Blitz Musik

Blitz Musik

By Ipung Chandra, RtiSociety & CultureGovernment
Download on the App Store

Blitz Musik episodes

  • Blitz Musik - 2024-04-16

    Nonton band K-pop pertama kalinya ? apa yang harus diperhatikan ? 

     

    Rentetan serbuan dari dunia K-pop yang kini sudah mendunia atau bahkan sudah menjadi sebuah rutinitas bagi para pecinta musik asal Korea Selatan, tentu masih banyak orang yang terkadang merasa asing dalam menonton pertunjukan dari banyaknya pilihan terkait band populer asal Korsel. Tahun lalu penjualan tiket untuk girl grup K-pop BLACKPINK alami peningkatan yang cukup tinggi, 170% adalah angka yang diambil dari data pasar tiket dunia Viagogo. Grup yang ditandemi dengan band BTS di festival Hyde Park musim panas tahun lalu telah ciptakan sebuah rekor tinggi, tiga kali lipat apabila dibandingkan dengan penjualan tiket pada tahun lalu. 

     

    Dilansir dari NME.com, Dr Richard Williams selaku sejarawan budaya dan dosen senior di SOAS yang mengajar kursus “ Dekolonisasi Pop : K-pop and Beyond menjelaskan bahwa :


    “ BLACKPINK memenuhi semua kriteria kesuksesan grup idola K-pop. Fandom mereka yang disebut sebagai Blink sangat haus akan rilisan hasil karya mereka mengharapkan lebih banyak lagu yang dapat mereka nikmati. Dan baru-baru ini BLACKPINK telah memenuhi permintaan tersebut dengan serangkaian lagu yang ternyata menjadi hits besar, selain itu juga mereka telah berkolaborasi dengan talenta besar seperti Dua Lipa dan akhirnya tampil di ajang festival musik ternama yaitu Coachella dan juga bekerja dengan merek fashion ternama dunia antara lain adalah Adidas dan Dior.” 

     

    Pada tahun 2023, BLACKPINK membuat sejarah sebagai girl grup K-pop pertama yang menjadi headline Coachella dan mereka dengan tegas telah menciptakan sebuah selera baru di tahun ini. Line up yang juga turut menampilkan LE SSERAFIM dan ATEEZ juga akan muncul sebagai boy grup pertama yang muncul di posisi teratas, terutama dalam pangsa pasar Amerika Serikat. 

     

    Mari kita lihat kilas balik di Inggris, Stray Kids akan tampil sebagai headliner Inggris dalam acara Hyde Park, dimana untuk saat itu NCT 127, STAYC, ENHYPEN dan masih banyak lagi band ternama yang akan segera lakukan tur di berbagai negara. 

     

    Meskipun pertunjukkan K-pop mirip dengan kebanyakan konser pada umumnya, dimana banyak orang berkumpul dan berkomunitas dengan antusias tinggi dalam menikmati suguhan acara mereka, ada beberapa hal yang cukup spesifik dalam menjadi seorang fandom k-pop, interaksi seperti inilah yang dirasa cukup dinikmati oleh para pecinta band asal Korea Selatan ini. Seperti apa, mari kita pilah 

     

    ~ sahutan penggemar 

     

    Pada konser Taylor Swift baru-baru ini, rasanya seluruh penonton meneriakkan kalimat “ Fuck The Patriarky “ dari lagu “ All Too Well “ meskipun ini bukan jadi bagian reff dari lagu tersebut. Hal yang sama juga terjadi di acara Boygenius dengan “ Kill The Bourgeois “ dan “ Leave America di pertunjukan Harry Styles. Itu pada dasarnya adalah sebuah nyanyian dari para penggemar, bagian dari sebuah lagu, ataupun meneriakkan nama dari salah satu personil menjadi salah satu dari rentetan rutinitas selama menonton pertunjukkan K-pop. 

     

    Bagi calon penonton yang baru pertama kali memiliki kesempatan untuk menonton, mempelajari semua sub-kultur ini bukanlah sebuah hal yang mudah, tidak sedikit para penggemar garis keras yang sudah membagikan informasi ini via media sosial, jadi ada baiknya anda dapat mengerjakan PR sebelum memutuskan untuk menonton pertunjukan band K-pop pertama mu. 

     

    ~ Control +C dan Control +V 

     

    Jika anda bertanya kepada mayoritas penggemar K-pop, outfit apa yang dikenakan para penonton pada saat konser ? mereka akan menjelaskan dua jenis pakaian yang berbeda, yang pertama adalah sepatu kets santai dengan kaos berwarna putih dan biasanya akan dipadukan dengan celana denim, lalu berikutnya ada juga yang berkomitmen untuk menciptakan sebuah gaya yang tepat bagi outfit para artis yang mereka sukai. Penggemar K-pop suka mengadopsi inspirasi dari gaya band tersebut dan bisa di pilih sesuai dengan gaya dari masing-masing individu. Contohnya sepatu boot setinggi lutut gaya BLACKPINK, ataupun jeans dengan gaya New Jeans dan pita rambut dari TWICE. Terdapat ratusan referensi pakaian di Pinterest ataupun video GRWM di instagram yang dapat membantu anda ketika anda kebingungan untuk mengenakan outfit jenis apa yang lebih tepat pada saat menonton sebuah konser. 

     

    ~ Lightstick 

     

    Pada saat mengiringi nyanyian dari penggemar termasuk juga band idolmu, grup K-pop acap kali menggunakan Lightstick. Benda yang menyala dengan warna lampu pancawarna ini dapat dibeli di lokasi konser, dan biasanya adalah sebuah versi berukuran super lengkap dengan senter ponsel pada saat anda mendengarkan lagu yang cukup emosional. 

     

    Beberapa diantaranya telah diprogram untuk merespons lagu yang sedang diputar pada saat itu, dengan demikian para pemegang lightstick yang lain akan merasakan bahwa ternyata warna dan ritme lampu ternyata seragam dengan lagu yang sedang dibawakan. sementar a yang lain memberikan penggemar untuk memilih dari berbagai warna dan tampilan. Semakin anda menyukai sebuah lagu, maka semakin sering juga anda akan melambaikan lightstick tersebut di udara. 

