Ruang Publik

Ruang Publik

By KBR PrimeNews
Download on the App Store

Ruang Publik episodes

  • Mendorong Upaya Perlindungan Ibu Menyusui dari Iklan Susu Formula

    Susu formula kerap kali digunakan sebagai pengganti Air Susu Ibu (ASI). Namun, bayi memiliki hak untuk mendapatkan ASI eksklusif hingga usia 6 bulan, seperti diatur dalam Undang-Undang No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Hal ini kemudian membuat pemakaian sufor menjadi kontroversial.

    Untuk mendukung program ASI eksklusif, Indonesia memiliki regulasi yang membatasi kampanye dan iklan susu formula. Ini diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 33 tahun 2012 dan Permenkes No. 39 tahun 2013. Meski begitu, hingga kini iklan susu formula masih kita temukan baik di media konvensional maupun media daring.

    Bagaimana memaksimalkan regulasi pembatasan iklan susu formula dan upaya apa yang harus dilakukan untuk melindungi ibu dan anak dari iklan tersebut yang masih marak? Di Ruang Publik KBR akan kita bahas soal ini bersama Lianita Prawindarti dari Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) dan PelanggaranKode.org.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    52 min
  • Seperti Apa Pengaruh Debat Capres dan Cawapres pada Pilihan Anak Muda?

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI hingga saat ini sudah melaksanakan tiga kali debat capres dan cawapres dari total lima kali debat. Debat ini diadakan sebagai sarana bagi calon presiden dan calon wakil presiden mengadu gagasan dan solusi soal permasalahan yang ada di Indonesia, sebelum pelaksanaan pemilu.

    Sebelumnya KPU RI menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 ada sebanyak 204,8 juta pemilih. Sebanyak 56% dari total pemilih merupakan pemilih muda. Menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), pemilih yang pilihan politiknya masih bisa berubah atau swing voters didominasi oleh pemilih muda.

    Lantas, apakah debat capres dan cawapres bisa mengangkat isu yang menjadi perhatian anak muda? Dan seperti apa pengaruhnya pada pilihan mereka saat pemilu nanti?

    Di Ruang Publik KBR akan kita bahas soal ini bersama Aditya Perdana, Pakar Ilmu Politik Universitas Indonesia dan Try Luthfi Nugroho, Public Affairs Lead di Bijak Memilih.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    50 min
  • KLB Polio, Bisakah Indonesia Kembali Bebas Polio?

    Polio kembali ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) di wilayah Indonesia. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI mendapatkan laporan ditemukannya tiga penyakit kasus lumpuh layu akut. Satu kasus ditemukan di provinsi Jawa Tengah dan dua kasus di Jawa Timur.

    Sesuai Undang-Undang Kesehatan, polio merupakan salah satu dari total 17 penyakit yang harus ditetapkan menjadi KLB jika ditemukan satu kasus baru.

    Polio adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan menyebabkan gangguan syaraf seperti terjadinya kelumpuhan permanen terutama pada bagian tubuh tungkai bawah, disebut sebagai lumpuh layu. Penyakit ini terutama menyerang anak-anak, khususnya mereka yang belum mendapat imunisasi lengkap.

    Seperti apa cara penularan polio dan seperti apa gejalanya? Di Ruang Publik KBR akan kita bahas soal ini bersama Dokter Alvin Saputra, Staf Teknis Komunikasi Transformasi Kesehatan Kemenkes RI dan Dokter Marissa, SpA, Dokter Anak di Yayasan Orangtua Peduli (YOP).

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    51 min
  • Jaminan Kebebasan Berpendapat setelah Revisi UU ITE Disahkan

    Dua aktivis hak asasi manusia Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti dinyatakan tidak bersalah dalam kasus dugaan pencemaran nama Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pekan lalu.

    Sebelumnya, Haris dan Fatia dijerat dengan menggunakan Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Pasal karet UU ITE tidak hanya rentan menyasar kelompok kritis seperti aktivis. Masyarakat biasa pun terancam karena masih ada pasal-pasal karet di UU ITE, yang baru saja revisi keduanya disahkan dan Kitab Undang-udang Hukum Pidana baru.

