaporkan telah menyatakan minat untuk membeli TikTok di AS, diantaranya adalah perusahaan teknologi Oracle, Perplexity AI - sebuah konsorsium yang dilaporkan mencakup Blackstone dan Amazon.banyak sekali pemberitaan akhir-akhir ini terkait pembicaraan yang diadakan antara calon pembeli dan Gedung Putih, rapat ini juga dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance dan Penasihat Keamanan Nasional Mike Waltz. namun, sedikit yang diberitakan tentang apakah ByteDance benar-benar bersedia untuk menjual, dan yang lebih penting lagi adalah di jual dengan harga berapa. 

    Pantau terus yows.. 

    0 min
  • Blitz Musik - 2025-05-06

    Info pekan ini 

    Kumpulan kolektif Hak Cipta musik terbesar asal Korea Selatan ketuk palu untuk larang pendaftaran lagu yang dibuat dengan AI. 

    Dilansir dari Musicbusinessworldwide.com yang menyatakan bahwa lebih dari 3.7 juta karya termasuk karya artis Korea Selatan yang terkenal seperti Psy, BTS, Super Junior dan EXO baru-baru ini merilis sebuah aturan baru dari Kolektif hak cipta musik terbesar di Korea Selatan yaitu sebuah peraturan yang mengharuskan kreator untuk menjamin bahwa AI tidak digunakan untuk menulis lagu saat mendaftarkan hasil karya terbaru mereka untuk dirilis oleh organisasi tersebut. Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Asosiasi Hak Cipta Musik Korea ( KOMCA ) bahwa saat ini tidak ada standar hukum yang jelas ataupun rencana tentatif terkait manajemen untuk musik yang menggunakan AI, jadi asosiasi ini menunda pendaftaran bagi musik yang disinyalir telah menggunakan teknologi AI. Efektif per tanggal 24 Maret 2025, bagi mereka yang ingin mendaftarkan lagu ke organisasi manajemen kolektif harus mencentang kotak yang menjamin bahwa AI tidak digunakan dalam pembuatan hasil karya tersebut. jika AI digunakan selama proses penulisan lagu, akan tetapi jika pendaftar mengklaim bahwa itu tidak digunakan dan KOMCA mengetahuinya, maka organisasi tersebut dapat menahan pembayaran royalti atau bahkan yang lebih berat lagi adalah menghapus karya tersebut dari sistem. 

    KOMCA menambahkan bahwa pengguna harus setuju untuk mengkonfirmasi dan menjamin bahwa hasil karya yang dilaporkan tidak menggunakan Ai dan hanya dibuat melalui kontribusi kreatif manusia. Para kreator juga harus setuju untuk memikul tanggung jawab hukum atas semua sengketa perdata dan pidana yang timbul dari laporan investigasi. bahwa jika ditemukan AI telah digunakan dalam pembuatan lagu ini, maka tindakan untuk menahan pembayaran atau menghapus hasil karya dapat dilakukan berdasarkan kebijakan asosiasi. 

    KOMCA adalah sebuah perusahaan nirlaba alias non-profit miliki para kreator yang telah melayani lebih dari 30.000 member yang terdiri dari penulis lagu, komposer, dan penerbit musik serta pihak mereka juga memiliki tugas penting sebagai seorang kurator atas katalog hasil karya dari para member mereka dengan jumlah yang mencapai 3.7 juta hasil karya, termasuk diantaranya adalah hits yang mendunia seperti, Psy, BTS, Super Junior dan EXO. 

    Namun, hingga saat ini pihak KOMCA hanya dapat mengatur lagu berhak cipta dan bukan rekaman, jadi kebijakannya tidak berlaku untuk rekaman musik. beberapa perusahaan musik K-Pop asal Korea Selatan telah menggunakan AI dalam rekamannya, misalnya HYBE yang telah merilis musik dengan baris vokal yang diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa oleh AI. 

    KOMCA telah mengkonfirmasi bahwa kebijakannya mengharuskan kontribusi “0%” dari AI dalam sebuah alur pembuatan produksi lagu. dilansir dari Korea Herald yang menyatakan bahwa dalam mengurai kebijakannya, KOMCA mencatat bahwa kebijakan tersebut dapat berubah di masa mendatang, kebijakan baru tersebut merupakan “ Tindakan Manajemen “ di saat “ Standar hukum untuk musik AI belum ditetapkan”. 