     

    ~ Pra pertunjukan

     

    Selain mendapatkan tempat yang bagus di venue dan membeli merchandise apa pun yang bisa anda minati, penggemar K-pop akan menghabiskan waktu berjam-jam sebelum pertunjukkan dimulai untuk bersiap-siap. Biasanya grup K-pop tidak memiliki artis pendukung, tetapi mereka sering memutar lagu-lagu hits terbesar mereka dan MV yang akan diputar via layar lebar, dengan begitu energi dan antusias pada saat pertunjukan akan menjadi lebih tinggi. Selain itu, momen ini adalah sebuah momen sempurna bagi para pemilik akun media sosial untuk mempostingnya dan diperlihatkan kepada dunia bahwasannya anda telah berada di sebuah momen yang dinantikan oleh para penggemar lainnya. 

     

    Bagi para fans yang memiliki kelebihan dari seni tarian, tidak sedikit artis K-pop yang bekerjasama dengan dancer hebat dari berbagai belahan dunia, dan inilah saatnya untuk menampilkan bakat mereka via layar video layar utama venue konser. 

     

    ~ sesi sapa dan salam 

     

    Setelah pertunjukkan selesai, banyak artis K-pop akan mengadakan sesi temu sapa yang biasanya kerap di panggil sebagai Sesi Hi-Touch. Dimana ini adalah sebuah kesempatan bagi para fandom untuk menyapa idola mu langsung, dari menjabat tangan hingga tanda-tangan sudah menjadi sebuah rutinitas yang paling ditunggu oleh para pecinta K-pop. Ada yang gratis ada pula yang dikhususkan bagi para pemegang tiket VIP. biasanya akan berbaris bersama dengan para penonton lainnya dan anda akan memiliki kesempatan untuk menyapa, memberikan salam, atau sekedar senyum canggung kepada sang idola, hal ini dirancang agar para fans dapat dengan cepat bersua dengan para idola, tapi ingat bahwa hadiah, merekam ataupun berbicara panjang lebar kepada sang artis dilarang oleh pihak penyelenggara. 

     

    Bagaimana? Siap kah anda menjadi fandom K-pop ? 

    20 min
  • Blitz Musik - 2024-04-09

    Info pekan ini 

     

    ~Kejutan baru untuk pecinta musik Taiwan, Megaport Festival hadirkan rentetan artis masa kini, Avantgardey? 

    Festival musik Megaport yang ke-15 berikan kado istimewa bagi pecinta musik di Taiwan, tidak hanya mengumumkan Avantgardey grup tari populer asal Jepang juga siap hadir diatas panggung. Tidak butuh waktu lama sontak netizen Taiwan antusias dalam menyambut kedatangan mereka. 

    Selain itu juga masih ada Tizzy Bac, pemenang GMA tahun 2023 Li Quan Zhe, Grup Jazz asal Jepang JABBERLOOP, dan bahkan Youtuber terkenal Black Dragon asal Gambia-Afrika. Nama-nama diatas telah mengkonfirmasi untuk berpartisipasi dalam ajang ini. Kandidat yang tidak terduga sekalipun ternyata mampu menarik perhatian besar dari  dunia musik, hingga hari ini tidak sedikit calon pendengar yang sudah mulai meneriakkan dan berkeluh kesah akibat tidak kebagian pembelian tiket. 

    Diantaranya adalah sebuah grup tari asal Jepang yang bernama Avantgardey yang siap tampil di acara spesial We Are Our New Year’s Eve di malam tahun baru ini, menampilkan berbagai gerakan dance yang bikin otak terpukau. Grup ini secara khusus didatangkan dari Jepang demi membawakan rentetan tarian selama 40 menit diatas panggung. 

    Selain Avantgardey, masih akan diramaikan oleh Youtuber populer dari Gambia - Afrika yang akan bergandengan tangan dengan Band Wu Wu Shen untuk pertama kalinya dan itu diharapkan akan menjadi sebuah penampilan yang brilian dan penuh tawa. Heilong lebih dikenal dengan program Youtubenya dengan seri Taiwan Adventure dan Wow Black Dragon, dimana ia telah belajar dan bekerja di Taiwan selama sepuluh tahun lamanya, maka dari itu tidaklah heran apabila dirinya sangat fasih dalam berbahasa mandarin dan sering berbagai kecintaannya akan Taiwan dalam setiap unggahan videonya. 

    Dirinya pernah mengikuti ajang adu bakat, memamerkan bakatnya dalam Rap berbahasa mandarin serta hits Taiwan sudah bukan hal yang asing lagi, dirinya melakukan debut panggung menyanyi dan tampil di panggung yang sama dengan band Wu Wu Sheng asal Taiwan, boy band folk yang paling berkeringat di Taiwan Utara, hal itu langsung mengunggah perbincangan di kalangan penggemar musik. Band asal Jepang yang sudah ditunggu-tunggu oleh para pecinta musik Jazz di Taiwan turut antusias ketika panggung ini telah mengundang JABBERLOOP, dengan gaya club Jazz mereka yang cukup unik dipadukan dengan pemahaman musik yang cukup berbeda serta keterampilan mereka dalam memainkan setiap instrumen menjadi klimaks dari pertunjukkan mereka. 

    Pantau terus MEGAPORT Festival 2024 dengan rentetan artis yang telah dirilis oleh laman resmi milik festival musik yang paling di tunggu, antara lain : 

     

    No Party for Caodong|Maximum The Hormone (JP)|ZAZEN BOYS (JP)|Fire EX.|Slapping Boy|Zheng Yinong|Constant’s Changing Ball KST|Elephant Gymnastics ft. Bad Special?te|GIGO| Frandé france ft. Li Yinghong alias DJ Didilong|Nawu Girls Team ft. ABAO Ah Bao|JABBERLOOP(JP)|Lily Flower ft. Miao Keli|avantgardey (JP)|JADE|Dizzy Dizzo Cai Shiyun|Good Band| Hong Peiyu ft. Geshiva|BREIMEN( JP)|Green!Eyes|五五神 ft. Black Dragon|Punkhoo|EmptyORio|Non-Human Species|DEPT (TH)|SURL (KR)|

     

    Pantau terus yows.. 