    Bagaimana vonis bebas Haris Fatia ini bisa menjadi contoh baik bagi kasus-kasus serupa? Bagaimana masa depan kebebasan berpendapat di Indonesia? Kita bincangkan di Ruang Publik KBR pagi ini bersama Haris Azhar, Advokat dan Aktivis dan Erasmus Napitupulu, Direktur Eksekutif The Institute for Criminal Justice Reform (ICJR).

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    51 min
  • Kenali Kepribadian Diri dan Manfaatnya dalam Dunia Kerja

    Kepribadian merupakan salah satu aspek penting dalam menentukan jenjang karier seseorang, di samping keterampilan. Hal itu karena kepribadian berdampak pada interaksi kita dengan rekan kerja, atasan, hingga klien.

    Saat ini sudah ada banyak jenis tes kepribadian yang bisa dilakukan untuk semakin mengenali kepribadian diri. Di luar dari tes yang dilakukan perusahaan, calon pekerja bisa mengikuti tes kepribadian secara mandiri untuk menelusuri bakat hingga menyusun jalur karier.

    Lalu seperti apa pengaruh kepribadian pada kinerja seseorang? Dan apakah hasil tes kepribadian online bisa dipercaya? Di Ruang Publik KBR pagi ini, akan kita bahas hal ini bersama narasumber kita, ada Kathrin Nada, Psikolog Industri Organisasi.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    52 min
  • Menciptakan Pemilu 2024 yang Ramah Lansia

    Setiap warga negara yang memenuhi syarat bisa memberikan suaranya pada pemilu. Salah satunya pemilih lanjut usia atau lansia yang berusia di atas 60 tahun. KPU menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 ada sebanyak 204,8 juta pemilih. Pemilih lansia diproyeksikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai 32 juta orang atau 16 persen.

    Meski jumlah pemilihnya banyak, kelompok lansia masih mengalami kendala dalam aksesibilitas serta sosialisasi terkait pemilu. Terutama ketika partai, caleg, hingga lembaga pengawas dan penyelenggara pemilu fokus bersosialisasi lewat media sosial.

    Untuk memenuhi hak pilih lansia saat Pemilu 2024, perlu ada pendekatan khusus bagi mereka baik sebelum maupun saat pelaksanaan pemilu di TPS. Seperti apa langkah yang harus dilakukan penyelenggara pemilu agar Pemilu 2024 ramah lansia

    Di Ruang Publik KBR, akan kita bahas hal ini bersama para narasumber, ada Astri Megatari, Komisioner KPU DKI Jakarta dan Lili Indrawati, Wakil direktur Indonesia Ramah Lansia Jakarta dan Pengajar Sekolah Lansia Universitas Respati Indonesia.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    46 min
  • Peningkatan Kunjungan Wisatawan di Indonesia dan Bayang-bayang Overtourism

    Geliat kunjungan wisatawan pada tahun 2023 menunjukkan peningkatan. Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan jumlah kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) selama Januari-November 2023 adalah yang tertinggi jika dibandingkan periode yang sama sejak 5 tahun terakhir.

    Plt. Kepala BPS Amalia Widyasanti mengatakan jumlah kumulatif kunjungan wisnus periode Januari-November 2023 telah mencapai 749,11 juta perjalanan. Ini meningkat 11,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini bahkan disebutnya lebih tinggi 14,4 persen dibandingkan kondisi sebelum pandemi COVID-19 di periode yang sama.

    Namun di satu sisi kenaikan kunjungan wisatawan ke berbagai daerah destinasi wisata ini dibayang-bayangi fenomena turis berlebih atau overtourism. Laporan Dewan Perjalanan dan Wisata Dunia (WTTC) menempatkan Bali menjadi salah satu destinasi wisata dengan turis berlebih periode Januari hingga November 2023.