    Asosiasi tersebut juga mencatat bahwa karena kemajuan terkini dalam teknologi musik terlebih yang dibantu dengan kontribusi AI, jumlah rilis musik yang menggunakan AI juga meningkat pesat. Kebijakan KOMCA lebih ketat daripada kebijakan keseluruhan Korsel terkait penggunaan AI dalam karya yang berhak cipta. Pada tahun 2023, Komisi Hak Cipta Korea dan Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata negara tersebut mengumumkan bahwa, meskipun karya yang sepenuhnya dihasilkan oleh AI tidak dapat dilindungi hak cipta, dalam kasus di mana AI berkontribusi pada penciptaan sebuah karya ataupun menjadi sebuah alur dari produksi musik tersebut, maka bagian-bagian dari karya yang diciptakan oleh manusia tersebut dapat dilindungi hak cipta. maka tidak heran apabila beberapa waktu belakangan ini jumlah lagu yang dirilis di pasaran meningkat pesat, banyak pihak yang merasakan hal tersebut, teknologi produksi musik AI yang semakin canggih, semakin banyak juga produksi musik yang lebih membantu para musisi dan artis. Keputusan KOMCA muncul pada saat pembuat undang-undang dan pengadilan di seluruh dunia bergulat dengan masalah hak cipta sebuah karya yang dibuat dengan bantuan AI. 

    Bersambung di pekan depan, pantau terus yows.. 

    20 min
  • Blitz Musik - 2025-04-22

    Apa itu penipuan streaming musik dan seberapa menjamurnya ? ( Part 1 ) 

    Melansir dari Forbes.com yang menyatakan bahwa seorang pria telah didakwa atas kasus penipuan Streaming musik dengan nilai 10 Juta USD, dirinya telah terbukti telah menggunakan lagu buatan AI. Pria yang berusia 52 tahun yang berprofesi sebagai seorang musisi ditangkap oleh pihak kepolisian Carolina utara - Amerika Serikat, menurut Kantor Kejaksaan Amerika Serikat pria ini didakwa atas tiga kasus kejahatan. pejabat penegak hukum menyebut kasus ini sebagai kasus perdana dari jenisnya yang juga tidak pernah ditemukan dalam industri musik, karena telah melibatkan Digital Streaming Provider ( DSP ) dengan tuduhan bahwa musik miliknya telah digelembungkan secara artifisial. 

     

    Pria ini menggunakan kecerdasan buatan untuk membuat ratusan ribu lagu, kemudian terus menerus melakukan streaming lagu yang telah dirilis oleh dirinya dengan menggunakan akun bot untuk menghasilkan pembayaran royalti, atas dasar skema penipuan inilah Michael Smith di hukum dengan total penalti sebesar 10 juta USD. 

     

    Skema yang dilakukan oleh terdakwa ini telah merusak integritas industri musik dengan upaya bersama demi menghindari kebijakan dari masing-masing streaming platform, ujar Asisten Direktur FBI Christie M. Curtis dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh FBI dan Jaksa Amerika Serikat untuk distrik Selatan New York. Pihak FBI tetap berdedikasi tinggi dalam menangkap mereka yang telah melakukan manipulasi teknologi canggih untuk menerima keuntungan secara ilegal dan melanggar bakat artistik asli miliki orang lain. Penipuan via Spotify, YouTube Music, dan lainnya. usai pernyataan tersebut dirilis, maka dakwaan terhadap Smith pun resmi dibuka, bahwa terhitung dari tahun 2017 hingga 2025 tersangka telah melancarkan aksinya, yaitu secara curang menggelembungkan aliran musik yang telah ia rilis via layanan DSP seperti Spotify, Amazon Music, Apple Music, YouTube Music, DLL. Hingga saat ini masih belum jelas siapakah advokat hukum yang akan ditunjuk dalam membela hak dari terdakwa, langganan streaming di AS naik sebanyak 3% menjadi 99 juta pelanggan selama paruh pertama tahun 2024. 

     

    Menurut laporan dari Pendapatan Industri Musik Pertengahan Tahun 2024 dari Asosiasi Industri Rekaman Amerika yang menyatakan bahwa selama durasi waktu tersebut, layanan streaming telah tumbuh sebanyak 4% dengan akumulasi pergerakan uang sebanyak 7.3 miliar USD. 