    20 min
  • Blitz Musik - 2024-04-02

    Info pekan ini 

     

    ~ Penampilan Usher di Super Bowl 2024 hasilkan bayaran mewah. 

     

    Pertunjukan paruh waktu yang diselenggarakan oleh Apple Music Super Bowl di Allegiant Stadium yang berlokasi di Las Vegas - Nevada, Amerika Serikat pada tanggal 11 Februari 2024 yang lalu menampilkan berbagai rentetan artis ternama dunia, termasuk Usher. Penampilan mega bintang R&B ini berlangsung di akhir pekan yang sangat dinantikan oleh para pecinta olahraga ketangkasan ini, saat Usher Naik ke atas panggung demi menampilkan suguhan acara di final Super Bowl yang ke-58, para penonton sembari menonton dan memberikan dukungan kepada tim sepak bola rugbi kondang Francisco 49ers yang berhadapan dengan juara bertahan Kansas City Chiefs, dimana juara bertahan tidak memberikan kesempatan kemenangan kepada tim Fransisco. 

    Jelang pertunjukkan Usher, dirinya ditemani oleh berbagai tamu kejutan termasuk juga Alicia Keys, H.E.R dan Will.i.am. Meski dilaporkan dari berbagai media lokal yang menyebutkan bahwa acara besar ini sangat dinantikan oleh mayoritas warga AS pada umumnya, dengan jumlah rating penonton yang menonton pertunjukkan ini bahkan telah mencapai di angka 30 juta, dan diketahui bahwa Usher telah menghasilkan kurang dari 700.000 USD dari hasil pertunjukkan tersebut. 

    Dilansir dari NME.com yang menjabarkan bahwa pada malam tersebut, Usher telah meraup keuntungan sebesar 671.000 USD, akan tetapi ekspos dari lokasi syuting dari berbagai media yang juga turut menjabarkan bahwa Usher telah menghasilkan keuntungan sebesar 100 juta USD. Hal ini terjadi karena acara olahraga ikonik ini tidak pernah membayar artis untuk tampil selama pertunjukkan Half-time atau paruh waktu, terutama karena acara tersebut dipandang sebagai slot promosi bagi musisi dan artis untuk mempromosikan projek baru mereka, intinya adalah lebih dari sekedar pertunjukkan utama. 

    Dan itulah yang dilakukan Usher pada malam itu, via Super Bowl dirinya telah menyuguhkan sebuah pertunjukkan yang cukup unik dengan taburan komposisi musik baru dengan promosi album barunya yang berjudul “ Coming Home “. Pada tanggal 9 Februari, album tersebut dibagikan oleh Usher dua hari sebelum pertunjukkan Super Bowl, sembari menandai rilisan album studio ke sembilannya yang juga sambungan kisah lama dari album sebelumnya di tahun 2016  yang berjudul “ Hard II Love”. 

    Selain merilis album barunya, penyanyi ini juga tidak lupa berbagi rincian tur baru yang akan segera di selenggarakan di berbagai kota dengan tema “ PAST PRESENT FUTURE” yang akan segera rampung di akhir tahun 2024 dengan berbagai kota yang telah disiapkan di berbagai semenanjung Amerika Utara sepanjang akhir musim panas. 

    Pertunjukkan tersebut digelar dengan malam pembukaan yang akan di gelar di Atlanta - Georgia pada tanggal 17 Agustus, setelah itu akan segera di sambung di kota Washington DC, Baltimore, Boston, Philadelphia, Detroit, Denver, dan masih banyak lagi beberapa kota besar di AS. Sebelum dirinya mengakhiri dengan pertunjukkan di Enterprise Center di St Petersburg Louis pada tanggal 26 Oktober. 

    Selama pertunjukkan Usher di Super Bowl, penyanyi tersebut telah memberikan sebuah tribut kepada mendiang Aaron Spears yang telah meninggalkan dirinya di tahun lalu dengan menyiapkan seperangkat set drum yang tidak dimainkan oleh siapapun, ini adalah sebuah bentuk penghormatan tertinggi bagi seorang musisi.  Selain itu, kabar baik juga di infokan kepada Usher bahwa dirinya akan segera menikah usai pertunjukkan Super Bowl. 

     

    Pantau terus yows.. 

    20 min
  • Blitz Musik - 2024-03-26

    Info pekan ini 

    ~ UMG gandeng mitra baru 

    環球音樂集團 - Universal Music Group yang juga memiliki anak perusahaan cabang Taiwan yang lebih sering dikenal dengan nama 環球音樂大中華區 -  Universal Music Greater China pada tanggal 6 Desember 2023 telah mengumumkan bahwa mereka telah menggandeng mitra baru dengan strategi yang lebih besar dengan Jay Chou asal Taiwan dan agensinya JVR Music. Telah ditetapkan bahwa UMG akan memperoleh hak distribusi global atas perpustakaan musik klasik Jay Chou dan rilisan barunya di masa mendatang, hal ini juga berlaku bagi dua calon pendatang baru yang siap bergabung dalam tim ini yaitu Pai Wei Jun dan Cao Yang dari Jaywell Music. 

    Timothy Xu selaku CEO dari Universal Music Group Greater China mengatakan pada sebuah acara jumpa pers : “ kami sangat bangga dan gembira menyambut Jay Chou sebagai ikon sejati dari zaman kita kedalam keluarga besar UMG”. bentuk kerjasama ini adalah sebuah tonggak sejarah dalam perkembangan Universal Music di pangsa pasar musik Tiongkok dan hal ini juga menjadi sebuah perayaan tersendiri atas bakat artistik yang sangat super serta pengaruh Jay Chou dalam musik global. 