    Apa yang harus dilakukan untuk mencegah secara dini overtourism ini? Bila terlanjur terjadi apa yang harus dilakukan? Kita bincangkan hal ini di Ruang Publik KBR bersama Timbul Urip, Pengelola Desa Wisata Adat Ngadas dan Henky Hermantoro, Pengamat Pariwisata.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    47 min
  • Bersama Lindungi Anak dari Eksploitasi Daring

    Kasus-kasus eksploitasi anak tidak hanya terjadi di ruang nyata tapi juga ke ruang virtual. Ruang internet yang berkembang pesat disebut membuat lebih banyak anak menjadi rentan terhadap eksploitasi dan pelecehan seksual. ECPAT Indonesia memotret situasi kasus-kasus eksploitasi seksual anak online yang membutuhkan respon khusus, cepat dan sistematis dalam tiga tahun terakhir.

    Koordinator Nasional ECPAT Indonesia Ahmad Sofian mengatakan menurut data Internet Watch Foundation pada 2022, terdapat 255 ribu konten kekerasan dan pelecehan seksual anak di ranah daring yang ada di seluruh dunia. Angka ini meningkat 20 persen pada 2023.

    Seperti apa temuan ECPAT di Indonesia? Langkah jangka pendek dan jangka panjang seperti apa yang harus diambil pemangku kepentingan untuk melidungi anak Indonesia dari eksploitasi baik di ruang virtual maupun di ruang nyata?

    Kita bincangkan hal ini bersama narasumber yang bergabung lewat zoom, ada Ciput Eka Purwianti, Asisten Deputi Perlindungan Khusus Anak dari Kekerasan Kementerian PPPA dan Rio Hendra, Koordinator Advokasi dan Layanan Hukum ECPAT Indonesia.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    51 min
  • Ketahui Cara Pencegahan dan Penanganan Anak yang Menelan Benda Asing

    Anak-anak punya rasa penasaran yang tinggi pada lingkungannya, termasuk terhadap benda-benda yang ada di sekitar mereka. Namun, sering kali tanpa sengaja benda yang kelihatannya tidak berbahaya bisa menjadi sumber bahaya bagi anak. Tanpa pengawasan yang tepat dari orangtua, anak-anak bisa saja cedera dari benda sekitarnya atau tanpa sengaja menelan benda asing.

    Berdasarkan data American Association of Poison Control Centers, sebuah organisasi pengendalian racun di Amerika, pada 2019 ada lebih dari 94 ribu kasus ingesti atau menelan benda asing. Sebagian besar terjadi pada anak-anak di bawah 5 tahun yaitu ada 67 ribuan kasus.

    Bagaimana mencegah anak menelan benda asing? Dan seperti apa bentuk pencegahan dan penanganan yang bisa dilakukan orangtua? Pagi ini di Ruang Publik KBR kita akan mendengarkan penjelasan dr. Ariani Dewi Widodo, Konsultan Gastrohepatologi Anak di RSAB Harapan Kita sekaligus Sekretaris Tim CPD PP Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Dan kita juga berbincang dengan Kang Anton Mozza, Kontributor SafeKids Indonesia.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    56 min
  • Dapatkan Manfaat Liburan yang Maksimal, Apa yang Bisa Dilakukan?

    Momen akhir dan awal tahun banyak digunakan untuk berlibur, baik sendirian, keluarga ataupun teman. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan dan banyak tempat yang bisa dikunjungi. Tapi apakah liburan yang diisi berbagai kegiatan akan otomatis membuat kita merasakan dampak liburan yang diharapkan?

    Lalu bagaimana agar liburan bisa memberikan manfaat yang maksimal? Bagaimana merencanakan liburan yang matang? Dan bagaimana menghindari Post Holiday Blues? Pagi ini di Ruang Publik KBR kita bincangkan hal ini Bersama dengan Alvieni Angelica, Psikolog dan Founder Enlightmind.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    53 min

About Ruang Publik

From the publisher's feed

Perbincangan khas KBR. Mengangkat hal-hal yang penting diketahui demi kemaslahatan masyarakat. Hadir juga di 100 radio jaringan KBR se-Indonesia.

More shows like Ruang Publik

Apa Kata Tempo by Podcast Tempo Media

Apa Kata Tempo

3 Listeners

Dongeng Paman Gery by Dongeng Paman Gery

Dongeng Paman Gery

1 Listeners