     

    Saat sebuah lagu di putar di salah satu platform streaming, penulis lagu dan musisi akan mendapatkan pembayaran royalti yang tidak banyak jumlahnya, seperti halnya pemegang hak lainnya dalam beberapa kasus. Smith diduga telah mengandalkan pembayaran yang didapatkan oleh dirinya dengan cara merilis banyak lagu, semakin banyak lagu dan semakin banyak bot yang digunakan maka penghasilan dirinya akan semakin tinggi juga. 

     

    dalam lampiran bukti yang diajukan ke Kantor Kejaksaan AS, Smith pernah mengirimkan sebuah email yang bertuliskan : “ kita perlu mendapatkan BANYAK lagu dengan cepat agar ini berhasil mengatasi kebijakan anti-penipuan yang digunakan semua orang sekarang”.  Smith mengirimkan email ini kepada dua orang rekan konspirator yang tidak disebutkan namanya, menurut dakwawan itu tampaknya agar dirinya tidak menarik perhatian publik, sebuah manuver agar melakukan streaming lagu yang sama terlalu sering. 

     

    Email lain yang dikutip oleh jaksa mencakup perkiraan kondisi finansial yang diduga dikirim Smith sendiri melalui email bot yang dirancang oleh dirinya. bahwa Bot ini dapat menghasilkan sekitar 661.440 kali atau streaming per harinya. dakwaan tersebut mengatakan bahwa korespondensi menunjukkan bahwa royalti rata-rata per streaming adalah setengah dari satu sen, yang berarti royalti harian sebesar 3.307 USD, royalti bulanan sebesar 99.216 USD dan royalti tahunan sebesar 1.207.128 USD. 

     

    Meledaknya kasus ini muncul pada saat musisi semakin bergantung kepada perangkat AI untuk menulis, merekam, dan melakukan mixing, akan tetapi juga khawatir terkait pekerjaan yang mereka atau hasil karya dari seorang musisi yang harus dijadikan subjek atau materi dalam melatih AI masa kini. jadi tidak jarang musisi yang pada akhirnya menurunkan nilai musik mereka dan bahkan perangkat AI tidak jarang mengancam kreativitas manusia itu sendiri. 

     

    Pantau terus yows, bersambung di pekan depan. 

     

    20 min
  • Blitz Musik - 2025-04-15

    Kaum muda paling banyak miliki gangguan pendengaran, apa hubungannya dengan headphone ? 

    Saat ini, hampir semua headphone yang dijual dipasaran dari kelas menengah hingga atas memiliki fungsi peredam kebisingan. semakin banyak orang yang suka menggunakan headphone dalam menikmati musik, sekaligus juga agar mendapatkan kebisingan dari lingkungan sekitar kita, selain itu juga menikmati sebuah momen dimana para pengguna dapat “ Lepas “ dari dunia sesaat. namun pendapat ahli audiologi memperingkatkan bahwa penggunaan headphone peredam kebisingan dalam jangka panjang akan menyebabkan otak manusia tidak mampu memproses kebisingan dari lingkungan sekitar kita, semakin lama kita mendengarkan fungsi peredam kebisingan yang ada di dalam headphone, maka fungsi telinga kita dalam mengenali suara akan semakin melemah juga. 

    Ahli Audiologi di Layanan Kesehatan Nasional Inggris menemukan bahwa semakin banyak anak muda yang datang dan berkonsultasi dengan para dokter terkait masalah pendengaran, ditemukan bahwa pendengaran mereka ternyata normal, saraf dan indera pendengaran tidak mengalami gangguan apapun, namun ditemukan sebuah masalah pada sistem saraf otak, sebuah hasil diagnosa yang cukup unik. orang-orang ini menderita gangguan pemrosesan pendengaran, dalam bahasa inggrisnya lebih dikenal sebagai Auditory Processing Disorder (APD ), secara singkat dapat dikatakan bahwa otak mengalami kesulitan dalam memproses gelombang suara yang didengarnya dengan baik. dalam kondisi yang paling parah adalah mereka tidak mampu mendengarkan suara latar belakang yang mudah. 