    Ini adalah sebuah kehormatan untuk mendapatkan kepercayaan dari Jay dan Tim untuk menyerahkan semua aset musiknya yang berharga kepada Universal Music, kami sangat antusias serta bersemangat untuk menunjukkan kepada dunia serta khalayak yang lebih luas hasil karya dari Jay Chou yang sangat unik serta indah. 

    JVR Music itu sendiri berasal dari singkatan yang merupakan gabungan inisial nama yang terdiri dari Jay Chou, mitranya dengan nama Vincent, dan Yan Jun Rong (JR). mengenai kerja sama ini Yan Jun Rong selaku general manager dari Jewel Music mengatakan bahwa : “ kemitraan strategi dengan Universal Music telah membuka sebuah babak baru bagi Jay Chou dan Jewel yang selanjutnya bergerak menuju visi kami untuk meningkatkan pengaruh global musik Manda-pop. 

    Sembari memanfaatkan jaringan serta sumber daya global dari Universal Music, kami akan dapat memperluas pengaruh artistik Jay di seluruh dunia dan menyediakan sebuah platform pengembangan tingkat internasional bagi jajaran artis kami yang memiliki ragam suara yang berbeda. Kami sangat gembira bahwa melalui kerjasama ini, aset musik Jewel Music yang luar biasa akan siap melampaui batas-batas budaya serta bersiap untuk bersinar di kancah panggung internasional yang lebih luas lagi pendengarnya. 

    Hal yang patut disebutkan dalam karir musik Jay Chou adalah perannya sebagai komposer musik, dirinya mengarang sekaligus berperan sebagai seorang produser untuk lagu yang ia nyanyikan. Paling banyak dibicarakan di kalangan penggemar adalah kerjasama jangka panjangnya dengan penulis lirik kondang yaitu Fang Wen Shan. 

    Semenjak tahun 2013, Universal Music Publishing Group sebagai sebuah divisi dari Universal Music Group telah menjadi mitra dalam memanajemen hak cipta untuk lagu dan musik Jay Chou serta artis yang bernaung di bawah dari Jewell Music, dapat dikatakan kami berupaya keras untuk dapat mengkurasi perpustakaan lagu yang lengkap dari artis-artis kami. Adam Granite selaku wakil presiden eksekutif pengembangan pasar di Universal Music Group mengatakan : “ menyambut Jay Chou dan Jewell ke Universal Music Group adalah sebuah kemenangan yang strategis dan budaya. Kemitraan ini semakin memperkuat komitmen kami dalam mengembangkan beragam seniman dan membawa mereka ke dunia internasional, bakat artistik dari Jay Chou yang luar biasa serta kreatif akan sangat sesuai dengan misi kami dalam memperkaya musik global. 

     

    Pantau terus, bersambung di pekan depan yows.. 

    20 min
  • Blitz Musik - 2024-03-19

    Info pekan ini 

    Wake Up Music Festival ganti admin ? 

    Awakening Music Festival sebagai perusahaan induk dari penyelenggara festival musik ternama di Taiwan yang lebih dikenal oleh para fansnya sebagai Wake Up Music Festival pada tanggal 1 Februari 2024 merilis sebuah pernyataan resmi via laman Facebook miliknya dengan statemen bahwa semua tuntutan hukumnya telah selesai. Laman Facebook yang mereka gunakan hingga saat ini telah siap diambil alih oleh tim penyelenggara festival musik yang baru sembari menyerukan agar Festival Musik yang baru diharapkan dapat menyediakan harga tiket yang sama atau dapat menampilkan berbagai band yang berkelas. Jika anda memiliki tiket fisik dari festival musik ini di masa mendatang, silahkan kirimkan informasi berikut ke kotak suara, terbuka untuk untuk bagi siapapun yang ingin berkontribusi atau menjadi mitra silahkan melayangkan ide ataupun gagasan mu ke [email protected] 

    Segera setelah postingan ini dirilis, seorang netizen langsung saja memberikan komen : “ saya tidak pernah berpikir bahwa suatu hari mereka aktif lagi”. Dihari yang sama, pendiri dan founder dari Awakening Music Festival Yan Ting Xian juga mencuitkan ungkapan pribadinya : “ jika festival musik diadakan lagi, apakah namanya akan diubah? Dimana lokasi yang cocok yang mengadakan festival musik ini ? seberapa besar skalanya ? atau membiarkan tim baru untuk memikirkan berbagai permasalahan teknis ini. Saya pribadi bukan lagi seorang organisator, mentalitas yang saya miliki sudah cukup berbeda, saya ingin mengorganisir sekelompok orang yang masih memiliki passion di bidang musik, kemudian bekerja keras untuk mendapatkan sumber daya yang baru agar tim ini dapat beroperasi sehingga mereka dapat mewujudkan impiannya, sama seperti industri ini yang selalu memberikan sesuatu yang berharga tanpa pamrih. 

    Melihat kilas balik di tahun 2019, sekelompok siswa SMA Chiayi bersama-sama mengadakan Get Up Music Festival di taman kota Zhong Zheng - CHia yi, pada saat itu anggaran yang digelontorkan untuk pengadaan event ini hanya seharga 20.000 NTD, bisa dikatakan ini adalah cikal bakal dari Awakening Music Festival. 

    kemudian festival ini berkem,bang dari tahun ketahun sehingga berkembang menjadi salah satu festival musik berbayar terbaik dan terbesar di Taiwan. Namun pada tahun 2019, setelah festival musik ini sudah memasuki usia yang tidak muda lagi, 10 tahun lamanya merek ini telah berkembang dan dikenal oleh berbagai kalangan dalam industri musik, namun di sisi yang lain, kerugian operasional perusahaaan yang semakin tinggi dan tidak dapat ditutup kemungkinan hingga akhirnya dinyatakan bangkrut. Apakah tim yang baru ini masih akan menggunakan merek dagang yang sama untuk pagelaran festival musik baru di masa mendatang? Mari kita tunggu bersama. 

     

    Pantau terus yows.. 

