[Sabar, Semua Ada Waktunya]
Sabar.
Semua ada waktunya.
Kalimat ini sering aku ucapkan pelan pada diri sendiri,
saat harapan belum sampai di tempat yang aku inginkan.
Sabar.
Semua ada waktunya.
Aku ulangi kalimat yang sama,
ketika tanpa sadar mulai membandingkan hidupku
dengan hidup orang lain.
Sabar.
Semua ada waktunya.
Aku pegang kalimat ini erat-erat,
saat sesuatu yang sudah aku usahakan dengan sungguh-sungguh
ternyata belum juga berhasil tercapai.
Sebagai manusia, kita sering terjebak pada kebiasaan yang melelahkan:
membandingkan diri dengan orang lain,
merasa hampa ketika gagal,
dan menganggap usaha yang sudah dilakukan sebagai sesuatu yang sia-sia.
Kita ingin banyak hal tercapai dalam satu waktu.
Kita ingin semuanya berjalan cepat,
seolah hidup punya garis waktu yang sama untuk setiap orang.
Padahal, ga ada satu pun usaha yang benar-benar sia-sia.
Semua yang kita jalani—bahkan yang terasa gagal—
adalah bagian dari jalan menuju tujuan kita. Jadi lebih baik, jadi lebih bijaksana, jadi lebih pintar.
Kalau cita-citanya besar,
wajar aja perjalanannya tidak selalu lurus.
Naik dan turun bukan jadi tanda salah jalan,
tapi tanda bagus kalau kita sedang berjalan.
Kalau cita-cita nya besar,
wajar aja rasanya sedih, karena ini tandanya kalau kita masi peduli dan masih ingin tumbuh.
Kadang kalau ada kegagalan, seringnya kita fokus sama hal buruknya. Kalau gak berhasil, kalo ada yang salah, kalo gagal.
Tapi kita suka lupa apa yang bikin kita cinta sama tujuannya, apa yang bikin kita masih berjalan, apa yang udah kita buat, semua ide yang udah keluar dari kepala kita.
Selalu inget semua hal baik yang udha berhasil tercapai, semua progress yang udah dibuat.
Kamu tidak gagal, ini cuman jadi salah satu cerita dalam perjalanan.
Hidup masih panjang, masih banyak hal yang bisa di coba.
tenang… jangan lupa buat nikmatin hidup.. jangan lupa jangan jadi terlalu keras buat diri sendiri..
tenang.. ada waktunyaa
yang terpenting:
jangan menyerah,
jangan takut,
dan teruslah mengusahakan yang terbaik,
jangan berhenti percaya sama diri sendiri
Nikmati apa yang ada hari ini.
Nikmati prosesnya.
Karena perjalanan yang panjang
tidak hanya tentang tujuan,
tetapi juga tentang siapa kita yang tumbuh di sepanjang jalan.
Hadir sepenuhnya di hari ini, di masa sekarang.
Kadang kita terlalu ingin sampai cepat sampai kadang lupa hidup di masaa sekarang.
Padahal, saat tujuan itu akhirnya tercapai,
justru momen-momen kecil di perjalannya yang buat warna.
Selalu ada harapan.
Untuk setiap orang.
Karena setiap kita diciptakan
dengan tujuan yang berbeda,
melalui jalan yang berbeda,
Punya ritme nya sendiri, punya waktunya senndiri.
Tenang.
Semua ada waktunya.
——————-
“Between Pause and Purpose”
Your twenties are messy.
Full of chaos, mistakes, questions, and moments that shape who you are becoming.
This METANOIA album captures that journey—
learning when to pause, when to keep going, and how to find meaning in the middle of it all.
A soundtrack for the in-between phase of life.
Available every Friday, only on Spotify.
METANOIA
Happy listening ✨