    Pendengaran adalah serangkaian proses kognitif yang diproses di dalam otak, dimana impuls listrik dari lingkungan sekitar akan diubah menjadi suara yang sudah diproses terlebih dahulu oleh otak manusia agar kita dapat mengenali sinyal tersebut. bermula dari sebuah kata, kalimat, dan berlanjut kepada sebuah gagasan yang bermakna bagi pendengarnya. kebanyakan orang dapat melakukan ini dengan mudah, tetapi beberapa orang mengalami kesulitan untuk menerjemahkan sinyal tersebut. 

    Orang yang mengidap penyakit APD merasa kesulitan untuk bercakap-cakap, mendengar instruksi dengan jelas di tempat kerja ataupun sekolah, perlu penyesuaian khusus dengan pembicara yang cukup cepat ataupun aksen yang tidak dikenal. kondisi ini biasanya akan dikaitkan dengan kerusakan otak semasa kecil, infeksi telinga, ataupun cacat genetik, tetapi semakin banyak orang yang tidak memiliki riwayat tersebut, terutama kaum muda yang mengalami gangguan pendengaran, sehingga para ahli mendapatkan sebuah fakta bahwa popularitas headphone peredam kebisingan menjadi faktor utamanya. 

    Dilansir dari Technews.tw yang melaporkan bahwa seorang asisten administrasi berusia 25 tahun di kota London - Inggris didiagnosa menderita penyakit tersebut setelah orang-orang disekitarnya memperhatikan bahwa dirinya sering linglung dan bingung. pasien melaporkan mampu mendengar suara tersebut akan tetapi tidak mampu mencari ataupun melacak sumber dari suara tersebut, ataupun mengetahui siapa yang berbicara, namun tidak mampu memahaminya dengan kecepatan normal. seorang audiolog menemukan bahwa masalah pendengarannya disebabkan oleh penggunaan headphone yang dilengkapi dengan fungsi peredam kebisingan dengan durasi yang cukup tinggi, minimal 5 jam sehari. 

    Keterampilan mendengarkan juga perlu dilatih, mendengar berbagai macam suara itu penting karena mampu untuk melatih otak dalam memutuskan apa yang harus difokuskan, tetapi headphone peredam kebisingan mengajarkan otak cara membedakan dan mengabaikan kebisingan lingkungan sekitar. Wakil Presiden Masyarakat Audiologi Inggris berkata “ Mengenakan Headphone dan hanya mendengar apa yang ingin anda dengarkan sama saja dengan menciptakan sebuah lingkungan palsu, otak tidak perlu lagi bekerja keras untuk mengidentifikasikan suara penting “, apabila begitu otak tidak akan mengembangkan kemampuan pendengaran yang lebih kompleks hingga akhir masa remaja, jika para remaja sering mengenakan headphone peredam kebisingan sepanjang waktu dan berada dalam dunia “ Palsu “, kemampuan mereka dalam memproses sebuah ucapan manusia ataupun kebisingan akan terganggu selamanya. 

    Yang lebih dikhawatirkan adalah penyakit APD ataupun gangguan pendengaran manusia tidak dapat disembuhkan, dengan kata lain hingga saat ini belum ada satupun pengobatan yang berhasil menyembuhkan perkara pendengaran, hanya lingkungannya saja yang dapat dikendalikan, seperti duduk lebih dekat dengan orang yang sedang berbicara, meminta orang lain untuk berbicara sedikit lebih lambat, ataupun berkomunikasi secara tertulis dan menjalani terapi wicara sebagai solusi terbaik. 

    Direktur Akademis Pusat Pendengaran di Universitas Macquarie Australia mengkritik bahwa “ kita membiarkan perusahaan teknologi besar mencuri kebiasaan mendengarkan kita, memonetisasinya, dan menjualnya kepada kita. akan tetapi cara mereka dalam memecahkan masalah tersebut justru menciptakan permasalahan terkait pendengaran yang lebih parah lagi “. ini adalah saatnya untuk memberikan peringatan kepada anak muda yang sedang belajar atau bekerja menggunakan headphone. apabila harus dikenakan alangkah bijaknya untuk menonaktifkan fungsi peredam kebisingan agar mereka tidak tersesat di dunia suara setelah melepas headphone mereka. 

    Pantau terus yows.. 