    20 min
  • Blitz Musik - 2024-03-12

    UMG angkat kaki dari TikTok, sengketa TikTok dengan pemilik hak cipta musik terbesar. ( part 2 ) 

     

    Jadi apakah ini perkara uang saja ? sepertinya tidak semudah itu, mari kita pilah lagi, dalam surat pernyataan tersebut ada sebuah konsep yang nampaknya sangat dibenci oleh UMG, sebuah pernyataan sebagai berikut :


    “ terkait AI, TikTok membiarkan platformnya dibanjiri dengan rekaman yang dihasilkan oleh AI, serta mengembangkan alat untuk mengaktifkan, mempromosikan dan mendorong pembuatan musik AI di platform itu sendiri. Dan kemudian menuntut kontrak yang memungkinkan konten ini terdilusi secara besar-besaran yang dapat membahayakan masa depan kumpulan pemegang royalti untuk seniman manusia. Ini adalah sebuah langkah yang mensponsori penggantian artis manusia dengan AI “. 

     

    Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir ini, semua musik yang beredar via TikTok semuanya memiliki persamaan, yaitu menggunakan sebuah lagu pendek dengan kisaran durasi sebanyak 15 detik dan membuat lagu tersebut menjadi viral di berbagai media DSP (Digital Streaming Platform)  misal Spotify dan Youtube. Jadi tidaklah heran apabila kita melihat kepada sebuah DSP, dan merujuk kepada daftar lagu terbaik dunia ataupun regional. Dimana 10 lagi viral terbaik adalah sebuah rujukan yang didapatkan dari TikTok, atau dengan kata lain lagu viral yang masuk ke dalam kategori TOP TEN adalah sebuah lagu yang paling banyak didengarkan oleh pengguna TikTok. Inilah fakta yang terjadi pada saat ini, dilansir dari laman Youtube milik Rick Beato yang turut memberikan komentar terkait Top Ten lagu di sebuah DSP adalah sebuah algoritma yang sangat unik. Dimana seharusnya lagu yang paling banyak didengarkan di sebuah DSP seharusnya adalah sebuah lagu yang bukan meledak di TikTok. 

    Label musik berupaya untuk mencegah hal ini tidak terjadi, artis mereka yang setiap tahunnya merilis lagu baru tidak memiliki kesempatan untuk viral apabila lagu mereka tidak masuk ke TikTok. Bukankah ini sebuah hal yang aneh, apakah TikTok di zaman sekarang menjadi sebuah kiblat terkait lagu viral? Algoritma diluar nalar, maka dari itu label musik berupaya sebaik mungkin untuk mengikuti algoritma TikTok tersebut agar artis yang bernaung di bawah UMG dapat masuk ke dalam TikTok serta berharap menjadi viral agar mendapatkan cuan. Dengan begitu artis UMG yang viral via TikTok juga memiliki kesempatan bagi UMG untuk mendapatkan cuan besar dari jumlah streaming di berbagai DSP. 

    TikTok lahan basah?! 

    Secara gamblang, UMG dan TikTok harus saling bergantung untuk mendapatkan cuan. TikTok harus mengandalkan lagu dari UMG untuk memiliki konten, dan UMG butuh promosi lagu-lagu artis UMG via TikTok. Ini faktanya. Mari kita bongkar faktanya lagi lebih lanjut, ketika semua lagu yang telah dirilis entah berapa tahun dekade lamanya, apabila netizen sepakat untuk membuat sebuah lagu ini viral, semuanya akan viral pada waktunya tanpa bisa dibendung oleh siapapun. sebuah cerita seru pada tahun 2020, dimana TikTok memiliki kekuatan dominan untuk sebuah lagu untuk menjadi viral, tentu dengan pengguna TikTok pada saat itu yang sudah dengan mudahnya membuat sesuatu menjadi viral terlebih dalam promosi sebuah musik. 

    Masih ingatkah sebuah film pendek dari akun @doggface2086 yang merilis sebuah video via TikTok, seorang pria paruh baya yang sedang memainkan papan skateboardnya sembari meminum sebotol jus buah berry.  lagu yang sedang dimainkan di dalam video tersebut adalah sebuah lagu yang berjudul Dreams - Fleetwood Mac. sontak menjadi viral dalam kurun waktu beberapa bulan saja ( lagu original yang dirilis via Youtube hingga hari ini telah menyentuh 160 Juta tontonan ). 

    Apakah ini lagu baru dan terkenal sebelumnya ? tidak, lagu ini dirilis pada tahun 1977, bahkan sebelum memasuki era 2000-an sorotan publik terhadap lagu ini bukanlah sesuatu yang besar. Secara gamblang lagu ini bisa viral gegara akun diatas yang membuat lagu ini tiba-tiba meledak dan bisa dibayangkan seberapa banyak pemasukannya via laman Youtube dari pemilik akun ini ada berapa. 

    Semenjak itu banyak label musik yang mulai menyadari bahwa TikTok punya potensi untuk memviralkan lagu apa saja tergantung dari fokus netizen, maka dari itu dapat kita simpulkan dengan singkat duduk perkara atas kasus UMG VS TikTok ini tidak akan bertahan lama, kedua belah pihak harus segera merumuskan sebuah kontrak yang baru agar mereka dapat terus bekerja sama dengan metode ini. 

    Sebelum label dan perusahaan rekaman tidak menemukan terobosan baru atau cara yang lebih inovatif dalam mempromosikan artis mereka tanpa campur tangan sosial media, maka dirasa metode ini akan terus dipakai. Setidaknya hingga Youtube dapat menemukan cara baru untuk memberikan kompensasi yang lebih baik bagi para penggiat karya, atau TikTok memiliki metode baru dalam mengayomi para pembuat konten di platform mereka sendiri. 

     

    pantau terus yows. 

