Khutbah Jum’at tentang Doa Malaikat Pemikul ‘Arsy Untuk Orang Beriman ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor, pada Jum’at, 04 Muharram 1443 H / 13 Agustus 2021.
Khutbah Pertama – Doa Malaikat Pemikul ‘Arsy Untuk Orang Beriman
Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan para malaikat, di antaranya untuk kemaslahatan manusia. Allah menciptakan para malaikat untuk senantiasa bertasbih memuji Allah Subhanahu wa Ta’ala. Tak pernah lelah-lelahnya mereka bertasbih, Allah berfirman:
يُسَبِّحُونَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ لَا يَفْتُرُونَ
“Mereka bertasbih mensucikan Allah sepanjang malam dan sepanjang siang dan tak pernah ada lelah-lelahnya.” (QS. Al-Anbiya[21]: 20)
Mereka malaikat yang mulia, makhluk-makhluk yang Allah ciptakan hanya ibadah kepadaNya. Mereka senantiasa ruku’ dan sujud kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan mereka tidak pernah memaksiati Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Di antara malaikat itu, saudaraku.. Ada malaikat yang Allah tugaskan untuk memikul ‘ArsyNya. ‘Arsy Allah, dimana Allah beristiwa’ di atas ‘Arsy. ‘Arsy adalah makhluk paling besar yang Allah ciptakan, yang disebutkan dalam hadits yang dishahihkan oleh Syaikh Albani Rahimahullah:
“Tidaklah tujuh langit dan tujuh bumi dibandingkan dengan kursi Allah, kecuali seperti dirham dibandingkan dengan perisai -dalam satu riwayat yang lain- dibandingkan dengan tanah lapang. Dan tidaklah kursi Allah dibandingkan dengan ‘ArsyNya, kecuali seperti cincin dibandingkan dengan tanah lapang.”
Bagaimana besarnya ‘Arsy Allah, tidak ada yang mengetahui besarnya kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala. Tujuh langit dan tujuh bumi yang kita lihat saja sangat luas sekali. Bagaimana di langit sana ratusan ribu bahkan miliaran galaksi yang ada, Allah ciptakan itu. Dan ternyata dibandingkan dengan kursi Allah sangat kecil sekali. Dan kursi Allah yang sangat besar yang Allah sebutkan dalam FirmanNya:
وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ
“Kursi Allah meluasi langit dan bumi.” (QS. Al-Baqarah[2]: 255)
Ternyata dibandingkan dengan ‘Arsy Allah sangat kecil sekali.
Dan Arsy’ Allah dipikul oleh malaikat-malaikat yang sangat besar. Dalam hadits riwayat Imam Ahmad dalam musnadnya, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
أُذِنَ لي أن أحدِّثَ عن ملَكٍ مِن ملائِكَةِ اللَّهِ تَعالى مِن حَمَلةِ العَرشِ إنَّ ما بينَ شَحمةِ أذُنِهِ إلى عاتقِهِ مَسيرةُ سَبعِمائةِ عامٍ
“Aku diizinkan oleh Allah untuk menceritakan kepada kalian bagaimana besarnya malaikat pemikul ‘Arsy. Yaitu jarak antara daging telinganya dengan pundaknya 700 tahun perjalanan.” (HR. Ahmad)
Bagaimana besarnya malaikat pemikul ‘Arsy. Dan ternyata malaikat-malaikat pemikul ‘Arsy, di antara tugasnya bukan sebatas pemikul ‘Arsy. Akan tetapi mendoakan orang-orang yang senantiasa mengikuti Allah dan RasulNya. Allah berfirman dalam surah Ghafir ayat 7:
الَّذِينَ يَحْمِلُونَ الْعَرْشَ وَمَنْ حَوْلَهُ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيُؤْمِنُونَ بِهِ وَيَسْتَغْفِرُونَ لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَيْءٍ رَّحْمَةً وَعِلْمًا فَاغْفِرْ لِلَّذِينَ تَابُوا وَاتَّبَعُوا سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ
“(Malaikat-malaikat) yang memikul ‘Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Allah Subhanahu wa Ta’ala dan beriman kepadaNya, serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan): “Ya Rabb kami, sungguh rahmat dan ilmu Engkau meluasi segala sesuatu, maka ampunilah orang-orang yang bertaubat di antara m...