    20 min
  • Blitz Musik - 2025-04-08

    Format yang layu sebelum mekar, MiniDisc Sony ( Part 2 ) 

    Dilansir dari Substack.com yang menyatakan bahwa Sony telah berhasil terlepas dari kerugian besar untuk pembayaran royalti atas kaset, yang menjadi sukses besar sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1960-an, maka terjadilah sebuah tarik-ulur yang cukup panjang antar kedua merek yang dikenal sebagai ujung tanduk perkembangan teknologi digital pada masa itu. kali ini Sony punya ambisi lebih besar dalam menjadi raja dari dunia Audio, maka mereka harus bertindak cepat. 

    Raksasa teknologi Jepang memutuskan untuk mencoba sesuatu yang sama sekali berbeda, dengan memanfaatkan teknologi magneto optical ( MO ) - pada dasarnya adalah sebuah piringan yang dapat ditulis/rekam berulang kali, awalnya teknologi ini hanya dikembangkan untuk penyimpanan data dan perekaman arsip. tanpa tedeng aling-aling lahirlah MiniDisc : kartrid kecil kokoh yang mampu menyimpan rekaman audio selama 74 menit.  MD menggunakan sistem kompresi yang dikenal sebagai ATRAC ( Adaptive Transform Acoustic Coding ), yang memungkinkan untuk memasukkan format musik digital berkualitas tinggi ke dalam format yang lebih kecil dan ringkas. MD dikenal sebagai perangkat portabel dengan mobilitas tinggi, tangguh dan sempurna untuk dijadikan sebagai alat perekam, sebuah produk yang dirilis dengan teknologi sangat modern pada masa itu. 

    Ketika pertama kali dirilis di Jepang pada tahun 1992, banyak orang optimis bahwa ini adalah sebuah awal yang baru dalam dunia audio, namun tidak seluruh dunia, banyak yang mengatakan bahwa perangkat ini adalah sebuah perangkat yang luar biasa mahal, terlebih fungsinya hanya untuk mendengarkan lagu saja. tidak semua orang punya persepsi yang sama terkait hal ini. Sony MZ-1 MiniDisc yang dipercaya sebagai abah dari MD dilengkapi dengan dua versi perangkat, yaitu versi lite yang menawarkan playback only dan versi perangkat Recordable selama 74 menit, baterai Lithium dengan durasi yang dapat dipakai hingga 70 menit menjadi sebuah perangkat yang sangat lihai pada masa itu, namun barang lihai punya harga yang lihai juga, MZ-1 dibanderol dengan harga 79.800 Yen atau setara dengan 650 USD pada saat itu. 

    ~ apa yang salah ? 

    Harga mungkin menjadi sebuah parameter penting bagi pasar untuk distribusinya, Sony sendiri mengklasterkan produk ini sebagai perangkat yang wajib untuk dimiliki para penggemar musik dengan usia yang relatif muda dan aktif. namun ada sebuah masalah yang cukup krusial, MZ-1 MD recorder harganya di pasar lebih dari 750 USD, belum ditambah pembelian baterai tambahan, softcase, dan berbagai aksesoris lainnya. begitupun juga dengan versi playbacknya itu pun jauh dari kata murah. artinya perangkat yang dapat merekam lagu itu dijual lebih mahal dan butuh kabel optik khusus. belum lagi MiniDisc kosong yang juga harga jual per satuannya lebih mahal daripada CD maupun kaset. 

    Target Audiens Sony untuk MD adalah mahasiswa dan profesional muda yang notabene cukup terbebani dalam membeli perangkat dengan harga yang nyaris mirip dengan satu bulan gaji. tidak mampu beli menjadi pernyataan yang paling sering terdengar terkait MD, selain itu konsumen yang lebih senior dan memiliki budget pun tidak merasakan manfaatnya untuk beralih dari CD yang sudah mereka miliki saat ini, dan bahkan tahun 90-an harga CD serta perangkat pengeras suara yang cukup banting harga setiap tahunnya. 

    ~ Kualitas Suara 

    Teknologi kompres ATRAC yang dipelopori oleh MD memang sangat inovatif, rilisan perdana dari MD kurang begitu optimal, para komunitas Audiophile sebagai kelompok yang paling banyak berinvestasi dan menghabiskan banyak uang demi mencari teknologi audio yang tiada tara nampaknya tidak terkesan dengan kompresi ATRAC. CD akan terdengar lebih baik pada perangkat salon kelas atas dan penggunaan kompresi ATRAC akan merusak reputasi serta kualitas suara yang telah mereka miliki, intinya untuk apa beli sebuah perangkat yang mahal tapi tidak membuat perangkat pengeras suara di rumah menjadi lebih jos. meskipun Sony telah merilis berbagai versi untuk memperbaiki kualitas ATRAC untuk model-model selanjutnya, namun orang-orang tersebut tidak akan kembali lagi, nasi sudah menjadi bubur. 