     

    20 min
  • Blitz Musik - 2024-03-05

    UMG angkat kaki dari TikTok, sengketa TikTok dengan pemilik hak cipta musik terbesar. ( Part 1 ) 

     

    Sepertinya sudah bukan rahasia lagi ketika para pengguna TikTok menyadari bahwa lagu-lagu yang ada di bawah naungan platform Medsos terbesar di seantero jagat ini ternyata memiliki sengketa terkait lisensi lagu yang mereka gunakan. Ini adalah sebuah berita yang cukup menggemparkan, karena Universal Music Group - UMG memiliki jumlah lisensi lagu sebanyak 32% dari seluruh pangsa pasar musik dunia, dari nama-nama besar seperti Taylor Swift, Drake, U2, Ariana Grande, dan masih banyak lagi artis ternama dunia yang bernaung di bawah dari payung UMG. Secara komparasi, Sony memiliki prosentase pangsa pasar sebesar 22%, Warner Music Group memiliki sekitar 16%, dan masih banyak lagi label musik Indie yang mencakup keseluruhan pasar dengan berjumlah 30%. 

     

    Dilansir dari New York Times yang menjabarkan bahwa, Grup UMG mengancam untuk mencabut lisensi lagu-lagu mereka apabila tidak dapat mencapai kesepakatan baru dengan TikTok. Memasuki awal bulan Februari 2024, setelah negosiasi perizinan yang cukup agresif antar kedua platform tersebut nampak masih belum memiliki jawaban apapun. Sehari sebelum kontrak lisensinya dengan TikTok berakhir, perusahaan rekaman UMG menerbitkan surat terbuka dengan isi yang cukup berapi-api sembari menuduh TikTok menawarkan pembayaran lisensi musik yang tidak memuaskan dan membiarkan platformnya di banjiri dengan rekaman yang dihasilkan oleh AI, dengan keputusan ini tentu akan mengurangi jumlah royalti bagi musisi manusia. 

    TikTok mengkonfirmasi dengan balasan bahwa mereka telah menghapus musik dari UMG di platform mereka dan video di aplikasi tersebut, langkah ini mulai menunjukkan dampak dari kesepakatan yang tidak mencapai mufakat, kemitraan yang telah terjalin dalam kurun waktu yang cukup panjang terpaksa harus berhenti. Rekaman oleh artis dari UMG berhasil dihapus dari daftar perpustakaan TikTok dan video yang sudah pernah dirilis oleh pengguna atau pembuat konten lainnya terpaksa harus dibisukan terlebih dahulu tanpa ada musik sebagai pelengkap. Dan bagi pembuat konten yang baru apabila ingin menggunakan lagu rilisan dari UMG, maka semua lagu yang telah mereka miliki sebelum tidak dapat diakses atau bahkan sudah hilang dari aplikasi tersebut. 

    Sebuah video yang diposting oleh Kylie Jenner pada bulan September 2023, misalnya menggunakan lagu yang dinyanyikan oleh Lana Del Rey, yang juga merupakan seorang artis dibawah naungan UMG, sontak video milik Kylie tidak bersuara dengan catatan yang mengatakan bahwa “ This sound isn’t available “ atau dengan kata lain bahwa lagu yang telah diposting oleh Kylie tidak tersedia. Video lainnya juga memuat pernyataan yang serupa, termasuk juga “ suara dihapus karena pembatasan hak cipta”. 

    Saat pengguna membuka profil resmi artis UMG seperti Swift dan Grande, yang telah dijadwalkan untuk merilis album baru di bulan maret 2024 mendatang, tombol akses lagu yang biasanya menampilkan lusinan lagu yang dapat ditambahkan ke tampilan pengguna untuk dapat diakses oleh para pembuat konten, kini sepenuhnya kosong atau dikurangi menjadi beberapa cuplikan singkat. Bentrokan Universal dengan TikTok adalah sebuah manifestasi terbaru dari konflik media yang telah terjadi berulang kali selama dua dekade terakhir, yang mempertemukan inovasi perusahaan teknologi dengan tuntutan kontrol dan kompensasi dari industri musik. 

    Menanggapi Universal, TikTok menuduh perusahaan musik tersebut dalam pernyataannya “ keserakahan mereka sendiri di atas kepentingan artis dan penulis lagu “ sembari mengatakan bahwa UMG telah memilih untuk meninggalkan dukungan kuat dari platform yang memiliki reputasi baik. Lebih dari satu miliar pengguna yang berfungsi sebagai sarana promosi dan ajang pencarian sebuah bakat yang berbasis teknologi. Mundurnya UMG ditafsirkan dalam dunia industri musik sebagai deklarasi perang terhadap salah satu outlet online paling berpengaruh di dunia, meskipun outlet tersebut memiliki kendali terbatas terhadap label tersebut. 

    Pembicaraan isi kontrak yang cukup kontroversial bahkan menjadi cemoohan publik adalah sebuah bagian dari medan perang, ketika perusahaan musik yang cukup besar melakukan negosiasi terkait lisensi terkadang dengan mudahnya menjadi sorotan publik. gertakan semata dilakukan demi menaikkan pamor, atau bahkan kondisi saham dari perusahaan tersebut saat ini. Namun jarang ada perusahaan musik yang menepati ancamannya dengan menghapus kontennya, hal ini sempat terjadi pada tahun 2008 ketika Warner Music menarik ribuan video dari Youtube, dan Warner mengembalikan musiknya setelah Youtube setuju untuk berbagi pendapatan iklan dengan label tersebut. 

     

    Sebetulnya apa sih yang diinginkan oleh UMG ? 

     

    Dilansir dari laman resmi milik UMG dalam sebuah artikel berita yang telah di posting via laman universalmusic.com dengan judul “ An Open Letter to the Artist and Songwriter Community Why We Must Call Time Out on TikTok “. secara gamblang adalah sebuah surat terbuka untuk komunitas artis dan penulis lagu mengapa kita harus menghentikan kerjasama dengan TikTok. 

     

    Misi inti kami sederhana : membantu artis dan penulis lagu kami mencapai potensi kreatif dan komersial terbesar mereka. Untuk mencapai tujuan ini tim kami menggunakan keahlian dan semangat mereka untuk mencapai kesepakatan dengan mitra di seluruh dunia, mitra yang menganggap serius dengan tanggung jawab yang mereka berikan dalam perihal kompensasi yang adil kepada artis, penulis lagu, dan pengguna agar dapat diperlakukan dengan hormat. 

     

    Salah satu mitra tersebut adalah TikTok, platform yang semakin berpengaruh dengan teknologi canggih dan basis pengguna yang sangat besar di seluruh dunia. Seperti banyak platform lain yang bermitra dengan kami, kesuksesan TikTok sebagai salah satu platform sosial terbesar di dunia sebagian besar dibangun oleh musik yang diciptakan oleh artis dan penulis lagu dari UMG. para eksekutif seniornya dengan bangga menyatakan secara terbuka bahwa “ musik adalah inti dari pengalaman TikTok “ dan analisa kami mengkonfirmasi bahwa sebagian besar konten di TikTok berisikan musik, lebih banyak apabila dibandingkan dengan platform sosial besar lainnya. 

     

    jalinan kami dengan TikTok ditentukan oleh sebuah kontrak, dengan jatuh tempo pada tanggal 31 Januari 2024. Dalam diskusi pembaruan kontrak, kami telah menekankan tiga perihal penting kepada pihak TikTok, antara lain adalah : ~ kompensasi yang pantas untuk artis dan penulis lagu kami, ~lindungi artis manusia dari dampak buruk AI, ketiga adalah keamanan online bagi pengguna TikTok. 

     

    Kami telah berupaya mengatasi masalah ini dan masalah terkait lainnya dengan mitra yang lain, misalnya inisiatif Artist-Centric kami yang dirancang untuk memperbarui model remunerasi streaming dan memberikan penghargaan yang lebih baik kepada artis atas nilai yang mereka berikan kepada platform. 

     

    Sehubungan dengan masalah kompensasi artis dan penulis lagu, TikTok mengusulkan untuk membayar artis dan penulis lagu kami dengan tarif yang jauh lebih kecil daripada tarif yang dibayarkan oleh platform sosial besar di lokasi yang serupa. Pada saat ini sebagai indikasi betapa kecilnya kompensasi yang diberikan oleh TikTok kepada artis dan penulis lagu, meskipun basis penggunanya sangat besar dan terus berkembang, ditambah dengan pendapatan iklan dan ketergantungan pada konten berbasis musik yang semakin meningkat, TikTok hanya menyumbang 1% dari total pendapatan kami.Pada akhirnya TikTok mencoba untuk membangun bisnis yang berbasis musik, tanpa membayar nilai yang wajar untuk produk mereka. Kira-kira itulah bentuk pernyataan resmi yang dilontarkan oleh UMG, sebuah perjanjian kontrak yang telah jatuh tempo dan harus di perbaharui kembali. Akan tetapi pada saat duduk bersama tetap saja tidak menemukan sebuah mufakat terkait sebuah tarif. 

     

    bersambung di pekan depan, pantaut terus yows. 

    20 min
  • Blitz Musik - 2024-02-27

    Flashback 2023, apa yang sudah terjadi sih? ( Part 2 ) 

    ~ Small Place gulung tikar ? 

     

    Small Place Performance Space - 小地方展演空間 yang terletak di dekat alun-alun peringatan Chiang Kai Shek kota Taipei terpaksa harus menutup operasinya pada tanggal 28 Februari, hal ini terjadi dalam kurun waktu yang cukup cepat, berita yang di unggah oleh akun resmi milik APA ternyata membuat semua orang bertanya-tanya. Mengapa begitu cepat dan terkesan terburu-buru. 

    Small Place adalah sebuah livehouse yang dipelopori Chang Mao selaku pendiri dari perusahaan musik yang bernama APA. pada bulan Maret 2020 dengan administrasi yang baru maka mengusulkan sebuah metode operasi yang baru dengan mengajak Fang Bo dan Tyler dalam mengoperasikan sebuah konsep livehouse yang baru. Maka dari itu tidak heran apabila tempat ini dikenal sebagai Small Place, dengan harapan agar para pecinta musik dan komunitas band dapat dengan mudahnya mendapatkan tempat untuk menggelar pertunjukkan dengan cepat dan mudah. 

    Meski Small Place Livehouse sudah hilang, namun tim intinya “ Sensing Wave Project - 生波計畫 “ masih ada, pada bulan April 2023 mereka telah mengumumkan bahwa akan bekerjasama dengan The Wall sebagai tim perencanaan proyek untuk dapat segera mencanangkan kegiatan pertunjukkan berikut. 

     

    ~ BLACKPINK !!

    Girl Band tenar asal Korsel tiba di stadion utama pertandingan dunia di Kaohsiung pada tanggal 18 dan 19 Maret untuk menggelar konsernya. Lebih dari 80.000 orang siap bergoyang di gelanggang terbesar di selatan Taiwan, keempat personil ini telah mempersiapkan 23 lagu ditambah dengan variasi dari pertunjukkan solo dari keempat personil ini.   

    Tidak butuh waktu lama, tren Hitam dan Merah Muda melanda Taiwan, pakaian yang dikenakan oleh BLACKPINK pada saat tiba di bandara Taiwan, telah menarik perhatian dari warga. Setelah tiket konser habis terjual para calo tidak segan untuk menjual kembali tiket tersebut dengan harga fantastis, bahkan tidak jarang postingan di laman medsos yang terus membagikan bahwa secarik lembaran tiket BLACKPINK untuk calon penonton yang tidak kebagian tiket mencapai di angka 90.000 NTD. belum lagi pada saat pertunjukkan berlangsung, tidak sedikit konfrontasi dari penonton yang terlalu agresif dan berdiri selama pertunjukkan berlangsung, hal ini mengakibatkan para penonton yang komplain bahwa pihak admin tidak memberikan penyuluhan yang baik selama berjalannya konser. 

     

    Pantau terus yows. 