    ~ Rekam kapanpun dan dimanapun. 

    Pada saat harga MD menurun, perangkat CD burner sebagai alat penggandaan CD mulai beredar di pasar. perangkat ini lebih murah, cepat dan lebih serbaguna, sehingga pengguna dapat membuat CD mix mereka sendiri dengan kapasitas yang lebih besar, semakin besar semakin murah pula. CD kosong juga jauh lebih murah pada saat itu maka dari itu MD mulai banyak ditinggal oleh pasar gegara harganya yang masih lebih tinggi ketimbang CD kosong dengan kapasitas digital yang lebih banyak. 

    Teknologi baru tentu akan dengan cepat meninggalkan teknologi yang obsolete, setelah CD burner mulai menjadi tren pasar, saat itu juga pemutar CD portabel dan pemutar MP3 digital booming dalam kurun waktu yang sangat singkat, dengan jejak yang lebih kecil dan lebih murah ketimbang apa yang ada di pasar pada saat itu. kemajuan ini membuat MD berkurang daya tariknya, dengan dalih bahwa pemutar CD dan MP3 mudah dibawa kemana saja terlebih dengan kombinasi antara CD burner dan MIX CD yang memiliki puluhan lagu atau bahkan ratusan lagu dalam satu keping CD saja. harga yang murah, mudah dibawa kemana saja, ratusan lagu dalam satu keping menjadi poin-poin kemenangan untuk CD dan MP3, MiniDisc perlahan sulit bertanding dengan pasar gegara kondisi ini, terlupakan dan tersudutkan. 

    ~ Musik Digital mengubah segalanya

    Bahkan ketika Sony merilis perangkat MiniDisc yang lebih ramping dan canggih, dunia memilih untuk berpaling dari benda ini. mata dunia lebih berfokus pada sesuatu yang lebih besar lagi, perubahan jenis format audio pada saat itu terfokus kepada musik digital. platform seperti Napster bahkan menyediakan MP3 secara gratis, stik pemutar MP3 yang kecil lagi mungil itu menjadi favorit pasar dalam mendengarkan lagu. Sony juga mencoba untuk beradaptasi dengan memperkenalkan pemutar MiniDisc yang kompatibel dengan MP3, namun semuanya sudah terlambat. saat itu, musik digital telah sepenuhnya berubah, dan cara orang mengkonsumsi audio telah membuat data analog sudah semakin dijauhkan oleh pasar. 

    Meskipun MiniDisc mengalami kesulitan untuk membuat dunia tertarik, namun di dalam negeri banyak penggemar setia MD terlebih untuk generasi muda dan profesional yang menyukai daya tahan dan kemudahannya untuk merekam, melihat pasar ini Sony terus menyempurnakan teknologinya, model-model rilisan selanjutnya bahkan menjadi lebih kecil dan lebih efisien. bahkan kompresi ATRAC yang tidak disukai oleh komunitas Audiophile telah naik kelas secara signifikan. namun tidak ada satupun inovasi ini yang dapat menandingi dominasi pasar MP3 dan format digital lainnya. waktu berlalu hingga tahun 2010, Sony resmi berhenti memproduksi dan melakukan riset terhadap teknologi ini. meski demikian, MD menjadi sebuah contoh menarik terkait bagaimana teknologi brilian sekalipun dapat gagal apabila tidak selaras dengan keinginan pasar. Sony memiliki ide yang luar biasa, daya tahan tinggi, kemampuan rekam yang cepat ditambah dengan portabilitas tinggi, ini adalah fitur yang sangat inovatif pada masanya dan berpikiran maju. meski demikian, MiniDisc memiliki tempat duduk khusus dalam sejarah teknologi, lebih sekedar dari sebuah perangkat pemutar musik, MD adalah sebuah simbol yang menekankan sebuah keberanian dan ambisinya dalam mengenyangkan perut konsumen. 

    Pantau terus yows.. 

    20 min

About Blitz Musik

From the publisher's feed

Hidup tanpa musik itu bosan!