    20 min
  • Blitz Musik - 2024-02-20

    Flashback 2023, apa yang sudah terjadi sih? (part 1 ) 

    Tidak terasa setahun sudah berlalu begitu saja, terasa begitu cepat dan tentu meninggalkan banyak sekali pertanyaan dan introspeksi dari setiap individu, ada yang meninggalkan kenangan indah, adapula sebaliknya. Fase kehidupan adalah sesuatu yang harus dirasakan oleh setiap orang tanpa pengecualian, baik itu adalah sebuah keputusan yang baik atau tidak, bijaknya kita semua dapat menggunakan pengalaman ini sebagai sebuah pelajaran dalam mengarahkan kita sebagai manusia yang lebih baik di masa mendatang. 

    Tahun 2023 adalah sebuah tahun yang sangat unik, apabila sedikit mengingat apa yang sedang terjadi terhitung dari awal tahun ini. Tidak sedikit warga yang menjadi gagap dalam bersosial, asing dalam melakukan berbagai aktivitas keseharian, dan tidak sedikit pula yang masih kehilangan arah demi mencari kehidupan yang lebih baik. Dikala dunia global digempur oleh sebuah penyakit corona yang membuat kita semua terlepas dari dunia sosial, diam dirumah menjadi sebuah aktivitas yang cukup baru, terdengar cukup mudah, akan tetapi hal ini menjadi sebuah dilema panjang bagi semua subjek hukum disebuah negara. 

    Mari kita lihat apa saja yang sudah terjadi dalam dunia musik selama tahun 2023, epidemi mulai berlalu, berbagai regulasi terkait kegiatan warga mulai perlahan diatur dan disesuaikan, pangsa pasar konser musik yang mulai menjamur, Taylor Swift yang telah menciptakan sebuah gagasan baru dalam industri musik dan bahkan ketika Universitas Harvard telah memulai kelas untuk mengajar hal yang satu ini. Pada saat yang bersamaan, pintu internasional Taiwan mulai membuka sedikit demi sedikit agar para pelaku industri musik dapat mampir ke Taiwan sembari menggelar berbagai konser dalam skala besar. 

    Kegiatan bermusik sudah terlihat mulai kondusif, live house yang sudah lama tidak kita kunjungi tutup selamanya. Tanpa kabar angin ataupun desas-desus bahkan tidak ada prediksi bahwa live house sebesar itu dapat gulung tikar, hal ini tentu membuat semua orang menggelengkan kepalanya. Teknologi AI yang sudah mulai menggantikan para vokalis ternama membuat musisi bertanya-tanya, “ giliran ku kapan yah ?“ DLL Inilah sejumlah perubahan yang menenami kita semua dalam sepanjang tahun 2023, nampaknya semua orang tentu gelisah dan lelah menjalani tahun yang penuh dengan perubahan ini. 

    Mari kita kupas, apa saja yang terjadi dalam dunia musik Taiwan selama tahun 2023. 

     

    ~ Bai Bing Bing rilis lagu “ First Love “ versi live. 

     

    Akhir tahun 2022, artis ternama Bai Bing Bing membawakan sebuah lagu cover yang berjudul First Love yang sempat ditenarkan oleh Utada Hikaru. Cover First Love ini menjadi sebuah OST dari serial Netflix yang cukup viral di panggung malam tahun baru Hualien dengan warna yang cukup khas. 

     

    Beberapa netizen menganggap gaya menyanyi Bai Bing Bing terlalu sedih, dan tidak jarang memanggil dirinya sebagai Utada Hyou - 宇多田冰. Bahkan membuat adegan yang sangat terkenal tersebut sebagai sebuah MEME. namun juga ada rapper tenar seperti Dan Bao - 蛋堡 yang mulai mengangkat kisah sedih cintanya, namun tidak butuh waktu lama untuk membuat Huang Hao Ping menulis sebuah pernyataan dengan penuh emosi, “ apa yang dialami oleh seorang Bai Bing Bing adalah sebuah stereotip yang sering dialami oleh generasi komedian seperti kita.” 

     

    ~ Kafka on the Shore mengadakan konser perpisahan selama 24 jam berturut-turut. 

     

    Sebuah kafe dan Lifehouse ternama di bilangan kota Taipei yang terletak di sebuah kawasan Zhongzheng distrik, nama kafe ini pun diadopsi dari sebuah novel klasik dari tulisan seorang penulis ternama yaitu Haruki Murakami dalam judulnya “ Kafka on The Shore “. dikarenakan oleh program revitalisasi distrik tersebut oleh pemda Taipei, maka akhir januari adalah sebuah rentetan program yang akan digelar sebagai pertunjukkan terakhir lifehouse ini. 

    Sebelumnya mereka telah meluncurkan sebuah projek yang bernama “ Goodbye - Come Chill “ agar para pengunjung dapat melepas rindu dengan tempat ini, rangkaian pameran, ceramah, diskusi terbuka, dan penayangan sebuah film dokumentasi yang berjudul “ Goodbye Kafka’s Gaze “. 

     

    Pada pertengahan bulan Januari 2023, Kafka By The Sea menggelar sebuah konser perpisahan selama 24 jam berturut-turut, dengan mengundang berbagai band ternama seperti HUSH yang pernah bekerja dan meraup keuntungan yang cukup besar di tempat ini. Founder dari band 1976 - Akai, selain itu juga turut mengundang band taiwan lainnya seperti Elephant Gym, Wang Fu, Yinong, Accuse Five, DLL. hampir terkumpul sebanyak 25 kelompok musisi yang siap tampil dengan metode maraton sembari mengucapkan selamat tinggal kepada tempat ini. 

     

    Siapa sangka 18 tahun yang lalu semenjak tempat ini dibuka pada awal tahun 2005, harus dihadapkan kepada sebuah realita program gusuran dengan harapan niscaya tahun mendatang akan lebih baik. Namun tim Kafka masih tetap ada dan tetap beroperasi di kota lainnya seperti High-Flow Kafka - 高流卡夫卡 dan North-Flow Kafka - 北流卡夫卡. 

     

    Bersambung di pekan depan, pantau terus yows.. 

     

    20 min

About Blitz Musik

From the publisher's feed

Hidup tanpa musik itu bosan!